Progress in social development (E-Journal)
Not a member yet
78 research outputs found
Sort by
THE ROLE OF GOVERNMENT AND UNHCR IN PROMOTING EDUCATIONAL ACCESS FOR AFGHAN REFUGEES IN PAKISTAN
Despite efforts by the government of Pakistan and the UNHCR to establish formal regulations and educational programs for Afghan refugee children, the results are mixed and unclear. On the one hand, these actions resulted in the enrollment of about 56,000 Afghan students and the placement of some refugee children in public schools. Meanwhile, overall enrollment fell from 55% in 2019-2020 to 18% in 2022-2023, demonstrating that, while legal and strategic frameworks exist, operational gaps, resource constraints, and cultural barriers continue to inhibit their effectiveness. This study aims to find out what the Pakistan’s government and UNHCR do within their legal frameworks and techniques to help Afghan refugees continue their education, and why the program is problematic. This research consider the Pakistan government's and UNHCR's legislative frameworks for expanding educational access for Afghan refugees and the implementation of these initiatives. The investigation examines UNHCR and government records to understand their service delivery goals. Economic concerns, school overcrowding, unequal opportunities for genders, and a lack of resources prevent children from achieving optimal growth. This study demonstrates that high-quality interventions, coordinated planning at all levels, and ongoing support enable Afghan refugees to receive a good education in their host nation. The study proposes improving education and making refugees feel more welcome in the Pakistani educational society
MARKETING STRATEGY OF THE KAIN TENUN MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES IN WISATA KAMPUNG TENUN, SAMARINDA CITY
The Micro, Small, and Medium Enterprises “Cahaya Samarinda” is one of the pioneers in the weaving industry development in Samarinda. The Cahaya Samarinda only did their marketing through words of mouth. The purpose of this study was to determine and identify the marketing strategies used by Cahaya Samarinda in Tenun Tourism Village. This study used the 4P marketing concept by Philip Kotler. The four elements, which were product, price, place, and promotion, were used as an analytical framework to identify how Cahaya Samarinda as an MSME managed its tenun fabric products, determined selling prices, carried out promotional activities, and chose distribution channels. This research is descriptive qualitative, with informants selected by using purposive sampling. Data analysis includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that Cahaya Samarinda had advantages in product quality at affordable prices. However, this MSME still had room to widen the market range through the use of social media and participation in exhibitions. Although the location of the store was not strategic, high-quality products and good service became the main attractions for customers
INNOVATIVE STRATEGY FOR COMMUNITY EMPOWERMENT WITH A GENDER PERSPECTIVE IN THE KUAS JIRAK CSR PROGRAM: STRATEGI INOVATIF PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERPERSPEKTIF GENDER DALAM PROGRAM CSR KUAS JIRAK
Ketimpangan gender yang dialami kelompok perempuan menjadikan mereka dikategorikan sebagai salah satu kelompok rentan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui praksis Program CSR Kuas Jirak yang dilakukan oleh PT Pertamina EP Tanjung Field dalam upaya pemberdayaan perempuan di Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus untuk mengamati implementasi program CSR yang dijalankan perusahaan. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan, 1) Program Kuas Jirak telah mampu merepresentasikan bentuk pemberdayaan masyarakat berperspektif gender melalui terbukanya akses bagi perempuan Desa Jirak dalam pelatihan dan kepemilikan modal, 2) Strategi yang digunakan oleh PT Pertamina EP Tanjung Field adalah mengadopsi konsep PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dan inovasi zero waste pengolahan ikan, 3) Program Kuas Jirak telah memberikan dampak positif di masyarakat di antaranya adalah peningkatan pengetahuan, penguatan jaringan sosial di masyarakat, penambahan sarana dan prasarana produksi, melawan stigma ketidakberdayaan perempuan, optimalisasi sumber daya alam, dan peningkatan perekonomian
FORMS AND STAGES OF COMMUNITY PARTICIPATION IN THE JOINT BUSINESS GROUP (KUBE) ALKESA LESTARI CIPEDAK JAGAKARSA SOUTH JAKARTA: BENTUK DAN TANGGA PARTISIPASI MASYARAKAT PADA KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) ALKESA LESTARI CIPEDAK JAGAKARSA JAKARTA SELATAN
Penelitian mengenai partisipasi masyarakat pada Program KUBE di Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Alkesa Lestari Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan ini membahas tentang bagaimana partisipasi masyarakat dalam program KUBE yang merupakan salah satu program kerja Kementerian Sosial, juga membahas tentang bentuk dan tangga partisipasi masyarakat dalam menjalankan program usaha di KUBE Alkesa Lestari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang digambarkan dengan kata-kata tertulis dan angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang dipakai menjelaskan tentang bentuk dan tangga partisipasi masyarakat. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari tahap perencanaan anggota belum terlibat. Tahap pelaksanaan masyarakat sudah berkontribusi dengan baik dalam menjalankan program KUBE. Tahap pelembagaan partisipasi anggota sudah terlibat dengan baik. Tahap monitoring dan evaluasi anggota KUBE Alkesa Lestari masih belum dilibatkan namun dapat terlibat dengan memberikan penilaian dan saran terhadap program KUBE
STUDY OF THE EFFECTIVENESS OF THE CSR PROGRAM OF PT PLN NUSANTARA POWER UP MUARA KARANG "DENTING NUSANTARA" THROUGH SROI ANALYSIS: STUDI EFEKTIVITAS PROGRAM CSR PT PLN NUSANTARA POWER UP MUARA KARANG “DENTING NUSANTARA” MELALUI ANALISIS SROI
Program CSR Denting Nusantara yang dilakukan oleh PT PLN Nusantara Power UP Muara Karang yang bertujuan untuk mengentaskan kasus stunting di wilayah Kelurahan Pluit, Jakarta Utara. Penelitian ini melakukan evaluasi efektivitas dari Program Denting Nusantara menggunakan metode Social Return on Investment (SROI). Data penelitian ini didapatkan dari hasil FGD, depth interview, dan dokumen internal milik perusahaan. Berdasarkan hasil olah data, didapatkan nilai SROI sebesar 2.25 yang artinya setiap 1 rupiah yang diinvestasikan oleh perusahaan memberikan manfaat atau dampak sosial sebesar 2,25 rupiah. Program Denting Nusantara berhasil menurunkan angka prevalensi stunting di Kelurahan Pluit sebesar 20% dan memberikan dampak positif di kalangan pemangku kepentingan. Program ini melibatkan berbagai pihak di antaranya pemerintah setempat, komunitas dan kelompok masyarakat di Kelurahan Pluit, Jakarta utara. Keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan program ini menunjukkan kerja sama kolaboratif yang efektif dalam upaya menurunkan angka prevalensi stunting di kalangan penerima manfaat
EXPERIENCES OF PARENTS WITH AUTISM AT THE AUTISM SERVICE CENTER IN BONTANG CITY: PENGALAMAN-PENGALAMAN ORANG TUA PENYANDANG AUTISME DI PUSAT LAYANAN AUTIS KOTA BONTANG
Kota Bontang menjadi kota yang sangat kuat memperhatikan layanan terhadap anak-anak autis diantara kota-kota yang berada di Kalimantan Timur. Terdapat 5 Autis Center di Kota ini dengan layanan yang memadai. Tahun 2023, Dinas Kesehatan setempat mencatat ada 13 anak autis, akan tetapi diperkirakan kasus autisme di Bontang menyentuh angka 100-150 anak. Tingginya autisme di Bontang, diperkirakan akibat dari kepungan industri yang berpotensi menimbulkan dampak pada penurunan kualitas udara dan memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat, sehingga kasus ini perlu adanya perhatian khusus dari berbagai kalangan. Bagi orang tua dengan anak autis dihadapkan berbagai tantangan serta beban selama pengasuhan menghadapi tekanan-tekanan sosial baik dari lingkungan keluarga, sekolah anak dan lingkungan luar. Artikel ini menggambarkan pengalaman-pengalaman orang tua dalam merawat anak autis. Wawancara mendalam dilakukan terhadap 5 orang tua anak penyandang autis dan beberapa terapis di sebuah pusat layanan anak autis di Bontang. Para orang tua penyandang Autis mendapatkan dukungan formal yang cukup kuat dinas terkait, terutama pada proses pendidikan dan layanan terapi di pusat layanan autis milik pemerintah. Namun di sisi lain, para orang tua mengalami berbagai tantangan saat merawat mereka di rumah, saat harus menghadapi tekanan keluarga maupun lingkungan luar
APPLICATION OF CLIMATE SMART AGRICULTURE IN THE IMPLEMENTATION OF THE PRIMADONA PROGRAM (SUSTAINABLE INNOVATIVE INDEPENDENT MANGO FARMING): PENERAPAN CLIMATE SMART AGRICULTURE DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM PRIMADONA (PERTANIAN MANGGA MANDIRI INOVATIF BERKELANJUTAN)
Perubahan iklim berpengaruh terhadap pergeseran musim menjadi salah satu faktor menurunnya produktivitas pertanian mangga. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program PRIMADONA (Pertanian Mangga Mandiri Inovatif Berkelanjutan) binaan PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan melalui pendekatan Climate Smart Agriculture. Program PRIMADONA merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan dalam bidang pemberdayaan petani mangga di Desa Sliyeg Lor, Indramayu dengan fokus kegiatan pengembahan pertanian mangga tahan iklim. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun data yang dipakai menggunakan data primer dan sekunder yang bersumber dari wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Program PRIMADONA telah menerapkan prinsip pendekatan Climate Smart Agriculture yakni 1) meningkatkan produktivitas pertanian; 2) adaptasi untuk membangun ketahanan terhadap perubahan iklim; 3) mengurangi gas rumah kaca (GRK). PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan berupaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui metode tumpangsari, budidaya mangga di dalam greenhouse serta pengelolaan pasca panen melalui pengolahan produk turunan mangga. Upaya adaptasi dan mitigasi untuk membangun ketahanan perubahan iklim dalam Program PRIMADONA diimplementasikan melalui pengembangan smart greenhouse berbasis Internet of Things (IoT). Pengurangan sumbangan gas rumah kaca dilakukan dengan penggunaan pupuk organik dalam budidaya mangga serta penerapan zero waste dalam pengelolaan limbah pertanian. Keterlibatan kelompok sosial masyarakat, pelibatan wanita, lansia dan petani milenial turut menjadi elemen penting dalam pelaksanaan skema kegiatan Program PRIMADONA
EMPOWERING TRIGONA HONEY BEE FARMERS: COMMUNITY EMPOWERMENT EFFORTS BASED ON LOCAL POTENTIAL BY PT PERTAMINA EP SANGGATA FIELD–LAPANGAN SEMBERAH: PEMBERDAYAAN PETANI MADU LEBAH TRIGONA: UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS POTENSI LOKAL OLEH PT PERTAMINA EP FIELDS AREA SANGGATA FIELD–LAPANGAN SEMBERAH
Peran Corporate Social Responsibility (CSR) dalam program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan budidaya lebah Trigona (Lebah Kelulut) di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada. Keanekaragaman hayati hutan tropis di Indonesia, termasuk hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan komoditas hutan yang kurang dihargai, terabaikan, atau komoditas hutan kecil, memainkan peran penting dalam mata pencaharian masyarakat sekitar hutan. Salah satunya adalah di Desa Tanah Datar, Kutai Kartanegara yang menjadi lokasi beroperasinya PT Pertamina EP Sanggatta Field – Lapangan Semberah. Kawasan hutan yang berada disekitar wilayah ini merupakan habitat yang menyediakan sumber pakan bagi lebah madu kelulut atau trigona. Lebah madu, khususnya lebah kelulut dapat dikategorikan sebagai hasil hutan bukan kayu yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Hal inilah yang coba untuk dikembangkan oleh PT Pertamina EP Sanggatta Field – Lapangan Semberah melalui Program CSR Pengembangan Petani Madu Sari Alam Semberah (TAMU SARAH). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan oleh Perusahaan dalam melakukan pemberdayaan Masyarakat berbasis potensi lokasi di Desa Tanah Datar. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif melalui analisis dokumen yang dimiliki oleh perusahaan. Adapun program CSR Pengembangan Petani Madu Sari Alam Semberah (TAMU SARAH) ini telah memberikan dampak yang nyata bagi Masyarakat wilayah Desa Tanah Datar berupa meningkatkan perekonomian penerima manfaat karena hasil panen madu bernilai ekonomis. Dari segi sosial, berbagai kegiatan yang ada meningkatkan interaksi sosial dan menumbuhkan kohesi sosial yang erat antar penerima manfaat. Sedangkan dari aspek lingkungan, sistem budidaya lebah madu kelulut ini membutuhkan bunga sebagai penghasil polen untuk makanan secara tidak langsung menciptakan vegetasi yang bermanfaat bagi lingkungan
ELOC BESTARI – EMPOWERING LOCAL COMMUNITIES BASED ENVIROMENTAL STEWARDSHIP THROUGH SOCIAL FORESTRY: MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT LOKAL BERBASIS PENGELOLAAN LINGKUNGAN MELALUI PERHUTANAN SOSIAL
Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia. Mayoritas masyarakatnya menanam kopi di hutan masyarakat (perhutanan sosial). Namun, pengetahuan terkait dengan pengelolaan hutan secara berkelanjutan masih terbatas. Banyak ditemukan praktik perambahan dan perburuan liar di hutan ulubelu yang mana hutan merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, PT PGE Tbk Area Ulubelu berinisiasi untuk menemukan alternatif solusi yang bekerja sama dengan kelompok masyarakat binaan CSR nya yakni KUPS (Kelompok Usaha Perhutanan Sosial) Margo Rukun Bestari, ERMi (Emergency Response Group Millenials) dan KUBERSERI (Kelompok Usaha Bersama Ulubelu Lestari). Masing-masing kelompok memiliki peran penting pada keberlanjutan perhutanan sosial di Ulubelu. Dengan demikian, Eloc Bestari menunjukkan bagaimana inovasi dan kerjasama dapat membantu mencapai tujuan bersama dan menciptakan nilai tambah bagi semua pihak yang terlibat. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk menjelaskan implementasi dan dampak program Eloc Bestari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program CSR perusahaan yang bekerja sama dengan masyarakat sekitar mampu untuk mengatasi permasalahan dan memberikan dampak baik dengan adanya peningkatan kesejahteraan dengan tetap melestarikan lingkunga
EVALUATION OF THE COMMUNITY DEVELOPMENT AND EMPOWERMENT PROGRAM (PROBEBAYA) IN RT.43 SEMPAJA TIMUR DISTRICT, NORTH SAMARINDA DISTRICT, SAMARINDA CITY: EVALUASI PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PRO-BEBAYA) DI RT.43 KELURAHAN SEMPAJA TIMUR, KECAMATAN SAMARINDA UTARA, KOTA SAMARINDA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengevaluasi, dan mendeskripsikan pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro-Bebaya) di RT.43 Kelurahan Sempaja Timur dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, dan Product) beserta indikator yang berkaitan dengan aspek CIPP, tujuan dan prinsip Pro-Bebaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan model evaluasi CIPP. Sumber data meliputi data primer dan sekunder. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pelaksanaan pro-bebaya di RT.43 Kelurahan Sempaja Timur terdapat perubahan kepengurusan RT pada tahun 2022 serta adanya permasalahan terkait pokmas yang tidak terlibat secara aktif di tahun 2021-2022 namun telah dievaluasi oleh pihak kelurahan dan ditemukan beberapa hambatan terkait anggaran dan pengelolaan waktu oleh RT. Penyusunan dan perencanaan program dilakukan secara transparan dan partisipatif oleh RT, kelurahan, dan masyarakat dan pada hasil program ditemukan hasil evaluasi yang mencerminkan terwujudnya tujuan dan prinsip pro-bebaya yang mencakup program di bidang infrastruktur, ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial budaya, dan kepemudaan serta memberikan dampak yang berkelanjutan dan respon positif dari masyarakat