Journal of Widya Mataram University
Not a member yet
    678 research outputs found

    Perbaikan Kualitas Pelayanan Hotel Kartika Chandra dengan Metode Servqual Dan Importance Performance Analysis (IPA)

    Get PDF
    Hotel Kartika Chandra merupakan hotel berbintang empat di Jakarta Selatan dengan tingkat penilaian kepuasan pelanggan berada pada posisi 4,3 dari 5. Untuk meningkatkan daya saing, penilaian dan evaluasi kepuasan pelanggan harus menjadi agenda rutin Hotel Kartika Chandra. Perbaikan kualitas pelayanan Hotel Kartika Chandra dapat dikaji menggunakan metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA). Servqual akan menemukan kesenjangan tingkat kualitas layanan yang diberikan dengan yang diterima pelanggan. Metodologi IPA akan menunjukkan skala prioritas perbaikan layanan yang perlu dilakukan oleh pihak penyedia layanan. Berdasarkan metode Servqual dan IPA, atribut layanan utama yang harus diperbaiki oleh manajemen Hotel Katika Chandra adalah penataan desain interior kamar dan fasilitas kamar, kebersihan kamar dan fasilitas kamar, keterersediaan tempat parkir yang cukup untuk pelanggan, kemampuan karyawan hotel untuk menjalin hubungan baik dengan pelanggan, dan jaminan keamanan kendaraan di tempat parkir.  

    Menentukan harga jual warung makan Sunda Chicken berdasarkan metode full cost pricing

    Get PDF
    This study aims to help analyze the selling price at the Sunda Chicken food stall. In accordance with interviews conducted by the author, the Sunda Chicken food stall suffered losses due to the instability of raw material prices. This is because the Sunda Chicken food stall does not set a selling price based on production costs, but is adjusted based on market prices and consumer desires. Therefore, the author uses the full cost pricing method to calculate the new selling price as a form of solution offered to the Sunda Chicken food stall. Full cost pricing is one of determining selling price methods based on production costs and the percentage of expected profit. The author uses qualitative methods in the preparation of research journals, namely doing calculations based on data obtained from the owner of the food stall. The results of the research show that there is a difference in the selling price between the initial price of the Sunda Chicken food stall and the new price after calculating the full cost pricing method

    Pengaruh Waktu Fermentasi Terhadap Sifat-Sifat Anggur Beras Kencur yang dihasilkan

    Get PDF
    Penelitian dengan judul pengaruh waktu fermentasi terhadap sifat sifat anggur beras kencur yang dihasilkan bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi terhadap sifat-sifat anggur beras kencur. Untuk mengetahui waktu fermentasi yang optimal pada pembuatan anggur beras kencur yang disukai konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan. Tiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 2 (dua) kali. Perlakuan tersebut meliputi umur fermentasi yaitu 0 hari, 1 hari, 3 hari, 5 hari, dan 7 hari. Masing masing sampel dilakukan analisa kimia dan organoleptik. Data yang diperoleh dilakukan uji lanjutan dengan metode Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Parameter yang diuji meliputi analisa kimia kadar gula reduksi, etanol, total asam, total pati, dan pH serta analisa organoleptik (warna, rasa, aroma, dan kesukaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu fermentasi yang terbaik pada 3 hari dengan kadar etanol 1,44 %, gula reduksi 0,44 %, total asam 0,42 %, kadar pati 9.34 %, pH 4.37, serta mempunyai rasa agak manis sedikit pahit dengan warna putih kecoklatan, aroma agak khas aroma anggur

    Metode Kritis Virtual Dalam Penelitian Arsitektur

    Get PDF
    Latar belakang dan gagasan awal penulis menulis tentang etnografi kritis virtual sebagai metode penelitian pada bidang ilmu arsitektur adalah penulis mencoba untuk menggali metoda metoda baru bagi bidang ilmu arsitektur, hal ini dilakukan karena untuk memperbesar khasanah metodologi yang dapat dipakai dalam melakukan penelitian arsitektur. Etnografi sendiri tadinya adalah sebuah metode penelitian didalam kajian ilmu antropologi yang lebih banyak bicara dalam lingkup manusia, budaya dan perilakunya, sedangkan etnografi kritis adalah bagian dari metode etnografi yang bersifat politis dan bertujuan mengungkap atau menyibak hal-hal yang masih tersembunyikan atau belum diketahui, sedangkan etnografi virtual adalah serangkaian cara penelitian menggunakan metode etnografi secara biasa yang ditambahkan penggunaan media digital untuk menambah pembehendaraan data dan kedalaman data yang tidak berada pada lokasi obyek penelitian. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mendapatkan dan memperluas khasanah metode yang dapat dipakai dalam bidang ilmu arsitektur. Gagasan keterbaharuan yang terkandung dalam penulisan jurnal ini adalah penggalian dalam dari beberapa kajian pustaka tentang metode etnografi dalam arsitektur, terutama etnografi kritis dan dikembangkan dengan cara digital yang disebut etnografi kritis virtual. Hasil yang diharapkan pada penulisan jurnal ini adalah bidang ilmu arsitektur dapat mengetahui, mengerti, memakai dan mempergunakan metode yang etnografi kritis virtual secara tepat dalam menunjang penelitiannya. Perkembangan penelitian lanjutannya tidak menutup kemungkinan metode akan berubah bahkan bertambah dengan mengkolaborasikan metode-metode lain demi kepentingan penelitian dan perkembangan penelitian

    Application Of Supplementary Penalty As A Substitute For Money In Cases Of Corruption Criminal Proceedings

    Get PDF
    Abstract The determination of additional punishment in the form of "replacement money" should ideally be equal or balanced with state financial losses as a result of criminal acts of corruption. Interesting in the decision of the Semarang District Court Number: 32/Pid.Sus/2012/PN.Tipikor.smg there is an unequal determination of "replacement money" when compared to state financial losses caused by criminal acts of corruption committed by the defendant in the "Budget" corruption case. Maintenance of Motorized Service Vehicles by the Chairperson of the Regional Legislative Council of Grobogan Regency for the 2009-2014 period”. This type of normative legal research with a normative juridical approach examines library materials in the form of books, magazines and legislation that correlates with the discussion of the problem. Regarding the legality of additional criminal charges in the form of substitute money in corruption cases, it is stated in Article 18 paragraph (1) letter b of Law no. 31 of 1999 concerning the Crime of Corruption, namely "payment of compensation as much as possible equal to the property obtained from the crime of corruption". The judge's consideration in the decision above is concluded to be less relevant if it is associated with additional penalties in the verdict in the form of replacement money. Keywords: corruption; replacement money; supplementary penalt

    Insecurisme Politik Rakyat Indonesia pada Pemilihan Kepala Daerah 2020

    Get PDF
    Salah satu masalah penting dari demokrasi daerah adalah politik kekerabatan. 124 calon kepala daerah pada pemilihan umum kepala daerah 2020 di Indonesia terpapar politik kekerabatan. Demokrasi sebagai sistem yang memposisikan rakyat pemegang kedaulatan telah kehilangan ruhnya. Ditemukan sepuluh faktor dominan penyebab terjadinya insecurisme politik rakyat; rendahnya kesadaran politik rakyat, minimnya edukasi politik kepada rakyat, partisipasi politik rakyat bersifat passif, pragmatisme partai politik pada kandidasi calon kepala daerah, ketidakpercayaan rakyat terhadap calon kepala daerah, lemahnya sosialisasi KPU terhadap rakyat tentang pentingnya penggunaan suara dalam menentukan kondisi daerah,  pemutakhiran data pemilih, tingginya modus transaksi calon kepala daerah kepada rakyat, formalitas ketentuan calon kepala daerah, dan kran politik kekerabatan dibuka secara leluasa melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020 tentang tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota. Kemudian sepuluh faktor tersebut membentuk insecurisme politik rakyat Indonesia. Rakyat memposisikan dirinya tidak berdaya dan beranggapan tidak memiliki pengaruh dalam demokrasi sehingga melakukan pembiaran atas maraknya politik kekerabatan

    Industrial Agglomeration: Suatu Studi Literatur

    Get PDF
    Industrial agglomeration merupakan sekelompok perusahaan dalam satu atau beberapa industri yang saling berhubungan yang terkonsentrasi di suatu wilayah tertentu, yang disatukan oleh kepentingan bersama dan saling melengkapi. Industrial agglomeration juga dapat meningkatkan kemajuan ekonomi dan mencapai tingkatan dimana dapat mengurangi konsumsi energi dan emisi polutan sampai batas tertentu. Proses industrialisasi yang cepat sering dianggap sebagai penyebab utama masalah polusi. Masalah lingkungan merupakan masalah gaya hidup dan metode produksi, dan dalam hal metode produksi, semua jenis perusahaan, terutama yang memiliki polusi tingkat tinggi, dan memiliki tanggung jawab, dimana perusahaan-perusahaan ini telah mengikuti strategi pertumbuhan ekstensif dengan investasi tinggi, konsumsi tinggi, teknologi kurang canggih, dan efisiensi rendah, serta telah menjadi penyebab utama pencemaran lingkungan. Faktor lain yaitu infrastruktur transportasi, dimana aglomerasi industri berfungsi sebagai mediator dalam hubungannya dengan efisiensi energi, menunjukkan bahwa infrastruktur transportasi tidak hanya secara langsung mempengaruhi efisiensi energi, tetapi juga memberikan efek tidak langsung melalui industrial agglomeration Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang terkait dengan industrial agglomeration. Metode penelitian ini yang digunakan adalah studi literatur (literature review) menggunakan 17 artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa penelitian menunjukkan hasil senada untuk beberapa variabel yaitu energy efficiency, environmental efficiency, dan haze pollution. Di Indonesia, konurbasi dipercepat setelah pembangunan jalan raya yang menghubungkan Jakarta dan Bandung, dan populasi serta kawasan terbangun di sepanjang koridor telah tumbuh jauh lebih cepat daripada inti kedua kawasan metropolitan tersebut, dimana empat faktor kemungkinan telah mendorong ekspansi perkotaan ini yaitu kebijakan pemerintah yang tidak efektif, permukiman pribadi dan pengembangan kota baru, pengembangan kawasan industri swasta, dan infrastruktur. Kawasan strategis cenderung berorientasi di dalam kawasannya sendiri dan hanya menyebar ke kawasan/kota lain yang hampir maju, dimana hal ini membuat hubungan antar daerah cenderung tidak seimbang, dan untuk mengembangkan interaksi yang seimbang/tepat, konsep adaptif dapat diterapkan dengan memperkuat database, melakukan analisis manfaat-biaya-risiko, mengidentifikasi potensi konflik, membuat prioritas, skenario dan tindakan korektif, serta melibatkan publik

    Enkapsulasi Lactobacillus acidophilus SNP 2 Menggunakan Alginat dan Susu Skim Metode Emulsi Serta Pengaruhnya Terhadap Viabilitas Sel Pada Berbagai Suhu dan pH

    Get PDF
    Teknik enkapsulasi merupakan proses perlindungan sel sehingga terhindar dari kerusakan dan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah sel yang terperangkap pada mikrokapsul serta mengetahui pengaruh suhu tinggi dan pH rendah terhadap viabilitas sel enkapsulan. Teknik enkapsulasi dilakukan dengan metode satu lapis (alginat) dan metode dua lapis (alginat dan susu skim). Mikrokapsul yang telah didapat kemudian dihitung jumlah selnya dan dianalisa ketahanannya terhadap suhu 50, 60, dan 70oC serta terhadap pH 3, 4, dan 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sel enkapsulan metode satu lapis adalah 2,4 x 1010 CFU/g, sedangkan metode dua lapis adalah 1,3 x 1010 CFU/g. Berdasarkan hasil analisa ketahanan enkapsulan terhadap suhu tinggi diketahui bahwa sel yang dienkapsulasi lebih tahan dibandingkan sel yang tidak dienkapsulasi. Pada suhu 70oC, sel enkapsulan metode satu lapis dan dengan metode dua lapis memiliki jumlah yang sama 1,1x107 CFU/g, sedangkan sel yang tidak dienkapsulasi berjumlah < 101 CFU/g. Hasil analisa menunjukkan sel yang dienkapsulasi lebih tahan terhadap pH rendah (pH 3). Jumlah sel enkapsulan pada pH 3 metode satu lapis adalah 3,5 x 106 CFU/g dan dengan metode dua lapis adalah 4,3 x 108 CFU/g, sedangkan sel yang tidak dienkapsulasi berjumlah 3,9x102 CFU/g

    Perencanaan dan perancangan city hotel di kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta ( pendekatan pada desain arsitektur bioklimatik)

    Get PDF
    Seiring dibangunnya bandara YIA (Yogyakarta International Airport) yang berada di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, kebutuhan untuk berbenah dalam “mewujudkan DIY sebagai daerah tujuan wisata dan budaya kelas dunia†harus dilakukan secara komprehensip dan berkesinambungan. Posisi Stasiun Tugu yang terletak di kawasan sumbu imajiner ini menjadikan Stasiun Tugu terintegrasi dengan pariwisata Yogyakarta yang memiliki beberapa akses penting ke lokasi-lokasi tujuan wisata. Kesiapan Stasiun Tugu dan kawasannya adalah hal yang niscaya diwujudkan, karena merupakan stasiun yang terletak di pusat kota Yogyakarta yang memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang dengan adanya bandara YIA di Kulonprogo. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode campuran yaitu menerapkan kombinasi dua analisis sekaligus (kualitatif dan kuantitatif). Metode campuran dapat diterapkan secara induktif (seperti dengan permunculan teori atau pola kualitatif) atau secara deduktif (seperti dengan pengujian atau verifikasi teori kuantitatif).Perencanaan dan Perancangan City Hotel di Kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta yang mengacu pada Arsitektur Bioklimatik menurut Kenneth Yeang meliputi 7 (tujuh) variabel yaitu: 1) Bentuk, dengan proporsi bangunan 1:3, 2) Orientasi, denah bangunan dihadapkan 5º ke arah timur laut, 3) Facad, memiliki kanopi (shading) dan balkon, 4) Material, dengan dinding beton sebagai penyimpan panas dan ruang transisi, 5) Ventilasi silang, bagian depan sebagai penangkap angin dilengkapi dengan wings wind wall dan membuat bukaan bukaan silang pada bidang bangunan, 6) Vegetasi, dengan menempatkan vegetasi pada kulit bangunan, dan 7) Core dan service, dengan menempatkan core pada sisi terpanas. Prinsip-prinsip perancangan bioklimatik yang diterapkan, diharapkan bisa membantu pengelola hotel dalam hal penghematan energi, terutama pencahayaan dan penghawaan, dalam upaya mewujudkan Green Hotel

    Legal certainty on the claimed land as a forest area in the neighborhood of the Batulapisi district of Gowa

    Get PDF
    This study examines the implications of land registration after the release of forest areas in the Batu Lapisi neighborhood in Malino Village, Tinggi Moncong District, Gowa Regency. The research conducted is empirical research. Empirical research examines law in action. Thus, the empirical world is das sein (what is the reality. Data analysis is descriptive by providing an overview of what should be done about these legal problems. The results show that the implementation of land registration which is claimed as a forest area in the Batu lapisi Dalam environment) Kelurahan Malino was implemented based on the recognition of old rights in the form of Ipeda evidence in 1976, then the National Agrarian Operations Project program in 1991 and finally the release of forest areas based on the Decree of the Minister of Environment and Forestry No. 362 / MENLHK / SETJEN / PLA.0/ 5 / 2019 with the method of land registration for the first time sporadically. Implications of land registration after area release is carried out under the authority of the Ministry of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia which issues land parcels based on the Spatial Review scheme of conservation forest areas by issuing them a Decree of the Minister of Environment and Forestry No.362/MENLHK/SETJEN/PLA.0/ 5/2019, then the minister determines the people who receive the Blue SK as the basis for registering land rights. After that, the Gowa Regency BPN carried out the administrative process of sporadic land registration based on the Blue Decree from the Minister of Environment and Forestry as well as evidence of physical control from the lurah or village head. If the land to be registered borders a forest area, a clarification or recommendation must be requested from the Regional 7 Makassar Forest Area Consolidation Center (BPKH).  Keywords: Legal Certainty, Rights, Land, Forests, Environmen

    641

    full texts

    678

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Widya Mataram University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇