Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
Not a member yet
    2322 research outputs found

    Pendidikan, Investasi Modal Manu UNVEILING THE PATH TO PROSPERITY IN PAPUA : AN ANALYSIS OF HUMAN CAPITAL INVESTMENT TRENDS IN EDUCATION (2018-2023)

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak investasi modal manusia melalui pendidikan terhadap pembangunan manusia di Provinsi Papua, sejalan dengan janji otonomi khusus yang mengamanatkan alokasi dana untuk pendidikan. Metodologi penelitian menggunakan regresi data panel dengan aplikasi EViews, dengan 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua sebagai objek penelitian. Secara parsial, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh Rata-rata Lama Sekolah (RLS), Harapan Lama Sekolah (HLS), dan Angka Harapan Hidup (AHH) berdasarkan hasil analisis penelitian. Secara simultan, ketiga variabel bebas tersebut memberikan kontribusi sebesar 99.85% terhadap IPM. Kesimpulan dari penelitian ini adalah investasi dalam pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan pembangunan manusia di Provinsi Papua, sekaligus mencerminkan refleksi dari upaya implementasi janji otonomi khusus dalam meningkatkan kualitas hidup penduduk setempat

    Perancangan dan Implementasi Sistem Smart Locker dengan Face Recognition Berbasis Internet of Things: Penerapan Teknologi Pengenal Wajah dalam Sistem Smart Locker

    No full text
    The Smart Locker System with Face Recognition is designed and developed to enhance security and efficiency in locker facility usage in environments requiring privacy and security, such as laboratories, institutions, or companies. The aim of this research is to create an innovative solution that combines facial recognition technology with an automated locking system to optimize locker access management. Facial recognition technology is used as the authentication method to unlock the locker door. The system integrates a camera on the ESP32-Cam to capture the user's face, which is then compared to a pre-registered facial database. If a match is detected, the locker door automatically opens. This Smart Locker System features four main functionalities: locker unlock, locker lock, face recognition, and image capturing. Testing results show that the Smart Locker System with Face Recognition successfully achieves adequate facial recognition accuracy and quick response times for opening and locking the locker door. The fastest time for the ESP32-Cam to recognize a face is 2.17 seconds. The quickest time to open the locker is 0.40 seconds, to close it is 0.41 seconds, and for image capture, 0.63 seconds.Sistem Smart Locker dengan Face Recognition dirancang dan dikembangkan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam penggunaan fasilitas loker pada tempat yang membutuhkan privasi dan keamanan, misalnya di gedung laboratorium, instansi atau perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan solusi inovatif yang menggabungkan teknologi pengenalan wajah dengan sistem penguncian otomatis untuk mengoptimalkan manajemen akses loker. Teknologi pengenalan wajah digunakan sebagai metode otentikasi untuk membuka kunci pintu loker. Sistem ini mengintegrasikan kamera pada ESP32-Cam untuk mengambil gambar wajah pengguna, yang kemudian dibandingkan dengan basis data wajah yang telah terdaftar sebelumnya. Jika kecocokan terdeteksi, pintu loker akan terbuka secara otomatis. Sistem Smart Locker ini memiliki empat fitur yaitu fitur buka loker, kunci loker, face recognition dan capturing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Sistem Smart Locker dengan Face Recognition berhasil mencapai tingkat akurasi pengenalan wajah yang memadai, serta respons yang cepat dalam membuka dan mengunci pintu loker. Waktu tercepat ESP32-Cam mengenali wajah adalah 2,17 detik. Waktu tercepat untuk membuka loker 0,40 detik, menutup loker 0,41 dan capture 0,63 detik

    POTENSI DESA WISATA SEBAGAI DESTINASI INSENTIF : STUDI KASUS DESA WISATA DI YOGYAKARTA: Program Studi Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition, Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri Jakarta

    No full text
    ABSTRACT Yogyakarta is an area in Central Java that has a variety of tourist villages that are equipped with various facilities and attractions that are unique and interesting. Tourist villages in Yogyakarta have the potential to become destinations for organizing MICE events, namely incentive travel. Examples of tourist villages that have great potential for organizing incentive trips are Tinalah tourist village in Kulon Progo and Nglanggeran tourist village in Gunung Kidul because these two villages already have a variety of adequate facilities and attractions that have the potential to be developed. This research is an effort to identify in more detail the potential that is owned, so that the character of tourist villages that can become incentive travel destinations can be known. Keywords : Tourist villages, Incentive TravelABSTRAK  Yogyakarta merupakan daerah di Jawa Tengah yang memiliki beragam desa wisata yang sudah dilengkapi oleh berbagai fasilitas dan atraksi yang unik serta menarik. Desa wisata di Yogyakarta memiliki potensi untuk menjadi destinasi untuk penyelenggaran event MICE yaitu perjalanan insentif. Contoh desa wisata yang memiliki potensi besar untuk pengadaan perjalan insentif adalah desa wisata Tinalah di Kulon Progo dan desa wisata Nglanggeran di Gunung Kidul karena dua desa tersebut sudah memiliki berbagai macam fasilitas yang memadai dan atraksi yang berpotensi untuk dikembangkan. Penelitian ini sebagai upaya megidentifikasi secara lebih detail potensi yang dimiliki, dengan demikian maka dapat diketahui karakter desa wisata yang dapat menjadi destinasi perjalanan insentif.  Kata Kunci : Desa Wisata, Perjalanan Insenti

    THE ROLE OF PUBLIC RELATIONS IN ORGANIZING A WEBINAR: EFFECTIVENESS OF WORKFLOW IN A SEEMORE EVENT ORGANIZER: PERANAN PUBLIC RELATION DALAM PENYELENGGARAAN WEBINAR: EFEKTIVITAS ALUR KERJA PADA SEEMORE EVENT ORGANIZER

    No full text
    The development of  technology  has an impact on people's lives, technology really helps people to get all the services they need to live their lives. It is undeniable that during the Covid-19 pandemic, people and all lines are forced to adapt to new conditions, which require humans to communicate remotely and reduce crowds. The implementation of the event also adapted by utilizing technological advances that began to be adapted  through virtual events called webinars intended seminars through the website.  Asfor realizing  events  with good quality, in the process of working  on events an effective workflow is needed. As for an effective work, a workflow is needed that can manage the components of a job consisting of humans and their abilities, materials, equipment and also work equipment and  work environments in such a way that efficiency and high levels of productivity occur. Therefore, to answer the objectives of the journal authors related to how the public relations workflow process and how the results  of the application  of public relations workflow  at  the toxic productivity webinar event by Seemore Event Organizer, the author uses research methods in the form of filling out questionnaires and observations related to the problems raised, the results are obtained that   The workflow owned by the company is not flexible  which means that every work is interrelated so that if the initial step has not been completed then other work will be hampered and even cannot run becausethe company is still not ready to anticipate when some things happen outside the plan, while a good workflow should be able to anticipate many possibilities by making it to several plans  Notwith just one plan. Keywords: technology, webinar, public relation, event, workflow.Semakin berkembangnya teknologi berdampak terhadap kehidupan masyarakat, teknologi sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan segala layanan yang mereka butuhkan untuk menjalani hidup. Tidak bisa dipungkiri pada masa pandemi Covid-19 ini masyarakat dan semua lini dipaksa untuk beradaptasi dengan kondisi baru, yang mengharuskan manusia berkomunikasi secara jarak jauh dan mengurangi kerumunan. Penyelenggaraan event pun juga ikut beradaptasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang mulai di adaptasi melalui virtual event dengan sebutan webinar yang dimaksudkan seminar melalui website. Adapun untuk mewujudkan event dengan kualitas yang baik maka dalam proses pengerjaan event dibutuhkan sebuah alur kerja yang efektif. Adapun dalam suatu pekerjaan yang efektif dibutuhkan suatu alur kerja yang bisa mengatur komponen suatu pekerjaan yang terdiri dari manusia dan kemampuannya, bahan, perlengkapan dan juga peralatan kerja dan lingkungan kerja sedemikian rupa sehingga terjadinya keefisiensian dan tingkat produktifitas yang tinggi. Oleh karena itu untuk menjawab tujuan dari penulis jurnal terkait bagaimana proses alur kerja public relation dan bagaimana hasil penerapan alur kerja public relation pada event webinar toxic productivity oleh Seemore Event Organizer, penulis menggunakan metode penelitian berupa pengisian kuisioner dan observasi terkait permasalahan yang diangkat, Didapatkan hasil bahwa alur kerja yang dimiliki perusahaan tidak fleksible yang dimaksudnya setiap pekerjaan saling keterkaitan sehingga jika step awal belum selesai terlaksana maka pekerjaan lainnya akan terhambat bahkan tidak bisa berjalan dikarenakan perusahaan masih belum siap mengantisipasi ketika beberapa hal terjadi diluar rencana, sedangkan alur kerja yang baik seharusnya bisa mengantisipasi banyak kemungkinan dengan cara membuatnya ke beberapa perencanaan tidak hanya dengan satu perencanan saja. Kata kunci:  teknologi, webinar, public relation, event, alur kerja. &nbsp

    Strategi Layanan Wisatawan Desa Wisata Kawungluwuk

    Get PDF
    The purpose of this study is to explain the service strategy provided by the Pokdarwis of Kawungluwuk Village to tourists visiting Pamoyanan Hill. As a Tourism Village, Kawungluwuk has the advantage of Pamoyanan Hill, which is a mainstay for bringing in tourists. The superior view offered by Pamoyanan Hill is inviting tourists to feel above the clouds in the morning. The cool and sometimes cold air also often hits tourists who choose to stay overnight so they can see the sunrise. To provide convenience and add to the comfort of tourists, there is a form of service from the Pokdarwis of Kawungluwuk Village, such as preparing a warm bajigur drink in a pot. Tourists who spend the night on Pamoyanan Hill by renting a tent can enjoy bajigur drinks. Previously, Pokdarwis had also prepared several views that could become selfie objects for tourists while on Pamoyanan Hill.Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan strategi pelayanan yang diberikan Pokdarwis Desa Kawungluwuk kepada wisatawan yang berkunjung di Bukit Pamoyanan. Sebagai Desa Wisata, Kawungluwuk memiliki keunggulan Bukit Pamoyanan yang menjadi andalan untuk mendatangkan wisatawan. Unggulan dari view yang ditawarkan Bukit Pamoyanan tersebut adalah mengajak wisatawan serasa di atas awan saat pagi hari. Udara yang sejuk dan terkadang dingin juga seringkali menerpa wisatawan yang sejak malam memilih menginap supaya dapat melihat sunrise. Untuk memberikan kemudahan dan menambah kenyamanan wisatawan, terdapat bentuk layanan dari Pokdarwis Desa Kawungluwuk seperti menyiapkan minuman hangat bajigur yang disediakan dalam panci. Wisatawan yang bermalam di Bukit Pamoyanan dengan menyewa tenda, dapat menikmati minuman bajigur. Sebelumnya Pokdarwis juga sudah menyiapkan beberapa view yang bisa dijadikan sebagai objek selfie bagi wisatawan selama berada di Bukit Pamoyanan

    Proses Penjualan dan Sistem Kerja Tenant pada Event Picnic Festival oleh PergiKuliner

    Get PDF
    A culinary festival is an event that presents various types of food and drinks from various sellers, from street vendors to restaurants in one place over a certain period of time. Research on this culinary festival focuses on understanding the flow of booth sales in an effort to achieve booth targets at the Picnic Festival event and identifying the work system of tenants at the Picnic Festival event. To achieve a comprehensive understanding regarding sales flow and tenant work systems, research was carried out using interview, observation and documentation methods. The results of this research show that at the Picnic Festival event, the booth sales flow in an effort to achieve the target begins with the approaching stage, filling in the form, and admin payment. Meanwhile, the tenant work system during the Picnic Festival event uses a revenue sharing system and ordering sponsored products.Festival kuliner adalah acara yang menyajikan beragam jenis makanan dan minuman dari berbagai penjual, baik dari kaki lima hingga restoran di satu tempat selama periode waktu tertentu. Penelitian pada festival kuliner ini berfokus pada pemahaman alur penjualan booth dalam upaya mencapai target booth pada event Picnic Festival dan mengidentifikasi sistem kerja tenant pada event Picnic Festival. Untuk mencapai pemahaman yang komprehensif terkait alur penjualan dan sistem kerja tenant dilakukan penelitian dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memperoleh hasil bahwa pada event Picnic Festival, alur penjualan booth dalam upaya mencapai target dimulai dengan tahap approaching, pengisian formulir, dan pembayaran admin. Sedangkan untuk sistem kerja tenant selama event Picnic Festival berlangsung menggunakan sistem revenue sharing dan pemesanan produk sponsor

    Pemanfaatan Media Sosial Bagi Produk Jasa Yang di Tawarkan Oleh PT Utama Media Cemerlang

    No full text
    PT Utama Media Cemerlang utilizes social media to promote its products and services. This company offers two categories of service products, namely Event Management and Advertisement, these two product categories are offered via social media platforms such as Instagram, Facebook, LinkedIn, and Email. Through a qualitative approach with observation, interviews, and documentation methods. This research shows that strategic use of social media expands market reach and strengthens relationships with potential clients, which ultimately contributes positively to improving the Company's business performance. This research provides insight into the importance of the benefits of social media as an efficient and effective marketing tool for companies providing services in this digital era. Keyword: Social Media, Marketing, Event Management, Advertisements.PT Utama Media Cemerlang memanfaatkan media sosial dalam mempromosikan produk jasa yang ditawarkan. Perusahaan ini menawarkan dua kategori produk jasanya yaitu Event Management dan Advertisement, kedua kategori produknya ini ditawarkan melalui platform media sosial seperti Instagram, Facebook, LinkedIn, dan Email. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memperoleh bahwa pemanfaatan media sosial secara strategis tidak hanya memperluas jangkauan pasar tetapi juga memperkuat hubungan dengan calon klien, yang pada akhirnya berkontribusi positif terhadap peningkatan performa bisnis Perusahaan. Didalam penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya manfaat media sosial sebagai alat pemasaran yang efisien dan efektif bagi Perusahaan dibidang penyedia jasa pada era digital ini. Kata Kunci: Media Sosial, Pemasaran, Event Management, Advertisements

    Analisis Kesuksesan Aplikasi Mobile CRM Menggunakan Metode DeLone and McLean: Studi Kasus

    Get PDF
    The CRM mobile application at PT XYZ is designed as an application that can make it easier for users to monitor their heavy equipment in order to obtain information and assist customer business operations. The purpose of this study is to determine the success rate of mobile applications and which variables most influence user satisfaction. This study empirically examines the success of mobile applications using the DeLone and McLean information system success model by analyzing information system success consisting of elements of information quality, system quality, service quality, usage, user satisfaction, and net benefits. Data collection is carried out by providing questionnaires via Google Form to customers who use mobile applications. This research method uses Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least squares (PLS) approach and SmartPLS 4.0 software to analyze the data. Based on the results of the analysis, it can be concluded that of the 8 hypotheses, there are 4 proven acceptable, namely the variable information quality on user satisfaction, system quality on usage, service quality on user satisfaction, and user satisfaction on net benefits.Aplikasi CRM mobile pada PT XYZ dirancang sebagai aplikasi yang dapat mempermudah penggunanya dalam melakukan pemantauan alat berat miliknya agar dapat memperoleh informasi dan membantu operasi bisnis pelanggan. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui tingkat kesuksesan aplikasi mobile dan variabel mana yang paling mempengaruhi kepuasan pengguna. Penelitian ini menguji secara  empiris atas kesuksesan aplikasi mobile dengan menggunakan model kesusksesan sistem informasi DeLone dan McLean dengan menganalisis kesuksesan sistem informasi yang terdiri dari elemen kualitas informasi, kualitas sistem, kualitas layanan, penggunaan, kepuasan pengguna dan manfaat bersih. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket kuesioner melalui Google Form kepada pelanggan pengguna aplikasi mobile. Metode penelitian ini menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) dan menggunakan software SmartPLS 4.0 untuk menganalisa data. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa dari 8 hipotesis terdapat 4 terbukti dapat diterima yaitu varibael kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna, kualitas sistem terhadap penggunaan, kualitas layanan tehadap kepuasan pengguna dan kepuasan pengguna terhadap manfaat bersi

    Tingkat Kerawanan Desa Berdasakan Dampak Bencana Kab.Bojonegoro Dengan Metode Clustering Algoritma K-Means

    Get PDF
    The Bojonegoro Regency is a region that is quite prone to disasters, especially floods, landslides, and extreme weather. There have been 2,162 recorded incidents in the past three years, causing significant material and moral losses totaling IDR 1,986,210,000. In an effort to reduce future losses, early prevention measures can be taken by conducting research on the potential disaster-prone areas based on the impact of disasters that have occurred in the region. This study utilized data from 430 villages (2019-2022), considering 6 disaster impact parameters, including the number of disaster events, casualties, affected houses, affected land, material losses, and facility damage. The objective was to identify the vulnerability level of villages using the K-Means Clustering method. The optimal number of clusters was validated using the Davies Bouldin Index (DBI), and the data mining process followed the CRISP-DM standard. The trial results indicated that the optimal number of clusters is k=3. Cluster analysis revealed that Cluster 1 (3 villages) experienced more significant disasters, causing more damage to houses and land; Cluster 2 (17 villages) faced disasters with significant casualties, while Cluster 3 (410 villages) experienced disasters with the lowest impact.Kabupaten Bojonegoro merupakan daerah cukup rawan bencana terutama banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem, tercatat 2.162 kejadian yang menyebabkan kerugian materiil dan moril meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir, mencapai Rp 1.986.210.000. Dalam kaitannya untuk mengurangi kerugian dimasa mendatang dapat dilakukan pencegahan sedini mungkin, dengan dilakukannya penelitian mengenai potensi daerah yang rawan bencana berdasarkan dampak bencana yang terjadi di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan data 430 desa (2019-2022), dengan 6 parameter dampak bencana meliputi jumlah kejadian bencana, korban jiwa, rumah terdampak, lahan terdampak, kerugian harta dan kerusakan fasilitas. Tujuannya mengidentifikasi tingkat kerawanan desa dengan metode Clustering K-Means. Validasi jumlah cluster optimal dilakukan dengan Davies Bouldin Index (DBI) dan data mining mengikuti standar CRISP-DM. Hasil uji coba menunjukkan jumlah cluster optimal k=3. Analisis cluster menunjukkan bahwa cluster 1 (3 desa) mengalami bencana besar lebih banyak merusak rumah dan lahan, cluster 2 (17 desa) mengalami bencana dengan korban signifikan, cluster 3 (410 desa) mengalami bencana dengan dampak paling rendah

    Potensi Penerapan VANET Untuk Pengembangan Smart City di Kota Ternate

    No full text
    Abstrak-- Pengembangan Internet of Things (IoT) telah menjadi fokus penelitian selama beberapa tahun terakhir dan diperkirakan akan terus berkembang di masa depan. Komunikasi antar perangkat juga sedang dikembangkan seperti teknologi Vehicle Ad-hoc Network (VANET) memungkinkan pertukaran informasi antar kendaraan, namun memiliki karakteristik unik seperti mobilitas tinggi antar node, topologi yang sangat dinamis, tingkat kehilangan data yang cukup signifikan, dan durasi komunikasi antar node yang relatif singkat. Disamping itu, dengan meningkatnya jumlah kendaraan di kota, hal ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan sistem komunikasi di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menghadirkan peluang sistem komunikasi antar kendaraan pada daerah perkotaan, menjadikan VANET sebagai pilihan utama untuk penerapan. Simulasi dilakukan dengan memodelkan kondisi jalan yang dinamis dan mobilitas kendaraan yang tinggi, serta mengukur parameter utama seperti tingkat penerimaan paket, dan tingkat kehilangan paket. Empat protokol digunakan dengan parameter tingkat penerimaan dan jumlah paket yang diterima, dan hasilnya menunjukkan bahwa protokol dengan kinerja terbaik secara berurutan adalah DSR, AODV, DSDV, dan OLSR. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi sebagai salah satu konsep smart city dalam pengembangan kota di masa depan.Pengembangan IoT menjadi fokus penelitian dari beberapa tahun lalu dan dipandang akan terus berkembang sampai di masa yang akan datang. Komunikasi antar perangkat juga sedang dikembangkan seperti pada Mobile Ad-hoc Network (MANET). Seperti halnya MANET, teknologi VANET memungkinkan pertukaran informasi antar node yang berfokus pada kendaraan, tetapi VANET mempunyai karakteristik tersendiri seperti mobilitas antar node yang tinggi, topologi yang sangat dinamis, loss ratenya cukup signifikan, dan kemungkinan komunikasi antar node tidak lama. Penelitian ini bertujuan sebagai perancangan sistem komunikasi antar kendaraaan, sehingga VANET menjadi salah satu pilihan terbaik untuk diterapkan. Ada empat protokol yang digunakan dengan parameter receive rate dan packets received yang diukur, hasilnya menunjukan protokol dengan kinerja paling baik berturut-turut adalah DSR, AODV, DSDV, dan OLSR. Tidak hanya kendaraan umum di jalan raya, kendaraan umum di laut atau kapal penumpang yang cukup banyak, dinilai berpeluang untuk diintegrasikan dengan konsep sistem VANET secara umum. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi sebagai salah satu konsep smart city dalam pengembangan kota kedepannya

    2,061

    full texts

    2,322

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇