Jurnal Jendela Pendidikan
Not a member yet
    337 research outputs found

    Pemanfaatan Vidam (Video Animasi) Etika Politik dalam Islam Untuk Menambah Wawasan Kepemimpinan Siswa Kelas IV SD

    No full text
    Saat ini teknologi informasi dan komunikasi sudah berkembang sangat pesat. Contohnya pada proses pembelajaran, yang mana sekarang ini dilaksanakan secara daring (Dalam Jaringan) semenjak adanya pandemi covid-19. Pengembangan Video Animasi menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran, karena media ini sangat mudah untuk dibuat serta diakses oleh peserta didik. Dengan Video Animasi ini, diharapkan siswa dapat secara mudah memahami materi yang disampaikan oleh guru. Dalam penelitian ini, digunakan metode desain and development atau desain dan pengembangan yang mana pada penelitian ini menggunakan Vidam (Video Animasi) yang berisi materi mengenai etika politik dalam islam dan bertujuan untuk menambah wawasan kepemimpinan anak sekolah dasar. Oleh karena itu, dibuat materi kepemimpinan ini dengan cara yang berbeda agar mereka memahami bahwa menjadi seorang pemimpin yang baik itu harus mengetahui etika dalam berpolitik dan juga menjadikan mereka sebagai pemimpin yang menjadi teladan bagi seluruh masyarakat

    Pelakasanaan Program Pembiasaan Baik di Sekolah Sebagai Upaya Pembinaan Akhlak Siswa pada Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Tujuan penulisan ini untuk membahas mengenai pelaksanaan program pembiasaan baik di sekolah sebagai upaya pembinaan akhlak siswa pada masa pandemi covid-19. Seperti kita ketahui bahwa Indonesia sedang mengalami krisis akhlak khususnya pada generasi muda calon pemimpin bangsa. Akhlak merupakan sistem nilai yang menentukan pola perilaku dan sikap atau tabiat seseorang. Sistem nilai yang dimaksud adalah ajaran Islam yang merujuk pada Al-Qur'an dan Sunnah sebagai sumber nilai serta ijtihad sebagai metode pemikiran Islam. Sikap dan perilakunya meliputi Allah SWT, sesama manusia (termasuk diri kita sendiri), dan hubungan dengan alam semesta. Akhlak seseorang adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang dapat dengan mudah menimbulkan berbagai tindakan tanpa perlu pemikiran atau perenungan. Ilmu atau materi yang membahas tentang nilai-nilai yang tertanam dalam jiwa dan perilaku manusia, dapat ditafsirkan dengan perilaku baik dan buruknya. Selain itu, akhlak juga berarti suatu kebiasaan yang selalu dilakukan dan menjadi kepribadian seseorang. Jika akhlaknya baik maka disebut akhlakul karimah, dan jika akhlaknya tidak baik maka disebut akhlakul madzmumah. Oleh karena itu, pembinaan akhlak harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam lingkungan rumah, umunya di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Metode penulisan ini adalah dengan metode Library Research. Penulis membahas tentang pembiasaan baik yang dilakukan di sekolah, pengertian akhlak, dan pembinaan akhlak melalui pembiasaan baik di sekolah

    Penerapan Media Video PMRI Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Kelas III MI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh penerapan media video PMRI terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas III MI. Metode ini yang digunakan adalah metode Kuantitatif dengan jenis penelitian Deskriptif Eksperimen, desain penelitian menggunakan Pre-Experimental Designs (nondesaigns) dengan tipe One-Group Pretest-Posttest Design, subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas III MI Banat Manyar, teknik pengumpulan data menggunakan dari Tes,  dan analisis data menggunakan uji sensitivitas. Hasil penerapan media video terhadap kemampuana pemeahan masalah dengan hasil tes kemampuan pemecahan masalah latihan pretest dengan jumlah sampel 19 peserta didik mendapatkan nilai rata-rata 80,42 dengan nilai minimum 68 dan nilai maksimum 92, sedangkan latian posttest dengan jumlah sampel 19 peserta didik mendapatkan rata-rata 85,68 dengan nilai minimum 72 dan nilai maksimum 100. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest (sebelum menggunakan media video PMRI) berpengaruh terhadap nilai rata-rata posttest (sesudah menggunakan media video PMRI)

    Pengembangan POP UP Book Budaya Jawa Timur Kelas IV di Sekolah Dasar

    No full text
    Abstrak Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas IV terdapat beberapa masalah diantaranya guru hanya menggunakan  metode cerama, guru hanya  terpacu pada buku serta kurangnya media sehingga dapat memepengaruhi nilai dan penguasaan peserta didik. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas IV terdapat beberapa masalah diantaranya guru hanya menggunakan  metode cerama, guru hanya  terpacu pada buku serta kurangnya media sehingga dapat memepengaruhi nilai dan penguasaan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untk menghasilkan media Pop-Up Book materi Keragaman Budaya Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu: Analysis (analisis), design   (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Subjek dalam penelitian ini terdiri 14 peserta didik. Teknik pengumpulan data dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah: lembar validasi dan angket respon peserta didik. Media pembelajaran Pop-Up Book materi Keragaman Budaya Jwa Timur telah melalui beberapa tahab validasi ahi medi dan validasi ahli materi dengan hasil akhir kevalidan  media memperoleh skor rata-rata 89 dengan kategori ”sangat valid”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media Pop-Up Book Keragaman Budaya Jawa Timur dapat digunakan dalam proses pembelajaran

    Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Bilangan Pangkat dan Akar menggunakan Genially

    No full text
    Tujuan dari penelitaian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis web untuk siswa agar mudah memahami pelajaran matematika khususnya tentang bilangan pangkat dan bilangan akar. Pengembangan Game Edukasi bilangan pangkat dan akar, didasari oleh kurangnya upaya guru dalam meningkatkan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) Game ini dikembangan menggunakan perangkat lunak Genially berbasis website dengan pengembangan media pembelajaran berbasis game menggunakan model GDLC (Game Development Life Cycle) yaitu: Initiation, preproduction, production, Testing (Alpha testing, Beta testing), dan realease. Melalui pendekatan GDLC, validator ahli memberikan respon penilaian sangat baik melalui Black Box Testing dimana game ini berjalan sesuai fungsinya dan layak untuk dimainkan oleh para siswa dan juga pengguna umum lainnya

    Analisis Pemahaman Konsep Gerak dan Gaya Pada Mata Kuliah Fisika Dasar

    No full text
    Materi fisika sudah diajarkan mulai dari tingkat dasar sampai dengan pendidikan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman konsep mahasiswa mengenai materi gerak dan gaya pada mata kuliah fisika dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Universitas Ivet pada mata kuliah fisika dasar yang berjumlah 53 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya ada 4 mahasiswa yang memiliki nilai di atas 75. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman kossep mahasiswa pada materi gerak dan gaya masih sangat kurang. Masih ada kesalahan dalam memahami beberapa konsep mengenai materi gerak dan gaya. Kesalahan pemahaman konsep terebut paling banyak terjadi terkait tentang a) analisis hubungan massa dan percepatan suatu benda, b) memahami arah gaya berat, c) menganalisis adanya gaya dalam suatu keadaan benda atau peristiwa dalam kehidupan sehari-hari, d) menganalisis contoh tumbukan dalam kehidupan sehari-hari, e) menganalis contoh hukum newton dalam kehidupan sehari-hari

    Analisis Kepraktisan Media Video Komik Animasi Berbasis Literasi Berbahasa Siswa SD

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepraktisan media komik animasi berbasis literasi digital. Melalui komik animasi berbasis literasi digital, diharapkan dapat membantu siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia agar lebih bermakna sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun prosedur pengembangan media, yaitu: (1) studi awal dan pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) pengembangan draf produk, (4) uji coba lapangan awal, (5) merevisi hasil uji coba lapangan awal, (6) uji coba lapangan utama (7) merevisi produk hasil uji lapangan utama, (8) uji pelaksanaan lapangan atau dalam penelitian ini adalah uji coba lapangan/kelas, (9) revisi produk akhir. Tahap penelitian ini hanya mendeskripsikan hasil uji kepraktisan dari siswa dan guru. Instrumen yang digunakan adalah angket. Media video berbasis komik animasi dan literasi berbahasa ini dinyatakan praktis berdasarkan hasil penilaian kepraktisan oleh guru kelas dan siswa kelas IV SDN 1 Sukodadi Wagir. Hal ini dikarenakan guru dan siswa menilai bahwa media mudah digunakan, tampilan media menarik, bahasa dan konsep materi mudah dipahami oleh siswa. Melalui media ini siswa akan dilatih belajar secara mandiri

    Pengembangan Modul Fisika Berbasis Kearifan Lokal

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul fisika berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAS Pratama Batangase Kabupaten Maros pada materi Suhu dan Kalor. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Tahapan penelitian ini yaitu (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan informasi; (3) desain produk; (4) validasi produk; (5) perbaikan produk; (6) uji coba lapangan (skala kecil). Instrmen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes, lembar angket validasi, dan angket respon siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hail penelitian menujukkan bahwa hasil validasi moduloleh 2 orang validator dengan rata-rata persentase 86% dengan kategori valid. Nilai N-Gain terhadap hasil belajar siswa diperoleh 0,74 dengan kategori tinggi dan data respon siswa diperoleh nilai rata –rata84% dengan kategori sangat baik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa modulfisika berbasis kearifan lokal yang dikembangkan valid sehingga dapat dijadikan salah satu sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran di sekolah

    Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Terhadap Materi Bangun Datar Kelas VII

    No full text
    penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan medote deskriptif. Sampel dalam penelitian berjumlah 23 orang siswa. Penelitian dimulai dengan memberikan tes tertulis kepada siswa berjumlah 4 soal. Kemudian hasil jawaban yang siswa berikan dianalisis untuk melihat ketercapaian kemampuan pemahaman matematis siswa. indikator yang digunakan terdiri dari 2 yaitu: menyatakan ulang sebuah konsep matematis dan mengklasifikasikan objek-objek dari dipenuhi atau tidaknya persyaratan yang membentuk konsep tersebut. Adapun hasil penilaian tes tertulis siswa mendapat nilai rata-rata keseluruhan 59. Dengan nilai nomor 1 mendapat nilai rata-rata 78, soal nomor 2 mendapat nilai rata-rata 60, soal nomor 3 mendapat nilai rata-rata 37 pada dan soal nomor 4 mendapat nilai rata-rata 54. Dari nilai tersebut didapat kemampuan pemahaman matematis siswa tergolong sedang atau cukup baik. Pada indikator kedua kemampuan pemahaman matematis siswa masih rendah dengan sebagian siswa memiliki nilai rendah. Sedangkan indikator pertama sudah baik, hampir seluruh siswa mampu menjawab pertanyaan yang diberikan

    Transformasi Taksonomi Bloom dalam Evaluasi Pembelajaran Berbasis HOTS

    No full text
    Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan transformasi taksonomi Bloom dalam evaluasi pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills atau HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode kajian pustaka. Evaluasi merupakan penilaian terhadap hasil belajar peserta didik. Ada tiga hasil belajar yang dapat dinilai. Salah satunya adalah kemampuan kognitif atau pengetahuan. Penilain ini dilakukan sesuai dengan ranah kognitif taksonomi Bloom. Namun,  mengalami transformasi atau perubahan pada tahun 2001. Perubahan tersebut berupa C1, C2, C3, C4, C5, dan C6 dari pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi menjadi mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Selain itu, revisi taksonomi Bloom menunjukkan adanya perubahan dari kata benda menjadi kata kerja. HOTS meliputi menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Menyusun soal HOTS harus memperhatikan kata kerja operasional dari C4, C5, dan C6 taksonomi Bloom yang sudah direvisi. HOTS merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang berada pada level penalaran

    0

    full texts

    337

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Jendela Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇