Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
Not a member yet
    2322 research outputs found

    ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI DENGAN METODE REESE & WRIGHT (1977) DAN SKEMPTON (1966)

    No full text
    Bridge has a structural load from above which is supported by the foundation. The foundation has an important role to holding the load from the superstructure. Therefore, planning the foundation, the bearing capacity must be taken into account so the foundation should withstand the load. In the Bengkulu – Taba Penanjung toll access road construction project, bored piles are used. To determine the bearing capacity of the foundation, NSPT soil data is needed for analysis needs. Based on the results of the bearing capacity analysis, the value of 382 tons with the Reese & Wright method and 349 tons with the Skempton method at a depth of 14 m was obtained. With a 7 x 2 pile configuration, an average efficiency value of 85% is obtained. With this efficiency value, the group pile bearing capacity is 4538,22 tons (Reese & Wright) and 4147,47 tons (Skempton). With the group's pile bearing capacity, the pile is considered capable of withstanding the axial load of the superstructure of 2391.21 tons. The amount of immediate settlement that occurs in a single pile is 13.72 mm using the Vesic method (1977). This reduction is safe where the settlement limit is 65 mm according to Skempton and Mc Donald. Because the dominant soil is clay, the value of the decrease in primary consolidation that occurs is 5 mm. Thus, the drill pile foundation with a length of 14 meters and a total of 14 piles with a configuration of 7 x 2 piles can be said to be feasible and can withstand the axial load transmitted to the drill pile foundation.Jembatan memiliki beban struktur dari atas yang ditumpu oleh pondasi. Pondasi memiliki peranan penting dalam menahan beban struktur atas. Maka dari itu dalam merencanakan pondasi harus diperhitungkan daya dukungnya suapay pondasi dapat menahan beban yang diterima. Pada proyek pembangunan jalan akses tol Bengkulu – Taba Penanjung digunakan tiang bored pile. Untuk mengetahui daya dukung pondasi dibutuhkan data tanah NSPT untuk kebutuhan dalam menganalisis. Berdasarkan hasil analisis daya dukung didapat nilai 382 ton dengan metode Reese & Wright dan 349 ton dengan metode Skempton pada kedalaman 14 m. Dengan konfigurasi tiang 7 x 2 tiang didapat nilai efisiensi rata – rata 85%. Dengan hasil nilai efisiensi tersebut didapat nilai daya dukung tiang grup 4538,22 ton (Reese & Wright) dan 4147,47 ton (Skempton). Dengan daya dukung tiang grup tersebut, tiang dianggap mampu menahan beban aksial struktur atas sebesar 2391,21 ton. Besar penuruan segara yang terjadi pada tiang tunggal ialah sebesar 13,72 mm dengan metode Vesic (1977). Penurunan ini aman dimana batasan penuruan ialah 65 mm menurut Skempton dan Mc Donald. Karena tanah dominan tanah lempung maka nilai penurunan konsolidasi primer yang terjadi ialah sebesar 5 mm. Dengan demikian pondasi tiang bor dengan panjang 14 meter dan jumlah 14 tiang dengan konfigrasi 7 x 2 tiang dapat dikatakan layak dan dapat menahan beban aksial yang tersalurkan pada pondasi tiang bor

    Initial Design of Dual Axis Solar Tracking System with the Addition of Camera and Cooling System

    Get PDF
    Solar panels have been widely used to determine solar energy as an electrical energy generator. However, the installation of solar panels is still static, so it cannot follow the sun's movement optimally. Solar panels with dual-axis tracking have a wide range in the tracking process. The range that can be tracked by dual-axis tracking is azimuth angle and altitude, while single-axis tracking can only choose one side of the angle. In this study, the initial design of the dual-axis solar tracking system was made with cameras and cooling systems combined with heatsinks and tubular pipes. The design made is in the form of a CAD design using SolidWorks software, and the design made will be used for subsequent research, In this solar panel, the fill factor results are 0.634, and the efficiency of solar panels is 17.53% with the addition of a cooling system which can reduce the temperature of solar panels is expected to be higher efficiency. The study results were obtained in the design of a solar tracker with the addition of a cooling system that will later reduce the temperature and increase the efficiency of solar panel about 0.38% every 1℃ decreases of temperature

    Analisis Strategi Pengembangan Usaha dengan Pendekatan BUSINESS MODEL CANVAS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis, merumuskan alternatif strategi, menentukan prioritas alternatif strategi, dan merancang model bisnis baru dengan pendekatan Business Model Canvas. Penelitian ini dilakukan pada Restoran Ayam Panggang X di Depok menggunakan metode penelitian model Eksploratoris Sekuensial, di mana penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif sebagai metode yang utama dan kuantitatif sebagai metode pelengkap. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara, observasi, dokumentasi, kuesioner, dan triangulasi. Metode yang digunakan adalah Business Model Canvas (BMC) untuk menggambarkan model bisnis saat ini, Analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) untuk merumuskan alternatif strategi, dan Matriks Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) untuk menentukan prioritas alternatif strategi. Berdasarkan hasil Analisis SWOT, terumuskan delapan alternatif strategi antara lain 1) Fokus dan kembangkan Value sebagai fnb tech, 2) Melakukan riset pada pasar digital secara berkesinambungan, 3) Melakukan evaluasi terhadap strategi pemasaran agar lebih terfokus, 4) Memperluas relasi bisnis, 5) Membuat promosi yang lebih menarik, 6) Menambah karyawan baru, 7) Meningkatkan alokasi biaya pemasaran, 8) Membuat peraturan yang lebih tegas bagi karyawan yang melanggar SOP. Berdasarkan hasil perhitungan Matriks QSPM strategi melakukan riset pada pasar digital secara berkesinambungan memiliki nilai tertinggi untuk diprioritaskan dengan niai 13,87

    RENDAHNYA ADOPSI DIGITAL MARKETING PADA UMKM ANGGOTA IWAPI KOTA DEPOK

    Get PDF
    Sarana pemasaran produk UMKM secara digital saat ini semakin berkembang dan semakin mudah, namun kemudahan ini belum banyak dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM perempuan yang tergabung dalam organisasi Iwapi kota Depok. Penelitian ini bertujuan ingin menganalisis faktor-faktor apa saja yang menyebabkan rendahnya adopsi pemasaran secara digital dan memberikan solusi untuk mengatasinya agar mereka dapat dan mau memanfaatkannya. Metode penelitian yang dipilih adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisa faktor (factors analysis). Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM anggota Iwapi di kota Depok. Teknik sampel menggunakan non probability sampling dengan memilih pendekatan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 pelaku usaha. Objek penelitian adalah faktor-faktor yang menghambat adopsi teknologi yang terdiri dari; 1) persepsi kemudahan 2) keamanan teknologi informasi; 3) kemauan; 4) manfaat yang dirasakan; 5) kesiapan pelaku UMKM, 6) keuntungan yang didapat; 7) kebutuhan pelanggan; 8).Sumber daya manusia; 9). Keterbatasan pengetahuan. Hasil analisis dari sembilan faktor tersebut mengelompok menjadi 2 (dua) variabel utama. Pertama variabel Penguasaan Teknologi Informasi yang merupakan pengelompokan dari factor persepsi kemudahan, keamanan teknologi informasi, kesiapan pelaku UMKM, sumber daya manusia dan keterbatasan pengetahuan, mampu menjelaskan 43,576% variasi. Kedua adalah variabel Kemanfaatan yang terdiri dari faktor: kemauan, manfaat yang dirasakan, keuntungan pemasaran secara online dan kebutuhan pelanggan yang hanya mampu menjelaskan 15,846% variasi. Kedua variabel secara keseluruhan mampu menjelaskan 59,422% variasi. Artinya secara umum pelaku UMKM disini belum banyak yang menguasai teknologi informasi dan belum memahami betul tentang kemanfaatannya bagi usaha mereka. Maka sebagai solusinya adalah dengan cara mengenalkan kepada mereka sebuah website iwapids.com yang sekaligus juga berfungsi sebagai marketplace. Key words: digital marketing, umkm, iwapi, marketplac

    PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM KAITANNYA DENGAN PENGEMBANGAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN

    Get PDF
    Kemiskinan merupakan permasalahan multidimensi yang terus dihadapi masyarakat Indonesia. Kemiskinan tidak lepas dari buruknya kualitas sumber daya manusia akibat rendahnya kualitas  pendidikan dan kesehatan. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah kemiskinan, salah satunya adalah Program Keluarga Harapan (PKH) yang fokus pada peningkatan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan (KPM) bagi keluarga penerima manfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan Program Perhetoivo (PKH) terhadap pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan  dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Bahan penelitian diambil dari berbagai buku, jurnal ilmiah dan laporan penelitian terkait. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pengentasan kemiskinan berbasis perlindungan sosial yang dapat menurunkan angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan dan pendidikan.  Kata Kunci: Program Keluarga Harapan (PKH), Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),   kesehatan, dan pendidika

    Analisis Penggunaan Aplikasi Dompet Digital di UMKM Kota Depok

    Get PDF
    The payment system, in particular, has undergone major changes as a result of the growing use of information and communication technologies. The development of digital wallets, which enable financial transactions without the need for currency, is one of the improvements in the payment system. This study intends to examine how MSMEs in Depok City use digital wallets. Data are gathered through surveys and interviews with a variety of respondents as part of this research approach, which combines qualitative and quantitative methodologies. This study examined the social, technological, and environmental elements that affect the adoption of digital wallets based on the analysis's findings. The findings of this study suggest that MSMEs in Depok City are not using digital wallets to their full potential. Cash payments are regarded as being easier to use, and MSMEs have not expressed any interest in or motivation to adopt digital wallets. This study suggests initiatives to raise public awareness and better instruct the populace about the advantages and security of utilizing digital wallets in order to promote GNNT. Furthermore, it is also regarded as necessary for the government and business to play a part in creating a solid infrastructure for technology and robust consumer protection systems.The findings of this study are anticipated to shed light on the variables influencing the adoption of digital wallets in Depok City and offer recommendations for developing local digital payment technology policy. Keywords: E-Wallet, System Payment, Information Technology, UMKMMeningkatnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya sistem pembayaran. Salah satu inovasi dalam sistem pembayaran adalah diperkenalkannya dompet digital yang memungkinkan transaksi keuangan tanpa memerlukan uang tunai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan dompet digital pada UMKM di Kota Depok. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei dan wawancara terhadap sejumlah responden. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan dompet digital, meliputi aspek sosial, teknis, dan lingkungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan dompet digital oleh UMKM di Kota Depok belum sepenuhnya efektif. Pembayaran tunai dinilai lebih nyaman dan UMKM belum menunjukkan minat atau keinginan untuk menggunakan dompet digital. Untuk mendorong GNNT, penelitian ini merekomendasikan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan mengedukasi lebih lanjut masyarakat tentang manfaat dan keamanan penggunaan dompet digital. Selain itu, peran pemerintah dan pihak industri dalam menyediakan infrastruktur teknologi yang andal dan mekanisme perlindungan konsumen yang kuat juga dinilai penting. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan dompet digital di Kota Depok, serta memberikan pedoman dalam pengambilan kebijakan terkait pengembangan teknologi pembayaran digital lokal. Keywords: Dompet Digital, Sistem Pembayaran, Teknologi Informasi, UMK

    Analisis Du Pont dalam Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan MICE di Indonesia (Studi Kasus pada PT Dyandra Media International Tbk)

    Get PDF
    This study aims to measure the financial performance of PT Dyandra Media International, which is a company engaged in the MICE business in Indonesia for the period 2014 to 2021 using du pont analysis. Based on du pont analysis, the ratios used are net profit margin, total assets turnover, return on assets, equity multiplier, and return on equity. By using quantitative descriptive methodology, the largest return on equity ratio occurred in 2018. This is because the return on assets ratio and equity multiplier ratio in 2018 are quite high. Throughout 2018, all strategies were successfully implemented by the company so that it had an impact on increasing profits in 2018. This increase in profit was not only influenced by the sale of hotel assets and increased operating income as well as consistent efficiency and cost control in various aspects in all business units.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan PT Dyandra Media International yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bisnis MICE di Indonesia periode tahun 2014 sampai tahun 2021 menggunakan analisis du pont. Berdasarkan analisis du pont, rasio yang digunakan adalah net profit margin, total assets turnover, return on assets, equity multiplier, dan return on equity. Dengan menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif, didapatkan rasio return on equity terbesar terjadi pada tahun 2018. Hal ini disebabkan karena rasio return on assets dan rasio equity multiplier pada tahun 2018 cukup tinggi. Sepanjang tahun 2018, seluruh strategi berhasil diimplementasikan dengan baik oleh perusahaan sehingga berdampak pada peningkatan laba tahun 2018. Peningkatan laba ini selain dipengaruhi oleh penjualan aset hotel dan peningkatan pendapatan usaha serta tetap konsisten melakukan efisiensi dan pengendalian biaya di berbagai aspek di seluruh unit bisnis

    MODEL DESTINASI MICE AGROWISATA GUNUNG MAS BOGOR

    Get PDF
    At present, MICE destinations have become an attraction and are expected to increase foreign exchange in tourism. The Ministry of Tourism and the National Development Planning Agency (Bappenas) now also support the core business of tourism. Because when MICE can be developed, it will gain seven times the profit compared to tourism which is merely entertainment. Especially in Indonesia, MICE activities are still minimal. Bogor Regency as a destination with tourist attractions also has the opportunity to develop MICE, call it the Gunung Mas Agrotourism. Under the management of PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, Gunung Mas Agrotourism is now able to provide a variety of activities according to market needs. What are the MICE attractions that can be used for MICE tourism activities? How to maximize MICE destination in Gunung Mas Bogor Agrotourism? Results of research with qualitative methods explain that in Gunung Mas have tea walk potential and often hold formal meetings, weddings, and other activities on demand. Including important meetings which are scheduled in private. In fact, several times held a seminar. For this reason, there are four halls with various capacities that can accommodate 50 people, 100 people, even 300 people.Destinasi MICE akhir-akhir ini menjadi daya tarik yang diharapkan mampu mendongkrak devisa di bidang kepariwisataan. Kementerian Pariwisata dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) juga mendukung pada core business kepariwisataan. Apalagi geliat destinasi MICE ketika dikembangkan justru mampu meraih pengeluaran wisatawan tujuh kali lipat ketimbang pariwisata yang bersifat leisure. Terlebih di Indonesia sendiri, kegiatan MICE masih tergolong minim. Kabupaten Bogor sebagai destinasi yang memiliki daya tarik wisata setidaknya juga memiliki peluang untuk mengembangkan MICE, salah satunya Agrowisata Gunung Mas. Sebagai kawasan yang berada di bawah manajemen PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, Agrowisata Gunung Mas dapat menyediakan ragam aktivitas yang disesuaikan kemampuan yang ada. Lalu apa saja atraksi MICE yang bisa dimanfaatkan untuk wisata MICE? Bagaimana memaksimalkan destinasi MICE Agrowisata Gunung Mas Bogor? Hasil penelitian yang diperoleh melalui metode kualitatif menjelaskan di Gunung Mas memiliki potensi seperti tea walk dan sering menyelenggarakan rapat resmi, wedding, dan lain-lain sesuai kebutuhan klien. Termasuk rapat tertutup bagi klien yang memiliki agenda khusus. Termasuk sering mengadakan seminar bagi yang membutuhkan. Hal ini diperkuat dengan adanya empat buah aula berbagai kapasitas baik untuk 50 orang, 100 orang, maupun 300 orang

    Jurnal Pemasaran Event Education Fair Antologi Event & PRs Tahun 2022 oleh PT Meka Eduversity Komunikasi

    No full text
    MICE – Education Fair is an exhibition activity that displays types of education, both secondary education and higher education. This study aims to analyze elements of the marketing mix such as product, price, place, and promotion for marketing the 2022 Antologi Event & PRs Education Fair. This research was also conducted using the observation and interview methods of Antologi Event & PRs employees as the Event Organizer. The result of this study show that product, price, place, and promotions influence the marketing of the 2022 Education Fair Antologi Event & PRs event.Keyword: MICE, Marketing Mix, Education Fair.MICE - Pameran Pendidikan merupakan kegiatan pameran yang menampilkan jenis – jenis Pendidikan, baik berskala pendidikan menengah atau pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen bauran pemasaran seperti produk, harga, tempat, dan promosi untuk pemasaran event pameran Pendidikan Antologi Event & PRs tahun 2022. Penelitian ini juga dilakukan dengan metode observasi dan wawancara pada karyawan Antologi Event & PRs selaku Event Organizer. Hasil dari penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa produk, harga, tempat, dan promosi berpengaruh terhadap pemasaran event Education Fair Antologi Event & PRs tahun 2022. Kata kunci: MICE, Bauran Pemasaran, Pameran Pendidikan

    PENERAPAN METODE ENTROPY DAN TOPSIS DALAM SELEKSI MENENTUKAN OPERATOR ALAT BERAT : PENERAPAN METODE ENTROPY DAN TOPSIS DALAM SELEKSI MENENTUKAN OPERATOR ALAT BERAT

    No full text
    The frequent occurrence of traffic violations is a loss for companies providing heavy equipment. This is often experienced by operators while working due to difficulties in controlling heavy equipment, the main cause being that procedures for selecting new heavy equipment operators have not been complied with. There is a need for an approach so that accepted operators can work well in operating heavy equipment and are less likely to get involved in problems when operating heavy equipment and reduce several risks of violations occurring. In solving many selection problems, such as the case that occurred, the decision support method is applied by combining 2 selection criteria approaches carried out by experts so that they can regulate the level of opinion consideration and evaluation objectively in selecting heavy equipment operators. In several writings, the value of the criteria is very dependent on the level of confidence of the experts, so that the Entropy method approach is considered to be able to calculate the weight of the criteria with accurate and objective results. The TOPSIS method is projected to select the operator that causes the least number of traffic violations by obtaining a final ranking of alternatives. The contribution of this research shows that combining these methods has an impact on operator ratings as well as reducing subjective impacts. The results obtained show that alternative A5 is ranked 1st which is recommended for acceptance due to consideration of the calculation approach process based on criteria.Sering terjadinya pelangaran lalu lintas menjadi kerugian pada perusahaan penyedia alat berat, kesulitan dalam mengendalikan alat berat sering dialami oleh operator saat bekerja, hal terjadi karena seleksi operator alat berat yang belum ketat, sehingga diperlukan bobot kriteria dalam seleksi agar dapat mengurangi resiko tersebut. Perlunya dilakukan pendekatan ini agar operator yang diterima dapat bekerja dengan baik dalam mengoperasikan alat berat dan kemungkinan kecil terlibat masalah saat menjalankan alat berat. Dalam banyak penyelesaian pemasalahan seleksi seperti kasus yang terjadi, penetapan kriteria seleksi dilakukan dengan para ahli, sehingga memungkinkan untuk penerapan metode pendukung keputusan. Metode diusulkan dengan mengabungan 2 model pendekatan untuk seleksi operator. Metode yang digunakan Entropy untuk menghitung bobot kriteria dengan hasil yang akurat dan logis, sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk memperoleh rangking akhir alternatif. Hasil yang didapat menunjukan alternatif A5 menempati rangking 1 yang direkomendasikan untuk di terima karena pertimbangan dari proses pendekatan perhitungan berdasarkan kriteria

    2,061

    full texts

    2,322

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇