E - Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
861 research outputs found
Sort by
MODIFIKASI DAN PERHITUNGAN KAPASITAS PRODUKSI ALAT PEMBUAT SUMPIT BAMBU MENGGUNAKAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK: Modification And Calculation Of Production Capacity Of Bamboo Chopstick Making Tools Using Electric Motor Drive
Mesin pembuat sumpit makan yang sudah ada mempunyai harga jual tinggi, sehingga hanya beberapa orang yang mampu membelinya. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi dalam pembuatan mesin pembuat sumpit makan yang mempunyai harga jual yang lebih murah. Dengan proses perencanaan dapat diperoleh bahwa mesin pembuat sumpit dengan menggunakan motor penggerak dengan daya 1 HP dapat bekerja dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain, membuat dan menguji alat pembuat sumpit bambu untuk usaha kecil dan menengah. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas efektif alat sebesar 180 pasang sumpit/jam dengan persentase kerusakan sebesar 20 %
PERHITUNGAN ELEMEN MESIN DAN KAPASITAS PRODUKSI PADA MODIFIKASI ALAT PENGUPAS DAN PERAJANG BAWANG PUTIH DENGAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK: Calculation Of Machine Elements And Production Capacity On Modifications Of Garlic Peelers And Choppers With Electric Motor Drive
Di daerah Samarinda terdapat banyak UMKM (usaha mikro kecil danmenengah) Banyak jenis kuliner yang membutuhkan bahan baku bawang putih. Untuk mengupas 5 kg bawang putih memerlukan waktu sekitar 3-4 jam. Selama ini proses pengupasan bawang merah masih dilakukan secara manual yakni dengan mengupasnya menggunakan pisau. Tujuan rancang bangun mesin pengupas kulit bawang putih ini adalah agar mampu mengupas 80% kulit bawang putih dengan kapasitas 5 kg/jam dengan menggunakan mata pengupas dan karet pengupas. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode 3E (ECO-EFE-EFI) menurut Dieter & Schmidt. Hasil dari uji coba mesin pengupas kulit bawang putih yang telah dilakukan, maka didapatkan dengan hasil 90% bawang putih terkupas sebanyak 3 kg dalam satu kali proses dalam waktu 10 menit, sehingga dalam waktu 1 jam mampu mengupasbawang merah sebanyak 18 kg/ja
Activa : Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perbankan Vol. x, No. X (xxx) Website : https://ejurnal.polnes.ac.id/index.php/activa E-mail : activa [email protected]
This study aims to analyze and prove the partial and simultaneous influence of the variables studied. This study uses 3 independent variables, namely Profit Sharing Level, Promotion and Service Quality. Meanwhile, the dependent variable is Customer Saving Interest. The method used to test the hypothesis is the data instrument test, classical assumption test, multiple linear regression, t test (1.979), f test (2.45) and coefficient of determination (R2). The object of this research is the customer of PT Bank Syariah Indonesia KCP Bung Tomo. The data used is primary data obtained directly through a questionnaire. The data are 125 respondents. The results show that the Profit Sharing Level (0.025<0.05), Promotion (0.000<0.05) has a positive and significant effect on customers' interest in saving at PT Bank Syariah Indonesia KCP Bung Tomo. Meanwhile, Service Quality (0.140>0.05) has a positive but not significant effect on PT Bank Syariah Indonesia KCP Bung Tomo
Analisis Pengaruh Event Marketing, Flash Sale, E-WOM dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian di Marketplace Shopee
This study aims to determine the effect of event marketing, flash sales, e-wom, and brand image on purchasing decisions at the Shopee marketplace in Samarinda City. This research is quantitative research with the data analysis method using the model fixity test, classical assumption test, and multiple linear regression analysis. The population is Shopee users in Samarinda City, with 100 respondents as the sample. In collecting data, this study used a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The questionnaire was then distributed using a questionnaire as data collection material which was then analyzed with software, namely SPSS. Based on the results of the partial test research, the event marketing, flash sale, e-wom, and brand image variables have a positive and significant influence on the purchasing decision variable with a value of 0.046 for the event marketing variable, a value of 0.011 for the flash sale variable, a value of 0.042 for the e-wom variable, and a value of 0.011 for the brand image variable. Likewise, simultaneously all independent variables have a positive and significant influence on purchasing decisions with a significant value of 0.000. For the coefficient of determination value (adj R2) 33% of purchasing decisions are influenced by event marketing, flash sales, e-wom, and brand image, the remaining 67% are influenced by other variables outside the scope of this study
PENGARUH KUALITAS PRODUK, TABUNGAN, KEPERCAYAAN NASABAH, DAN KUALITAS PELAYANAN FRONTLINER TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA CABANG 1 SAMARINDA
This study aims to determine the effect of Quality of Savings Products, Customer Trust and Frontliner Service Quality on Customer Satisfaction at PT Bank Rakyat Indonesia Branch 1 Samarinda. This research method uses a quantitative approach and multiple linear regression analysis tools. The research sample used was 100 respondents customers of PT Bank Rakyat Indonesia Branch 1 Samarinda. The data for this study were obtained through a questionnaire. The variables used are Saving Product Quality (X1), Customer Trust (X2), Frontliner Service Quality (X3) and Customer Satisfaction (Y). The results of this study indicate that hypothesis testing on the variables Frontliner Service Quality, Customer Trust and Savings Product Quality have a significant effect on customer satisfaction at PT Bank Rakyat Indonesia Branch 1 Samarinda
DESAIN SHELTER SEBAGAI PENUNJANG AKTIVITAS BELAJAR BAGI ANAK -ANAK DI KAMPUNG RAWAN GUSUR DENGAN KONSEP PUZZLE : STUDI KASUS KAMPOENG DOLANAN - SURABAYA
Di Indonesia terdapat berbagai perkampungan. Beberapa perkampungan didirikan diatas lahan rawan gusur, yaitu lahan milik suatu perusahaan. Tak sedikit perkampungan di Indonesia yang didirikan di daerah rawan gusur. Salah satunya adalah Kampoeng Dolanan di Surabaya yang berdiri diatas lahan milik PT. Kereta Api Indonesia. Walau berdiri diatas lahan rawan gusur, warga tetap beraktivitas sama seperti warga perkampungan pada umumnya. Warga yang tinggal di daerah perkampungan identik dengan kerukunan dan solidaritas yang tinggi. Warga di Kampoeng Dolanan juga melakukan aktivitas yang sama seperti warga perkampungan pada umumnya. Namun ada sedikit yang berbeda, karena memiliki komunitas yang mengadakan beragam kegiatan di Kampoeng Dolanan, salah satunya adalah Semesta Belajar yang merupakan kegiatan yang diisi oleh kakak dari Komunitas Dolanan, dengan tujuan mengadakan sekolah kecil-kecilan bagi anak-anak di Kampoeng Dolanan. Semesta Belajar diadakan di area terbuka yang hanya beralaskan terpal saja. Hal ini menyebabkan ketika hujan, tidak ada yang melindungi mereka, sehingga ketika hujan turun, kegiatan Semesta Belajar di tiadakan atau dipindah tempatnya. Oleh karena itu, penulis menggunakan studi kasus diatas sebagai obyek untuk merancang tenda sehingga dapat menunjang kegiatan berkumpul warga perkampungan rawan gusur, yang salah satunya contohnya adalah Semesta Belajar, agar dapat berjalan dengan optimal dalam berbagai keadaan cuaca
Innovation Model for Implementation of Public Tourism Policy in Pamekasan Regency Case Study of Talang Siring Beach
This study aims to determine the implementation of tourism development policies and the role of public policies in tourism development in Pamekasan, especially Talang Siring Beach. This research is reviewed through four aspects of public policy implementation developed by Edwards, namely communication, resources, disposition and bureaucracy. A type of qualitative research with an analytical descriptive approach to identify some fundamental things regarding tourism policy in Pamekasan. Based on research, the implementation of tourism development policies in Pamekasan has gone very well although it still leaves a number of problems. Meanwhile, the role of public policy plays a very important role even though there is still something to be addressed. This research also concluded that the ideal tourism policy model to implement is community-based tourism. Some of the obstacles that can be identified are lack of synergy (communication) between stakeholders, lack of competence of policy implementers, and lack of community participation. Meanwhile, on the other hand, high commitment from local political leaders and the support of good resource facilities are factors supporting the policy
PENAMBAHAN SELULOSA DARI TANAMAN ECENG GONDOK (EICHORNIA CRASSIPES) TERHADAP KADAR ASPAL DALAM CAMPURAN ASPAL BERGRADASI SENJANG
Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) masih belum banyak digunakan untuk perkerasan jalan di Indonesia.Stone Matrix Asphalt adalah jenis campuran aspal bergradasi senjang yang dibuat untuk mampu menahan kerusakan pada lapis aus dengan kadar aspal dan bahan pengisi yang tinggi sehingga mampu mengisi antar celah kosong akibat dari gradasi senjang. Selain itu agar tidak terjadi bleeding yang disebabkan kadar aspal tinggi maka campuran SMA memerlukan bahan tambah berupa serat selulosa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa dengan penambahan ekstrak selulosa dari tanaman eceng gondok dapat digunakan sebagai pengganti serat selulosa sintesis dalam campuran aspal bergradasi senjang.Campuran serat yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 0%, 0.1%, 0.2%, 0.3% dan 0.4%. Hasil penelitian ini, penggunaan ekstrak selulosa eceng gondok memiliki pengaruh dalam parameter Marshall seperti stabilitas, flow dan VMA. Untuk nilai stabilitas dan flow pada penelitian ini nilainya berbanding lurus. Selain itu nilai VMA pada penelitian ini memenuhi spesifikasi yang ditentukan.Namun untuk nilai VIM pada pengujian ini tidak memenuhi spesifikasi. Hasil keseluruhan dari penelitian ini ekstrak selulosa tersebut dapat digunakan sebagai penganti selulosa buatan yang bertujuan sebagai bahan penstabil campuran kadar aspal tinggi dengan catatan untuk penelitian selanjutnya disarankan komposisi pada material agregat halus campuran dalam proses job mix desain harus ditambah
KAJIAN ON STREET PARKING DAN HAMBATAN SAMPING TERHADAP TINGKAT PELAYANAN JALAN (Studi Kasus: Ruas Jalan Jhoni Anwar, Lapai, Kota Padang)
Perkembangan suatu Kota terlihat pada pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat (BPS 2014 : 876,678 jiwa dan BPS 2015 : 889,646 jiwa). Jalan Jhoni Anwar merupakan Jalan Kolektor kelas IIIA dan salah satu jantung pergerakan lalulintas di Kota Padang. Dari sisi jalan Jhoni Anwar dapat dilihat sarana-sarana pendidikan, perkantoran, pangkalan militer dan pusat perbelanjaan yang mengakibatkan aktivitas di Jalan Jhoni Anwar meningkat seperti lalu lintas kendaraan atau aktivitas disamping jalan, baik pejalan kaki atau pedagang kaki lima (PKL). Hubungan ketiga variabel utama lalu lintas adalah volume, kecepatan, kepadatan yang mempunyai hubungan satu sama lainnya. Model linier greenshield adalah model paling awal yang dicatat dalam usaha mengamati perilaku lalu lintas. Pendekatan greenshield merupakan hubungan kurva sederhana yang mengemukakan hipotesis bahwa hubungan liner terjadi antara kecepatan dan kepadatan. Hasil analisa hubungan kecepatan, kepadatan dan volume didapat, tahap I hari Senin, 22 Mei 2017 didapat nilai, kecepatan (Us) = 20,23 km/jam, kepadatan (Dj) = 958,77 smp/jam, volume/kapasitas = 4765,74 smp/jam dan LOS = 0,85 (LOS = E) adalah volume lalu lintas mendekati atau berada pada kapasitas arus tidak stabil kecepatan kadang terhenti. Tahap II hari Sabtu, 27 Mei 2017 didapat nilai kecepatan (Us) = 25,03 km/jam, kepadatan (Dj) = 609 smp/jam, volume/kapasitas = 3810,81 smp/jam dan LOS = 0,78 (LOS = D) adalah arus mendekati tidak stabil, kecepatan masih dikendalikan, V/C masih dapat ditolerir
PENGUKURAN DAN PEMETAAN PERUMAHAN PEGAWAI POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA DI KAWASAN BUKIT PINANG BAHARI SAMARINDA
Surveying atau ilmu ukur tanah merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang sebagian kecil dari bentuk permukaan bumi dengan melakukan pengukuran untuk mendapatkan hasil berupa suatu peta.Survey adalah suatu ilmu untuk menentukan posisi suatu titik di permukaan bumi. Metode yang digunakan pada pengukuran ini menggunakan metode poligon tertutup, dimana titik sudut yang pertama sama dengan titik sudut yang terakhir (kembali ke titik awal). Poligon tertutup terutama sekali digunakan untuk kerangka peta, penentuan batas, penentuan luas daerah, dan lain-lain.Alat yang digunakan pada pengukuran ini menggunakan alat theodolite semi digital dimana menggunakan beberapa rumus untuk mencari nilai absis, ordinat, dan elevasi yang digunakan untuk penggambaran peta topografi dan mencari luas area yang diukur. Dari pengukuran ini didapat luas lahan perumahan pegawai Politeknik Negeri Samarinda di kawasan bukit pinang bahari yaitu 71.640,756 m² atau 7,16 Ha