EDUCARE - Journal of Primary Education (JPE)
Not a member yet
    92 research outputs found

    The Religion-Based Fun School Model Perspective of Peter L. Berger: (Studies at MIN 2 and SDK Sang Timur Sumenep)

    Full text link
    This paper describes the externalization, objectivity, and internalization of schools of elementary fun school. This Islamic Elementary School (MIN 2) represents the Islamic schools, and the Christian Elementary School (SDK) Sang Timur Sumenep school represents Christian schools. This study used a case study to collect observational data, interviews, and documentation; the results of the research findings were analyzed using The Social Reality Construction of Peter L Berger\u27s theory. The conclusion from the discussion above is the form of externalization carried out in the two schools above regarding a positive school culture. In contrast, in terms of objectivity, it can be seen from the excellent running in terms of Organizational Structure and Work Procedures (SOTK) there is clarity of discipline for both teachers and students. In terms of internalization, the moral and personality aspects of students are more excellent than the two schools. Fokus tulisan ini untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi sekolah menyenangkan di sekolah MIN 2 Sumenep yang merupakan sekolah representasi agama Islam, dan sekolah SDK Sang Timur Sumenep, yang merupakan representasi sekolah Kristen. Penelitian ini menggunakan studi kasus, dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi, hasil temuan penelitian dianalisa menggunakan teori Konstruksi Realias Sosial Peter L Berger. Kesimpulan dari pembahasan di atas, bahwa bentuk eksternalisasi yang dilakukan pada kedua sekolah di atas, dalam hal kultur sekolah yang positif, sedangkan dalam hal objektivasi terlihat dari berjalannya dengan baik dalam hal Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), adanya kejelasan tata tertib baik bagi guru maupun siswa. Dalam hal internalisasi, aspek moral dan aspek kepribadian siswa sangat baik yang dimiliki oleh kedua sekolah tersebut

    Learning Management of Physical Education for Sports and Health During the Covid-19 Pandemic in MIN 2 Palangka Raya City

    Full text link
    This study aims to determine the process of implementing PJOK learning in limited face-to-face learning during the Covid-19 pandemic in class V MIN 2 Palangka Raya City. This type of research is qualitative with case studies. Data collection techniques by observation and interviews. Meanwhile, data analysis uses descriptive data analysis. The results of this study show that:1) planning for sports and health physical education learning during the Covid-19 pandemic in MIN 2 Palangka Raya City: Teachers plan the PJOK class V learning program, develop the Annual Program, carry out Semester Program activities, carry out learning plans in the learning syllabus, distribute effective weeks.2) Implementation of Sports and Health Physical Education learning in MIN 2 Palangka Raya City, namely: development of the Annual Program into the Learning Implementation Plan, carrying out Semester Program activities, implementation of learning plans in the learning syllabus, online teaching, and learning process activities teachers explain teaching materials, apply learning methods. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan pembelajaran PJOK pada PTM terbatas pada masa pandemi covid-19 di kelas V MIN 2 Kota Palangka Raya. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan studi kasus. Tehnik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Sedangkan analisis data menggunakan analisis data deskriptif. Hasil penelitian ini menungjukkan, bahwa: 1) perencanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan masa pandemi Covid-19 Di MIN 2 Kota Palangka Raya: Guru merencanakan program pembelajaran PJOK kelas V, pengembangan Program Tahunan, melaksanakan kegiatan-kegiatan Program Semester, melaksanakan rencana pembelajaran dalam silabus pembelajaran, pendistrisbusian minggu efektif. 2) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di MIN 2 Kota Palangka Raya, yaitu: pengembangan Program Tahunan ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, melaksanakan kegiatan-kegiatan Program Semester, melaksanakan rencana pembelajaran dalam silabus pembelajaran, dalam kegiatan proses belajar mengajar secara daring guru menjelaskan materi ajar, menerapkan metode pembelajaran

    Crafting Excellence: A Strategic Marketing Analysis of Segmentation, Targeting, and Positioning in Jember\u27s Islamic Primary Schools

    Full text link
    People now increasingly understand the importance of school quality for the future of their generation. As a result, schools with certain advantages become the leading choice, while schools that do not stand out are increasingly abandoned. In response to this phenomenon, school administrators, including Islamic educational institutions in various regions, are trying to show their superiority over other schools. The aim is to meet the community\u27s needs, hopes, and desires and become the first choice for users of its services. This research uses a qualitative approach with a multisite case study method at Al-Furqan Primary School (SD Al-Furqan) Jember, utilizing in-depth interview techniques, participant observation, and document study. Data analysis was carried out simultaneously using data reduction techniques, data presentation, and concluding and tested through credibility, transferability, and confirmability. The research results show that SD Al-Furqan uses market segmentation by considering socio-economic phenomena, religious attitudes, affiliation with Islamic organizations, and community educational orientation. The target market set is upper-middle-class Muslims who want a balance between learning the Koran, Islamic religious education, and academic achievement. By offering a comprehensive education program, SD Al-Furqan strives to meet holistic educational needs and attract the interest of people who prioritize quality education. Masyarakat kini semakin memahami pentingnya kualitas sekolah untuk masa depan generasi mereka. Sebagai hasilnya, sekolah-sekolah dengan keunggulan tertentu menjadi pilihan utama, sedangkan sekolah yang tidak menonjol semakin ditinggalkan. Menyikapi fenomena ini, pengelola sekolah, termasuk lembaga pendidikan Islam di berbagai daerah, berupaya menunjukkan keunggulan mereka dibandingkan sekolah-sekolah lain. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan, harapan, dan keinginan masyarakat, serta menjadi pilihan utama bagi para pengguna jasanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus multisitus di SD Al-Furqan Jember, memanfaatkan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara simultan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, serta diuji melalui kredibilitas, transferabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Al-Furqan melakukan segmentasi pasar dengan mempertimbangkan fenomena sosial-ekonomi, sikap keagamaan, afiliasi organisasi keislaman, dan orientasi pendidikan masyarakat. Target pasar yang ditetapkan adalah masyarakat muslim kelas menengah-atas yang menginginkan keseimbangan antara pembelajaran Al-Qur’an, pendidikan agama Islam, dan prestasi akademik. Dengan menawarkan program pendidikan komprehensif, SD Al-Furqan berupaya memenuhi kebutuhan pendidikan holistik dan menarik minat masyarakat yang mengutamakan kualitas pendidikan

    Application of Realia Media in Improving Student Learning Outcomes at Madrasah Ibtidaiyah

    Full text link
    Using realia media in learning activities will provide an interesting learning experience for students so that they are more active in participating in learning. This discussion aims to describe and analyze the application of realia media in improving student learning outcomes at MIMA 35 Nurul Ulum Jember. The research approach uses qualitative and case study research types. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Analysis of the data used in this study using the Miles and Huberman model consisting of data condensation, data presentation, and concluding. The validity of the data was tested by using triangulation of sources and techniques. The results of this study indicate (1) Realia media planning in improving student learning outcomes at MIMA 35 Nurul Ulum Jember, namely: Identifying the needs and characteristics of students, formulating learning objectives, summarizing material, writing instructional media scripts, conducting tests and revisions. (2) The implementation of realia media in improving student learning outcomes at MIMA 35 Nurul Ulum Jember, namely: the teacher learns the instructions for using the media, and all equipment must be in a state of readiness so as not to be disturbed by technical matters, and keep students steady. conducive for learning activities to take place. (3) Evaluation of realia media in improving student learning outcomes at MIMA 35 Nurul Ulum Jember, namely: learning media according to KD and indicators, learning media according to the estimated time and assignments in the Buena book, learning media can attract students\u27 attention, media learning is in accordance with the times/updated, thematic assessment criteria are spiritual, social, knowledge, and skillful. Penggunaan media realia dalam kegiatan pembelajaran akan memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi peserta didik sehingga lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran. Pembahasan ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis tentang Penerapan media realia dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di MIMA 35 Nurul Ulum Jember. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Perencanaan media realia dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di MIMA 35 Nurul Ulum Jember, yaitu: Mengidentifikasi kebutuhan dan karakteristik peserta didik, merumuskan tujuan pembelajaran, membuat rangkuman materi, menulis naskah media pembelajaran, mengadakan tes dan revisi. (2) Pelaksanaan media realia dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di MIMA 35 Nurul Ulum Jember, yaitu: guru mempelajari petunjuk penggunaan media, seluruh peralatan harus dalam keadaan siap agar tidak terganggu oleh hal-hal yang bersifat teknis, dan menjaga agar peserta didik tetap kondusif selama kegitan pembelajaran berlangsung. (3) Evaluasi media realia dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di MIMA 35 Nurul Ulum Jember, yaitu: media pembelajaran sesuai dengan KD dan indikator, media pembelajaran sesuai dengan estimasi waktu dan tugas dalam buku Bupena, media pembelajaran dapat menarik perhatian peserta didik, media pembelajaran sudah sesuai dengan perkembangan zaman / terupdate, kriteria penilaian Tematik yakni spiritual, sosial, pengetahuan, dan keterampilan

    Design of Religious-Based Extracurricular Activities in Shaping the Religious Character of Students in Madrasah Ibtidaiyah

    Full text link
    Religious-based extracurricular activities are extracurricular activities that contain Islamic activities as the development of Islamic educational materials carried out outside school hours. This study aims to analyze the design of religious-based extra-curricular activities in shaping the religious character of students in Madrasah ibtidaiyah institutions. This study uses a qualitative approach. While the type of research using field research (field research). Data collection techniques using observation techniques, interviews, and documentation. While the data analysis using qualitative analysis model Miles and Huberman and Saldana models consisting of data condensation, data presentation and conclusion. While the validity of the data using triangulated sources and triangulation techniques. The results of this study showed that: 1) the application of religious-based extracurricular activities in shaping the religious character of students in MI Miftahul Huda, namely: a) Diba\u27iyah Activities, B) Tahlil activities, and c) Shalawat Al-Banjari. 2) factors supporting religious-based extracurricular activities in shaping the religious character of students in MI Miftahul Huda, namely: a) self-motivation of students, B) enthusiastic students follow the activities, c) participation of parents, and d) support from extracurricular coaches. 3) factors inhibiting religious-based extracurricular activities in shaping the religious character of students in MI Miftahul Huda, namely: a) lack of understanding of parents, b) students are easily affected, c) limited supervision of the school. Kegiatan ekstrakurikuler berbasis keagamaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang memuat kegiatan-kegiatan islami sebagai pengembangan materi pendidikan islam yang dilaksanakan diluar jam sekolah. Kajian ini bertujuan untuk mengalisis tentang desain kegiatan ekstra kurikuler berbasis keagamaan dalam mebentuk karakter religius peserta didik di lembaga madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitian menggunakan field research (penelitian lapangan). Tehnik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model analisis kualitatif model Miles dan Huberman dan Saldana yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan keabsahan data menggunakan teriangulasi sumber dan triangulasi tehnik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Penerapan kegiatan ekstrakurikuler berbasis keagamaan dalam membentuk karakter religius peserta didik di MI Miftahul Huda yaitu: a) Kegiatan Diba’iyah, b) Kegiatan Tahlil, dan c) Shalawat Al-Banjari. 2) Faktor pendukung kegiatan ektrakurikuler berbasis keagamaan dalam membentuk karakter religius peserta didik di MI Miftahul Huda, yaitu: a) motivasi diri peserta didik, b) antusias peserta didik mengikuti kegiatan, c) partisipasi orang tua, dan d) dukungan dari pembina ekstrakurikuler. 3) Faktor penghambat kegiatan ektrakurikuler berbasis keagamaan dalam membentuk karakter religius peserta didik di MI Miftahul Huda, yaitu: a) Minimnya pemahaman orang tua, b) Peserta didik mudah terpengaruh, c) Terbatasnya pengawasan dari pihak sekolah

    Application of Cooperative Learning Type of Student Team Achievement Divisions in Fiqh Subjects at MIMA 42 Wuluhan

    Full text link
    Learning is a process of interaction that occurs between teachers and students. The learning process requires a way or method so that interaction occurs reciprocally and can achieve the desired learning goals. This research uses a descriptive qualitative approach, and the type of research is a case study. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. While the data analysis with an interactive analysis model (interactive analysis)—the validity of this research data uses the triangulation technique. The results of this study indicate (1) Planning for STAD Type Cooperative Learning Methods in Fiqh Subjects at MIMA 42 Wuluhan, namely: The teacher makes a Learning Implementation Plan (RPP), makes observation sheets and score assessment sheets, choose learning media, makes materials and questions. group and individual assignments, and designing study groups. (2) Implementation of STAD Type Cooperative Learning Method in Fiqh Subjects at MIMA 42 Wuluhan: Initial activity: the teacher explains the material that will be given to students. The core activities are: The teacher explains the method to be used, divides students into several groups, plays videos as material, asks students to observe pictures/videos of people, and discusses the material in the video. And all groups present the results of their discussions. Closing activities, namely: providing reinforcement to the material presented by students, the teacher and students reciting prayers, and the teacher planning follow-up learning. (3) Evaluation of STAD Type Cooperative Learning Method in Class Fiqh Subjects at MIMA 42 Wuluhan Jember, namely: Evaluation of observation and performance (demonstration) on group performance. Meanwhile, individual evaluation is in the form of homework (PR). Pembelajaran adalah proses interaksi yang terjadi antara guru dan peserta didik. Dimana dalam proses pembelajaran membutuhkan cara atau metode agar supaya interakasi terjadi secara timbal balik dan bisa mencapai tujuan pembelajaran yang dinginkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian studi kasus. Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dengan model analisis interaktif (interactive analysis). Keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Perencanaan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pada Mata Pelajaran Fiqih Di MIMA 42 Wuluhan, yaitu: Guru membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), mebuat lembar observasi dan lembar penilaian skor, memilih media pembelajaran, membuat materi dan soal tugas kelompok dan individu, dan mendesain kelompok belajar. (2) Pelaksanaan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pada Mata Pelajaran Fiqih Di MIMA 42 Wuluhan, yaitu: Kegiatan awal: guru menjelaskan materi yang akan di berikan kepada peserta didik. Kegiatan inti yaitu: Guru menjelaskan metode yang akan digunakan, membagi peserta didik dalam beberapa kelompok, memutar video sebagai bahan materi, menyuruh peserta didik untuk mengamati gambar/video orang, siswa mendiskusikan materi yang ada di video. dan semua kelompok memaparkan hasil diskusinya. Kegiatan penutup, yaitu: memberikan penguatan terhadap materi yang disampak oleh sisiwa, Guru bersama peserta didik melafalkan doa dan Guru merencanakan tindak lanjut pembelajaran. (3) Evaluasi Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pada Mata Pelajaran Fiqih Kelas Di MIMA 42 Wuluhan Jember, yaitu: Evaluasi observasi dan unjuk kerja (demonstrasi) terhadap kinerja kelompok. Sedangkan Evaluasi individu berupa pekerjaan rumah (PR)

    The Development of Bahasa Indonesia Thematic Teaching Materials Integrated with Islamic Values Based on Flipbook Maker at Madrasah Ibtidaiyah Nurus Syakur Ledokombo Jember

    Full text link
    Developing teaching materials that are integrated with Islamic values is a necessity. Therefore, one of the tasks of educators is to instill values. The integration of Islamic values can be applied to various learning, including Bahasa Indonesia learning that can be packaged in the form of Flipbook Maker-based digital teaching materials. This study aims: (1) to describe the validity and attractiveness of Bahasa Indonesia teaching materials integrated into Islamic values-based Flipbook Maker, (2) to determine the effectiveness of Indonesian teaching materials integrated into Islamic values-based Flipbook Maker. The method used is research and development of the Borg and Gall model with the following steps: (1) problem identification, (2) Information Collection, (3) Product Design, (4) design validation, (5) design improvement, (6) product testing, (7) product Revision (8) usage testing (9) Product Improvement (10) dissemination and implementation. The results of the expert validation test showed an average level of validity of 91.3%, with details of material validation of 90%, language validation of 96%, and design validation of 88%. Thus teaching materials are an excellent criterion. At the same time, the response of interest in teaching materials from educators is 88.6%, and 93.3% of learners with excellent standards. Posttest results showed that the average learning outcome of Group A was 76.18 while Group B was 64.71. The difference in learning outcomes between Group A and Group B was 11.47. At the same time, the analysis showed the value of GIS. (2-tailed) is 0.000 < 0.05 and t count > t table (5.607 > 2.120). Thus Bahasa Indonesia teaching materials integrated Islamic values based Flipbook Maker effective to use. Mengembangkan bahan ajar yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman merupakan sebuah keniscayaan. Sebab, salah satu tugas pendidik adalah menanamkan nilai-nilai. Integrasi nilai-nilai keislaman dapat diterapkan ke dalam berbagai pembelajaran, termasuk pembelajaran Bahasa Indonesia yang dapat dikemas dalam bentuk bahan ajar digital berbasis Flipbook Maker. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan validitas dan kemenarikan bahan ajar Bahasa Indonesia terintegrasi nilai-nilai keislaman berbasis Flipbook Maker, (2) mengetahui efektifitas bahan ajar Bahasa Indonesia terintegrasi nilai-nilai keislaman berbasis Flipbook Maker. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan model Borg and Gall dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) identifikasi masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) perbaikan desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk (8) Uji coba pemakaian (9) penyempurnaan produk (10) deseminasi dan implementasi. Hasil uji validasi ahli menunjukkan tingkat rata-rata validitas 91,3% dengan rincian validasi materi 90%, validasi bahasa 96%, dan validasi desain 88%. Dengan demikian bahan ajar berada pada kriteria sangat baik. Sementara respons kemenarikan bahan ajar dari pendidik 88,6% dan peserta didik 93,3% dengan kriteria sangat baik. Hasil posttest menunjukkan rata-rata hasil belajar kelompok A sebesar 76,18 sedangkan kelompok B sebesar 64,71. Selisih perbedaan hasil belajar antara Kelompok A dan Kelompok B adalah 11,47. Sedangkan hasil analisis menunjukkan bahwa nilai sig.(2-tailed) adalah 0,000 < 0,05 dan t hitung > t tabel (5,607 > 2,120). Dengan demikian bahan ajar Bahasa Indonesia terintegrasi nilai-nilai keislaman berbasis Flipbook Maker efektif untuk digunakan

    Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Nilai-Nilai Keislaman Kelas VI Madrasah Ibtidaiyah

    Full text link
    Development of thematic teaching materials based on Islamic values, especially those related to the contents of the verses of the Alqur\u27an and / or hadith as the basis of all science. In the available books, there are no thematic teaching materials that are integrated with the Al-Quran and Hadith, as well as Islamic values ??that are able to implement the core competencies of the 2013 curriculum, namely the competence of spiritual attitudes in thematic learning. The formulation of this research is: (1) producing thematic teaching materials based on Islamic values ??theme 7 (Leadership) class 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Jember. (2) to determine the effectiveness of thematic teaching materials based on Islamic values ??in learning. This study uses a research and development research type, the Borg and Gall model which is divided into 10 steps, namely: (1) research and data collection (2) planning, (3) product draft development, (4) initial field trials, ( 5) revising the results of trials, (6) field trials, (7) improving products from field tests, (8) conducting field trials, (9) improving product results, and (10) disseminating and implementing. The testing technique was carried out by comparing the pre-test and post-test values. The data was calculated using the t-test and processed using the SPSS application to determine the effectiveness of teaching materials. The results of this study indicate: the validation test produces an average of 88.79% with the criteria that the book is very suitable for use in learning. In terms of attractiveness, this book is very interesting to use for students, this is based on the results of the questionnaire data given to students with an average of 88.24% with very attractive qualifications. Meanwhile, from the results of the pre-test and post-test based on the t count which shows that it is greater than the t table, it means that the book is effective for use in learning. Keywords: Teaching Materials; Thematic Learning; Islamic Value Pengembangan bahan ajar tematik berbasis nilai keislaman, terutama yang terkait dengan isi ayat Alqur\u27an dan/atau hadits sebagai dasar dari semua sains. Dalam buku yang telah tersedia tidak ada bahan ajar tematik yang terintegrasi dengan Al-Quran, dan Hadits, serta nilai-nilai Islam yang mampu mengimplementasikan kompetensi inti dari kurikulum 2013 yaitu kompetensi sikap spiritual dalam pembelajaran tematik. Perumusan penelitian ini yaitu: (1) menghasilkan bahan ajar tematik berbasis nilai keislaman tema 7 (Kepemimpinan) kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Jember. (2) mengetahui efektifitas bahan ajar tematik berbasis nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan Research and Development, model Borg and Gall yang terbagi menjadi 10 langkah, yaitu: (1) penelitian dan pengumpulan data (2) perencanaan, (3) pengembangan draf produk, (4) uji coba lapangan awal, (5) merevisi hasil uji coba, (6) uji coba lapangan, (7) penyempurnaan produk hasil uji lapangan, (8) uji pelaksanaan lapangan, (9) penyempurnaan produk hasil, dan (10) diseminasi dan implementasi. Teknik uji coba dilakukan dengan membandingkan nilai pre-test dan post-test. Data dihitung dengan uji-t dan diolah menggunakan aplikasi SPSS untuk mengetahui efektifitas bahan ajar. Hasil penelitian ini menunjukkan: uji validasi tersebut rata-rata menghasilkan 88,79 % dengan kriteria bahwa buku tersebut sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Dari segi kemenarikan, buku ini sangat menarik untuk digunakan pada siswa, hal ini berdasarkan dari hasil data angket yang diberikan kepada siswa dengan rata-rata 88,24% dengan kualifikasi sangat menarik. Sedangkan dari hasil pre-test dan pos-test berdasarkan uji t hitung yang menunjukan lebih besar dari t tabel, berarti buku tersebut efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: Bahan Ajar; Pembelajaran Tematik; Nilai Keislama

    Implementasi Program Tahfidzul Al-Qur’an Jilid 5 Bagi Peserta Didik Di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 02 Ambulu Jember

    Full text link
    The purpose of this study is to describe the planning, implementation and evaluation of the tahfidzul Al-Qur\u27an program for students volume 5 at MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember. This study uses a qualitative approach and the technique of determining data sources using purposive sampling. Collecting data through observation, interviews and documentaries. Data analysis, descriptive qualitative with data reduction steps, data presentation, conclusion drawing/verification. To check the validity of the data using triangulation of sources and techniques. The results of the research show: (1) Planning the tahfidzul Al-Qur\u27an program for students volume 5 at MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember, namely: determining the goal of memorizing 2 letters Al-Insyiqaq and Al-Muthoffifin, instilling a love of the Qur\u27an since early, Content of material, determine method, Determination of media, Determination of evaluation. (2) The implementation of the tahfidzul Al-Qur\u27an program for students volume 5 at MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember, namely: students memorizing letters Al-Insyiqaq and Al-Muthoffifin, reading letters according to makhraj and tajwid, Submission of material by teachers, using tilawati method by listening, imitating, reading together and repeatedly, using Juz \u27Amma, Al-Qur\u27an and murottal media. (3) Evaluation of the tahfidzul Al-Qur\u27an program for students volume 5 at MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember, namely: evaluation of objectives, evaluation of material based on the target of memorizing letters Al-Insyiqaq and Al-Muthoffifin and not experiencing difficulties, evaluation of methods, formative evaluation at the end of each lesson and letter increase. Keywords: Tahfidzul Al-Qur\u27an; Student; Madrasah Ibtidaiyah Tujuan penelitian ini mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program tahfidzul Al-Qur’an peserta didik jilid 5 di MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan tehnik penentuan sumber data menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumenter. Analisis data, kualitatif deskriptif dengan langkah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Untuk mengecek keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan tehnik. Hasil penelitiannya menunjukkan: (1) Perencanaan program tahfidzul Al-Qur’an untuk peserta didik jilid 5 di MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember yaitu: penentuan tujuan hafalan 2 surat Al-Insyiqaq dan Al-Muthoffifin, menanamkan cinta Al-Qur’an sejak dini, Isi materi, menentukan metode, Penentuan media, Penentuan evaluasi. (2) Pelaksanaan program tahfidzul Al-Qur’an untuk peserta didik jilid 5 di MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember yaitu: peserta didik menghafal surat Al-Insyiqaq dan Al-Muthoffifin, membaca surat sesuai makhraj dan tajwid, Penyampaian materi oleh guru, menggunakan metode tilawati dengan mendengarkan, menirukan, membaca bersama-sama dan berulang-ulang, Penggunaan media Juz ‘Amma, Al-Qur’an dan murottal. (3) Evaluasi program tahfidzul Al-Qur’an untuk peserta didik jilid 5 di MI Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember yaitu: evaluasi tujuan, evaluasi materi berdasarkan target menghafal surat Al-Insyiqaq dan Al-Muthoffifin dan tidak mengalami kesulitan, evaluasi metode, evaluasi formatif setiap akhir pembelajaran dan kenaikan surat. Kata Kunci: Tahfidzul Al-Qur’an; Peserta Didik; Madrasah Ibtidaiya

    Pengaruh Numbered Head Together (NHT) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Motivasi Belajar IPS Peserta Didik Kelas II Di SD Anak Saleh

    Full text link
    The learning process in the new normal is currently still undergoing a process of adaptation. Where the learning is still limited face-to-face and some others are brave. Process adaptation. This learning requires an NHT learning technique that makes it easier for class II students to understand the concept of social studies learning in the natural and artificial environment as a whole and is able to increase their motivation in learning. The research method uses a quantitative design using a non-equivalent control group design. The variables of this study consisted of independent variables and dependent variables. The population of this study were all second grade students at Anak Saleh Elementary School, while the samples were second grade students who carried out the bold learning process and second grade students who carried out offline learning processes. The data collection used in this study included interviews, questionnaires and observations. The data analysis technique is validity test and reliability test. Analysis of the data used through data coding, data transfer to a computer using prerequisite tests and hypothesis testing. The results of the research show: 1) the level of understanding of the social studies concept of class II students who study with the Numbered Head Together (NHT) learning technique is better than conventional learning techniques of 0.429 (results from the t-test) and 2) the level of motivation to learn social studies of class students II with Numbered Head Together (NHT) learning technique of 0.733 is better than conventional learning which is only 0.704. Surely this is greater than rtable = 0.361.  Keywords: NHT; Concept Understanding; Motivation to Learn Proses pembelajaran di masa new normal saat ini masih mengalami proses adaptasi. Dimana pembelajarannya masih dengan tatap muka terbatas dan sebagian lainnya daring. Adaptasi proses peralihan pembelajaran inilah dibutuhkan sebuah tekhnik pembelajaran NHT yang mempermudah peserta didik kelas II dalam memahami konsep belajar IPS dalam materi lingkungan alam dan buatan secara utuh dan mampu meningkatkan motivasinya dalam belajar. Metode penelitian menggunakan kuantitatif menggunakan desain non equeivalen control grup design. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II di SD Anak Saleh, sedangkan sampelnya adalah peserta didik kelas II yang melakukan proses pembelajaran daring dan kelas II yang melakukan proses pembelajaran luring. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, angket dan observasi. Tehnik analisis data uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data yang digunakan melalui pengkodean data, pemindahan data ke komputer menggunakan uji prasyarat analisis dan uji hipotesis. Hasil penelitiannya penelitian ini menunjukkan: 1) tingkat pemahaman konsep IPS peserta didik kelas II yang belajar dengan tekhnik pembelajaran Numbered Head Together (NHT) lebih baik daripada tekhnik pembelajaran konvensional sebesar 0,429 (hasil dari uji-t) dan 2) tingkat motivasi belajar IPS peserta didik kelas II dengan tekhnik pembelajaran Numbered Head Together (NHT) sebesar 0,733 lebih baik daripada tekhnik pembelajaran konvensional yang hanya sebesar 0,704. Tentunya hal ini lebih besar daripada r tabel = 0,361. Kata Kunci: NHT; Pemahaman Konsep; Motivasi Belaja

    92

    full texts

    92

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EDUCARE - Journal of Primary Education (JPE)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇