E - Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
861 research outputs found
Sort by
PERBANDINGAN STRUKTUR PCU GIRDER DENGAN PCI GIRDER PADA JEMBATAN PENDEKAT MAHAKAM IV SISI SAMARINDA SEBERANG
Jembatan Mahakam IV yang dibangun pada tahun 2017 dan selesai tahun 2019 merupakan jalur penyeberangan yang menghubungkan antara Samarinda kota menuju Samarinda seberang. Jembatan ini memiliki 2 jalan pendekat yaitu jalan pendekat sisi Samarinda seberang dan jalan pendekat sisi Samarinda kota. Jalan pendekat sisi Samarinda seberang menggunakan material balok prategang untuk gelagarnya, dengan bentang satu span 30 m. Balok prategang yang digunakan pada jalan pendekat ini diproduksi oleh PT. JHS system. Balok prategang yang diproduksi dikerjakan dengan system beton pracetak (Precast Concrete) dengan bentuk U (PCU). Pada umumnya bentuk balok prategang yang digunakan untuk jembatan adalah I. Dimana luas penampang balok I memiliki nilai yang lebih kecil dari bentuk U. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil desain yang terkait dengan luas total penampang girder, gaya prategang, kehilangan gaya prategang, lendutan dan jumlah girder yang dapat terpasang pada PCU girder dengan Precast Concrete I (PCI) girder. Penelitian dimulai dengan mengumpulkan data, kemudian merancang dan membandingkan hasil desain PCU girder dengan PCI girder. Untuk PCI girder digunakan produksi milik PT. WIKA. Penelitian menunjukkan bahwa PCU girder memiliki luasan sebesar 43,164 m2 lebih besar dibandingkan dengan PCI girder sebesar 21,645 m2. Demikian juga dengan gaya prategang dimana PCU girder memiliki gaya prategang sebesar 69,42% lebih besar dari PCI girder yang didapatkan sebesar 30,58% serta kehilangan gaya prategang yang terjadi pada PCU sebesar 26% lebih besar dari pada PCI girder yang terjadi sebesar 23%, namun lendutan yang terjadi pada PCU sebesar 0,089 m lebih kecil dibandingkan dengan PCI girder yang terjadi sebesar 0,0966 m. jumlah girder PCU yang terpasang dilapangan berjumlah 6 buah sedangkan PCI girder dengan meninjau hasil lendutan dan bentang satu span maka PCI girder dapat dipasang dengan jumlah 9 buah dilapangan. Dengan hasil yang diperoleh maka PCU girder lebih efektif dipakai dibandingkan PCI girder dengan meninjau hasil gaya prategang, lendutan dan jumlah girder serta kondisi lapangan
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH PADA RUAS JALAN TOL SAMARINDA-BALIKPAPAN SEGMEN 2 STA 06+525 – 06+650
Perancangan dinding penahan tanah (DPT) pada proyek pembangunan ruas jalan tol Samarinda-Balikpapan STA 06+525 – STA 06+650 dilakukan sebagai suatu penanganan dalam mengatasi kelongsoran tanah timbunan lapisan jalan. Perhitungan ini bertujuan untuk menganalisa stabilitas lereng, menentukan tipe DPT yang sesuai, menentukan dimensinya, menghitung beban yang bekerja, menganalisa kontrol stabilitas geser, guling, daya dukung tanah, retaknya konstruksi, dan stabilitas lereng setelah penanganan dengan DPT serta menghitung penulangannya. Perhitungan stabilitas lereng menggunakan metode irisan Fellenius (1927), koefisien tekanan tanah lateral dengan mempertimbangkan pengaruh gempaberdasarkan RSNI 2833;2013, daya dukung tanah menggunakan teori Vessic (1975), kapasitas dukung tiang pancang menggunakan teori Briaud et al (1985) dan penulangan menggunakan SNI 03-2847-2002. Angka keamanan bidang longsor paling kritis 1,7 dengan tinggi 4,5m dari muka tanah , maka direncanakanDPT tipe kantilever dengan dimensi H=5m, B=3,5m. Didapatkan nilai FKgeser = 1,87; FKguling = 2,84; FKDDT = 0,78; Kontrol retak badan DPT diperoleh tegangan terjadi 854,57 kN/m3, kaki DPT dengan tegangan geser = 478,55 kN/m2dan tegangan tarik = 2459,50 kN/m2, sedangkan tumit DPT memiliki tegangan geser = 207,76 kN/m2dan tegangan tarik = 2185,98 kN/m2; FK minimum stabilitas lereng setelah penanganan =2,20. Digunakan pondasi tiang pancang spun pile prestressed untuk menambah daya dukung tanah dengan diameter = 40cm, panjang = 14m. Bahan material DPT yang digunakan adalah beton bertulang dengan tulangan momen D22mm, tulangan bagi D16mm dan tulangan geser Ø13mm
Analisis Pengaruh Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Kontruksi Rumah Sakit Haji Medan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan kegiatan wajib yang diterapkan dan dilaksanakan oleh setiap perusahaan konstruksi untuk melindungi pekerja dari bahaya kerja yang dapat mengganggu proses aktivitas dan produktivitas pekerjaan. Konstruksi Gedung Rumah Sakit Rawat Inap dengan 10 lantai memerlukan adanya analisis mengenai K3 pada proyek konstruksi untuk mengetahui apakah pengaruh K3 pada proyek konstruksi sudah baik, dan bagaimana hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi K3 terhadap pengaruh K3 pada proyek kostruksi tersebut, dan faktor apakah yang memberikan sumbangan terbesar dalam penerapan K3. Menggunakan metode Job safety analysis (JSA) dengan pengujian hipotesis deskriptif (uji dua pihak), analisis regresi ganda,analisis korelasi ganda, sumbangan relatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pembangunan Gedung Rumah Sakit Haji Medan tergolong baik. Besar pengaruhnya didapat dari uji F dengan nilai korelasi sebesar 0.96 menunjukkan sangat kuat dengan koefisien daterminasi 92.3%. Sedangkan faktor yang memberikan pengaruh terbesar adalah faktor manajemen K3 sebesar 48.75%
Analisis Penerapan Pencatatan Akuntansi berdasarkan SAK EMKM pada UMKM (Studi Kasus Charlie Tani & Petshop)
This study aims to determine the accounting records at Charlie Tani & Petshop MSMEs based on the Financial Accounting Standards for Micro, Small and Medium Entities (SAK EMKM). The research method used is quantitative method with primary and secondary data sources. Data collection techniques are carried out by means of interviews, observation, and documentation. The analysis technique used is descriptive analysis by building the application of the accounting cycle and the analysis tool is used based on SAK EMKM. The results showed that accounting records in this business are still simple and not in accordance with accounting standards properly, so that they have not produced appropriate and adequate financial information based on SAK EMKM.
 
Pencegahan Pernikahan Dini (Studi Kasus: SMK Kesehatan Desa Teros Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur)
Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji, merupakan sebuah desa di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Teros merupakan salah satu desa yang mempunyai angka pernikahan usia dini yang cukup tinggi dan tentunya perlu adanya suatu tindakan dari pemerintah dan juga harus mendapat sebuah perhatian dari Lembaga Lembaga terkait, hal ini juga sangan diperlukannya sebuah kesadaran dari masyarakatnya yang ada di Desa Teros. Oleh karena itu, adanya program dari mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Mataram yaitu suatu bentuk kampanye Upaya pencegahan pernikahan anak usia dini. Program ini merupakan salah satu bentuk unjuk rasa dari mahasiswa KKN untuk turut serta dalam mencegah maraknya pernikahan anak usia dini. Cara yang dilakukan untuk mengatasi tingginya angka pernikahan dini adalah dengan melakukan teknik sosialisasi dan pendokumentasian kemudian penyampaian materi terkait pencegahan pernikahan dini, yang pada intinya diharapkan akan timbul kesadaran akan dampak dari pernikahan usia dini itu sendiri dan juga dapat mengurangi. angka pernikahan dini
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk dari Serai Wangi (Cymbopogon Nardus)
Salah satu negara yang beriklim tropis, yaitu Indonesia. Iklim tropis ini mempengaruhi flora, fauna, dan pola hidup penduduknya. Kondisi cuaca yang lebih hangat dapat mendorong perkembangbiakan populasi nyamuk. Nyamuk dapat menyebabkan salah satu penyakit, yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD). Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti. Program KKN Non-Tematik mahasiswa UPN ‘Veteran’ Jawa Timur berinovasi membuat spray anti nyamuk dari tanaman serai wangi. Tanaman serai wangi banyak dijumpai di pasaran sekitar Kecamatan Kemuteran. Serai wangi mengandung dua senyawa kimia berupa geraniol dan citronellal. Kegiatan ini dilakukan di RT 5 Kelurahan Kemuteran, Gresik, Jawa Timur yang dihadiri oleh warga RT 5 dan RT 6. Diawali dengan sosialisasi pembuatan spray anti nyamuk dari serai, lalu dilanjutkan dengan praktik pembuatan produk spray anti nyamuk. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan inovasi bagi masyarakat terkait pemanfaatan bahan alami, yaitu serai wangi sebagai spray anti nyamuk yang lebih aman dan ramah lingkungan. Metode pelatihan yang digunakan adalah dengan penyampaian materi, demonstrasi, dan diskusi. Spray anti nyamuk berhasil dibuat dari serai wangi. Warga yang mengikuti pelatihan memiliki antusias yang tinggi pada saat penyampaian materi dan diskusi
Pelatihan Aplikasi Pendataan Penduduk untuk Pengurus RT Kota Samarinda
Pelatihan Aplikasi Pendataan Penduduk untuk Pengurus RT Kota Samarinda merupakan program pelatihan yang ditujukan kepada para pengurus Rukun Tetangga (RT) di Kota Samarinda untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola data penduduk secara efisien. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai penggunaan aplikasi pendataan penduduk yang dapat mempermudah proses pengumpulan, pengolahan, dan pemeliharaan data penduduk di tingkat RT.Selama pelatihan, peserta akan diberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penggunaan aplikasi pendataan penduduk yang mencakup pendaftaran penduduk baru, pemutakhiran data penduduk, pencatatan perubahan status penduduk, dan manajemen data penduduk secara keseluruhan. Pelatihan juga akan melibatkan sesi praktik langsung menggunakan aplikasi, sehingga peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah mereka peroleh. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pengurus RT di Kota Samarinda akan mampu menjalankan tugas mereka dengan lebih efektif dan efisien dalam mengelola data penduduk. Aplikasi pendataan penduduk akan membantu mengurangi risiko kesalahan data, meningkatkan akurasi informasi penduduk, dan mempercepat proses pengambilan keputusan berdasarkan data yang valid. Dalam jangka panjang, hal ini diharapkan dapat berdampak positif terhadap pembangunan dan perencanaan kota Samarinda, serta pelayanan publik yang lebih baik kepada warga masyarakat
Sosialisasi Peraturan Keselamatan Berlayar bagi Masyarakat Maritim di Samarinda
Transportasi laut memainkan peran penting dalam system transportasi di banyak negara berkembang karena biaya yang lebih rendah dan aksesibilitas yang lebih tinggi. Saat ini lebih dari 80% perdagangan dunia diangkut melalui laut. Jumlah barang yang diangkut terus meningkat seiring perkembangan perdagangan dunia. Transportasi sangat erat hubungannya dengan faktor keselamatan (safety), baik manusia maupun barang. Transportasi yang memberikan jaminan keselamatan akan memberikan rasa aman bagi pengguna transportasi. Saat ini keselamatan pelayaran mengalami penurunan karena jumlah kecelakaan kapal semakin besar. Hal ini disebabkan oleh berbagai macam faktor penyebab, salah satunya adalah ketidak pahaman crew kapal terhadap aturan keselamatan di atas kapal. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan pemahaman tentang keselamatan pelayaran dan peraturan keselamatan berlayar kepada taruna pelayaran dan crew kapal. Metode kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi dan penjabaran mengenai keselamatan berlayar dan beberapa peraturan yang menunjang keselamatan berlayar, serta diskusi antara narasumber dan peserta. Hasil yang dicapai pada kegiatan pengabdian ini adalah taruna pelayaran dan crew kapal dapat memahami pentingnya keselamatan pelayaran dan mengetahui peraturan – peraturan yang berhubungan dengan keselamatan pelayaran.
 
Literasi Istilah Politik pada Kegiatan Peningkatan Keterampilan Tugas Satlinmas dalam Pemilu 2024 di Desa Wadunggetas
This community service activity aims to provide a literate understanding of political terms in activities to improve the skills of Satlinmas duties in organizing elections. This service is carried out systematically in three stages of activity namely, identifying problems, establishing collaboration with Election Supervisory Agency (BAWASLU) of Central Java Province, Subdistricts, and PPD of Wadunggetas, and conducting literacy training to improve the skills of Satlinmas duties. It is hoped that the socialization of political term literacy will help Satlinmas' understanding in improving their job skills. The activity of introducing literacy to political terms for Wadunggetas Satlinmas members was carried out to increase members' insight in supporting the 2024 election activities. Apart from that, by understanding political terms related to election activities, it is hoped that Satlinmas members will be able to optimize coordination in accordance with the existing organizational structure, as well as collaborate with many parties related to election activities
Sosialisasi Penggunaan Pegadaian Digital di Desa Jayamulya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang
Until now, pawnshop institutions have not played an optimal role in reducing the practices of loan sharks, debt bondage, and illegal banking. It is based on the fact that these practices are currently still occurring and are even becoming more common. It has an impact on reducing people's welfare in real terms. For this reason, it is necessary to carry out public education activities to access financial institutions, including pawnshops. The effort is carried out by socializing the use of Pegadaian Digital Service, a form of innovation PT. Pegadaian (Persero) produce. Socialization methods use formal socialization and direct socialization. The results of this community service activity provided various benefits felt by the Jayamulya Village Government, Cibuaya District, Karawang Regency, PT. Pegadaian (Persero), and the local community