Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
Not a member yet
    2322 research outputs found

    ANALISIS KINERJA KEUANGAN & NILAI PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA MARKET PADA UMKM YANG TERDAFTAR DI BEI

    Full text link
    Fluktuasi kinerja pasar dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah, dan performa individual perusahaan. Dengan kapitalisasi pasar yang lebih kecil dan likuiditas saham yang rendah, UMKM lebih rentan terhadap fluktuasi harga saham. Kemampuan UMKM untuk mengumpulkan modal melalui IPO juga mempengaruhi persepsi pasar terhadap kinerja mereka. Riset ini bermaksud untuk mengkaji efektivitas keuangan dan valuasi perusahaan terhadap kinerja market pada emiten UMKM yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2022 – 2023. Riset ini menerapkan metode kuantitatif berdasarkan data laporan keuangan tahunan dari 40 perseroan UMKM yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada periode tersebut. Teknik purposive sampling diaplikasikan untuk pengambilan sampel, menghasilkan 15 perusahaan yang memenuhi kriteria dalam penelitian selama 2 tahun. Pengolahan data dalam riset ini menggunakan software SPPS. Berdasarkan temuan penelitian, dirangkum bahwa variabel Return on Asset, Return on Equity, dan Price to Book Value tidak secara signifikan mempengaruhi Return Saham emiten UMKM yang tercatat di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2022-2023, baik secara sebagian ataupun simultan melalui uji-t. Kata kunci: Kinerja Keuangan, Nilai Perusahaan, Kinerja Market, UMK

    KEBIJAKAN DIVIDEN MEMODERASI PENGARUH KEPUTUSAN INVESTASI DAN LIKUIDITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

    Full text link
     Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti apakah kebijakan dividen sebagai moderator dengan memperkuat atau memperlemah hubungan antara keputusan investasi, likuiditas, dan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia. Sampel diambil berdasarkan karakteristik yang disebut purposive sampling. Data diuji dengan menggunakan analisis SPSS 25, yang meliputi regresi linier berganda dan regresi moderasi. Penelitian ini menemukan bahwa keputusan investasi (TAG) dapat meningkatkan nilai perusahaan (PBV). Hubungan antara Nilai Perusahaan (PBV) dan Likuiditas (CR) berpengaruh positif. Kebijakan dividen (DPR) dapat mempengaruhi dengan memperkuat pengaruh Keputusan Investasi (TAG) dan Nilai Perusahaan (PBV). Kebijakan dividen perusahaan (DPR) dapat memperkuat pengaruh rasio lancar (CR) terhadap nilai buku (PBV). Kata kunci: Keputusan Investasi, Likuiditas, Nilai Perusahaan, Kebijakan Dividen.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti apakah kebijakan dividen sebagai moderator dengan memperkuat atau memperlemah hubungan antara keputusan investasi, likuiditas, dan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia. Sampel diambil berdasarkan karakteristik yang disebut purposive sampling. Data diuji dengan menggunakan analisis SPSS 25, yang meliputi regresi linier berganda dan regresi moderasi. Penelitian ini menemukan bahwa keputusan investasi (TAG) dapat meningkatkan nilai perusahaan (PBV). Hubungan antara Nilai Perusahaan (PBV) dan Likuiditas (CR) berpengaruh positif. Kebijakan dividen (DPR) dapat mempengaruhi dengan memperkuat pengaruh Keputusan Investasi (TAG) dan Nilai Perusahaan (PBV). Kebijakan dividen perusahaan (DPR) dapat memperkuat pengaruh rasio lancar (CR) terhadap nilai buku (PBV). Kata kunci: Keputusan Investasi, Likuiditas, Nilai Perusahaan, Kebijakan Dividen.

    Program Student Visit dalam Pameran Plastics and Rubber Indonesia 2023 PT Pamerindo Indonesia

    Full text link
    This study examines the impact of the Student Visit Program on active learning among university students attending the "Plastics & Rubber Indonesia 2023" exhibition. The program aims to bridge the gap between academia and industry by providing students with firsthand exposure to industrial practices and innovations in the plastics sector. A qualitative research method with a descriptive approach was utilized to explore the preparation and execution of the program. The results reveal that the program significantly enhances students' practical understanding of industrial applications, motivating them to engage more actively in their learning process. Challenges such as scheduling conflicts and communication issues were identified, but overall, the program was successful in achieving its educational objectives.Penelitian ini mengkaji dampak Program Student Visit terhadap pembelajaran aktif mahasiswa yang menghadiri pameran "Plastics & Rubber Indonesia 2023". Program ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara akademisi dan industri dengan memberikan siswa paparan langsung terhadap praktik dan inovasi industri di sektor plastik. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk mengeksplorasi persiapan dan pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini secara signifikan meningkatkan pemahaman praktis mahasiswa tentang aplikasi industri, memotivasi mereka untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran mereka. Tantangan seperti konflik penjadwalan dan masalah komunikasi diidentifikasi, tetapi secara keseluruhan, program ini berhasil mencapai tujuan pendidikannya

    KARAKTERISTIK PERILAKU MINAT KUNJUNGAN GENERASI Z (Gen-Z) PADA EVENT PAMERAN (STUDI KASUS DKI Jakarta)

    Full text link
    This study aims to analyze the behavioral characteristics of Generation Z's (Gen Z) interest in visiting exhibition events in DKI Jakarta. A quantitative descriptive research method was employed, involving 103 respondents aged 20–23 years. The results indicate that Generation Z considers information from exhibitions important (mean 3.46) and shows high interest in participating in seminars/workshops (mean 3.31). Location (mean 3.69) and entry cost (mean 3.38) significantly influence their visitation decisions. Although visitation frequency is low (76.9% visit only 1–2 times/year), Generation Z demonstrates awareness of sustainability practices (mean 3.38), albeit with limited willingness to pay extra for them (mean 2.77). These findings suggest that exhibition organizers should adapt strategies regarding location, pricing, and educational content to attract Generation Z. Further research is needed to generalize the findings with a more diverse sample.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik perilaku minat kunjungan Generasi Z (Gen Z) pada event pameran di DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 103 responden berusia 20-23 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z menganggap informasi dari pameran sebagai hal penting (mean 3,46) dan memiliki minat tinggi terhadap partisipasi dalam seminar/workshop (mean 3,31). Faktor lokasi (mean 3,69) dan biaya masuk (mean 3,38) berpengaruh signifikan terhadap keputusan kunjungan. Meskipun frekuensi kunjungan rendah (76,9% hanya 1-2 kali/tahun), Generasi Z menunjukkan kesadaran terhadap praktik keberlanjutan (mean 3,38), meskipun kesediaan membayar lebih untuk hal tersebut terbatas (mean 2,77). Temuan ini memberikan implikasi bagi penyelenggara pameran untuk menyesuaikan strategi dalam hal lokasi, biaya, dan konten edukatif guna menarik minat Generasi Z. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperluas generalisasi temuan dengan sampel yang lebih beragam

    EVALUASI METODE PERHITUNGAN TULANGAN KOLOM DENGAN SOFTWARE TEKLA STRUCTURES DAN AUTODESK REVIT

    No full text
    Building Information Modeling (BIM) is a technology-driven approach that integrates and manages information from all aspects of a construction project within a comprehensive 3D model. Using BIM-based planning makes the process more efficient, helps minimize over-budget issues, and simplifies volume calculations. There are various BIM software tools such as Autodesk Revit, Tekla Structures, and others, each with its strengths and weaknesses. In this study, the researcher analyzes the Quantity Take-Off (QTO) of the main column reinforcement using Autodesk Revit and Tekla Structures. The results of the rebar QTO from the outputs produced by both software tools showed a total deviation of 0%, indicating that both were equally accurate in generating QTO. This suggests that regardless of the software choice, the accuracy in modeling and managing 3D data remains reliable if the modeling process is done correctly and precisely. Furthermore, QTO calculations using BIM software proved to be more effective, with a result difference of 0.132% compared to conventional methods, as BIM facilitates data processing and automation of changes, directly linked to the 3D model. This ensures that any change in one task automatically adjusts related tasks, thus speeding up the planning and execution process in construction projects.BIM (Building Information Modelling) adalah konsep berbasis teknologi yang mengelola informasi dari seluruh aspek pengerjaan bangunan dan memproyeksikannya dalam model 3D. Penggunaan perencanaan berbasis BIM membuat proses lebih efisien, membantu meminimalisir terjadinya penyebab over-budget dan mempermudah proses dalam menghitung volume. Ada banyak Berbagai software BIM seperti Autodesk Revit, Tekla Structures, dll. masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Pada penelitian ini, peneliti menganalisa QTO (Quantity Take Off) dari pekerjaan besi struktur kolom utama menggunakan Autodesk Revit dan Tekla Structures. Hasil QTO pekerjaan besi dari output yang dikeluarkan oleh Autodesk Revit dan Tekla Structures memiliki deviasi total sebesar 0% dimana ini menunjukkan bahwa kedua software ini sama-sama akurat dalam mengeluarkan QTO. Hal ini menandakan bahwa terlepas dari pilihan software, akurasi dalam memodelkan dan mengelola data 3D tetap terjamin asalkan pemodelan dilakukan dengan benar dan tepat

    A STATE-OF-THE-ART REVIEW OF COLD-FORMED BUILT-UP BEAM SECTIONS

    Full text link
    Cold-formed steel (CFS) built-up beam sections have attracted significant attention in structural engineering due to their high strength-to-weight ratio, ease of fabrication, and cost efficiency. The most valuable is to specifically address the issue of torsional rigidity that occasionally occurs in single symmetrical or open sections. Utilizing screws, bolts, or spot welding as intermediate fasteners throughout the length of the member is crucial for connecting two single sections into a box section. This helps prevent the single sections from buckling independently by providing an intermediate fastener (a tie constraint at the screw). This paper presents a state-of-the-art review of cold-formed built-up beam sections, focusing on their structural behavior, design methodologies, and recent advancements. Various built-up configurations, including face-to-face, back-to-back, and boxed sections, are examined in terms of moment capacity, buckling modes, and failure mechanisms. A comprehensive analysis of experimental, numerical, and analytical studies is provided, highlighting key parameters affecting the performance of built-up beams, such as sectional geometry, flexural loading types, intermediate fastener types, screw spacing, built-up section types, and failure mode, encompassing 18 academic publications from 2009 to 2024, identifying gaps in existing design provisions for built-up sections. Future research directions are proposed, emphasizing the need for further investigations of cold-formed built-up beam sections. This review is a helpful resource for students, researchers, engineers, and industry professionals seeking to enhance the understanding and use of cold-formed built-up beam sections in modern construction

    Analisis Pengaruh Pola Pengoperasian Motor Circulating Water Pump pada Kondensor PLTU PT. X

    Full text link
    Motor Circulating Water Pump (CWP) digunakan untuk memompa air pendingin yang digunakan dalam sistem  pendingin pada kondensor. PT. X mempunyai 6 motor CWP yang beroperasi selama 24 jam, sehingga tidak ada motor CWP cadangan jika terjadi kerusakan pada salah satu motor CWP. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengurangan  pengoperasian motor CWP menjadi 5 motor CWP dan menganalisa dampaknya terhadap  terhadap kinerja kondensor. Data yang dikumpulkan adalah daya pengoperasian motor CWP, suhu outlet sistem pendingin, serta kevakuman kondensor. Data yang dikumpulkan dibandingkan dengan spesifikasi motor CWP dan sistem pendingin. Hasil analisa menunjukkan bahwa konsumsi daya pada pola pengoperasian 5 motor CWP lebih kecil dari daya pada operasi 6 motor CWP. Selisih biaya  dalam pengoperasian 5 dan 6 CWP sebesar Rp 1.508.907.008,-. Pengoperasian 5 motor CWP tidak menurunkan performa sistem pendingin karena kevakuman kondensor masih dalam batas aman yaitu -93,7245 kPa. Pengoperasian 5 buah motor CWP menghasilkan suhu outlet kondensor maksimum 34,76 ℃, di bawah suhu tertinggi pada saat pengoperasian 6 motor CWP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengoperasian 5 motor CWP merupakan pilihan yang lebih baik karena terdapat cadangan motor CWP jika sewaktu-waktu terdapat kerusakan pada salah satu motor CWP.Motor Circulating Water Pump (CWP) digunakan untuk memompa air pendingin yang digunakan dalam sistem  pendingin pada kondensor. PT. X mempunyai 6 motor CWP yang beroperasi selama 24 jam, sehingga tidak ada motor CWP cadangan jika terjadi kerusakan pada salah satu motor CWP. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengurangan  pengoperasian motor CWP menjadi 5 motor CWP dan menganalisa dampaknya terhadap  terhadap kinerja kondensor. Data yang dikumpulkan adalah daya pengoperasian motor CWP, suhu outlet sistem pendingin, serta kevakuman kondensor. Data yang dikumpulkan dibandingkan dengan spesifikasi motor CWP dan sistem pendingin. Hasil analisa menunjukkan bahwa konsumsi daya pada pola pengoperasian 5 motor CWP lebih kecil dari daya pada operasi 6 motor CWP. Selisih biaya  dalam pengoperasian 5 dan 6 CWP sebesar Rp 1.508.907.008,-. Pengoperasian 5 motor CWP tidak menurunkan performa sistem pendingin karena kevakuman kondensor masih dalam batas aman yaitu -93,7245 kPa. Pengoperasian 5 buah motor CWP menghasilkan suhu outlet kondensor maksimum 34,76 ℃, di bawah suhu tertinggi pada saat pengoperasian 6 motor CWP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengoperasian 5 motor CWP merupakan pilihan yang lebih baik karena terdapat cadangan motor CWP jika sewaktu-waktu terdapat kerusakan pada salah satu motor CWP

    ANALISIS MEDIA SOSIAL INSTAGRAM MAL BOTANI SQUARE DALAM MEMPROMOSIKAN EVENT

    Full text link
    Instagram has become one of the most effective digital marketing tools for shopping malls, including Botani Square Mall. This study aims to analyze the effectiveness of Instagram in enhancing customer engagement and supporting the marketing strategy of Botani Square Mall. The research method used is descriptive analysis with a qualitative approach, which includes observations of Botani Square Mall's Instagram content, user interactions, and interviews with social media managers.The research results show that the use of interactive features Reels increases Instagram engagement at Botani Square Mall.  Moreover, consistency in posting content and the use of attractive visual strategies also play a role in enhancing audience appeal. In conclusion, Instagram is an effective platform for supporting the promotion of Botani Square Mall, provided that content strategies are continuously adapted to trends and customer preferences.Instagram telah menjadi salah satu alat pemasaran digital yang efektif bagi pusat perbelanjaan, termasuk Mal Botani Square. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Instagram dalam meningkatkan interaksi pelanggan dan mendukung strategi pemasaran Mal Botani Square. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang mencakup observasi terhadap konten Instagram Mal Botani Square, jumlah interaksi pengguna, serta wawancara dengan pihak pengelola media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fitur interaktif seperti Reels, meningkatkan engagement Instagram Mal Botani Square. Selain itu, konsistensi dalam mengunggah konten dan penggunaan strategi visual yang menarik juga berperan dalam meningkatkan daya tarik terhadap audiens. Kesimpulannya, Instagram merupakan platform yang efektif dalam mendukung promosi Mal Botani Square, dengan catatan bahwa strategi konten harus terus disesuaikan dengan tren dan preferensi pelanggan

    Karakteristik Sifat Mekanik pada Hasil 3D Printing untuk Fabrikasi Cover Motor Controller

    Full text link
    Teknologi 3D printing adalah salah satu metode fabrikasi yang membawa perubahan besar dalam industri manufaktur. Pencetakan 3D printing dengan teknologi Fused Deposition Modelling, sangat memungkinkan dalam memproduksi prototipe dan komponen dengan waktu yang lebih singkat. Telah diketahui bahwa bahan, teknik pencetakan, dan parameter pencetakan yang berbeda mempengaruhi sifat mekanik dari objek yang dicetak. Penelitian ini berfokus pada penggunaan material termoplastik seperti Polypropylene, Acrylonitrile Butadiene Stryrene dan komposit plastik dengan penguat glass fiber serta maleic anhydride dalam memproduksi. Penelitian ini melakukan kajian lebih lanjut terhadap hubungan antara dua parameter pencetakan, yaitu pola infill pattern dan kerapatan infill density dilakukan pada bahan filamen yang sudah ditetapkan untuk komposisinya. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan memvariasikan lima jenis pola infill pattern terpilih grid, gyroid, hexagon, concentric, cubic dengan dua kerapatan infill denisty 50% dan 75%. Hasil pada pengujian tarik juga menunjukkan bahwa valid adanya pengaruh besar perbedaan nilai uji tarik dengan parameter tersebut. Peningkatan densitas merupakan salah satu efek pengaruh dalam kenaikan nilai uji tarik dari keseluruhan pola infill pattern yang ada. Nilai pengujian tarik terbaik ditemukan pada pola infill concentric dengan kepadatan 75% dengan rata rata kekuatan tarik maksimum 15,24 N/mm², regangan 2,84% dan modulus elasitas 980,14 N/mm².Teknologi 3D printing adalah salah satu metode fabrikasi yang membawa perubahan besar dalam industri manufaktur. Pencetakan 3D printing dengan teknologi Fused Deposition Modelling, sangat memungkinkan dalam memproduksi prototipe dan komponen dengan waktu yang lebih singkat. Telah diketahui bahwa bahan, teknik pencetakan, dan parameter pencetakan yang berbeda mempengaruhi sifat mekanik dari objek yang dicetak. Penelitian ini berfokus pada penggunaan material termoplastik seperti Polypropylene, Acrylonitrile Butadiene Stryrene dan komposit plastik dengan penguat glass fiber serta maleic anhydride dalam memproduksi. Penelitian ini melakukan kajian lebih lanjut terhadap hubungan antara dua parameter pencetakan, yaitu pola infill pattern dan kerapatan infill density dilakukan pada bahan filamen yang sudah ditetapkan untuk komposisinya. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan memvariasikan lima jenis pola infill pattern terpilih grid, gyroid, hexagon, concentric, cubic dengan dua kerapatan infill denisty 50% dan 75%. Hasil pada pengujian tarik juga menunjukkan bahwa valid adanya pengaruh besar perbedaan nilai uji tarik dengan parameter tersebut. Peningkatan densitas merupakan salah satu efek pengaruh dalam kenaikan nilai uji tarik dari keseluruhan pola infill pattern yang ada. Nilai pengujian tarik terbaik ditemukan pada pola infill concentric dengan kepadatan 75% dengan rata rata kekuatan tarik maksimum 15,24 N/mm², regangan 2,84% dan modulus elasitas 980,14 N/mm²

    Pengaruh Penggunaan PV-BESS terhadap Emisi Karbon dan Biaya Energi

    Full text link
    Permasalahan krisis energi global dan peningkatan emisi gas rumah kaca telah mendorong berbagai negara untuk mencari solusi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kondisi ini menuntut adanya transisi menuju sumber energi yang ramah lingkungan dan efisien secara ekonomi. Penerapan sistem fotovoltaik (PV) yang dikombinasikan dengan sistem penyimpanan energi baterai (BESS) semakin populer sebagai solusi untuk mengurangi emisi karbon dan biaya energi. Penelitian menunjukkan bahwa integrasi BESS dengan PV dapat mengurangi emisi karbon dengan mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis fosil. Untuk mengoptimalkan implementasi sistem PV dan BESS, digunakan perangkat lunak Hybrid Optimization Model for Electric Renewables (HOMER) Pro versi 3.14.2, dengan kriteria evaluasi berdasarkan nilai net present cost (NPC) dan cost of energy (CoE) terendah. Hasil simulasi menunjukkan adanya trade-off antara aspek ekonomi dan lingkungan dalam pemilihan konfigurasi sistem energi terbarukan. Konfigurasi off-grid PV–BESS berhasil mengeliminasi emisi karbon dioksida, namun memiliki biaya energi (CoE) 0,365 USD/kWh, yang berarti 60% lebih tinggi dibandingkan konfigurasi hibrida genset–PV–BESS dengan CoE 0,219 USD/kWh dan emisi 55.177 kg CO₂/tahun. Dengan demikian, solusi off-grid PV–BESS lebih unggul dalam aspek keberlanjutan lingkungan, sementara skema hibrida lebih kompetitif secara biaya dan tetap menyediakan keandalan energi melalui cadangan genset.Permasalahan krisis energi global dan peningkatan emisi gas rumah kaca telah mendorong berbagai negara untuk mencari solusi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kondisi ini menuntut adanya transisi menuju sumber energi yang ramah lingkungan dan efisien secara ekonomi. Penerapan sistem fotovoltaik (PV) yang dikombinasikan dengan sistem penyimpanan energi baterai (BESS) semakin populer sebagai solusi untuk mengurangi emisi karbon dan biaya energi. Penelitian menunjukkan bahwa integrasi BESS dengan PV dapat mengurangi emisi karbon dengan mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis fosil. Untuk mengoptimalkan implementasi sistem PV dan BESS, digunakan perangkat lunak Hybrid Optimization Model for Electric Renewables (HOMER) Pro versi 3.14.2, dengan kriteria evaluasi berdasarkan nilai net present cost (NPC) dan cost of energy (CoE) terendah. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skema sistem hibrida Genset-PV-BESS menghasilkan CoE sebesar 0,226 USD/kWh, sedangkan konfigurasi off-grid PV-BESS memberikan CoE sebesar 0,378 USD/kWh. Berdasarkan analisis emisi gas rumah kaca terdapat perbedaan yang signifikan dalam mengimplementasikan PV-BESS off grid yaitu menghasilkan 0 karbon dioksida sedangkan implementasi generator diesel-PV-BESS masih menghasilkan karbon dioksida sebesar 56.657 kg/tahun

    2,061

    full texts

    2,322

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇