E - Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
861 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN KEMASAN IKAN TERI CRISPY DENGAN PENEKANAN PADA KONSEP RE-USABILITY
Abstract
MSME products in Teluk pandan Village, East Kutai Regency, which have developed very rapidly are not supported by good packaging. Whereas in addition to containers or packaging of food products, packaging also has an important role ini efforts to maintain food quality, safety, and increase product attractiveness. This study aims to design a Crispy Anchovy package in Teluk Pandan Village. The design method applied refers to the Vinod Goel design method which uses 3 stages, namely preliminary design, development design, and final design. The design emphasizes the concept of re-usability, where packages that have run out of contents, the package can be reused with different functions. The design of Crispy Anchovy packaging is expected to be able to attract consumers through the new packaging, by making packaging as a promotional medium, so as to increase the selling value of Crispy Anchovy products.
Keywords: Design, Packaging, Crispy Anchovy, Re-usability
Abstrak
Produk UMKM di Desa Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, yang sudah sangat berkembang pesat tidak didukung dengan kemasan yang baik. Padahal selain untuk wadah atau pembungkus produk pangan, kemasan juga memiliki peranan penting dalam upaya mempertahankan mutu dan keamanan pangan serta meningkatkan daya tarik produk Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan kemasan Ikan Teri Crispy di Desa Teluk Pandan. Metode perancangan yang diterapkan mengacu pada metode perancangan Vinod Goel yang menggunakan 3 tahapan yakni preliminary design, desain development, dan final design. Rancangan yang dibuat menekankan pada konsep re-usability, dimana kemasan yang sudah habis isinya dapat dimanfaatkan kembali dengan fungsi yang berbeda. Perancangan kemasan Ikan Teri Crispy diharapkan mampu menarik konsumen melalui kemasan yang baru, dengan mejadikan kemasan sebagai media promosi, sehingga dapat meningkatkan nilai jual produk Ikan Teri Crispy.
Kata Kunci : Perancangan, Kemasan, Ikan Teri Crispy, Re-usabilit
IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DAN UJI TOKSISITAS HASIL FRAKSINASI EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)
East Kalimantan, especially the cities of Tana Paser, is one of the producers of dragon fruit, especially red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus). The amount of consumer interest in red dragon fruit results in a large amount of dragon fruit peel waste that is not utilized. Several studies have shown that red dragon fruit skin extract has toxic properties that can be applied to cancer cells. So in this study, the extraction and fractionation process was carried out which was then continued with phytochemical tests and BSLT tests with the aim of knowing secondary metabolites in the aqueous extract fraction, ethyl acetate extract fraction and n-hexane extract fraction with phytochemical test methods and to determine the toxicity of the fraction. aqueous extract, ethyl acetate extract fraction and n-hexane extract fraction were carried out using the BSLT test method. The results of the phytochemical test showed that the aqueous fraction extract of dragon fruit peel contained alkaloids, phenolics and saponins. The extract of the ethyl acetate fraction of dragon fruit peel contains phenolics and flavonoids. Fralsi n-hexane dragon fruit peel \contains triterpenoids. The results of the BSLT test showed that the LC50 value of the aqueous fraction extract was 451.855 ppm, the ethyl acetate fraction extract was 374.024 ppm, and the n-hexane fraction extract was 312.176 ppm which overall was classified as moderately toxic. The highest toxicity effectiveness was shown in the n-hexane fraction extract with triterpenoid secondary metabolite compounds
PENGARUH JENIS PELARUT DAN WAKTU EKSTRAKSI DENGAN METODE SOXHLETASI PADA PENGAMBILAN MINYAK KEMIRI (Aleurites moluccanus)
The candlenut plant is a plant that is used as a spice plant that produces oil with various benefits used in everyday life. The various benefits that exist in hazelnut oil make hazelnut oil popular with consumers in meeting their daily needs. This causes an increase in demand for hazelnut oil because the need is also increasing every year. Therefore, it is necessary to have an appropriate extraction method so that it can produce good quality hazelnut oil and maximum results. This research aims to determine the effect of the type of solvent and the most effective extraction time on the extraction of hazelnut oil using the soxhletation method. This research method is an experiment by varying the type of solvent, namely n-hexane, ethyl acetate and ethanol, as well as time variations, namely 60, 90 and 120 minutes with the soxhletation process. The tests in this study were the yield test, density test and water content test. In this study, it was shown that the best solvent for extraction of hazelnut oil was n-hexane because it could produce 18.64% yield with an extraction time of 120 minutes and had a clear yellow color with a density value of 0.926 g/mL in accordance with the hazelnut oil criteria determined by SNI . Extraction time has a major influence on the yield obtained. The longer the extraction time, the more randemen produced. In this study the best time for extraction was 120 minutes
CONTEXTUAL DESIGN: PENDEKATAN KEARIFAN LOKAL DALAM KONSEP PERANCANGAN DIGITAL START-UP VALLEY PIYUNGAN, YOGYAKARTA
This article discusses how the contextual approach of local wisdom values can be considered in determining project design concepts. In this case the concept of digital start-up valley Piyungan applies the contextual division of zones into 3 parts that follow the pattern of the existing space in the location, namely the Education Zone, namely the public zone for Campus IT education. The second zone is a digital park area which is bounded by natural tributaries on a maintained site to give a recreational impression. And the third zone which is in the most private area is designated as the digital office area as the digital start-up valley office location. This article is the result of an exploration of design concepts that produce a conceptual approach that is also embodied in applying the concept of campus digital modern learning activities which are accommodated in traditional building concepts that adopt local wisdom principles from the local culture
Artikel ini membahas bagaimana pendekatan kontekstual dari nilai-nilai kearifan lokal dapat dipertimbangkan dalam menetukan konsep perancangan proyek. Dalam hal ini konsep digital start-up valley Piyungan mengaplikasikan kontekstual pembagian zona dalam 3 bagian yang mengikuti pola ruang eksisting yang telah ada dilokasi yaitu Zona edukasi yakni zona publik untuk pendidikan IT Campus. Zona kedua berupa area digital park yang dibatasi oleh anak sungai alami pada tapak yang dipertahankan untuk memberi kesan rekreatif. Dan zona ketiga yang berada pada area paling privat diperuntukan sebagai area digital office sebagai lokasi perkantoran digital start-up valley. Artikel ini merupakan hasil eksplorasi konsep desain yang menghasilkan pendekatan konseptual juga diwujudkan dalam mengaplikasikan konsep kegiatan pembelajaran modern digital kampus yang diakomodasi dalam konsep bangunan tradisional yang mengadopsi prinsip-prinsip kearifal lokal dari budaya setempat.
Pemberdayaan Karang Taruna melalui Pelatihan Kayu Limbah Kemasan menjadi Aksesoris sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemberdayaan masyarakat adalah keadaan yang terjadi atau hal-hal yang dilakukan dilingkungan masyarakat sebagai upaya membangun pembangunan yang bertumpu pada masyarakat itu sendiri. Karang taruna Rekat Sehati merupakan kelompok mayarakat yang berisi pemuda/I di Kelurahan Mugirejo Kotamadya Samarinda yang aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan, dan social. Masalah utama yang terjadi di kelompok Karang Taruna Rekat sehati adalah keterbatasan pengetahuan dan kemampuan dalam pengolahan limbah kayu menjadi produk fungsional yang bernilai ekonomis.Dari kegiatan pelaksanaan diperoleh hasil adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman bagi peserta pelatihan sebanyak 100% dari hasil karya mandiri yang di buat dari awal hingga menjadi produk jadi secara mandiri oleh peserta. Adanya kegiatan pelatihan pengolahan kayu limbah menjadi inovasi kerajinan tangan menjadi sumbangsih dalam transfer ilmu dan strategi ekonomi masyarakat ke depannya
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI URINE SAPI DENGAN VARIASI JENIS BIOAKTIVATOR
Urine sapi merupakan salah satu bahan buangan atau hasil sistem ekskresi dari metabolisme sapi yang sangat mengganggu masyarakat sekitar peternakan jika tidak diolah dengan benar. Urine sapi memiliki kandungan unsur hara makro, sehingga urine sapi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair agar dapat menjadi produk pertanian yang lebih bermanfaat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bioaktivator terbaik untuk pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari urine sapi. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, didapatkan bioaktivator terbaik yaitu bioaktivator stardec dengan kandungan nitrogen (N) sebesar 0,07%; fosfor (P) sebesar 0,016%; Kalium (K) sebesar 0,478%; C-Organik sebesar 1,27% dan pH sebesar 4,90. Tetapi hasil tersebut belum sesuai dengan standar Keputusan Menteri Pertanian Indonesia No.261/KPTS/SR.310/M/4/2019, dimana standar untuk Nitrogen (N), Fosfor (P) dan Kalium (K) masing-masing sebesar 2-6%, untuk C-Organik minimal 10% dan untuk pH sebesar 4-9
Pelatihan Pengolahan Hasil Pirolisis dari Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak di Kelurahan Bukuan: Training on the Processing of Pyrolysis Products from Plastic Waste into Fuel Oil in Bukuan
Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan Pengabdian Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar alternative dengan metode pirolisis. Produk yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternative penyulingan minyak atsiri sehingga mempunyai nilai ekonomi. Pelatihan ini bekerja sama dengan Posyantek Patra Maju di Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran Kota Samarinda. Target luaran yang diharapkan antara lain terbentuknya seorang kader baru yang peduli terhadap lingkungan dan mampu mengajak para masyarakat untuk dapat memanfaatkan sampah plastik tersebut, sehingga kesejahteraan keluarga dapat ditingkatkan.
Hasil dari program pengabdian masyarakat yang telah dilakukan ini adalah sebagai berikut: aspek penerapan iptek produk pengolahan sampah plastik dipandang sangat efektif untuk membangun kepedulian masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan, salah satu usahanya yakni pemanfaatan sampah plastik. Aspek manfaat yang dihasilkan dari program
ini sangat besar yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar bersih bebas sampah plastik, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat bidang pengolahan limbah sampah plastik yang sangat berdampak negatif menjadi bahan bakar alternative yang sangat bermanfaat serta menumbuhkan motivasi berwirausaha khususnya Posyantek Patra Maju, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran
Upaya Meningkatkan Pendidikan Anak-Anak melalui KKN Mengajar
Education is an effort to increase human resources to create an advanced and competitive nation. We can measure the level of education in Indonesia as still lacking or not yet optimal. Millions of children in remote areas are still unable to access education. To deal with this problem, there needs to be strong regulations from the government to provide justice to all Indonesian people to get the same education between the rich and the poor, between the rich and the poor. The background to the preparation of this work program was students' concern for children who are still in PAUD, Kindergarten or Elementary School. Considering that nowadays, most children tend to watch cellphones more often than study. It could be said that children learn only during school hours. Learning in Kindergarten cannot be separated from the introduction of letters and numbers. Introducing letters and numbers is the most basic lesson taught by an educator. Knowing letters and numbers is very important for children, because it can stimulate children's ability to learn to read and count. "Learning as a child is like carving on stone and learning as an adult is like writing on water.
PERANCANGAN PRODUK KAKI PROSTETIK BAWAH LUTUT BERDASARKAN BERBAGAI KRITERIA PENGGUNA USIA 15-64 TAHUN
Amputasi kaki bawah lutut merupakan salah satu penyebab disabilitas. Penyandang disabilitas atau difabel memerlukan alat bantu untuk dapat beraktivitas secara normal. Salah satu peralatan kesehatan yang dapat membantu mobilitas penyandang disabilitas amputasi kaki adalah kaki prostetik. Evaluasi rancangan produk dilakukan menggunakan Prosthetic Evaluation Questionnaire. Hasil evaluasi dijadikan landasan perancangan produk untuk menjawab kebutuhan pengguna. Setelah diketahui nilai evaluasi produk, selanjutnya dilakukan perancangan ulang produk berdasar ekspektasi pengguna dengan mempertimbangkan masukan expert sebagai acuan. Proses perancangan menggunakan metode pairwise comparison untuk mengetahui bobot kebutuhan yang diharapkan pengguna. Hasil pembobotan digunakan untuk mengevaluasi konsep produk yang diusulkan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Perancangan ulang produk menghasilkan spesifikasi produk yang dapat mengakomodir kebutuhan pengguna. Produk yang dihasilkan menggunakan bentuk endoskeleton, socket silicon, telapak kaki rigid dan terbuat dari material kayu dan spons. Produk yang dihasilkan memiliki beberapa keunggulan dibanding produk kaki prostetik referensi, diantaranya struktur kaki prostetik yang lebih kuat, perawatan lebih mudah, serta ketahanan yang lebih baik
Perencanaan Dimensi Blok Batu Untuk Pondasi Menerus Rumah Type 45 Dengan Bahan Dasar Beton Mutu K-125
Pondasi pasangan batu gunung biasanya digunakan untuk rumah sederhana 1 lantai. Pada pondasi tersebut sering dijumpai rongga-rongga antar batu gunung. Karena bentuk batu gunung yang tidak seragam membuat susunan batu gunung terlihat terdapat rongga. Hal ini diperlukan bahan altenatif lain untuk menggantikan batu gunung dalam pemasangan pondasi menerus rumah sederhana. Untuk itu penelitian ini merencanakan dimensi Blok Batu yang terbuat dari beton untuk mengurangi rongga pondasi menerus tersebut serta memiliki Kuat Tekan Beton yang disesuaikan dengan mutu beton. Dimensi Blok Batu 0,40x0,2x0,15 m dengan dua lubang berdiameter 5 cm. Blok Batu beton menggunakan material pasir Mahakam, batu split Palu ½ dan semen Tonasa (PCC) dengan mutu K-125. Perhitungan anggaran biaya untuk pemanfataan pondasi menerus material batu gunung dan pondasi menerus blok batu menggunakan harga satuan Kota Samarinda tahun 2021 dan analisa harga satuan pekerjaan dari Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 28/PRT/M/2016. Maka diperoleh besarnya biaya pemasangan pondasi menerus untuk rumah type 45 dengan Blok Batu beton sebesar Rp 18.012.760,98, dibandingkan dengan menggunakan pondasi batu gunung untuk rumah tipe yang sama memerlukan biaya sebesar Rp 28.976.363,55