Jurnal Jendela Pendidikan
Not a member yet
337 research outputs found
Sort by
Penerapan Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana BOS Dalam Program RKAS DI SDN Made 1 Surabaya
Peneliti melaksanakan penelitian ini karena hendak menelaah bagaimana penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS dalam program RKAS di SD Negeri Made 1 Surabaya. Dana BOS ini membutuhkan suatu pengelolaan yang efektif yaitu dengan transparan dan akuntabel. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengenal serta memahami bagaimana penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS dalam program RKAS di SD Negeri Made 1 Surabaya. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif bersifat deskriptif beserta jenis penelitiannya yaitu studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dipakai peneliti yakni melakukan observasi, wawancara serta dokumentasi. Sementara itu, analisis data yakni dilaksanakan dengan menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dalam menguji keabsahan data peneliti juga memakai triangulasi sumber dan triangulasu teknik. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa penerapan transparansi dan akuntabilitas yang dilaksanakan SD Negeri Made 1 Surabaya dapat dikatakan baik. Pelaksanaan transparansi dengan perencanaan penggunaan dana BOS yang dilakukan secara keterbukaan dengan mengikutkan Komite Sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan. Sedangkan akuntabilitas dapat dilihat dari hasil pembuatan dan pertanggungjawaban dari pelaporannya secara online dan offline
Penerapan SEFT (Spiritual Emotional Fridom Technique) Terhadap Gangguan Kecemasan Sosial Pada Siswa Taman Kanak-Kanak
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dampak dari penerapan SEFT (Spiritual Emotional Fridom Technique). Metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi . Subjek pada penelitian ini merupakan siswa Taman Kanak-Kanak yang memiliki kecemasan social yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapak SEFT SEFT (Spiritual Emotional Fridom Technique) dapat memberikan dampak positif pada siswa, yaitu kecemasan social pada siswa mengalami penurunan, diantaranya siswa menjadi lebih berani ketika bertemu dan bermain dengan teman di sekolah maupun di rumah, berani berbicara di dalam kelas, dan berani menyapa teman dan guru di sekolah
Pengembangan Media Permainan Monopoli “Mopin IPS” Sebagai Media Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas III Sekolah Dasar Gugus Selatan Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan
Media pembelajaran merupakan salah satu cara yang menarik minat siswa sehingga dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar. Media pembelajaran merupakan alat atau sarana mempermudah belajar bagi siswa Tujuan untuk mengetahui efektifitas pengembangan media permainan monopoli “Mopin IPS” di kelas III Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan Research and development model Borg and Gall sampai tahap ke tujuh yaitu : 1) penelitian dan pengumpulan data, 2) perencanaan, 3) pengembangan draf produk, 4) uji coba lapangan awal, 5) merevisi hasil uji coba, 6) uji coba lapangan, 7) penyempurnaan produk hasil uji lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, angket respon siswa, tes, lembar validasi dan dokumentasi, dengan menggunakan uji validasi, uji tes, dan uji angket respon siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik sample paired T-test dan analisis angket respon siswa. Kesimpulan media permainan monopoli “Mopin IPS” layak digunakan
Penerapan Blended Learning Dalam Proses Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 yang terjadi begitu luar biasa dan meresahkan serta berdampak pada hampir semua sektor dalam kehidupan. Dalam hal ini sektor pendidikan mendapatkan tantangan dengan hadirnya pandemi Covid-19, dimana kegiatan pembelajaran tidak dapat berjalan normal seperti biasanya, dan mengharuskan beralih pada tatanan model pembelajaran baru. Alternatif yang digunakan dapat dengan menggunakan model pembelajaran Blended Learning. Begitu pula IDIA Prenduan, dalam menyikapi hal tersebut juga menggunakan model pembelajaran blended learning. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pemahaman mahasiswa tentang Blended Learning dan bagaimana model penerapannya yang dilakukan di di IDIA Prenduan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Adapun metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan bahwasannya pemahaman mahasiswa mengenai Blended Learning yaitu pembelajaran yang berlangsung dengan perpaduan tatap muka di kelas dan pembelajaran secara online. Adapun model penerapan Blended Learning yang diterapkan di IDIA Prenduan adalah dengan memperpadukan platform SIMASTER IDIA dengan platform pembelajaran online lain seperti google classroom, zoom dan whattsap
Pengaruh Media Gambar Terhadap Hasil Belajar PKn pada Materi Lambang Pancasila Kelas III SDN Kencana Bogor
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya keluhan siswa terhadap pembelajaran yang selama ini dirasa sangat membosankan khususnya pada mata pelajaran PKn. Guru lebih menekankan pada hafalan dan pembelajaran rutin dengan mengandalkan buku paket, siswa kurang dididik untuk berpikir berdasarkan apa yang telah ia dapatkan dalam pembelajaran. Hal ini sangat mempengaruhi hasil belajar siswa terhadap materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media gambar pada pembelajaran PKn untuk siswa kelas 3 (tiga) di SDN Kencana Kota Bogor. Penelitian ini populasinya adalah siswa kelas 3 (tiga) berjumlah 27 siswa. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal essay. Teknik analisis data menggunakan Uji Paired Sample T-test. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test dapat diketahui bahwa signifikasi yang diperoleh adalah 0,000<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha adanya pengaruh dari perlakuan dan Ho ditolak atau tidak adanya pengaruh dari pemberian perlakuan maka terdapat pengaruh yang signifikansi terdapat hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn materi simbol dan makna lambang pancasila kelas 3 di SDN Kencana Kota Bogor. Materi simbol dan makna lambang pancasila dengan menggunakan soal pre-test siswa yaitu dengan nilai 70,60 dan setelah diberikan perlakuan hasil Poss-test 91,97
Membongkar Kunci Keberhasilan Mahasiswa: Kesiapan Belajar, Interaksi Dengan Teman Sebaya, dan Dukungan Keluarga
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kesiapan belajar, interaksi dengan teman sebaya, dan dukungan keluarga terhadap prestasi akademik mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif serta analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran online berupa kuesioner. Sample penelitian ini menggunakan teknik random sampling dan diperoleh sebanyak 204 responden mahasiswa dari berbagai universitas yang ada di Indonesia. Kemudian data diolah menggunakan smart pls 4.0.9.2 menggunakan SEM dengan model regresi linier berganda dan menggunakan Outer Mode. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kesiapan belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa. Mahasiswa yang merasa lebih siap untuk belajar cenderung mencapai hasil yang lebih baik dalam studi mereka. Selain itu, interaksi positif dengan teman sebaya juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung belajar dan berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik. Dukungan keluarga juga terbukti memiliki dampak positif, dengan mahasiswa yang merasa didukung oleh keluarga mereka cenderung meraih prestasi yang lebih baik
Analisis Komunikasi dan Karakteristik Pada Perkembangan Peserta Didik Di SD
Individu mengkomunikasikan rangsangan kepada orang lain, biasanya secara verbal, untuk mengubah perilaku mereka. Proses ini dikenal sebagai komunikasi (Hovlan, Janis, dan Kelly). Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana sifat dan komunikasi mempengaruhi pertumbuhan siswa. Dengan menggunakan studi lapangan dan tinjauan literatur, penelitian ini bersifat kualitatif. Tahapan penelitian diselesaikan dengan mengumpulkan sumber pustaka primer dan sekunder. Menurut rumusan penelitian, data dikategorikan dalam penelitian ini (Darmalaksana, 2020) Untuk mengembangkan sistem pembelajaran berdasarkan kondisi setiap siswa dan mengidentifikasi batas antara perilaku yang harus diajarkan kepada siswa dan perilaku yang tidak, penting untuk dilakukan. menganalisis ciri-ciri dan perkembangan awal peserta didik. Hal ini dapat dilakukan melalui komunikasi yang efektif dan pendekatan yang menerima siswa apa adanya. Untuk menjamin komunikasi yang efektif, pendidik perlu mempertimbangkan kepribadian siswa usia sekolah dasar. Komunikasi sejak dini harus didorong dan dibangun berdasarkan pemahaman guru. Tentu saja, ada lebih banyak cara untuk berkomunikasi di luar hanya sekedar berdiskusi. Misalnya, seseorang dapat menunjukkan kepada seseorang bahwa mereka membayar dengan mendengarkan atau menggunakan kata-kata yang memberi semangat
Pengaruh Pembelajaran Abad 21 dengan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI SMK N1 Moro’o Nias Barat Pada Materi Barisan dan Deret Aritmatika
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya pengaruh pembelajaran abad 21 dengan pendekatan PBL terhadap prestasi belajar siswa kelas XI OTKP 1 SMK N1 Moro’o.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu, dengan sampel sebanyak 20 orang. Dari hasil penelitian perhitungan analisis regresi didapat persamaan regresinya: Y = 67,43 + 0,45X. pada persamaan tersebut koefisien arah regresi linier (b) = 0,45 bertanda positif dengan Fhitung F tabel (17,99 4,14) tolak H0, artinya ada pengaruh pembelajaran abad 21 dengan pendekatan problem based learning (pbl) terhadap prestasi belajar siswa kelas XI SMK N1 Moro’o Nias Barat. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung diperoleh sebesar 0,730 dan ttabel sebesar 0,688. Maka (-0,688 < 0,730 atau 0,730> 0,688) maka Ada hubungan yang berarti (signifikan) model pembelajaran PBL terhadap prestasi belajar siswa siswa kelas XI SMK N1 Moro’o Nias Barat
Peran Guru dalam Mengembangkan Budaya Literasi di Madrasah Ibtidaiyah Al Fithrah Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penting guru dalam mengembangkan budaya literasi di MI Alfithrah Surabaya sekaligus untuk memahami bagaimana peran guru mempengaruhi perkembangan literasi siswa, baik dalam aspek membaca maupun menulis. Metode dalam penelitian ini Adalah jenis Kualitatif deskriptif, pengumpulan data menggunakan Teknik Observasi Partisipan, Wawancara Mendalam dan Dokumentasi. Adapun Analisi Data menggunakan tiga alur yakni reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan Hasil Penelitian peran serta guru dalam menggalakkan gerakan literasi sekolah sangat dibutuhkan karena dalam menyusun dan mewujudkan adanya gerakan literasi sekolah dibutuhkan inovasi-inovasi yang dapat dilakukan guru dalam menerapkan dan mengembangkan program terkait. Hasil penelitian ini juga menyoroti berbagai peran kunci guru dalam mempromosikan budaya literasi yang kuat. Adapun factor pendukung dan penghambat mengembangkan budaya literasi yakni dari pihak sekolah dan orang tua juga harus ikut andil dalam mendukung program-program yang telah dirancang, seperti memfasilitasi agar lingkungan sekolah menjadi lingkungan yang kondusif untuk mewujudkan gemar membaca, serta orang tua juga mendukung lingkungan di rumah agar selaras dengan program literasi yang ada di sekolah. Hasil penelitian ini memiliki implikasi dalam pengembangan kurikulum pendidikan yang lebih mendalam dalam mempertimbangkan peran guru sebagai agen utama dalam mengembangkan budaya literasi yang kuat di Madrasah
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kemampuan Guru Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Di SD Bukit Mulie
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilakukan dalam dua siklus yang melibatkan 9 guru dan 17 siswa. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru pada siklus I dan II terjadi peningkatan yaitu hasil nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil kegiatan pembelajaran yang awalnya 43% meningkat menjadi 86%. Artinya indikator peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran di katergorikan baik. Hasil nilai rata-rata aktifitas kegiatan pembelajaran oleh siswa dalam pembelajaran yang awal 33% meningkat menjadi 90%. Artinya indikator aktifitas siswa dalam proses pembelajaran dikatakan kategori baik. Dari hasil penelitian dapat disimpulan bahwa dalam mengingkatkan kemampuan melaksakan pembelajaran menggunakan media pembelajaran di SD Negeri Bukit Mulie, kepala sekolah melakukan beberapa upaya yaitu Kepala sekolah selalu memberikan bimbingan kepada guru tentang memilih strategi dalam proses pembelajaran dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, harus melengkapi sarana yang dibutuhkan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran dikelas, berdiskusi kepada guru untuk mengetahui kesulitan yang dialami guru disaat proses pembelajaran berlangsung, memberikan pelatihan kepada guru untuk meningkatkan kompetensi, memberikan motivasi kepada guru untuk memberikan inovasi dalam proses pembelajaran