Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
Not a member yet
    2322 research outputs found

    Presepsi Manajemen Risiko dan Tingkat Maturitas Badan Layanan Umum Politeknik Negeri Jakarta

    Full text link
    Dalam penilaian maturitas BLU, terdapat indikator penilaian manajemen risiko pada aspek tata kelola dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presepsi pimpinan dan pegawai atas penerapan manajemen risiko dan maturitas BLU PNJ dan mengetahui efektivitas manajemen risiko dalam peningkatan maturitas BLU PNJ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berdasarkan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dengan tiga kategori: presepsi atas prinsip manajemen risiko, kerangka menajemen risiko, dan maturitas BLU. Kuesioner telah disebar kepada 87 orang responden yang merupakan pimpinan dan pegawai BLU PNJ. Hasil survei menunjukan bahwa terdapat korelasi positif antara presepsi atas manajemen risiko dan maturitas BLU PNJ. Hal tersebut menunjukan semakin baik presepsi pimpinan dan pegawai atas prinsip dan kerangka manajemen risiko maka berpengaruh terhadap semakin baiknya tingkat maturitas BLU PNJ. Penerapan manajemen risiko yang efektif akan berdampak terhadap peningkatan nilai maturitas BLU PNJ. Peningkatan maturitas BLU PNJ melalui pemenuhan kriteria penilaian manajemen risiko yang meliputi aktivitas, panduan baku, konsistensi, terpusat, pengelolaan, sosialisasi, tindak lanjut, sistem informasi, dan inovasi. Dalam mewujudkan penerapan manajemen risiko BLU PNJ yang efektif, dimulai dengan membangun budaya sadar risiko bagi seluruh unsur meliputi pimpinan dan pegawai melalui strategi dan upaya yang tepat untuk mengatasi tantangan dan kendala terkait. Kata Kunci: Manajemen risiko, Maturitas, BLU PNJ  Dalam penilaian maturitas BLU, terdapat indikator penilaian manajemen risiko pada aspek tata kelola dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presepsi pimpinan dan pegawai atas penerapan manajemen risiko dan maturitas BLU PNJ dan mengetahui efektivitas manajemen risiko dalam peningkatan maturitas BLU PNJ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berdasarkan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dengan tiga kategori: presepsi atas prinsip manajemen risiko, kerangka menajemen risiko, dan maturitas BLU. Kuesioner telah disebar kepada 87 orang responden yang merupakan pimpinan dan pegawai BLU PNJ. Hasil survei menunjukan bahwa terdapat korelasi positif antara presepsi atas manajemen risiko dan maturitas BLU PNJ. Hal tersebut menunjukan semakin baik presepsi pimpinan dan pegawai atas prinsip dan kerangka manajemen risiko maka berpengaruh terhadap semakin baiknya tingkat maturitas BLU PNJ. Penerapan manajemen risiko yang efektif akan berdampak terhadap peningkatan nilai maturitas BLU PNJ. Peningkatan maturitas BLU PNJ melalui pemenuhan kriteria penilaian manajemen risiko yang meliputi aktivitas, panduan baku, konsistensi, terpusat, pengelolaan, sosialisasi, tindak lanjut, sistem informasi, dan inovasi. Dalam mewujudkan penerapan manajemen risiko BLU PNJ yang efektif, dimulai dengan membangun budaya sadar risiko bagi seluruh unsur meliputi pimpinan dan pegawai melalui strategi dan upaya yang tepat untuk mengatasi tantangan dan kendala terkait

    Analisis Pengaruh Masukan Udara pada Ruang Bakar Boiler Pipa Api Kapasitas 100 Kg/ Jam untuk Meningkatkan Efisiensi Energi

    Full text link
    This study aims to improve the energy efficiency of a 100 kg/h fire-tube mini boiler through combustion chamber redesign and analysis of air intake variations. The redesign was conducted using SolidWorks software with thermal insulation made of bricks, cement, sand, and refractory cement to reduce heat loss. Experiments were carried out by varying blower air velocity from 3 to 17 m/s, measuring combustion chamber temperature, steam temperature, water temperature, pressure, fuel consumption, and energy efficiency. The results show that an air velocity of 11 m/s achieved the best performance, with a maximum efficiency of 86% at 1 bar pressure. Efficiency decreased at lower air velocity due to limited oxygen supply and at higher velocity due to excessive air absorbing heat energy. The redesigned combustion chamber produced more stable combustion, reduced fuel consumption, and improved continuous steam productionThis study aims to improve the energy efficiency of a 100 kg/h fire-tube mini boiler through combustion chamber redesign and analysis of air intake variations. The redesign was conducted using SolidWorks software with thermal insulation made of bricks, cement, sand, and refractory cement to reduce heat loss. Experiments were carried out by varying blower air velocity from 3 to 17 m/s, measuring combustion chamber temperature, steam temperature, water temperature, pressure, fuel consumption, and energy efficiency. The results show that an air velocity of 11 m/s achieved the best performance, with a maximum efficiency of 86% at 1 bar pressure. Efficiency decreased at lower air velocity due to limited oxygen supply and at higher velocity due to excessive air absorbing heat energy. The redesigned combustion chamber produced more stable combustion, reduced fuel consumption, and improved continuous steam productio

    Analisis Pengaruh Campuran Biodiesel terhadap Performa dan Emisi Gas Buang Mesin Diesel Common-Rail

    Full text link
    This study aims to analyze the effect of biodiesel blend variations on the performance and exhaust emission characteristics of a diesel engine equipped with a Common-Rail Direct Injection (CRDI) system. The experimental tests were conducted using two types of fuel, namely B50 (50% biodiesel and 50% diesel) and B100 (pure biodiesel). The evaluated parameters included fuel consumption (FC), specific fuel consumption (SFC), and exhaust emissions consisting of CO, CO₂, NO, NOₓ, O₂, and SO₂. Tests were performed at three engine speeds (800, 1000, and 1500 rpm) and three electrical load levels (600 W, 1000 W, and 2000 W). The results showed that both FC and SFC increased with higher engine speed and load, where the average SFC of B100 was 5–15% higher than that of B50 due to the lower calorific value of biodiesel. In terms of emissions, the use of B100 reduced CO concentration by up to 10% compared to B50, while NOₓ emissions increased by approximately 15–25% at higher speeds. SO₂ emissions were recorded at 0 ppm under all test conditions, indicating that biodiesel is sulfur-free. These findings confirm that pure biodiesel can be effectively utilized in modern diesel engines with common-rail injection systems, providing good combustion efficiency and contributing to the reduction of exhaust gas emissions.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi campuran biodiesel terhadap performa dan karakteristik emisi gas buang mesin diesel sistem Common-Rail Direct Injection (CRDI). Pengujian dilakukan secara eksperimental dengan dua jenis bahan bakar, yaitu B50 (50% biodiesel dan 50% solar) dan B100 (biodiesel murni). Parameter yang diamati meliputi konsumsi bahan bakar (Fuel Consumption, FC), konsumsi bahan bakar spesifik (Specific Fuel Consumption, SFC), serta emisi gas buang yang terdiri dari CO, CO₂, NO, NOₓ, O₂, dan SO₂. Pengujian dilakukan pada tiga tingkat putaran mesin (800, 1000, dan 1500 rpm) dan tiga beban listrik (600 W, 1000 W, dan 2000 W). Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai FC dan SFC meningkat seiring dengan kenaikan beban dan putaran mesin, dengan SFC B100 rata-rata 5–15% lebih tinggi dibandingkan B50 akibat nilai kalor biodiesel yang lebih rendah. Dari sisi emisi, penggunaan B100 menurunkan kadar CO hingga 10% dibandingkan B50, sedangkan emisi NOₓ meningkat sekitar 15–25% pada putaran tinggi. Emisi SO₂ tercatat nol (0 ppm) pada seluruh kondisi uji, menandakan bahwa biodiesel tidak menghasilkan emisi berbasis sulfur. Hasil ini menunjukkan bahwa biodiesel murni masih dapat digunakan secara efektif pada mesin diesel modern dengan sistem injeksi common-rail, memberikan efisiensi pembakaran yang baik serta mendukung pengurangan emisi gas buang

    Pengendalian Kualitas Produksi Produk Apparel Menggunakan Metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA) Dan Fault Tree Analysis (FTA) Pada PT Cetakin Biar Danta

    Full text link
                                                                                                                ABSTRAK PT Cetakin Biar Danta merupakan perusahaan percetakan yang bergerak di industri cetak diantaranya seperti jersey, celemek, lanyard dan tas. Beberapa masalah yang ada pada PT Cetakin Biar Danta adalah kualitas produk yang di hasilkan oleh PT Cetakin Biar Danta. Komplain tersebut diantaranya yaitu hasil potongan bahan kain tidak sesuai pola yaitu sekitar 10.46%; gambar kaos jersey olahraga tidak sesuai pesanan 31.63%; kaos jersey kotor disebabkan oleh tinta sublim 12.90%; kaos Jersey kotor disebabkan oleh lem meja 8.52%; kaos jersey olahraga pada saat di press masih ada yang keriput 15.33%; kaos jersey kotor disebabkan karena tinta yang membekas di meja press 12.65%; dan hasil jahitan tidak rapih 8.52%. Hasil total kecacatan dari komplain tersebut 100% dari total produksi 60.504 pcs. Hal ini akan mempengaruhi tingkat kepercayaan pelanggan itu sendiri. Tujuan dari kegiatan penelitian ini untuk mengatasi permasalahan tersebut menggunakan metode FMEA dan FTA. Dari hasil pengamatan yang ditemukan. Faktor penyebab terjadinya kecacatan disebabkan faktor manusia, mesin yang digunakan, alat yang digunakan dan bahan material yang digunakan.dan didapatkan jenis kecacatan yang memiliki nilai RPN terbesar yaitu pada mode Gambar kaos jersey olahraga tidak sesuai pesanan dan penyebab potensial yang dimiliki yaitu pekerja yang mengalami kelelahan dengan didapatkan nilai Risk Priority Number (RPN) SEBESAR 192 pada peringkat pertama, sehingga penyebab potensial ini yang harus di prioritaskan. selanjutnya penentuan usulan perbaikan dilakukan dengan menggunakan 5W+1H. Usulan perbaikan untuk mengurangi produk cacat kaos sablon yaitu Melakukan peningkatan pengawasan, Memberi waktu istirahat yang cukup bagi para pekerja, Pembuatan display campuran warna gradasi tinta sublim, Mengadakan pelatihan rutin, Mengganti pisau mesin potong kain dan meningkatkan perawatan pada mesin. Kata kunci:  FMEA, FTA, Jersey Olahraga, Kualitas, RP

    Integrasi QR Code dalam Sistem Stock Opname Digital untuk Validasi Stok Barang Jadi di PT XYZ

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan sistem stock opname digital berbasis AppSheet sebagai solusi untuk meningkatkan akurasi pencatatan dan mengatasi permasalahan shortage pada finished goods dalam returnable packaging di PT XYZ. Proses stock opname sebelumnya dilakukan secara manual sehingga rentan terhadap kesalahan pencatatan, keterlambatan pelaporan, dan ketidaksesuaian data antara fisik dan sistem. Penelitian ini menggunakan metode observasi proses, analisis akar masalah, serta perancangan aplikasi berbasis AppSheet yang terintegrasi dengan penggunaan QR Code untuk mempercepat proses validasi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem digital mampu meningkatkan kecepatan input data, menurunkan potensi human error, serta menghasilkan data stok yang lebih akurat dan real-time. Selain itu, aplikasi memberikan kemudahan dalam pelacakan returnable packaging dan memperbaiki alur kerja warehouse secara keseluruhan. Penelitian ini membuktikan bahwa digitalisasi menggunakan platform low-code seperti AppSheet dapat menjadi solusi efektif dan scalable untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.   Kata kunci:  Digital Stock Opname, Appsheet, Akurasi Inventori, Returnable Packaging, QR Code Validatio

    Implementasi DMAIC untuk Perbaikan Kinerja Mesin KWS Berbasis Perhitungan Overall Equipment Effectiveness

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mesin filling KWS pada lini produksi minuman berkarbonasi di PT XYZ menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan pendekatan DMAIC. Pengukuran efektivitas dilakukan melalui tiga parameter utama OEE, yaitu availability, performance, dan quality, serta identifikasi Six Big Losses untuk menemukan sumber kerugian terbesar. Data produksi periode Januari–Desember 2024 digunakan sebagai dasar perhitungan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata OEE sebesar 24%, yang berada jauh di bawah standar JIPM sebesar 85%. Performa mesin menjadi faktor paling kritis dengan nilai rata-rata 33%, sementara quality berada pada 78% dan availability relatif tinggi sebesar 94%. Analisis Six Big Losses mengidentifikasi kerugian terbesar berasal dari breakdown losses (71,81%) dan reduced speed losses (13,13%). Berdasarkan hasil tersebut, disusun usulan perbaikan melalui pendekatan DMAIC yang berfokus pada peningkatan kecepatan operasi, pengurangan downtime, dan optimasi standar operasional. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas mesin dan produktivitas lini produksi

    Relevansi Judul dengan Teras Berita pada Kanal Peristiwa di Netralnews.com Periode 30 Maret

    Full text link
    This study aims to determine the relevance between news headlines and leads in the Peristiwa section of netralnews.com during the period of March 30, 2025. The research employs a descriptive qualitative method through direct observation of 16 news articles published within that period. The findings show that most of the analyzed articles fulfill the principle of relevance between headline and lead, although several are found to be inconsistent due to deviations from the lead content. Such inconsistencies tend to arise from clickbait practices aimed at increasing reader engagement. This study emphasizes the importance of consistency between headlines and leads as part of journalistic ethics and maintaining the credibility of online media.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi antara judul berita dengan teras berita pada kanal Peristiwa di situs netralnews.com periode 30 Maret 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi langsung terhadap 16 berita yang dipublikasikan pada periode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar berita telah memenuhi prinsip relevansi antara judul dan teras berita, namun terdapat beberapa yang tidak relevan karena penulisannya menyimpang dari isi teras berita. Ketidaksesuaian tersebut disebabkan oleh kecenderungan media untuk menarik perhatian pembaca dengan teknik clickbait. Penelitian ini menegaskan pentingnya konsistensi antara judul dan teras berita sebagai wujud tanggung jawab etika jurnalistik dan upaya menjaga kredibilitas media online

    PENGARUH HARGA, CITRA MEREK DAN LOKASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA VIOLET BAKERY KOTA PROBOLINGGO

    Full text link
    The increasingly rapid and unlimited development of the era makes human desires and needs increasingly numerous. Currently, humans are no longer able to fulfill their own desires and needs, so that a form is expected that can provide this. This study aims to identify what factors make consumers make purchasing decisions. This is whether influenced by several factors such as price, brand image, or location. This study uses an associative quantitative method with a sampling technique using an incidental technique, and data acquisition is carried out by distributing questionnaires to consumers at Violet Bakery, Probolinggo City. Testing in this study using the SPSS23 test. The results indicate that price, brand image, and location have a positive and significant effect on purchasing decisions at Violet Bakery, Probolinggo City. Keywords: price, brand image, location, and purchasing decisions.Semakin berkembangnya zaman yang sangat cepat dan tak terbatas membuat keinginan dan kebutuhan manusia semakin banyak. Saat ini, manusia tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan maupun keinginannya sendiri, sehigga diharap adanya sebuah wujud yang dapat menyajikan hal tersebut. Tujuan diselenggarakannya penelitian ini yaitu mengidentifikasi faktor apakah yang mendorong konsumen melakukan keputusan pembelian. Hal ini, apakah dipengaruhi sejumlah faktor selayaknya harga, citra merek, maupun lokasinya. Metode yang diterapkan yakni kuantitatif asosiatif melalui teknik penentuan sampel berupa teknik incidental, serta perolehan data dilakukan dengan penyebaran kusioner kepada konsumen di Violet Bakery Kota Proboliggo. Kemudian untuk pengujian yang dilaksanakan yaitu mempergunakan uji SPSS23. Hasil yang didapat memperlihatkan harga, citra merek, dan Lokasi memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Violet Bakery Kota Probolinggo

    ANALISIS EVENT MANAGEMENT PADA CAPACITY BUILDING UIN JAKARTA 2024 OLEH JEJAK PRIBADI ORGANIZER

    Full text link
    Event management in the context of higher education plays a crucial role in the capacity development of institutions and human resources. The State Islamic University (UIN) Jakarta regularly organizes academic and non-academic events, including the 2024 Capacity Building program, aimed at enhancing the competencies of all staff members. The implementation of this program requires an integrated event management approach, encompassing systematic planning, organization, and evaluation. The Capacity Building event is designed considering various aspects such as needs analysis, strategic planning, program implementation, and impact evaluation. An in-depth analysis of event management practices is conducted to identify challenges faced and recommend improvements to enhance the quality of future event organization. By applying Goldblatt's 5C Event Management theory—Concept, Coordination, Control, Communication, and Culmination—this program aims to create a positive experience for participants and significantly contribute to the advancement of UIN Jakarta. The success of this program is measured not only by the achievement of individual goals but also by the synergy and collaboration fostered among diverse work units.   Keyword: Event Management, Capacity Building, UIN Jakarta, Jejak Pribadi OrganizerEvent management dalam konteks pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam pengembangan kapasitas institusi dan sumber daya manusia. Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta secara rutin menyelenggarakan event akademik dan non-akademik, termasuk program Capacity Building 2024, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi seluruh pegawai. Penyelenggaraan program ini memerlukan pendekatan manajemen acara yang terintegrasi, mencakup perencanaan, pengorganisasian, dan evaluasi yang sistematis. Event Capacity Building ini dirancang dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti analisis kebutuhan, perencanaan strategis, implementasi program, dan evaluasi dampak kegiatan. Analisis mendalam terhadap praktik event management dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merekomendasikan perbaikan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event di masa mendatang. Dengan menerapkan teori 5C Event Management dari Goldblatt—Concept, Coordination, Control, Communication, dan Culmination—program ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman positif bagi peserta serta memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan UIN Jakarta. Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari pencapaian tujuan individual, tetapi juga dari sinergi dan kolaborasi yang terjalin antar unit kerja yang beragam. Kata kunci: Event management, Capacity Building, UIN Jakarta, pengembangan kapasitas, manajemen acara

    GENDER DYNAMICS IN RURAL TOURISM EVENTS: INSIGHTS FROM BALINESE COMMUNITY-BASED DEVELOPMENT

    Full text link
      Gender equality represents a fundamental pillar of the United Nations Sustainable Development Goals (SDG 5), yet its implementation in rural tourism contexts remains inadequately examined, particularly in culturally distinct regions such as Bali, Indonesia. This study investigates the dynamics of gender equality within Balinese rural tourism development, examining how traditional cultural frameworks intersect with modern tourism practices to shape gender roles, perceptions, and relationships. Drawing upon SDG 5 indicators and gender equality dimensions encompassing economic participation, decision-making authority, and socio-cultural positioning, this research employs an ethnographic methodology incorporating participant observation and semi-structured interviews with female and male tourism operators, community leaders, and local residents in rural tourism villages in Bali. Findings reveal complex negotiations between Bali's traditional Hindu-based gender complementarity system (purusa-predana) and emerging egalitarian tourism practices. While rural tourism enhances female economic empowerment and creates new income-generating opportunities, persistent structural barriers rooted in customary obligations (adat) and religious responsibilities constrain women's full participation in tourism governance and entrepreneurship. Male participants acknowledge shifting household dynamics yet express concerns regarding changing traditional authority structures. The study identifies generational differences in gender perception, with younger cohorts exhibiting more progressive attitudes toward gender equality. These findings contribute to contextualized understanding of gender-tourism interactions in culturally distinctive environments and offer practical implications for gender-responsive rural tourism policy formulation aligned with SDG targets

    2,061

    full texts

    2,322

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇