EDUCARE - Journal of Primary Education (JPE)
Not a member yet
    92 research outputs found

    Pengembangan Karakter Mandiri Melalui Pembelajaran Tematik pada Kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Jember

    Full text link
    Fungsi pendidikan adalah untuk mengembangkan karakter peserta didik. Oleh karenanya, guru dituntut agar dapat mengembangkan karakter melalui proses pembelajaran diantaranya melalui pembelajaran tematik. Salah satu sikap yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran tematik adalah karakter mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan karakter mandiri melalui pembelajaran tematik pada kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: 1) perencanaan pembelajaran tematik dalam pengembangan karakter mandiri di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Jember diwujudkan dalam RPP yang disusun secara sitematis dan berbasis karakter dengan memasukkan karakter mandiri pada komponen kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, kegiatan pembelajaran, dan penilaian; 2) pelaksanaan pengembangan karakter mandiri pada pembelajaran tematik dilakukan melalui kegiatan pembelajaran mulai dari kegiatan pendahuluan, inti dan penutup. Namun kegiatan inti lebih dimaksimalkan dengan menggunakan model learning by doing dengan melakukan lima aktivitas belajar yaitu menanya, mengamati, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan; dan 3) faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan karakter mandiri yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat

    Penilaian Autentik Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Darussalam 01 Bagon Puger Jember

    Full text link
    Penilaian autentik ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan guru serta menggambarkantugas-tugas riil bagi siswa untuk menghasilkan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Focus penelitian ini (1) bagaimana penilaian kompetensi sikap pada pembelajaran tematik di MI Darussalam 01 Bagon Puger Jember? (2) bagaimana penilaian kompetensi pengetahuan pada pembelajaran tematik di MI Darussalam 01Bagon Puger Jember?, (3) bagaimana penilaian kompetensi keterampilan pada pembelajaran tematik di MI Darussalam 01 Bagon Puger Jember? Hasil dari penelitian ini menunjukkan: (a) penilaian kompetensi sikap meliputi sikap jujur dan disiplin, dimana mudah didalam teori, namun sulit untuk menerapkannya. Tergantung dari guru favorit masing-masing, proses pembelajaran tergantung pada materi pelajarannya, dan juga berkaitan dengan nilai atau norma. (b) Penilaian kompetensi pengetahuan, meliputi: tes tulis, tes lisan, dan penugasan, baik penugasan terstruktur dan tidak terstruktur. (c) Penilaian kompetensi keterampilan meliputi: penilaian kinerja, penilaian proyek, dan penilaian portofolio

    Internalisasi Nilai-Nilai Nasionalisme dalam Pembelajaran PPKN di Madrasah Ibtidaiyah Maarif Condro Jember

    Full text link
    Nilai-nilai Nasionalisme yang diterapkan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Maarif Condro Jember seringkali terkesan dikesampingkan. Hal ini dilihat dari kurangnya kesadaran peserta didik terhadap nilai moral dan Nasionalisme, seperti tidak mentaati peraturan sekolah, tidak menghargai teman, membolos, tidak mampu menghafal sila pancasila serta lagu Indonesia raya. Masih dijumpai peserta didik berperilaku dan bersikap belum baik atau masih rendah terhadap nilai-nilai nasionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Strategi internalisasi nilai nasionalisme pada pembelajaran PPKN di Madrasah Ibtidaiyah Maarif Condro Jember. 2) Penerapan nilai karakter nasionalisme yang dilakukan pada pembelajaran PPKN di Madrasah Ibtidaiyah Maarif Condro Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Strategi internalisasi nilai-nilai nasionalisme dalam pembelajaran PPKN ini adalah mamasukkan nilai-nilai nasionalisme dalam pembelajaran PPKN melalui pendekatan-pendekatan yang mampu diterima oleh peserta didik agar peserta didik bisa menjadi warga negara yang baik dan bisa memberikan kontribusi dalam memajukan bangsanya dimasa depan. 2) Penerapan nilai karakter nasionalisme dalam pembelajaran PPKN melalui mediator keteladanan guru dan kegiatan praktik langsung melalui pengalaman belajar seperti model pembelajaran, metode pembelajaran, bahan ajar, dan evaluasi pembelajaran. Perilaku berkarakter nasionalis yang diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah oleh siswa yaitu disiplin, cinta tanah air, semangat kebangsaan, cinta damai, peduli lingkungan, menghargai prestasi, dan toleransi

    Etnomatematika Pada Candi Selogending Di Desa Kandangan Sebagai Sumber Belajar Matematika Kelas IV Sekolah Dasar

    Full text link
    Innovations to enrich mathematics learning resources can be expressed in the form of culture-based or ethnomatematic learning. The purpose of this study was to analyze the ethnomatematic content of Selogending Temple in Kandangan as mathematics teaching material for grade 4 elementary school students. This type of research uses qualitative research. Sources of research data are Selogending Temple and resource persons related to the Selogending Temple site. This study uses data collection methods in the form of observation, interviews, and documentation. Qualitative data analysis techniques used are reduction and data exposure, and drawing conclusions. Based on the results of the study, it can be concluded that there are mathematical elements in Selogending Temple including plane geometry, spatial geometry and reflection. The Selogending Temple building which has ethnomatic content is the Entrance Gate, Mbah Tejo Kusumo Petilasan, Mbah Pukulun Petilasan, Patrapan Hall, shrine, Padma, Wadung Prabu, Linggasiwa, and Mbah Raden Selogending Petilasan. Inovasi untuk memperkaya sumber belajar matematika dapat dituangkan dalam bentuk pembelajaran berbasis kebudayaan atau etnomatematika. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis muatan etnomatematika pada Candi Selogending di Kandangan, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur sebagai bahan ajar matematika kelas 4 SD. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian adalah Candi Selogending dan narasumber terkait situs Candi Selogending. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif yang digunakan yaitu reduksi dan pemaparan data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat unsur matematika pada Candi Selogending meliputi bangun geometri bidang, geometri ruang dan pencerminan. Bangunan Candi Selogending memiliki yang memiliki muatan etnomatematika adalah Gapura Pintu Masuk, Petilasan Mbah Tejo Kusumo, Petilasan Mbah Pukulun, Balai Patrapan, tempat pemujaan, Padma, Wadung Prabu, Linggasiwa, dan Petilasan Mbah Raden Selogending

    Pengembangan Program Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Budaya Keagamaan di SDN Bletok Bungatan Situbondo

    Full text link
    Pengembangan budaya keagamaan di sekolah merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh sekolah dengan mendesain program pendidikan agama islam yang mengarah pada pengembangan budaya keagamaan. Fokus penelitian ini adalah Bagaimana perencanaan pengembangan program pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan budaya keagamaan di SDN Bletok Bungatan Situbondo? Bagaimana pelaksanaan pengembangan program pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan budaya keagamaan di SDN Bletok Bungatan Situbondo? dan Bagaimana pengawasan pengembangan program pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan budaya keagamaan di SDN Bletok Bungatan Situbondo? Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analisis, jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif dan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: 1) Perencanaan pengembangan program pembelajaran pendidikan agama islam dalam meningkatkan budaya keagamaan di SDN Bletok Bungatan Situbondo, yaitu: penyusunan buku pintar, Penugasan anggota membuat rancangan kegiatan, nilai-nilai karakter prioritas utama, rencana strategis pendekatan botton up, perencanaan pengembangan budaya keagamaan oleh tim agama. 2) Pelaksanaan pengembangan program pembelajaran pendidikan agama islam dalam meningkatkan budaya keagamaan di SDN Bletok Bungatan Situbondo, yaitu: Roling tanggung jawab job deskription pengembangan budaya, Quality Insurence (Jaminan Mutu) pembiasaan keagamaan, Model uswah guru, pelaksanaan Budaya keagamaan. 3) Pengawasan pengembangan program pembelajaran pendidikan agama islam dalam meningkatkan budaya keagamaan di SDN Bletok Bungatan Situbondo, yaitu: pengawasan internal kinerja anggota dan eksternal melalui pengguna layanan siswa dan orang tua, evaluasi supervisor sekolah terhadap kinerja anggota, anak berkepribadian sesuai dengan nilai-nilai agama, monitoring oleh komponen sekolah dan tim agama, monitoring siswa, monitoring tingkah laku dan pembiasaan siswa, penetapan capaian dari Quality Insurence

    Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KAHASRI Kota Probolinggo Tahun Pelajaran 2018/2019

    Full text link
    Madrasah Ibtidaiyah KAHASRI merupakan lembaga yang ditunjuk oleh Kementerian Agama RI untuk melaksanakan Kurikulum 2013 atau yang disebut K13 baik pada pembelajaran tematik maupun pembelajaran agama sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 3525 tahun 2017 tentang Penetapan Pelaksanaan Kurikulum 2013. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka fokus penelitian adalah: 1) Bagaimana perencanaan pembelajaran kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KAHASRI Kota Probolinggo Tahun Pelajaran 2018/2019? 2) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KAHASRI Kota Probolinggo Tahun Pelajaran 2018/2019?, 3) Bagaimana evaluasi pembelajaran  kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KAHASRI Kota Probolinggo Tahun Pelajaran 2018/2019? Hasil penelitiannya adalah: 1) Perencanaan pembelajaran K13, guru di Madrasah Ibtidaiyah KAHASRI Kota Probolinggo membuat perangkat pembelajaran berupa Kalender Pendidikan, RPE, Prota, Promes, Silabus, dan RPP. Dalam pembuatan perangkat pembelajaran ada guru yang membuat perangkat pembelajaran secara individu dan ada yang dengan bersama KKG (Kelompok Kerja Guru). (2) Pelaksanaan pembelajaran K13 di Madrasah Ibtidaiyah KAHASRI Kota Probolinggo memiliki 3 kegiatan yaitu, kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Pada kegiatan pendahuluan diawali dengan memberikan apersepsi, memberikan stimulus/motivasi, menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran. Pada kegiatan inti guru telah melakukan kegiatan saintifik yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi/mengumpulkan, dan mengkomunikasikan. Pada kegiatan penutup dilakukan dengan membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari, merefleksikan materi yang diajarkan, dan memberikan tindak lanjut berupa penugasan. (3) Evaluasi pembelajaran K13 di Madrasah Ibtidaiyah KAHASRI Kota Probolinggo menggunakan model penilaian autentik yang meliputi 3 aspek yaitu: aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan

    Pengembangan Kecerdasan Kinestetik Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Tari Tradisional di Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Al-Islah Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi

    Full text link
    oai:ojs2.jie.iain-jember.ac.id:article/2Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Al-Islah Muncar Banyuwangi adalah sekolah swasta yang pada bulan Januari 2018 mulai menerapkan kegiatan ekstrakurikuler tari tradisional dengan alasan untuk mengembangkan salah satu potensi yang dimiliki peserta didik yaitu kecerdasan kinestetik. Fokus penelitian  ini, yaitu: 1) Bagaimana pengembangan kecerdasan kinestetik peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler unsur wiraga tari tradisional di Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Al-Islah Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi tahun pelajaran 2018/2019? 2) Bagaimana pengembangan kecerdasan kinestetik peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler unsur wirama tari tradisional di Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Al-Islah Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi tahun pelajaran 2018/2019? 3) Bagaimana pengembangan kecerdasan kinestetik peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler unsur wirasa tari tradisional di Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Al-Islah Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi tahun pelajaran 2018/2019? Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Meliputi, dengan pengenalan gerak dasar tari, pembiasaan senam pemanasan, latihan gerakan-gerakan tari tradisional dan perkembangannya dapat menguasai bagian-bagian tubuh ketika menari. 2)Meliputi, mengatur cepat lambatnya gerakan menggunakan hitungan dan perasaan, mengatur antara pergantian gerakan disaat musik yang tepat dengan menggunakan  hitungan, mengatur keselarasan antara pukulan musik dengan gerakan-gerakan agar terdengar lebih mantap dengan menggunakan hitungan dan perasaan, dan perkembangannya dapat menyeimbangkan gerakan tari dengan alunan musik. 3) Dengan pembiasaan senam senyum selama beberapa menit agar terbiasa berkspresi tersenyum ketika menari, dan perkembangannya dapat terbiasa berekspresi tersenyum ketika menari. &nbsp

    Muatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Teks Bacaan Pada Buku Siswa Kelas IV Tema Indahnya Kebersamaan

    Full text link
    Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif-kualitatif. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan muatan nilai-nilai karakter yang terdapat pada buku siswa kelas IV Tema Indahnya Kebersamaan. Sumber data penelitian adalah buku siswa kelas IV Tema Indahnya Kebersamaan. Data penelitian berupa nilai-nilai karakter yang terdapat pada buku siswa yaitu nilai sopan, nilai santun, nilai religius, nilai nasionalisme, nilai mandiri, nilai gotong royong, dan nilai integritas. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, jumlah nilai karakter yang ditemukan sebanyak 84. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari semua tema yang terdiri dari tiga subtema yaitu keberagaman budaya bangsaku, kebersamaan dalam keberagaman dan bersyukur atas keberagaman. Adapun rincian jumlah setiap karakter yaitu: (1) sopan 2; (2) santun 4; (3) religius 22; (4) nasionalisme 26; (5) mandiri 10; (6) gotong royong 19; dan (7) integritas 1. Berdasarkan hasil analisis muatan nilai-nilai karakter pada buku siswa kelas IV tema Indahnya Kebersamaan dapat disimpulkan bahwa buku siswa tema Indahnya Kebersamaan kelas IV SD/MI memuat 7 nilai karakter. &nbsp

    Implementasi Metode Role Playing Pada Pembelajaran Tematik di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum Sukorambi Jember Tahun Pelajaran 2018/2019

    Full text link
    Kegiatan belajar mengajar siswa disekolah yang berpusat pada guru mengakibatkan siswa hanya menerima mata pelajaran secara pasif pembelajaran yang seperti ini mengakibatkan siswa kurang berminat dalam mengikuti pembelajaran tematik,proses pembelajaran yaitukurang maksimal pelaksanaan proses pembelajaran yang diterapkan sehingga peserta didik kurang menarik dengan pembelajaran dan metode yang sebelumnya, Sehingga berpengaruh kepada pemahaman siswa. Berdasarkan latar belakang Fokus dalam penelitian ini adalah 1)Bagaimana Perencanaan metode Rol Playing pada pembelajaran tematik di Madrasah IbidaiyahDarul Ulum Sukorambi Jember  tahun pelajaran 2018/2019? 2)Bagaimana Pelaksanaanmetode Rol Playing pada pembelajaran tematik di Madrasah Ibidaiyah Darul Ulum Sukorambi  Jember tahun pelajaran 2018/2019? 3) Bagaimna evalusai Metode Role Playingpada pembelajaran tematik di Madrasah Ibidaiyah Darul Ulum Sukorambi Jember tahun pelajaran 2018/2019? Hasil dari penelitian ini adalah: Perencanaan metode Role Playing pada pembelajaran tematik di kelas IV yaitu: dengan menyusun Program tahunan, program semester, silabus dan RPP(Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dan dikembangkan dalam RPP dengan menggunakan metode Role Playing sehingga setiap siswa dapat memahami materi yang telah dipelajarinya

    Implementasi Strategi Cooperative Learning Tipe Jigsaw dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Kelas V MIN Bangka Belitung Pontianak

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan yang terjadi pada MIN Bangka Belitung Pontianak seperti guru kurang melibatkan siswa dalam materi pembelajaran, guru cenderung menyampaikan materi dengan menggunakan metode ceramah tanpa adanya variasi sehingga menyebabkan kejenuhan dalam belajar, guru kurang memahami dalam tentang memilih dan menentukan strategi cooperative learning tife jigsawyang tepat sehingga berdampak pada terciptanya proses pembelajara yang lebih baik. Penelitian bertujuan untukmengetahui: perencanaan, langkah-langkah, dan evaluasi dalam pembelajaran Materi Aqidah dengan Strategi Cooperative Tipe Jigsaw dalam pembelajaran Akidah Akhlak Materi Sikap  pada guru di Kelas V MIN Bangka Belitung Pontianak Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Perencanaan Strategi Cooperative Learning Tipe Jigsawdalam Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Materi Akhlak Tercela di Kelas V MIN Bangka Belitung Pontianak dengan lebih baik dan siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran; langkah-langkah strategi cooperative learning tipe jigsaw dalam materi sikap siswa di sekolahdi kelas V MIN dibagi menjadi 5 kelompok, setiap kelompok diksih materi pembelajaran, dan siswa mendiskusikan dengan materi tersebut; Pelaksanaan evaluasi proses dan hasil kegiatan pembelajaran yang menggunakan langkah strategi cooperative learning tipe jigsaw dalam materi sikap siswa di sekolahdi kelas V MIN Negeri Bangka Belitung Pontianak adalah menggunakan tes tertulis dan tes lisan juga mengunakan penilain proses dari observasi siswa saat proses pembelajaran atau setelah mata kuliah selesai

    92

    full texts

    92

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EDUCARE - Journal of Primary Education (JPE)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇