Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
Not a member yet
2322 research outputs found
Sort by
PENUMBUHAN KESADARAN DAN TANGGUNG JAWAB ANAK TERHADAP SAMPAH MELALUI DESAIN POSTER INTERAKTIF
Kebiasaan membuang sampah sembarangan yang dilakukan peserta didik di Ml Hidayatul Athfal Serua membuat lingkungan sekolah menjadi kotor dan kegiatan belajar mengajar tidak nyaman. Kurangnya akses informasi, pengetahuan, dan pemahaman terhadap bahaya sampah di sekolah menjadi indikator perlunya tindakan yang lebih efektif. Oleh karena itu, diperlukan media kampanye sosial berupa media interaktif yang efektif dan informatif untuk menumbuhkan kesadaran, motivasi, dan tanggung jawab peserta didik terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan inovasi media kampanye sosial berupa poster interaktif tentang sampah di Ml Hidayatul Athfal Serua yang menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik kelas I sampai kelas VI. Metode yang digunakan merupakan metode penelitian kualitatif dengan tahapan proses design thinking lewat teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan desain poster interaktif yang ilustratif melalui penggambaran objek dan karakter anak yang aktif dan ekspresif menggunakan teknik ilustrasi digital painting gaya kartun, serta playful menggunakan warna yang colorful, jenis huruf sans serif, dan penerapan layout asimetris yang tidak kaku. Fitur interaktif yang dapat dibuka, ditutup, ditarik, dan pop-up membuat informasi lebih menarik dengan keterlibatan peserta didik secara langsung diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran, motivasi, dan tanggung jawab peserta didik Ml Hidayatul Athfal dalam membuang sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.Kebiasaan membuang sampah sembarangan yang dilakukan peserta didik di Ml Hidayatul Athfal Serua membuat lingkungan sekolah menjadi kotor dan kegiatan belajar mengajar tidak nyaman. Kurangnya akses informasi, pengetahuan, dan pemahaman terhadap bahaya sampah di sekolah menjadi indikator perlunya tindakan yang lebih efektif. Oleh karena itu, diperlukan media kampanye sosial berupa media interaktif yang efektif dan informatif untuk menumbuhkan kesadaran, motivasi, dan tanggung jawab peserta didik terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan inovasi media kampanye sosial berupa poster interaktif tentang sampah di Ml Hidayatul Athfal Serua yang menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik kelas I sampai kelas VI. Metode yang digunakan merupakan metode penelitian kualitatif dengan tahapan proses design thinking lewat teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan desain poster interaktif yang ilustratif melalui penggambaran objek dan karakter anak yang aktif dan ekspresif menggunakan teknik ilustrasi digital painting gaya kartun, serta playful menggunakan warna yang colorful, jenis huruf sans serif, dan penerapan layout asimetris yang tidak kaku. Fitur interaktif yang dapat dibuka, ditutup, ditarik, dan pop-up membuat informasi lebih menarik dengan keterlibatan peserta didik secara langsung diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran, motivasi, dan tanggung jawab peserta didik Ml Hidayatul Athfal dalam membuang sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Kata kunci: 
The Process Of Creating Fund Disbursement Notes After Official Travel At The Secretariat Of The Youth, Sports, Culture, And Tourism Agency Of Depok City
This research analyzes the process of creating Fund Disbursement Notes (NPD) after official travel at the Secretariat of the Youth, Sports, Culture, and Tourism Agency of Depok City. The study identifies the stages, supporting documents, as well as obstacles and their solutions. The NPD process includes collecting evidence, preparing reports, and submitting funds. However, common issues such as document delays and data inconsistencies often postpone fund disbursement. This research aims to provide insights into government financial administration and recommendations to improve the efficiency of official travel fund management
Comparative Analysis of PLTMG Performance After Overhaul at Gas Station X
GEG use gas engines that require maintenance or overhaul after a certain period of operational life. Overhaul is an important process that aims to improve engine performance and ensure the efficiency and reliability of gas engines in the long term. Engine overhaul not only aims to improve thermal efficiency, but can also make the engine more fuel efficient and extend its operational life. By doing so periodically, it can reduce the risk of significant damage. As in this study which uses a comparative method, which compares the performance of the GEG before and after overhaul. This study analyzes the performance comparison of Gas Engine Generator (GEG) before and after overhaul with turbocharger replacement focusing on thermal efficiency and Specific Fuel Consumption (SFC).The data showed an increase in thermal efficiency from 47% to 53% after the overhaul. The SFC also decreased from 9 - 11 scf/kWh to stabilize at 8 scf/kWh. These results show that overhaul with turbocharger replacement can significantly improve the performance of the GEG.GEG use gas engines that require maintenance or overhaul after a certain period of operational life. Overhaul is an important process that aims to improve engine performance and ensure the efficiency and reliability of gas engines in the long term. Engine overhaul not only aims to improve thermal efficiency, but can also make the engine more fuel efficient and extend its operational life. By doing so periodically, it can reduce the risk of significant damage. As in this study which uses a comparative method, which compares the performance of the GEG before and after overhaul. This study analyzes the performance comparison of Gas Engine Generator (GEG) before and after overhaul with turbocharger replacement focusing on thermal efficiency and Specific Fuel Consumption (SFC).The data showed an increase in thermal efficiency from 47% to 53% after the overhaul. The SFC also decreased from 9 - 11 scf/kWh to stabilize at 8 scf/kWh. These results show that overhaul with turbocharger replacement can significantly improve the performance of the GEG
Pengaruh PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN LQ 45 YANG DIMODERASI DENGAN EXCHANGE RATE
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh profitabilitas, struktur modal, dan likuiditas terhadap nilai perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45, dengan mempertimbangkan nilai tukar sebagai variabel pemoderasi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dari 27 perusahaan selama periode 2022 hingga 2024, dan nilai perusahaan diukur menggunakan rasio Tobin’s Q. Secara simultan, ketiga variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, secara individu hanya profitabilitas dan struktur modal yang menunjukkan pengaruh bermakna, sementara likuiditas tidak berpengaruh signifikan. Selanjutnya, nilai tukar berperan sebagai moderator dalam memperkuat hubungan antara profitabilitas dan nilai perusahaan, meskipun dampaknya terhadap struktur modal hanya marjinal dan tidak berpengaruh terhadap likuiditas. Temuan ini memperlihatkan bahwa faktor internal perusahaan memiliki pengaruh besar terhadap penilaian pasar, dan nilai tukar sebagai variabel eksternal mampu mengubah arah atau kekuatan hubungan tersebut
Sistem Monitoring Budidaya Maggot Berbasis Aplikasi Android
Maggot is the larval phase of the life cycle of the Black Soldier Fly (BSF). The existence of maggot can be utilized as a solution to decompose organic waste as well as being used as an alternative feed for livestock. Good maggot results can be obtained by monitoring and controlling the cultivation process regularly. Monitoring and control need to be done to ensure the temperature and humidity of the cultivation site are in accordance with the needs of maggot. humidity in the cultivation site according to the needs of maggot, maggot maggots are protected from the threat of rat pests, food is given according to the schedule, and drying maggots that are ready for harvest. Maggot monitoring is carried out by utilizing an Internet of Things-based maggot cultivation monitoring system. The system design process consists of tool design and Android application design. The tool design uses a NodeMCU ESP32 microcontroller to operate the DC motor module and servo motor as a driver, a DHT-22 sensor to measure temperature and humidity, a PIR sensor to detect rat pests, an HC-SR04 sensor to measure maggot food levels, a fan to lower temperature and humidity, a buzzer as an alarm, OLED as a display to monitor temperature values, and RTC as a time recording module. The maggot monitoring and control system was successfully operated using an Android application to display temperature and humidity conditions, provide automatic feeding, repel rats and dry maggots.Maggot merupakan fase larva dari siklus hidup lalat jenis Black Soldier Fly (BSF). Keberadaan maggot dapat dimanfaatkan sebagai solusi untuk mengurai sampah organik serta dijadikan pakan alternatif untuk hewan ternak. Hasil maggot yang baik mampu diperoleh dengan cara memantau serta mengendalikan proses budidaya secara teratur. Pemantauan dan pengendalian perlu dilakukan untuk memastikan suhu dan kelembaban pada tempat budidaya sesuai dengan kebutuhan maggot, maggot terlindungi dari ancaman serangan hama tikus, pangan diberikan sesuai dengan jadwal, serta melakukan pengeringan pada maggot yang telah siap panen. Kegiatan tersebut membutuhkan tenaga yang ekstra dan harus dilakukan secara berkala, sehingga diciptakan sebuah sistem untuk mempermudah kegiatan peternak. Rancang bangun sistem yang diciptakan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 untuk mengoperasikan modul motor DC dan motor servo sebagai penggerak, sensor DHT-22 untuk mengukur suhu dan kelembaban, sensor PIR untuk mendeteksi hama tikus, sensor HC-SR04 untuk mengukur kadar pangan maggot, kipas untuk menurunkan suhu dan kelembaban, buzzer sebagai alarm, OLED sebagai display untuk memantau nilai suhu, serta RTC sebagai modul pencatat waktu. Sistem pemantauan dan pengendalian dioperasikan menggunakan aplikasi Android. Output dari data modul disampaikan ke aplikasi Android melalui database google firebase secara realtime
Analisa Realisasi Sistem Identifikasi Tingkat Kematangan Buah Tomat Ceri dengan Model YOLOv8 di BBPP Lembang
Cherry tomatoes, small in size but sweet and nutritious, are increasingly popular and cultivated in Indonesia. The main challenge is determining optimal ripeness for harvesting. Technologies such as YOLOv8 can improve the accuracy of fruit ripeness detection. This study at BBPP Lembang applied YOLOv8 to detect cherry tomato ripeness and analyzed the model's performance and influencing factors. The research method for cherry tomato ripeness analysis using YOLOv8 involved image collection and annotation, data augmentation, and dataset sharing. The model was trained on the Google Colab platform with GPUs, evaluated using metrics such as accuracy and mAP, and then integrated into a website. The system was tested in real-world conditions and monitored regularly to ensure optimal performance. YOLOv8 successfully identified cherry tomato ripeness at BBPP Lembang with a mAP of 77.5%, a precision of 77.6%, a recall of 68.1%, and an F1-score of 72.5% after 100 epochs. The model demonstrated 85.71% accuracy in field trials, succeeding in 6 out of 7 tests. Model performance is influenced by dataset quality, lighting, and image resolution for optimal results. The model achieved 85.71% accuracy in real-time conditions on the website. Dataset quality and lighting influence performance, demonstrating YOLOv8's effectiveness in accurately monitoring fruit ripenessTomat ceri, berukuran kecil namun manis dan bergizi, semakin populer dan dibudidayakan di Indonesia. Tantangan utamanya adalah menentukan kematangan optimal untuk panen. Teknologi seperti YOLOv8 dapat meningkatkan akurasi deteksi kematangan buah. Penelitian ini di BBPP Lembang menerapkan YOLOv8 untuk mendeteksi kematangan tomat ceri dan menganalisis kinerja serta faktor-faktor yang mempengaruhi model. Metode penelitian untuk analisis kematangan tomat ceri menggunakan YOLOv8 melibatkan pengumpulan dan anotasi gambar, augmentasi data, dan pembagian dataset. Model dilatih di platform Google Colab dengan GPU, dievaluasi menggunakan metrik seperti akurasi dan mAP, kemudian diintegrasikan ke situs web. Sistem diuji di kondisi nyata dan dipantau secara rutin untuk memastikan kinerja optimal.YOLOv8 berhasil mengidentifikasi kematangan tomat ceri di BBPP Lembang dengan mAP 77,5%, precision 77,6%, recall 68,1%, dan F1-score 72,5% setelah 100 epoch. Model ini menunjukkan akurasi 85,71% dalam uji lapangan, berhasil dalam 6 dari 7 pengujian. Kinerja model dipengaruhi oleh kualitas dataset, pencahayaan, dan resolusi gambar untuk hasil yang optimal. Penelitian ini menggunakan YOLOv8 untuk mendeteksi kematangan tomat ceri, dimulai dengan pengumpulan gambar, anotasi, augmentasi data, dan pelatihan model di Google Colab. Model mencapai akurasi 85,71% dalam kondisi real-time di situs web. Kualitas dataset dan pencahayaan mempengaruhi kinerja, menunjukkan YOLOv8 efektif dalam pemantauan kematangan buah secara akurat
Tablet Pemurni Air Yang Terkontaminasi Logam Berat Dengan Memanfaatkan Limbah Kerang Darah (Tegillarca Granosa)
Water pollution caused by heavy metals such as lead (Pb) poses a serious threat to both environmental and human health. One promising solution involves the use of natural materials derived from organic waste as adsorbents, such as blood clam shells (Tegillarca granosa), which are rich in calcium carbonate (CaCO₃) and exhibit high potential following calcination. This study aims to evaluate the effect of calcination temperature variation on the adsorption efficiency of clam shells in tablet form for Pb²⁺ ions. The calcination process was conducted at temperatures of 400°C, 650°C, and 900°C for 2 hours each, following an initial drying stage at 150°C for 1 hour. The resulting calcined powder was ground, sieved, and compressed into tablets using a mechanical pressure of 150 N. Adsorption tests were carried out using a Pb solution with a concentration of 38.9 ppm for 1 hour, and the residual concentration was analyzed using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). The results showed that calcination at 400°C yielded the highest adsorption efficiency at 99.3%, followed by 650°C (99.1%) and 900°C (98.4%). These findings indicate that calcination temperature significantly influences the characteristics and performance of the adsorbent, highlighting the potential of calcined blood clam shell waste as an effective and sustainable alternative for removing heavy metal contaminants from polluted water.Pencemaran air akibat aktivitas manusia adalah masalah lingkungan yang harus ditangani serius karena memiliki dampak yang dapat merugikan ekosistem. Salah satu indikator utama degradasi lingkungan dalam sistem perairan adalah keberadaan logam berat di perairan pesisir, yang berasal dari aktivitas industri dan alam. Salah satu metode yang efektif untuk menghilangkan kandungan logam berat dalam lingkungan adalah melalui proses adsorpsi. Proses penyerapan atau absorbsi digunakan karena hemat biaya dan serta tidak memiliki efek samping yang berbahaya. Bahan penyerap seperti kulit kerang dapat digunakan untuk menghilangkan logam berat setelah menjalani proses kalsinasi, yang melibatkan pemanasan untuk mengubahnya menjadi karbon. Proses pemanasan ini mengikuti sistem oven dua tahap: fase pengeringan awal pada suhu 100–150°C, diikuti oleh kalsinasi pada suhu yang bervariasi yaitu 400°C, 650°C, dan 900°C. Proses kalsinasi bertujuan untuk menguraikan mineral, meningkatkan efisiensi karbonisasi, serta memurnikan produk arang yang dihasilkan. Selama tahap ini, terjadi reaksi karbonasi dan kalsinasi secara simultan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kapasitas adsorpsi optimal untuk cangkang kerang darah dicapai pada suhu kalsinasi 400°C, dengan efisiensi 99,3%. Pada suhu 650°C, kapasitas adsorpsi sedikit menurun menjadi 99,1%, sedangkan pada suhu 900°C, kapasitas adsorpsi semakin menurun menjadi 98,4%
The Influence of Customer Experience on Repurchase Behavior in the E-Commerce Industry: A Case Study of April Eyewear on Shopee
This study aims to examine the influence of customer experience on repurchase behavior within the Indonesian e-commerce industry, with a specific focus on April Eyewear's presence on the Shopee platform. It investigates how various aspects of the customer journey, from initial product interaction to post-purchase support, contribute to a customer's decision to make repeat purchases. Drawing upon qualitative observations from the Shopee platform, this research explores how elements such as clear product information, efficient ordering processes, responsive customer service, and effective return policies shape the customer's perception and drive subsequent purchasing decisions. Findings are expected to highlight that a consistently positive customer experience is a critical driver for fostering brand loyalty (Yasa et al., 2020) and, consequently, encouraging repurchase behavior in the competitive online marketplace (Bolton et al., 2018). This study provides valuable insights for e-commerce businesses seeking to enhance customer retention and sustain long-term growt
STUDI KOMPARATIF HEADWAY DAN METODE PEMBAYARAN PADA MRT JAKARTA JALUR LINTAS UTARA – SELATAN DAN MRT BANGKOK JALUR BIRU
The ongoing process of increasing urbanization has resulted in substantial growth in the urban population—a phenomenon that is particularly evident in major cities such as Jakarta and Bangkok, which have the largest populations in Southeast Asia. The rapid population growth in these cities has created a pressing need for efficient transportation systems. The MRT (Integrated Transportation Mode) is poised to address these challenges by enhancing mobility. This study undertakes a comparative analysis of the operational performance of the Jakarta MRT and the Bangkok MRT, with a particular focus on headway and payment methods. The research method employed was descriptive quantitative with a comparative approach, wherein data was obtained through a literature study and documentation from secondary sources, including official reports and previous research. The main variables compared were headway, which shows how well the service is working, and payment method, which shows how easy it is for passengers to make transactions. The results of the study indicate that the Bangkok MRT exhibits shorter headways compared to the Jakarta MRT. The temporal compression of the service interval is indicative of its efficacy. In terms of payment methods, the Bangkok MRT's flexibility in offering various options provides a clear advantage in terms of convenience for foreign users, while the Jakarta MRT continues to prioritize the convenience of local users.Tingkat urbanisasi global terus meningkat, dengan lebih dari separuh populasi dunia tinggal di perkotaan saat ini. Pada tahun 2020, 87% penduduk dunia tinggal di perkotaan, dengan 44% di kota dan 43% di kota kecil dan pinggiran kota. Jakarta dan Bangkok, sebagai dua kota dengan jumlah penduduk terbesar di Asia Tenggara, perlu memberikan perhatian ekstra terhadap kebutuhan akan sarana dan prasarana termasuk sistem transportasi yang memadai. Transportasi andalan dari kedua daerah tersebut salah satunya yaitu MRT (Mass Rapid Transit). MRT adalah transportasi perkotaan berbasis rel yang dirancang untuk menyediakan layanan publik yang teratur dan berkelanjutan. Dibandingkan dengan moda transportasi lain, MRT unggul dalam kapasitas, kecepatan, dan keandalan karena memiliki jalur khusus yang terpisah. Meskipun kedua wilayah telah memiliki MRT, terdapat perbedaan dalam beberapa aspek. Penyusunan penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menerapkan teknik berupa analisis dari berbagai pustaka. Aspek yang menjadi perbedaan antara MRT Jakarta dan MRT Bangkok yaitu aspek headway (waktu antara) dan metode pembayaran. MRT Bangkok memiliki headway yang lebih kecil dibandingkan dengan MRT Jakarta. Semakin singkat waktunya, maka semakin baik pelayanannya. Sedangkan dari segi metode pembayaran, Fleksibilitas metode pembayaran MRT Bangkok memberikan keunggulan dalam kenyamanan pengguna asing, sementara MRT Jakarta masih fokus pada kemudahan pengguna lokal
Rancang Bangun Alat Filter Air Sederhana untuk Menurunkan Kandungan Batu Kapur
Ketersediaan air bersih di Kabupaten Sampang tergolong kurang, dengan kualitas air yang terus menurun akibat tingginya kandungan zat kapur. Oleh karena itu, diperlukan alat filter air sederhana untuk mengurangi kandungan batu kapur. Alat filter air dibuat dengan rancang bangun rangka tempat penampung air (tandon) dengan tinggi 2 m, ketebalan rangka 3 mm, penampung air dengan kapasitas 250 liter, serta pipa sebagai tempat media bio keramik, resin kation softener, karbon aktif, pasir silika, dan zeolit. Alat ini dirancang untuk proses filtrasi dalam mengurangi kadar zat kapur dalam air. Hasil pengujian debit air menunjukkan bahwa semakin rapat permukaan filter, semakin besar hambatan aliran air, sehingga debit air menjadi lebih lambat. Oleh karena itu, diperlukan pompa dorong untuk meningkatkan kecepatan aliran air. Pengujian kandungan kapur dalam air dilakukan dengan cara memasaknya hingga air menguap, sehingga menyisakan padatan kapur. Hasil pengujian kapur tanpa media filtrasi mencapai 0,07 gram per 100 gram air. Hasil terbaik dari media filter diperoleh ketika menggunakan media resin kation softener setebal 30 cm, yang mana kandungan kapur berkurang menjadi 0,01 gram. Hal ini menunjukkan bahwa filter dengan beberapa media tersebut relatif dapat menurunkan kandungan kapur