E - Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
861 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN BANGUNAN KOMERSIL SWALAYAN (KELONTONG) DAN BARBERSHOP DENGAN GAYA ARSITEKTUR INDUSTRIAL DI SAMARINDA
Pasar swalayan (kelontong) dan barbershop merupakan jenis bangunan komersil yang menjadi bagian integral dari kehidupan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan bangunan komersil yang menggabungkan swalayan (kelontong) dan barbershop dengan menerapkan gaya arsitektur industrial di Samarinda. Gaya arsitektur industrial dipilih untuk menciptakan desain yang unik, fungsional, dan estetis. Konsep ini melibatkan penggunaan material kasar seperti besi, beton, dan kaca yang mempertegas identitas industri. Studi ini menggali karakteristik lokasi di Samarinda dan kebutuhan pengguna untuk merancang bangunan yang dapat memenuhi persyaratan fungsional, estetika, dan kenyamanan. Metode perencanaan yang digunakan mencakup survei lokasi, analisis kebutuhan pengguna, dan perancangan konsep bangunan. Hasilnya adalah rancangan bangunan komersil yang memadukan area swalayan dengan barbershop, memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan dan layanan grooming yang nyaman dalam satu kesatuan bangunan. Implementasi gaya arsitektur industrial diharapkan dapat menciptakan identitas visual yang kuat dan memikat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merancang bangunan komersil yang terintegrasi dengan karakteristik kota dan memenuhi harapan pasar lokal, sembari memperhatikan aspek keberlanjutan dalam pemilihan material
Inovasi Kemasan Kue Tradisional Palembang Sebagai Cinderamata Eksklusif
This research, titled "Packaging Innovation of Traditional Palembang Cakes as Exclusive Souvenirs," aims to enhance the appeal and market value of traditional cakes as distinctive regional souvenirs by addressing the main issue of outdated packaging designs that do not effectively represent Palembang’s cultural identity in a visual and informative manner. To solve this, the study proposes packaging that is aesthetically appealing, practical, functional, and rich in local cultural values, using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) with data gathered through field observations, interviews with business owners, and validations from design experts and consumers. The findings show that the new packaging successfully highlights Palembang’s identity through visual elements such as songket patterns, local icons, regional illustrations, and cultural colors, while also being safe, practical, and supportive of product marketing. This packaging is considered a more representative and informative souvenir alternative, and the study concludes that such design can strengthen the image of local culture and improve the competitiveness of MSMEs, with a recommendation to maintain design quality and develop packaging variations for other product types to better meet market demands
The Effect of Zinc Chloride (ZnCl₂) Activator Concentration on the Production of Activated Carbon from Oil Palm Shell (Elaeis Guineensis) Using the Pyrolysis Method
Cangkang kelapa sawit adalah bagian produk samping atau limbah yang dihasilkan dalam proses pengolahan tandan buah segar (TBS) yang mengandung beberapa senyawa seperti lignin,selulosa dan hemiselulosa. Cangkang kelapa sawit seringkali dihasilkan dalam jumlah yang cukup besar sebagai hasil samping dari industri kelapa sawit dan biasanya digunakan untuk bahan bakar boiler sebagai alternatif penggunaan batubara. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi konsentrasi seng klorida (ZnCl₂) sebagai aktivator terhadap karakteristik karbon aktif hasil pirolisis cangkang kelapa sawit berdasarkan parameter mutu dalam SNI 06-3730-1995. Karbon aktif dari cangkang kelapa sawit di peroleh dengan proses pirolisis oksidasi parsial selama 1,5 jam dengan temperatur pirolisis 350°C dan diaktivasi dengan larutan ZnCl2, kemudian aktivasi fisika pada temperatur 750°C selama 3 jam. Penentuan kualitas karbon aktif dilakukan dengan variasi konsentrasi aktivator ZnCl2 yaitu 5%,10%,15%,20% dan 25% dengan waktu perendaman selama 24 jam pada masing masing larutan sebanyak 25ml dan massa karbon aktif sebesar 10g. Di peroleh hasil terbaik pada konsentrasi 20% yaitu menghasilkan nilai kadar air 2,84%, kadar abu 7,98%, kadar zat menguap 11,36%, fixed carbon 77,83% dan daya serap iod sebesar 801,653mg/g
ANALISIS DAYA SIMPAN TERHADAP KARAKTERISTIK MIE BASAH DENGAN PENAMBAHAN SERBUK DAUN KARAMUNTING (Rhodomyrtus tomentosa)
Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) is a wild plant that grows in tropical areas. Karamunting leaves contain secondary metabolite compounds such as flavonoids, saponins, quinones, tannins, steroids, hexasoic acid, gallic acid and glycosides which act as antioxidants and antibacterials so that they are used as natural preservatives. Preservatives can extend the shelf life of wet noodles. This study aims to determine the shelf life of wet noodles with the addition of karamunting leaf powder. In this study, karamunting leaves are dried to obtain karamunting leaf flour. Wet noodles are made from a ratio of wheat flour and karamunting leaf flour of 285 grams:15 grams and variations in storage time of 0 hours, 6 hours, 12 hours, 24 hours, 30 hours, 36 hours and 48 hours. Wet noodles are tested for their characteristics with parameters of moisture content, total microbes and organoleptic tests. The results showed that the storage time had an effect on the characteristics of wet noodles substituted with karamunting leaf flour. The lowest moisture content was found at 0 hours at 61.43% and the highest moisture content at 48 hours was 64.39%.The lowest microbial total at 0 hours was 2.30 x 104 colonies/gram and the highest microbial total at 48 hours was 5.27 x 105 colonies/gram. The average level of preference of the panelists liked the wet noodles substituted with karamunting leaves at a storage time of 36 hours
ANALISA SISTEM MOTOR PENGGERAK PADA MOBIL LISTRIK TERHADAP VARIASI BOBOT PENGEMUDI : Analysis of the Electric Vehicle Drive Motor System with Respect to Variations in Driver Weight
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia di Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) yang melombakan beberapa kategori dynamic event seperti percepatan, pengereman, daya tanjak, slalom, dan endurance. Mobil listrik pertama kali diperkenalkan oleh Robert Anderson pada tahun 1832–1839 di Skotlandia, namun perkembangannya terhambat oleh murahnya bahan bakar minyak dan dominasi mesin pembakaran dalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan arus dan daya pada motor listrik sebagai sistem penggerak mobil listrik terhadap variasi bobot pengemudi. Metode eksperimen digunakan dengan tiga kali pengambilan data pada setiap variasi beban, menempuh jarak 2.000 meter dengan kecepatan konstan 40 km/jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya yang dibutuhkan meningkat seiring bertambahnya bobot pengemudi: 1.113,84 W untuk 50 kg, 1.176,56 W untuk 60 kg, dan 1.224,60 W untuk 80 kg. Hasil ini menjadi acuan dalam perancangan sistem penggerak dan efisiensi energi kendaraan listri
Pelatihan Kewirausahaan Melalui Pembuatan Empek-Empek Bagi Perempuan Sebagai Pelaku Industri Kreatif
Perempuan merupakan kelompok penggerak ekonomi. Bahkan saat ini banyak diantara mereka menjadi tulang punggung keluarganya. Mereka menjadi sumber keuangan yang mempunyai kewajiban untuk menafkahi keluarganya. Tingkat pendidikan, jumlah anak, dan keterampilan minim adalah permasalahan yang dialami oleh sebagian dari perempuan Indonesia untuk memiliki pekerjaan dan menghasilkan keuntungan finansial. Agar dapat memiliki peran secara ekonomi, perempuan seharusnya memiliki pengetahuan dan pemahaman cara berwirausaha. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kewirausahaan bagi perempuan khususnya ibu – ibu rumah tangga melalui pembuatan empek – empek, perhitungan biaya produksi, pengemasan empek - empek, dan pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah ceramah kemudian mempraktekkan cara membuat empek – empek dan cuko. Pembuatan empek – empek dimulai dengan pemilihan ikan, bahan yang digunakan, teknik pembuatan, teknik perhitungan biaya produk, dan teknik memasarkan produk. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah ibu – ibu rumah tangga memahami cara berwirausaha empek – empek, menghitung biaya produksi, hingga teknik memasarkan produk. Terlaksananya pengabdian masyarakat ini diharapkan peserta pelatihan dapat memiliki industri rumah tangga yang dapat menjadi sumber pendapatan mereka.
 
Pengaruh Penggunaan Coolant 30/70 Pre-Mixed Dan Coolant Predilute 33% Pada Sistem Pendingin Terhadap Temperatur Engine Toyota Avanza Tipe-E 1300 CC M/T
Sistem pendinginan mempunyai peran penting dalam kendaraan bermotor, karena fungsinya untuk menjaga temperatur kerja dari engine, supaya temperaturnya tidak melebihi ambang batasnya (over heating), karena penyebab sering terjadinya panas yang berlebihan akibat dari penggunaan air pendingin dalam radiator. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dimana tujuannya untuk mengetahui pengaruh coolant terhadap temperatur engine dari penggunaan beberapa jenis aditif coolant. Air pendingin yang digunakan adalah coolant 30/70 pre-mixed dan coolant predilute 33%. Pengujian ini dilakukan pada putaran [600, 1500, 2000, 2500, 3000] RPM. Objek penelitian ini adalah mobil Toyota Avanza Tipe-E 1300 CC M/T. Dari hasil penelitian data temperatur mesin dengan pemakaian coolant 30/70 Pre-mixed pada berbagai variasi putaran mesin didapatkan temperatur rata-rata 94,13 OC. Sedangkan pemakaian coolant Predilute 33% terlihat temperatur rata-rata pada pengujian mencapai 94,4 OC. Berdasakan uraian hasil data pengujian yang sudah dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa penggunaan coolant 30/70 pre-mixed maupun coolant predilute 33% mempunyai pengaruh yang sama terhadap temperatur engine Toyota Avanza Tipe-E 1300 CC M/T
PERHITUNGAN KONSTRUKSI DAN ANALISA PRODUKSI PADA ALAT PRESS KOPI ESPRESSO MENGGUNAKAN SISTEM PNEUMATIK: Construction Calculation And Production Analysis Of Espresso Coffee Press Using Pneumatic System
Mesin espresso adalah mesin yang digunakan untuk mengolah biji kopi menjadi minuman kopi espresso. Jenis minuman ini biasanya terdiri dari tiga bahan yang sama: espresso, susu panas (disebut susu mendidih), dan busa susu (disebut susu cair). Cara kerja mesin ini adalah dengan mengekstrak bubuk kopi dengan menyemburkan air panas dibawah tekanan yang tinggi, hasil dari pengestrakan menggunakan mesin espresso menghasilkan cairan kopi yang berbau tajam dan kental. Namun, mesin yang baik juga diperlukan untuk hasil yang baik. Mesin espresso mahal, jadi banyak kedai kopi rumahan memilih yang manual. Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem pneumatik untuk mesin espresso dan menguji kinerjanya. Analisis kebutuhan, penelitian literatur, desain mesin espresso, pembuatan, proses perakitan, pengujian, dan kesimpulan adalah metode penelitian yang digunakan. Hasil penelitin adalah terwujudnya mesin kopi Espresso sistem pneumatik yang dapat digunakan untuk kedai kedai kopi skala kecil. Alat press kopi ini menggunakan media kompresor angin, dan penggeraknya adalah aktuator pneumatik dengan ukuran sc 100 x 125 hasil dari pengujian yang terbaik menggunakan tekanan angin 3 bar, bubuk kopi seberat 9g, dan air panas sebanyak 35ml
Pembelajaran Coding Robot Berbasis STEAM di SD Kanisius Kembaran Yogyakarta
Integrasi STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika) dalam pendidikan semakin diakui sebagai hal penting dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah di kalangan siswa. Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan pembelajaran pengkodean robot berbasis STEAM kepada siswa di Sekolah Dasar Kanisius Kembaran di Yogyakarta. Program ini melibatkan serangkaian lokakarya yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang robotika dasar, konsep pemrograman, dan pemecahan masalah kolaboratif melalui kegiatan langsung. Dengan menggunakan platform pengkodean yang mudah digunakan dan perangkat robot sederhana, siswa dipandu untuk merancang, membangun, dan memprogram robot untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Kegiatan-kegiatan tersebut disesuaikan agar selaras dengan kurikulum sekolah yang ada sambil menekankan kreativitas, kerja sama tim, dan inovasi. Umpan balik dari siswa dan guru mengungkapkan peningkatan yang signifikan dalam antusiasme siswa untuk belajar dan memahami konsep STEAM. Proyek ini juga membekali guru dengan pengetahuan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mempertahankan program di masa mendatang. Inisiatif ini menunjukkan efektivitas mengintegrasikan pembelajaran berbasis STEAM dengan aplikasi praktis dalam robotika untuk menumbuhkan budaya inovasi dan literasi teknologi di tingkat sekolah dasar. Rekomendasi untuk memperluas program serupa ke sekolah lain juga dibahas
Implementasi Digital Art Learning pada Kegiatan Proyek Siswa TK Muslimat NU 14 Kartini, Kecamatan Pakis – Kabupaten Malang
Pendidikan pada usia dini memiliki peran krusial dalam membentuk landasan karakter anak-anak, dengan keluarga sebagai unit pertama yang memegang peran sentral. Pembelajaran ini bertujuan memperkuat nilai-nilai kasih sayang dan kerjasama di tengah anak-anak usia TK. Fondasi ini dianggap penting sebagai pilar kepribadian anak untuk membina hubungan harmonis dengan lingkungan sekitarnya. Dengan pendekatan pembelajaran interaktif, kreatif, dan bermain, lingkungan belajar dirancang untuk memahamkan anak-anak tentang arti sebenarnya dari kasih sayang dan pentingnya kerjasama dalam keluarga. Aktivitas-aktivitas terstruktur dan menyenangkan menjadi sarana utama untuk memfasilitasi pemahaman mereka terhadap konsep-konsep tersebut. Dukungan kurikulum yang terencana dengan baik, bersama dengan peran aktif orang tua, diharapkan dapat menjadikan kolaborasi sekolah dan keluarga sebagai fondasi kuat dalam membentuk karakter anak-anak. Program pembelajaran ini disusun dengan harapan agar anak-anak dapat menginternalisasi nilai-nilai tersebut sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka, bukan hanya sebagai bagian dari kurikulum. Tujuannya adalah agar mereka tumbuh sebagai individu yang cerdas secara akademis dan memiliki kepekaan sosial, emosional, serta nilai-nilai yang kuat dalam menjalin hubungan harmonis dalam keluarga mereka