Journal of Widya Mataram University
Not a member yet
678 research outputs found
Sort by
Perencanaan dan Perancangan Desain Linear Open Space di RW 04, Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta
Salah satu ruang yang dibutuhkan untuk masyarakat perkotaan salah satunya adalah area public (public space). Kondisi ruang terbuka/open space RW 04 Kelurahan Bener Kota Yogyakarta cukup menarik untuk diperhatikan. Beberapa area ruang terbuka dimanfaatkan oleh masyarakat tidak sesuai fungsi utamanya. Penyelesaian dari desain terhadap permasalahan yang ada di lapangan diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, seperti halnya membuat area yang terlihat tidak tertata menjadi terdesain dan tidak menimbulkan kesan kumuh. Penggunaan linear open space dengan desain yang baik pada daerah padat bisa memberi kesan estetik pada suatu wilayah dan memberi banyak manfaat, terutama dalam hal sosial, kebersihan juga bisa tercermin karena pada umumnya pada wilayah yang padat sering terjadi/terbentuk lokasi kumuh. Selain itu usulan desain dengan konsep dari hasil pendekatan karakter yang dimiliki RW 04, Kelurahan Bener yaitu sebagai Kampung KB. dengan menerapkan sebagai fungsi sosial, ekonomi, dan ekologis. Titik satu difokuskan memunculkan karakter kampung, titik kedua yaitu karakter dan meningkatkan fungsi papan informasi dan titik ketiga yaitu meningkatkan fungsi tempat berkumpul
Peningkatkan Pemahaman Kalangan Pemilih Pemula Tentang Bahaya Politik Uang dalam Pilkada Sleman
Pilkada serentak kembali dihelat pada tahun 2020 lalu. Ini juga yang dilakukan warga Sleman pada bulan September tahun lalu, yakni kembali mengikuti pesta demokrasi. Salah satu kecurangan dalam Pilkada yang harus diwasapadai adalah penggunaan politik uang untuk memenangkan pertarungan memperebutkan kursi bupati dan wakil bupati Sleman. Kajian literatur sebelumnya, kesimpulan banyak pihak menyatakan, jika Pemilihan Legislatif tahun 2014 maupun Pilkada serentak merupakan perhelatan politik elektoral yang sarat akan politik uang.Menanamkan budaya anti politik uang sangat penting dilakukan pada para pemilih pemula. Dengan jumlah yang banyak, pemilih pemula akan menjadi penentu dalam penyelenggaraan Pilkada maupun Pemilu. Pemilih pemula juga dalam posisi yang mudah dipengaruhi, termasuk soal iming-iming politik uang. Dalam sosialisasi yang dilakukan di Padukuhan Wonorejo, Sariharjo, Ngaglik, Sleman tampak pandangan jika praktik politik uang merupakan hal yang wajar. Dengan beberapa fakta di atas kemudian sosialisasi tentang bahaya politik uang dalam Pilkada menjadi sangat penting. Diharapkan, para pemilih pemula menggunakan hak pilihnya berdasarkan program yang diusung oleh kandidat, bukan karena iming-iming amplop atau uang
Usulan Penerapan Supply Chain Management Terhadap Komoditas Cabai PD. Marzuki di Pasar Tradisional Cisalak Depok
Dalam memperhitungkan kinerja perusahaan, PD. Marzuki masih menggunakan pengukuran subjektif berdasarkan biaya yang menjadi tolak ukur keefektifan kinerja perusahaan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian kali ini adalah untuk mengetahui kinerja rantai pasok perusahaan setelah menggunakan pengukuran Supply Chain Management serta Memberikan usulan yang tepat kepada perusahaan agar menerapkan pengukuran kinerja Supply Chain Management. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kinerja perusahaan terkait rantai pasok perusahaan untuk menghadapi masalahmasalah yang sering dihadapi perusahaan. Setelah semua data yang dibutuhkan telah terkumpul, langkah selanjutnya adalah mengolah data tersebut menggunakan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) Model Versi 12.0. Didapatkan nilai skor performansi untuk atribut kinerja Reliability sebesar 13,64. Responsiveness sebesar 14,2, Upside SC Flexibility sebesar 7,10, Upside SC Adaptability sebesar 4,51 dan atribut kinerja Asset Management sebesar 9,00 dengan nilai total skor performansi sebesar 48,46. Nilai tersebut merupakan angka yang termasuk dalam kategori “marginal†atau dibawah rata-rata. Nilai Terendah didapatkan pada atribut kinerja Agility metrik Upside Supply Chain Flexibility (7,10), Upside Supply Chain Adaptability (4,51) dan Supply Chain Asset Management (9,00). Hal tersebut menunjukan bahwa PD. Marzuki masih memiliki kendala di atribut kinerja agility dan asset management
Analisis Proses Produksi Pulley PT. Mitra Rekatama Mandiri Dengan Menggunakan Metode Six Sigma
PT. Mitra Rekatama Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam Industri Manufaktur Pengecoran Logam, dengan salah satu produk yang dihasilkan berupa komponen alat pertanian yaitu produk pulley dengan kode Ep Yst Pro. Dalam proses produksinya masih ditemukan cacat pada produk. Untuk meminimalisir tingkat kecacatan produk, menambah laba perusahaan, dan meningkatkan kualitas produk, maka diperlukan identifikasi dengan melakukan analisis quality control menggunakan metode six sigma. Metode six sigma merupakan salah satu tahapan analisa untuk mengetahui tingkat kecacatan produk, mengukur tingkat sigma perusahaan saat ini dan mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target zero defect. Identifikasi pada aliran proses produksi juga dilakukan untuk mengetahui penyebab defect potensial. Analisis dilakukan dengan menerapkan siklus 5 fasa DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Dengan menggunakan data historis produksi Pulley Ep Yst Pro, diperoleh informasi bahwa kualitas nilai sigma perusahaan saat ini adalah 3,8 sigma dengan kerusakan sebesar 10.400 DPMO. Untuk mencapai target 6- sigma perusahaan memerlukan waktu 47 periode dengan tingkat penyusutan nilai DPMO 15,7% setiap 4 bulannya. Faktor utama yang memperngaruhi banyaknya jumlah cacat disebabkan oleh faktor manusia
Analisis political uncertainty dan non-performing loan pada bank non devisa di Indonesia
This study aims to determine the differences in non-performing loans (NPLs) at non-foreign exchange banks in Indonesia for the two-year period before and after the general election. The results showed that there was no difference of non-performing loans (NPLs) at non-foreign exchange banks in Indonesia for the period of two years before and after the general election
Merefleksi Penegakan Hukum Tindak Pidana Penipuan Online
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akan membuat kemudahan bagi orang dalam melakukan berbagai kegiatan, dan disisi lain hal ini dimanfaatkan pula oleh para pelaku tindak kejahatan. Penipuan merupakan contoh kejahatan konvensional dan tegas diatur dalam KUHP, namun seiring jaman maka para pelaku penipuan juga memperlancar perbuatannya dengan menggunakan teknologi elektronik yang diatur dalam Undang-undang Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Dan Transaksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa kejahatan konvensional ketika menggunakan alat elektronik akan berubah memasuki ruang lingkup undang-undang khusus yaitu tentang ITE. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normative namun didukung wawancara sebagai pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kejahatan memerlukan metode penanggulangan yang memadai pula dari pihak penegak hukum yaitu Kepolisian
Fungsi Lembaga Pemasyarakatan Dalam Pembinaan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan
Fungsi petugas Lembaga Pemasyarakatan dalam pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan adalah sebagai pembimbing dan pendidik, pekerja sosial, wali atau orang tua, pemeliharaan keamanan, dan sebagai komunikator dengan masyarakat, guna untuk mengatur agar pembinaan tersebut dapat berjalan dengan cepat dan tepat menurut program yang telah ditetapkan. Serta adanya Problem Lembaga Pemasyarakatan dalam pembentukan karakter dan pribadi di tinjau dalam perpektif sosiologi meliputi hal hal sebagai berikut Kurang berjalannya pelaksanaan program pembinaan dengan baik, Rendahnya minat narapidana itu sendiri untuk mengikuti program pembinaan, Kurangnya memadai tenaga teknis pemasyarakatan, Rendahnya semangat petugas untuk melaksanakan tugasnya, Petugas kurang menguasai di bidang tugasnya masing-masing, Kurang mendukung sarana dan prasarana dalam pelaksanaan tugasKata kunci : Narapidana. Pembinaa
EFEKTIVITAS SOCIAL MEDIA INSTAGRAM #PASARSENENUKM TERHADAP PENINGKATAN PROMOSI UKM DI INDONESIA
#PasarsenenUKM Service is a service on Instagram social media that made public relations Ministry of SME and RI. The purpose this research is to know how much Social Media effectiveness Instagram #pasarsenenUKM to increase promotion of SMES in Indonesia. The theory used is The Hierarchy of Effects Concept, this theory explains the steps that consumers take to make decisions. The method used is quantitative with this type of an expreslanative research. The chosen population is an Instagram followers @KemenkopUKM as much as 186,000 people, using Yamane formula and then obtained the sample number of 100 respondents. This research uses questionnaire deployment techniques to get data. Based on the calculation  the test results T obtained t count 11.921 > T table 1.661, it can be concluded that Ho rejected and Ha accepted meaning that Social Media effectiveness the Instagram #pasarsenenUKM has significant influence on the improvement of SME promotion in Indonesia
ANALISIS SWOT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PULESARI KECAMATAN TURI KABUPATEN SLEMAN
This study aims to conduct a SWOT study in the development of Pulesari Tourism Village, Turi District, Sleman Regency. A qualitative descriptive approach is used to get a complete picture of Pulesari Tourism Village. Primary and secondary research data obtained through interviews, documentation, observation and FGD. The results showed that the development of Pulesari Tourism Village based on SWOT was very much needed. The results of the SWOT study conducted can provide the right strategic direction in the development of the Pulesari Tourism Village. Some of the superior strategies offered: (1) efforts to increase the economic value of zalacca by providing training to process zalacca fruits into various foods and drinks, packaging and marketing them; (2) presenting periodic local traditions as a tourist attraction; (3) increase the number of homestays and increase their eligibility standards as a tourist attraction; (4) Developing distinctive tourism icons that are different from other tourist villages with a choice of distinctive icons "Pulesari Tourism Village: cultural tourism village and outbound river tracking"; and (5) building networks with government agencies and the private sector to get assistance, training and assistance in the procurement and improvement of tourist support facilities as well as improving access to tourist village access roads. Following up on the offer of a number of these strategies, the Pulesari Tourism Village Manager needs to: 1) conduct further studies of the strategies that have been offered through a forum with the tourism village manager to determine the priority scale of the strategy chosen. 2) formulate coordination steps and establish intense communication with various parties, both with the Wonokerto Village Government, Sleman Regency Government through the Department of Tourism, other parties such as companies to obtain budget support as well as training, assistance and facilitation for the development of Pulesari Tourism Village
Mobilisasi Politik Kelompok Kepentingan Dalam Pilpres 2014 Di Desa Dasan Borok (Studi Nahdlatul Wathan)
Abstraksi Nahdlatul Wathan merupakan suatu kelompok kepentingan yang melakukan mobilisasi politik terhadap masyarakat desa Dasan Borok pada saat Pemilu PILPRES RI 2014. Mobilisasi politik ini dilakukan karena Nahdlatul Wathan adalah salah satu pengusung pasangan kandidat calon Presiden dan Wakil Presiden RI 2014. Terpecahnya Nahdlatul Wathan menjadi dua Pengurusan Besar berdampak pada perbedaan dukungan terhadap pasangan kandidat calon Presiden dan Wakil Presiden RI 2014 seperti Nahdlatul Wathan Pancor mengusung pasangan Prabowo-Hatta dan Nahdlatul Wathan Anjani mengusung Pasangan Jokowi-JK dan masing-masing kubu memiliki massa yang besar di desa Dasan Borok. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui “Peran Kelompok Kepentingan Dalam Memobilisasi Politik Masyarakat Desa Dasan Borok Pada PILPRES 2014â€. Dalam memetakan masalah dari penelitian yang bersetting di desa Dasan Borok, Kec. Suralaga ini, maka peneliti menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan tujuan agar data yang disajikan relevan dengan pendekatan yang dipakai. Adapun tekhnik yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan tekhnik purposive sampeling. Di samping itu untuk meningkatkan kevalidan data yang diperoleh, maka penelitian ini menggunakan tekhnik pengumpulan data observasi berbentuk participant observation dan wawancara tidak terstruktur serta dokumentasi dengan teknik analisis domain (domain analysis). Dari hasil temuan di lapangan dapat dideskripsikan bahwa PILPRES RI 2014 dipandang sebagai arena pertarungan oleh dua kubu Nahdlatul Wathan selaku kelompok kepentingan karena perbedaan usungan kandidat pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Sebagai Kelompok Kepentingan, Nahdlatul Wathan berperan sebagai tim sukses dengan menggunakan peran dakwah sebagai media untuk melakukan mobilisasi politiknya terhadap masyarakat desa Dasan Borok pada PILPRES 2014. Hal ini terlihat ketika Nahdlatul Wathan mengadakan pengajian akbar maupun lawatan-lawatan agama dengan menghadirkan pasangan calon presiden yang diusungnya dengan dihadiri oleh ribuan jamaah NW maupun sosialisasi pasangan kandidat ketengah masyarakat yang dilakukan oleh pengurus NW ditingkat cabang dan ranting yang ada di desa Dasan Borok. Kata Kunci: Kelompok Kepentingan, Pilpres, dan Nahdlatul Wathan  Abstract Nahdlatul Wathan is a group interest conducting political mobilization on the society in Dasan Borok in president election in 2014. It is done because Nahdlatul Wathan is a group that brings the candidate of president and vice president of RI in 2014. Nahdlatul Wathan becomes two managing committee which affects the support of the president and the vice candidate of RI in 2014. Nahdlatul Wathan Pancor carried Prabowo-Hatta and Nahdlatul Wathan Anjani carried Jokowi-JK, and each group has a great amount of mass in Dasan Borok. This research purposed at knowing “the role of political mobilizationof group interest in the president election in 2014 in Dasan Borokâ€. This research is a qualitative research approach utilizing descriptive in order the data is relevant. The technique used is purposive sampling. The data collection used is observation in from of participant observation, unstructured interview as well as documentation using domain analysis technique. Based on the found data, it can be described that the president’s election of RI 2014 seemed to be a strange struggling arena done by two sides group of Nahdlatul Wathan as the group interest. As the group interest, Nahdlatul Wathan personated as the success team, it was done through religious endeavor or dakwah in the society in Dasan Borok in president’s election of RI 2014. It can be seen when Nahdlatul Wathan held a great meeting (great religious endeavor) as well as a visit of the candidate of the       presidents. It was also done by the chapter and the subsection of NW in Dasan Borok. Keyword: Group Interest, President Election (Pilpres), Nahdlatul Watha