EDUCARE - Journal of Primary Education (JPE)
Not a member yet
    92 research outputs found

    Pengembangan Bakat dan Minat Peserta Didik Di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Muna Kesilir Banyuwangi

    Full text link
    Each student has different potentials from one another, because each person is indeed born with a variety of different talents and has brought out his or her own nature, namely good nature that encourages tawhid and other natural qualities in the form of various innate potentials such as talents, intellectual abilities and others. The research approach used is a descriptive qualitative approach with the type of case study. The techniques used are interviews, observation, and documentation. While the validity of the data used triangulation of techniques and sources. The results of this study indicate: (1) Mina talents at MI Miftahul Muna through recruitment where students choose and register themselves to take part in the extracurricular program. Such as: drumband, dance, qiroat, scout, Pencak Silat, Chess, Volleyball, football, hadrah, singing, fashion, culinary, and calligraphy. (2) Interest talent planning, namely: Learning Implementation Plan, preparing experts who are competent in their fields as well as students recruited through extracurricular registration. Except for the drum band in this case bringing in experts from outside. (3) Implementation of talent and interest development at Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Muna Kesilir, which is carried out once a week every Friday unless the drumband is held on Fridays and Sundays and if you want to appear at certain events, you can adjust the trainer\u27s schedule or not. (4) Supervision is carried out directly at the time of the activity and some is carried out in an indirect way such as in this drumband activity because it brings in a trainer and is reported to the Madrasah Head. Keywords: Development; Talents and Interests; Students Setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain, karena setiap orang memang dilahirkan dengan berbagai bakat yang berbeda-beda dan telah membawa fitrahnya masing-masing, yaitu fitrah baik yang mendorong bertauhid maupun fitrah lainnya dalam bentuk berbagai potensi bawaan seperti bakat, kemampuan intelektual dan lain-lain. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus, Adapun tehnik yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi tehnik dan sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Pemetaan bakat mina di MI Miftahul Muna melalui perekrutan dengan peserta didik memilih dan mendaftarkan diri mengikuti program ekstrakurikuler. Seperti: drumband, tari, qiroat, pramuka, Pencak Silat, Catur, Bola Volly, Sepak Bola, hadrah, menyanyi, tata busana, tata boga, dan kaligrafi. (2) Perencanaan bakat minat, yaitu: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, menyiapkan tenaga ahlinya yang berkompeten dibidangnya serta peserta didik yang direkrut melalui pendaftaran ekstrakurikuler. Kecuali drum band dalam hal ini mendatangkan tenaga ahli dari luar. (3) Pelaksanaan pengembangan bakat dan minat di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Muna Kesilir yaitu dilaksanakan seminggu sekali setiap hari jum’at kecuali drumband dilaknakan hari Jum’at dan Minggu serta kondisional jika mau tampil pada event-event tertentu menyesuaikan jadwal pelatih bisa atau tidak. (4) Pengawasan dilakukan secara langsung pada saat kegiatan dan ada pula yang dilakukan dengan cara tidak langsung seperti yang dilakukan di kegiatan drumband ini karena mendatangkan pelatih dan dilaporkan ke Kepala Madrasah. Kata Kunci: Pengembangan; Bakat dan Minat; Peserta didi

    Re-Inforcement Pembelajaran PAI dalam Pembinaan Kesehatan Mental Siswa di SD Negeri Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso

    Full text link
    Pendidikan agama Islam sebagai upaya mengembangkan, mendorong serta membimbing peserta didik hidup lebih dinamis dengan berdasarkan nilai-nilai agama islam dan terbentuk pribadi peserta didik insane kamil. Rumusan dalam dalam peneltian ini: 1) Bagaimana peran PAI dalam pembinaan kesehatan mental siswa di SDN Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso? 2) Bagaimana peran PAI dalam pembinaan kesehatan pikiran/intelektual siswa di SDN Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso? Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif Milles, Huberman dan Saldana dengan tiga Langkah dalam proses analisis data yaitu: kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk memeriksa keabsahan data ini, menggunakan tehnik triangulasi yaitu triangulasi tehnik, triangulasi metode dan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan: (1) Peran PAI dalam pembinaan kesehatan mental siswa di SDN Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso yaitu: (a) Agama sebagai pembimbing dalam kehidupan peserta didik. (b) Agama sebagai penolong dalam menghadapi kesulitan untuk memecahakan masalah yang di alami siswa. (c) Agama sebagai penentram bathin. (2) Peran PAI dalam pembinaan kesehatan intelektual/kesehatan pikiran di SDN Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso yaitu: (a) Guru membimbing peserta didik secara akademis di dalam sekolah maupun di luar sekolah. (b) Kajian-kajian keagamaan oleh guru PAI sebelum atau sesudah mata pelajaran dimulai. (c) Membudayakan siswa untuh silaturrahim kerumah guru. (d) Bimbingan secara intelektual kepada dengan teori-teori keagamaan yang memadai, agar siswa tidak sekuler dalam berperilaku sehari-hari

    Implementasi Pendidikan Profetik Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar Al-Baitul Amien Jember

    Full text link
    This research was conducted at Al-Baitul Amien Elementary School Jember which aims to answer the problem 1) How is the concept of prophetic education in shaping the character of students in Al-Baitul Amien Elementary School Jember? 2) How is the implementation of prophetic education in shaping the character of students in Al-Baitul Amien Jember Elementary School? 3) How is the evaluation of prophetic education in shaping the character of students at Al-Baitul Amien Elementary School Jember? The method used in this research is qualitative research methods. The approach used is a descriptive qualitative approach. The results of this study indicate: (1) The concept of prophetic education in shaping the character of students at Al-Baitul Amien Elementary School Jember, namely: the formation of a distinctive curriculum based on the historical values ??of the mosque, religious habituation programs, and the commemoration of Islamic holidays. (2) Implementation of prophetic education in shaping the character of students in Al-Baitul Amien Jember Elementary School, namely: Dhuha Prayers, Dhuhr and Asr Prayers in Congregation, Asmaul Husna Habits, Tahfidz Qur\u27an, Juz 30 Hafalan Program, Tartil Qur\u27an, Tilawati Qur\u27an (Qiro\u27ah), Friday charity, Islamic Studies, Team of action / affection, Learning the Koran, PAI Subjects, Learning Arabic, Student Liaison and Achievement Books, Commemoration of Islamic Holidays, Sholawat and Hadrah, Nasyid, and Da\u27i Little. (3) Evacuation of prophetic education in shaping the character of students at Al-Baitul Amien Jember Elementary School, namely: a connecting book for reports on the implementation of student sunnah prayers, compulsory prayer services, student morals at home, and also letters from parents to teachers and vice versa. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Al-Baitul Amien Jember yang bertujuan untuk menjawab permasalahan, 1) Bagaimana konsep pendidikan profetik dalam membentuk karakter peserta didik di Sekolah Dasar Al-BaitulAmien Jember? 2) Bagaimana implementasi pendidikan profetik dalam membentuk karakter peserta didik di Sekolah Dasar Al-Baitul Amien Jember? 3) Bagaimana evaluasi pendidikan profetik dalam membentuk karakter peserta didik di Sekolah Dasar Al-Baitul Amien Jember? Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan keabsahan datanya menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Konsep pendidikan profetik dalam membentuk karakter peserta didik di Sekolah Dasar Al-Baitul Amien Jember yaitu: Kurikulum dibuat berdasarkan nilai historis masjid, program pembiasaan keagamaan, dan peringatan hari besar Islam. (2) Implementasi pendidikan profetik dalam membentuk karakter peserta didik di Sekolah Dasar Al-Baitul Amien Jember yaitu: melalui kegiatan Sholat Dhuha, Sholat Dhuhur dan Ashar berjamaah, Pembiasaan Asmaul Husna, Tahfidz Qur’an, Program Hafalan Juz 30, Tartil Qur’an, Tilawati Qur’an (Qiro’ah), Jum’at beramal, Kajian Islami, Tim penindak/ afeksi, Pembelajaran Al-Qur’an, Mata pelajaran PAI, Pembelajaran Bahasa Arab, Buku Penghubung dan Prestasi Siswa, Peringatan Hari Besar Islam, Sholawat dan Hadrah, Nasyid, dan Da’i Cilik. (3) Evaluasi pendidikan profetik dalam membentuk karakter peserta didik di Sekolah Dasar Al-Baitul Amien Jember yaitu: buku penghubung laporan mengenai pelaksanaan ibadah sholat sunnah siswa, ibadah sholat wajib, akhlak siswa dirumah, dan juga lembar surat dari orang tua kepada guru maupun sebaliknya

    Penanaman Karakter Pada Siswa Melalui Kegiatan Intrakurikuler dan Ekstrakurikuler Di Sekolah Dasar Terpadu Islam

    Full text link
    Character education is an effort to foster and shape student character according to school culture. The research objective was to describe the process of cultivating character in students through school intracurricular and extracurricular activities. The research method with qualitative, data collection with interview, observation, and documentation. The results showed (1) character planting through intracurricular activities with (a) strengthening learning, namely character building in accordance with the theme or material, and (b) spiritual paradigm by inserting Islamic values ??in the learning process. (2) character planting through extracurricular activities with (a) scouts, namely forming leadership characters, being independent, solving problems, and loving nature, (b) leadership, forming leadership characters, responsibility, and making decisions, (c) painting, forming detailed, focused, creative characters , (d) martial art, forming tough, skilled characters, (e) reciting recitation, forming religious, moral, orderly characters, (f) child preachers, forming brave characters, positive thinking, art of communication, influencing others. Pendidikan karakter merupakan upaya membina dan membentuk karakter siswa sesuai dengan budaya sekolah. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan proses penanaman karakter siswa melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler di sekolah. Metode penelitian dengan kualitatif, teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Penanaman karakter melalui kegiatan intrakurikuler dengan cara (a) Penguatan pembelajaran yaitu pembentukan karakter yang sesuai dengan tema atau materi, dan (b) paradigma spriritual dengan menyisipkan nilai keislaman dalam proses pembelajaran. (2) Penanaman karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler, (a) Pramuka yaitu membentuk karakter kepemimpinan, mandiri, memecahkan masalah, dan cinta alam, (b) Kepemimpinan, membentuk karakter kepemimpinan, tanggung jawab, dan membuat keputusan, (c) Melukis, membentuk karakter detail, fokus, kreatif, (d) Pencak silat, membentuk karakter tangguh, terampil, (e) Mengaji, membentuk karakter religious, akhlak, tertib, (f) Pendakwah cilik, membentuk karakter berani, berfikir positif, seni komunikasi, mempengaruhi orang lain

    Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Model Word Square Kelas 3 MIS NU 2 Pontianak

    Full text link
    PKN Subject is on one of lesson implemented on SD, SMP and SMA to apply student characters and to form the student to understand and love home land also understand global life. The research background of the low student achievement on study still using lecture method, giving assignments, answer and guestion on PKN subject. The purposes of this research: 1.how student achievement on PKN subject before using word sguare model. 2. How student achievement on PKN subject after using calassroom action rescarch with quantitative approach. The sample is the students of class III MIS NU 2 Pontianak.in order to get the data, researcher using observation shett, measurement technique and documentation study.The result concluded: 1.the student achievement before using word square model the average is 53 ( good category ) with KKM > 70 as 5 or 25% and students with KKM < 70 as 15 students or 75%. 2. The student achievement after using word square on cycle 1 is 68,5 ( Better category) with KKM 55%. On the other hands, cycle 11 is 82,5 (Great category ) with KKM 90%.   Mata pelajaran PKn salah satu pelajaran yang diterapkan mulai dari SD, SMP dan SMA dengan membekali karakter dan membentuk peserta didik cinta tanah air dan paham dalam kehidupan yang serba global. Rumusan penelitian ini; 1) Bagaimanan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan sebelum menggunakan model pembelajaran word square kelas 3 MIS NU 2 Pontianak. 2) Bagaimana hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan setelah menggunakan model pembelajaran word square kelas 3 MIS NU 2 Pontianak. Metode dan jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III MIS NU 2 Pontianak. Untuk mendapatkan data peneliti menggunakan lembar observasi, teknik pengukuran dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) Hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran PKn sebelum menggunakan model pembelajaran Word Square diperoleh nilai rata-rata sebesar 53 (kategori cukup) dengan siswa yang tuntas mencapai nilai KKM ? 70 sebanyak 5 atau 25% dan siswa yang tidak tuntas dengan nilai KKM ? 70 sebanyak 15 siswa atau 75%. 2) Hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran PKn setelah menggunakan model pembelajaran Word Square pada siklus I sebesar 68,5 (kategori baik) dan siswa yang mencapai KKM sebesar 55%. Sedangkan pada siklus II sebesar 82,5 (kategori sangat baik) dan siswa yang mencapai KKM sebesar 90. &nbsp

    Pembelajaran Edutainment Dalam Penanaman Karakter Cinta Tanah Air Pada Anak Usia Dini di Sekolah Dasar

    Full text link
    Konsep edutainment mencoba memadukan antara pendidikan dan hiburan, yang didalam konsep edutainment tersebut terdapat beberapa pendekatan yang lebih kita kenal sebagai SAVI (Somatik, Auditori, Visual dan Intelektual). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian Library research, yaitu jenis penelitian yang dilakukan dan difokuskan pada penelaahan, pengkajian dan pembahasan literature-literatur, baik klasik maupun modern. Literature berbahsa arab, inggris, Indonesia dan sebagainya yang ada kaitannya dengan persoalan ini. Penelitian ini bersifat analisis deskriptif. Sumber data penelitian ini yaitu: Sumber primer dari pemikiran Beby De Poter. Sumber skunder meliputi: buku, artikel atau esai yang membahas konsep edutainment, dan buku yang berkenaan dengan konsep psikologi belajar anak, serta buku pendidikan karakter, terutama karakter cinta tanah air. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Pembelajaran Edutainment Dalam Penanaman Karakter Cinta Tanah Air Bagi Anak Usia Dini Di Sekolah Dasar, yaitu: menumbuhkan karakter cinta tanah air, memunculkan emosi minat anak seperti rasa senang dan gembira dalam pembelajaran, guru dalam menyampaikan pembelajaran di kelas harus menunjukkan sikap kepedulian terhadap peserta didik. (2) Proses Penanaman Karakter Cinta Tanah Air Bagi Anak Usia Dini Di Sekolah Dasar, yaitu:  proses pembelajaran interaksi antara siswa dan guru terbangun suasana menyenangkan, fleksibiltas guru dalam menyampaikan materi menyesuaikan dengan emosi peserta didik, hubungan keakraban dan persahabatan sebagaimana teman sendiri, dan guru memberikan kebabasan berexspresi kepada perserta didik pada saat proses pembelajaran

    Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Kelas IV B Tema Kayanya Negeriku Melalui Strategi Pembelajaran Jeopardy Review

    Full text link
    This study aims to improve the ability to think critically in class IV SDN 1 Sukamulya in science subjects through the application of learning strategies jeopardy review. This type of research is a quantitative study using the method research Quasy Experimental Design and the design used is pretest-poststest design. The population in this study were students of class IV (A, B, dan C) SDN 1 Sukamulya Academic year 2019/2020. Totaling 85 students, while the samples in this study were group IVB as the experimental class and class IVC as the control class. The sample was taken using cluster random sampling technique. In this study, the data collection tools used were test, observation, and dokumentation. The instrumen test used was critical thinking essay questions. Hypothesis testing using statistical analysis Independent Sample t-Test. Based on the result of the study obtained the average value of the experimental class 83,00 while the average value of the control class was 76,28. Results hypothesis testing using the analysis of Independent Sample t-Test with a significance level 5% (0,05), i,e. 0,000 < 0,05 so that H0 is rijected and Ha is accepted, so it can be drawn conclusion that there is an influence of the jeopardy review learning strategy on critical thinking skills of grade IV students on material wealth of energy sources in Indonesia at SDN 1 Sukamulya Academic Year 2019/2020.   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis kelas IV SDN 1 Sukamulya pada materi IPA dalam tema kayanya negeriku dengan cara menggunakan strategi pembelajaran jeopardy review pada saat proses pembelajjaran berlangsung. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian Quasy Eksperimental Group Design dan menggunakan desain penelitian yakni Pretest-Posttest Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas IV (A, B, dan C) SDN 1 Sukamulya Tahun Pelajaran 2019/2020 yang prserta didiknya secara keseluruhan berjumlah 85 peserta didik, sampel pada penelitian ini yakni kela IV B sebagai kelas penelitian dan kelas IV C berperan sebagai kelas kontrol. Sampel ini diambil dengan menggunakan cara cluster random sampling. Pada penelitian ini instrumen yang digunakan yaitu observasi, dan test, serta dokumentasi. Instrument test yang digunakan yakni soal dalam bentuk essay untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis data statistik Independent Sample t-Test. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 83,00 sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 76,28. Hasil uji hipotesis menggunakan analisis Independent Sample t-Test dengan menggunakan taraf signifikasi 0,05 (5%), yaitu 0,000 < 0,05 sehingga hasilnya H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh strategi pembelajaran jeopardy review terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IVB pada materi IPA tema kayanya negeriku di SDN 1 Sukamulya Tahun Pelajaran 2019/2020

    Faktor-Faktor Kesulitan Belajar Matematika Siswa Madrasah Ibtidaiyah Da’watul Falah Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi

    Full text link
    Salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa adalah matematika. Sehingga pelajaran ini kurang diminati siswa. Permasalahan inilah yang menyebabkan banyak siswa mengalami kesulitan belajar matematika. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Kesulitan Belajar Matematika Siswa MI Da’watul Falah Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi Tahun Pelajaran 2018/2019? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan belajar matematika siswa MI Da’watul Falah Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model analisis Miles, Huberman dan Saldana yaitu data Condensation, data Display, serta Conclusion drawing/verivication. Adapun pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika siswa disebabkan salahnya mindset yang dibangun dari awal oleh siswa, sehingga mereka kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan di kelas. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal

    Keterampilan Menulis Karangan Persuasi Siswa Dalam Pembelajaran Think Talk Write dengan Media Poster

    Full text link
    Writing is a complex skill and is difficult for students to master well. This study aims to determine the effect of the application of Think Talk Write learning models with poster media on the writing skills of persuasion essay from fifth grade elementary school students. This type of research is a quasi-experimental design with a pre-test post-test control group. The sample in this study was VA and V class students of SDN Rambigundam 01 Jember. Collecting data in this study using interviews, tests, and documentation. The data analysis technique of student learning outcomes uses t-test. Based on the results of the t-test on the learning outcomes of students\u27 persuasive essay writing skills, it is known that the value of tcount> ttable, (2.208> 2.0180), so it can be concluded that the hypothesis is accepted that the Think Talk Write learning model through poster media influences the writing skills of persuasion writing in the fifth grade students of SDN Rambigundam Jember 1. The results of the pretest and posttest activities also showed that the increase in the value of writing skills written by students in the experimental class was higher than the increase experienced by the control class. Difference in the increase in the average value experienced by the experimental class and control class by 3,7.   Menulis merupakan salah satu keterampilan yang kompleks dan sulit dikuasai siswa dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Think Talk Writedengan media poster terhadap keterampilan menulis karangan persuasi siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desainpre-test post-test control group. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA dan V B SDN Rambigundam 01 Jember. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisisdata hasil belajar siswa menggunakan uji t-test. Berdasarkan hasil uji-t terhadap hasil belajar keterampilan menulis karangan persuasif siswa, diketahui bahwa nilai thitung>ttabel, (2,208>2,0180), sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima yaitu model pembelajaran Think Talk Write melalui media poster berpengaruh terhadap keterampilan menulis karangan persuasi pada siswa kelas V SDN Rambigundam 01 Jember. Hasil kegiatan pretest dan posttest juga menunjukan bahwa peningkatan nilai keterampilan menulis karangan siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dari pada peningkatan yang dialami kelas kontrol. Selisih peningkatan rata-rata nilai yang dialami kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 3,7. &nbsp

    Penggunaan Tehnologi Pendidikan Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Bagi Siswa Tingkat SD/MI Pada Masa Pandemi Covid-19

    Full text link
    Technology is very important in this day and age. There are so many fields that use technology, one of which is in the field of education. Even though Indonesia is still in a situation of the Covid-19 pandemic, education must remain number one by maximizing technology, especially in the field of communication. In this study discussed the role of technology during the distance learning process, especially for students at the SD / MI level. The formulation of the problems in this study are (1) How is the distance learning process using educational technology media for SD / MI students during the Covid-19 pandemic?; (2) What are the problems that occur in the distance learning process using educational technology media for SD / MI students during the Covid-19 pandemic?; (3) What is the solution to problems in the distance learning process by using educational technology media for SD / MI students during the Covid-19 pandemic? While the method used to answer the formulation of the problem is qualitative research with an analytic description approach, interviews and literature study, the focus of which is the role of technology and educational media for students at the SD / MI level during the Covid-19 pandemic. The results showed that the distance learning process was carried out using Zoom Cloud Meeting media, WhatsApp group and Google Classroom. The problem that occurs during the distance learning process is usually a signal problem that is not good and sometimes students feel bored when doing online learning so they are playing, lying down, and eating snacks. The solution that the teacher takes to overcome this problem is to provide weekend projects on Saturdays and Sundays. Tehnologi merupakan hal yang sangat penting di masa sekarang ini. Banyak sekali bidang yang memanfaatkan teknologi, salah satunya di bidang pendidikan. Meskipun Indonesia masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, namun pendidikan harus tetap di nomor satukan dengan memaksimalkan teknologi khususnya bidang komunikasi. Di dalam penelitian ini dibahas mengenai peran teknologi selama proses pembelajaran jarak jauh terutama bagi peserta didik pada tingkat SD/ MI. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana proses pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan media teknologi pendidikan bagi Siswa SD/MI di Masa pandemi Covid-19?; (2) Apa saja permasalah-permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan media teknologi pendidikan bagi Siswa SD/MI di Masa pandemi Covid-19?; (3) Bagaimana solusi permasalahan dalam proses pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan media teknologi pendidikan bagi Siswa SD/MI di Masa pandemi Covid-19? Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian Kualitatif dengan pendekatan deskripsi analitik, wawancara dan studi literatur kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) proses pembelajaran jarak jauh dilakukan dengan menggunakan media Zoom Cloud Meeting, Whatsapp grup dan Google Classroom. (2) Permasalahan yang terjadi pada saat proses pembelajaran jarak jauh adalah adanya kendala sinyal yang kurang bagus dan terkadang siswa merasa bosan ketika sedang melakukan pembelajaran daring sehingga mereka sambil bermain, tiduran, dan memakan cemilan. (3) Solusi yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberi weekend project di hari Sabtu dan Ahad

    92

    full texts

    92

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EDUCARE - Journal of Primary Education (JPE)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇