STIE Widya Gama Lumajang
Not a member yet
839 research outputs found
Sort by
Identifikasi Sumber Stres Tenaga Pengajar dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Dosen di STIE Widya Gama Lumajang
This study aims to identify the sources of stress that affect the performance faculty lecturer at STIE Widya Gama Lumajang and to obtain empirical evidence on the effect of the source of significant stress teaching staff partially and simultaneously on the performance of STIE Widya Gama Lecturer in Lumajang. The results of this study are expected to contribute to the management and Lecturers STIE Widya Gama Lumajang. This study measured the stress source faculty comprised of tasks, roles, conflicts between departments, remuneration and recognition, occupation or profession and measure its effect on the performance of Lecturer. The study population was Lecturer in STIE Widya Gama Lumajang, and taken a sample of 30 lecturers from the Department of Management and Accounting. Data were analyzed using multiple linear regression analysis. Hypothesis testing is done partially and simultaneously. The results showed that in partial assignments, conflicts between departments, remuneration and recognition, occupation or profession. While the role tidka variables affect the performance of lecturers. Simultaneously source of stress lecturer significant effect on performance. The coefficient of determination (R square) of 0.418 or 41.8% mean stress variables faculty able to explain its influence to change the performance variables and
the remaining 58.2% is explained by other variables. Further research is expected to contribute in the development of management science studies, especially human resource management in a college environment, so it can be a reference for similar research and advanced research.
Keywords : Lecturer Stress, Performanc
ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA DI LUMAJANG ( Studi Kasus Yayasan Sosial Chang Hwa )
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan yayasan, data yang di olah adalah data laporan keuangan tahun 2014 sampai dengan tahun 2015. Metode pengolahan data dengan menggunakan analisis rasio yang terdiri dari rasio kinerja fiskal, rasio efisiensi aktivitas non program, rasio dukungan publik, rasio kinerja investasi, rasio efisiensi program. Metode penelitian yang digunakan adalah metode desktiptif, yaitu penelitian yang berusaha mengumpulkan dan menyajikan data dari yayasan untuk dianalisis sehingga memberikan gambaran yang cukup jelas atas objek yang diteliti.
Karena rasio keuangan merupakan salah satu alat dalam mengevaluasi kondisi keuangan dan kinerja organisasi, maka diharapkan melalui analisis laporan keuangan dapat dijadikan pertimbangan dalam mengambil keputusan terutama mengenai kondisi keuangan dimasa yang akan datang. Disamping itu hasil analisis laporan keuangan dapat menggambarkan kinerja keuangan organisasi yang sebenarnya.
Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa Rasio Kinerja Fiskal mengalami gelombang naik turun, Rasio Efisiensi Aktivitas Non Program mengalami penurunan, Rasio Dukungan Publik mengalami kenaikan, Rasio Kinerja Investasi mengalami kenaikan, Rasio Efisiensi Program mengalami kenaikan tetapi kenaika tersebut dapat dikatan konstan atau tetap, karena nilai kenaikan tersebut dinilai keci
ANALISIS PENGENDALIAN PIUTANG GUNA MENINGKATKAN RENTABILITAS PADA PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA ( PKP – RI ) LUMAJANG
Seperti yang kita ketahui bersama salah satu usaha yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan cara mengembangkan potensi ekonomi suatu rakyat serta mewujudkan kehidupan demokrasi ekonomi yang mempuyai ciri-ciri demokrasi, kebersamaan, kekeluargaan dan keterbukaan. Pada masa perkembangan ekonomi yang berjalan demikian cepat, pertumbuhan koperasi selama ini belum menampakkan perannya sebagai mana dimaksud dalam UUD 1945, haruslah diperkuat dan dikembangkan keberadaan koperasi dalam rangka menumbuhkan demokrasi ekonomi sebagai salah satu landasan bagi tercapainya masyarakat yang berkeadilan sosial.
Pada mulanya laporan keuangan bagi perusahaan hanyalah sebagai alat penguji dari pekerjaan pembukuan tetapi untuk selanjutnya laporan keuangan tidak hanya sebagai alat penguji saja, tetap juga dasar untuk menentukkan atau menilai posisi keuangan dalam perusahaan, dimana dengan analisis tersebut dapat berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan laporan keuangan guna untuk pengambilan keputusan.
Piutang usaha suatu perusahaan pada umumnya merupakan bagian terbesar dari aktiva lancar, serta bagian terbesar dari total aktiva perusahaan. Pengendalian piutang perusahaan adalah suatu rencana organisasi dan metode bisnis yang digunakan untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi, menjaga asset, memberikan informasi yang akurat mendorong untuk mematuhi kebijakan manajemen yang telah ditetapkan. Rentabilitas adalah suatu perusahaan menunjukan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut.
PKP-RI mengalami suatu kondisi keuangan kian tahun kian meningkat dalam perolehan laba, sedangkan jika dilihat dari rata-rata piutangnya bahwa di tahun 2010 meningkat dan di tahun 2011 menurun begitu terus setiap tahunnya jadi piutangnya tidak stabil. Dengan kondisi seperti diatas memungkinkan perusahaan melakukan pengelolahan keuangan secara kurang efekti
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) PADA UD. SADAR JAYA KARANGSARI – LUMAJANG
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem pengendalian persediaan bahan baku yang diterapkan oleh UD. Sadar Jaya Lumajang, efisiensi pengendalian persediaan bahan baku yang diperoleh, analisis Economic Order Quantity (EOQ) pada UD. Sadar Jaya Lumajang, dan sejauhmana metode Economic Order Quantity (EOQ) dapat mengefisienkan biaya pengendalian persediaan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode Economic Order Quantily (EOQ) jumlah pesanan yang ekonomis adalah 1 1,585 kg pada tahun 2012, 12.787,5 kg pada tahun 2013 dan 13.578,3 kg, dengan frekuensi pemesanan sebanyak 2 kali/tahun. Titik pemesanan kembali dilakukan pada saat persediaan bahan baku kedelai sebesar 639,8 kg pada tahun 2012, 608,7 kg pada tahun 2013, dan 541,1 kg pada tahun 2014. Persediaan pengaman untuk persediaan bahan baku kedelai adalah sebesar 337 kg pada tahun 2012, 302 pada tahun 2013 dan sebesar 229 kg pada tahun 2014. Total biaya persediaan dengan menggunakan perhitungan perusahaan sebesar Rp I .642.960 pada tahun 2012, Rp 2.143.150 pada tahun 2013, dan pada pada tahun 2014 sebesar Rp 2.642.750, sedangkan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) perusahaan hanya mengeluarkan total biaya persediaan sebesar Rp 287.242 pada tahun 2012, Rp 359.697,5 pada tahun 2013 dan Rp 434.647,4 pada tahun 2014. Dengan menggunakan metode EOQ perusahaan dapat menghemat total biaya persediaan sebesar Rp 1.548.282 pada tahun 2012, Rp 2.022.547 pada tahun 2013 dan Rp 2.499.897 pada tahun 201
PENGARUH UPAH, UMUR, DAN MASA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA UD. BAHANA MANDIRI - LUMAJANG
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mencari hubungan assosiatif yang bersifat causal atau penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih dan bersifat sebab akibat. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan bukti adanya pengaruh upah, umur dan masa kerja terhadap produtivitas tenaga kerja di UD. Bahana Mandiridi Lumajang baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini melakukan pengujian terhadap hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh upah terhadap produktivitas tenaga kerja, terdapat pengaruh umur terhadap produktivitas tenaga kerja, terdapat pengaruh masa kerja terhadap produktivitas tenaga kerja, dan terdapat pengarus upah, umur, dan masa kerja secara simultan terhadap produktivitas tenaga kerja UD. Bahana Mandiri lumajang.
Hasil penelitian terhadap 30 responden dengan menggunakan analisis regresi linier berganda adalah terdapat pengaruh upah terhadap produktivitas tenaga kerja, terdapat pengaruh umur terhadap produktivitas tenaga kerja, terdapat pengaruh masa kerja terhadap produktivitas tenaga kerja, dan terdapat pengarus upah, umur, dan masa kerja secara simultan terhadap produktivitas tenaga kerja UD. Bahana Mandiri lumajang.
Fungsi regresi linier sederhana yang dihasilkan adalah Y = -0,108 + 0,080 X1 + 0,003 X2 - 0,005 X3Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 100% produktivitas tenaga kerja dapat dijelaskan oleh variabel upah, umur dan masa kerja.
Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti upah, umur, dan masa kerja sebagai faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja, sedangkan variabel lain yang dapat mempengaruhi produktivitas tenaga kerja diharapkan dapat diteliti oleh peneliti selanjutnya pada periode dan tempat yang berbed
ANALISIS PENERIMAAN RETRIBUSI PELAYANAN PASAR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN LUMAJANG
Kontribusi Penerimaan Retribusi Pelayanan Pasar digunakan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi Penerimaan Retribusi Pelayanan Pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.
Retribusi Pelayanan Pasar merupakan salah satu Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi potensi yang cukup besar di Kabupaten Lumajang. Sehingga Retribusi Pelayanan Pasar bisa menjadi kontribusi yang membantu Pendapatan Asli Daerah untuk pembangunan daerah. Besarnya potensi ini berdasarkan banyaknya pasar yang ada di Lumajang, sehingga diharapkan Penerimaan Retribusi Pelayanan Pasar dapat meningkat setiap tahunnya dan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Lumajang.
Penerimaan Retribusi Pelayanan Pasar pada tahun 2010-2011 setiap tahunnya mengalami peningkatan akan tetapi kontribusi Retribusi Pelayanan Pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Lumajang menurun setiap tahunnya, hal ini terbukti dari penelitian yang telah dilakukan dimana pada tahun 2010 Kontribusi Penerimaan Retribusi Pelayanan Pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah kabupaten Lumajang sebesar 3,79% sedangkan pada tahun 2011 sebesar 3,65% untuk tahun 2012-2013 dari 3,39% menjadi 3,32% pada tahun 2014 ini penurunannya begitu signifikan dimana penurunannya yaitu sebesar 1,15% menjadi 2,17
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG (Study Kasus Laporan Arus Kas Pemerintah Kabupaten Lumajang Tahun 2009-2013)
Seperti halnya oganisasi sektor privat (perusahaan), Pemerintah Daerah sebagai organisasi sektor publik setiap akhir tahun juga menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) meliputi Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Neraca, Laporan Arus Kas (LAK) dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaporan arus kas di kabupaten Lumajang pada tahun 2009-2013.
Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Objek penelitian yang digunakan laporan keuangan pemerintah kabupaten lumajang pada tahun 2009-2013. Data yang diperoleh menggunakan teknik dokumentansi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2009 sampai tahun 2013 analisis arus kas dari aktivitas investasi aset non keuangan bersaldo negatif hal ini menunjukkan adanya pengeluaran kas untuk belanja modal yang lebih besar dibandingkan penerimaan kas dari penjualan aset tetap.
Analaisis arus kas dari aktivitas pembiayaan pada tahun 2013 arus kas dari aktivitas pembiayaan yang bersaldo positif menunjukkan bahwa pada tahun tersebut pemerintah daerah telah menggunakan instrumen pembiayaan penerimaan daerah yang lebih besar dibandingkan dengan pengeluaran pembiayaan.
Arus kas bersih dari aktivitas non anggaran pada tahun 2009 sampai 2011 bersaldo negatif hal ini mengindikasikan bahwa pada tahun tersebut terdapat ketidak patuhan pemerintah paturan undang-undang. Sedangkan pada tahun 2012-2013 jauh lebih baik, hal ini mengindikasi seluruh kewajiban pemerintah daerah yang berkaitan dengan pihak ketiga telah dilaksanakan dengan baik.
Hasil analisa data arus kas bebas menunjukkan bahwa tahun 2009 sampai 2013 bersalso positif. Kondisi tersebut mengindikasikan Pemerintah Kabupaten Lumajang kinerja keuangannya cukup bagus
SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMASUKAN DAN PENGELUARAN KAS DI LEMBAGA PENDIDIKAN MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) LUMAJANG
Implementation of accounting systems in a firm can optimize operational costs is issued and can streamline workforce owned. One of the accounting system used by the company is the system of cash receipts and disbursements. The system handles the acceptance and cash expenditures that occur routinely in a company. The provision of cash receipts and payments on the company is important, since cash is an asset that is easily changed in comparison to other assets, so cash is a payment instrument that is free and always ready for use. Judging from its properties, cash is the most-current assets and nearly every transaction with outsiders always affecting cash. Cash is an important component in the smooth course of the company's operations. Due to the nature of liquid cash, the cash flow is irregular him in an activity so in need of internal control of cash by separating the functions of storage, execution and recording of her. It also held strict control over the functions of cash receipts and disbursements. Because without its internal control will easily happen that are not in want or embezzlement of cash. To create a good internal control, management must clearly assign responsibilities and each person has the responsibility for the task assigned to him. If the formulation of responsibility is not clear and there is a fault, then it is difficult to find out who is responsible for these errors. Good internal control on cash requires adequate procedures to protect cash outlay. In designing such procedures should be considered three basic principles of internal control
To keep an eye on cash receipts and payments, then all the cash receipts and disbursements must be made by check premises, except for a small amount of expenditure which it is possible to use cash, that is through petty cash. If the authority to sign checks delegated to a designated employee, the employee is not allowed to record cash transactions. This is to prevent fraud in the cash outlay that does not appear in the accounting records. The procedures used to monitor cash may vary from one company to another company. It depends on various factors, such as company size, number of employees, sources of cash and as hi
PENGARUH PEMBERIAN KREDIT TERHADAP PENDAPATAN ANGGOTA PADA KOPERASI ARTHA INDRA ABADI LUMAJANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetah apakah ada pengaruh antara kredit yang diberikan Koperasi Artha Indra Abadi Kabupaten Lumajang.
Penelitian ini melakukan mengujian terhadap hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh antara pemberian kredit terhadap peningkatan pendapatan anggota pada Koperasi Artha Indra Abadi Kabupaten Lumajang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode statistik regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penelitian ini menunjukkan hasil analisis deskriptif yang menunjukkan bahwa kondisi penelitian responden terhadap variabel penelitian ini secara umum sudah baik. Hal ini dapat ditunjukkan dari banyaknya tanggapan kesetujuan yang tinggi dari responden terhadap kondisi dari variabel penelitian. Dari hasil tersebut selanjutnya diperoleh bahwa variabel pemberian kredit memiliki pengaruh yang signifikan dengan koefisien sebesar 0,990 terhadap pendapatan anggota di Koperasi Artha Indra Abadi Lumajang dengan taraf kesalahan 5%. Pemberian kredit memang berpengaruh terhadap kesejahteraan sosial para anggotanya. Hal itu terlihat bahwa sebelum pemberian kredit oleh Koperasi Artha Indra Abadi Lumajang, memang pendapatan anggota lebih sedikit yaitu rata-rata perbulan Rp.600.000 – Rp.800.000. Namun setelah mendapatkan pemberian kredit dari Koperasi Artha Indra Abadi Lumajang tersebut, pendapatan anggota meningkat menjadi Rp.1.000.000 – Rp.1.100.000 rata-rata perbulan.
Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti pengaruh pemberian kredit terhadap pendapatan anggota. Sedangkan variabel lain yang mempengaruhi pendapatan diharapkan dapat diteliti oleh peneliti selanjutny