Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
Not a member yet
2322 research outputs found
Sort by
EVALUATION OF AI MEDICAL INTERPRETATION
AI has been the core of many studies from pure human studies to scientific experiments. The use of AI in translating medical documents has been going on for over a decade with solid results; however, the effectiveness of AI in interpreting in clinical settings is controversial due to several reasons including the language pairs tested, the expected accuracy, the dialect issues, and the satisfaction of both clinicians and patients. This study aims at studying the effectiveness and accuracy of three AI platforms interpreting between an English doctor and a Yemeni patient from Sana’a. The same dialogue was interpreted by a human person. The comparison shows that Arabic is a low resource language, let alone the Yemeni dialect. The intervention of a human interpreter is vital to maintain a high level of accuracy. Further studies should evaluate other Yemeni dialects and more complicated medical situations
Analysis of The Application of Bim 5d in the Calculation of Quantity Take Off (QTO) for Construction Architecture Multi-Story Buildings
Digital construction technology that is able to have an impact on infrastructure development so that it becomes more efficient and productive, one of which is Building Information Modeling (BIM). As stated in the Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing (PUPR), currently the use of Building Information Modeling (BIM) technology is limited to state buildings with an area of over 2000 m2 and above 2 floors as stated in the Minister of PUPR Regulation No. 22 of 2018 regarding the Construction of State Buildings so that the X Head Office Construction Project which has a total area of 11,992.62 is required to apply the BIM method in its implementation. Quantity take Off is one of the things that can determine success, with BIM-based software Glodon Cubicost being able to model 3D buildings which will then directly get the project quantity of material requirements. From the comparative analysis, it was found that the difference in quantity was 12.23% for wall work, 3.9% for floor finishing work, 9.3% for ceiling work and 0% or no difference at all for door and window work. And the findings of the factors causing the difference are Calculation Policy, Size and notation description, Mastery of software / applications and Accuracy in calculating quantity.Digital construction technology that can impact infrastructure development to make it more efficient and productive, one of which is Building Information Modeling (BIM). As stated in the Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing (PUPR), currently the use of Building Information Modeling (BIM) technology is limited to state buildings with an area of over 2000 m2 and above 2 floors as stated in the Minister of PUPR Regulation No. 22 of 2018 regarding the Construction of State Buildings so that the X Head Office Construction Project which has a total area of 11,992.62m2 is required to apply the BIM method in its implementation. Quantity take-off is one of the factors that can determine success, with BIM-based software Glodon Cubicost being able to model 3D buildings which will then directly get the project quantity of material requirements. From the comparative analysis, it was found that the difference in quantity was 12.23% for wall work, 3.9% for floor finishing work, 9.3% for ceiling work, and 0% or no difference at all for door and window work. The findings of the factors causing the difference are Calculation Policy, Size and notation description, Mastery of software/applications, and Accuracy in calculating quantity
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUCTION INJECTION PADA PT ROKI INDONESIA
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan Bagian Production Injection pada PT Roki Indonesia. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dengan skala likert. Sampel yang diambil menggunakan rumus slovin berjumlah 81 responden yang merupakan para karyawan PT Roki Indonesia. Metode analisis yang digunakanya itu analisis regresi linier sederhana, Uji Koefisien Korelasi, Uji Koefisien determinasi. Hasil dari model regresi linier sederhana menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi variable disiplin kerja (X) sebesar 1,391. Hasil uji korelasi Pearson, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,806 dengan signifikansi 0,000, yang berarti bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara variabel Disiplin Kerja (X) dengan Kinerja Karyawan (Y)
INOVASI TEKNOLOGI APLIKASI MOBILE MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN WIDGET DASAR PADA BAHASA DART DALAM FRAMEWORK FLUTTER
The COVID-19 pandemic has transformed the era into the "Age of Mobile Application-Based Digitalization," with various frameworks competing in mobile application development. This application development utilizes the latest technologies, including Flutter, a combination of Flutter as a framework and Dart, a mobile programming language for both mobile and web platforms, developed by Google. Widgets are a UI (User Interface) framework used to create graphical interfaces within applications, as well as project code written in the Dart programming language.Zaman pandemi covid – 19 telah merubah era menjadi “Era Digitalisasi Berbasis Aplikasi Mobile” dengan persaingan berbagai framework didalam pengembangan aplikasi mobile. Pengembangan aplikasi ini menggunakan teknologi terbaru termasuk flutter yang merupakan kombinasi flutter sebagai framework dan dart merupakan Bahasa pemograman mobile untuk platform seluler maupun web dan dikembangkan oleh Perusahaan Google. Widget merupakan kerangka UI (User Interface) untuk digunakan membuat bagian – bagian antar muka grafis dalam aplikasi serta bagian – bagiankode proyek yang ditulis dalam bahasa pemograman dart
Monitoring dan Pengisian Air Galon Otomatis Menggunakan RFID Berbasis Internet of Things
Layanan pengisian air galon konvensional masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaktepatan volume pengisian, kesalahan transaksi, serta keterbatasan pencatatan histori layanan secara waktu nyata. Penelitian ini mengusulkan sistem pengisian air galon otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan autentikasi pengguna menggunakan Radio Frequency Identification (RFID), pengukuran volume secara presisi, dan pencatatan transaksi real-time. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor infrared E18-D80NK untuk deteksi keberadaan galon, sensor flowmeter YF-S201 untuk pengukuran volume air, serta modul RFID MFRC522 untuk verifikasi pengguna dan pemotongan saldo otomatis. Data volume dan transaksi disimpan pada server lokal dan dapat dipantau melalui antarmuka web secara waktu nyata. Pengujian dilakukan pada kapasitas 5 liter sebanyak 30 kali pengulangan dengan rentang debit 1–3 L/menit. Hasil pengujian menunjukkan deviasi pengukuran volume sebesar ±0,47%, akurasi deteksi galon mencapai 100%, dan validitas transaksi RFID sebesar 100%. Temuan ini membuktikan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keandalan proses pengisian air galon serta mendukung penerapan konsep Internet of Things dalam digitalisasi layanan publik secara berkelanjutan.Layanan isi ulang air galon konvensional masih menghadapi berbagai kendala seperti terbatasnya jam operasional, ketergantungan pada operator, potensi kesalahan transaksi, serta inkonsistensi volume pengisian. Proses pengisian secara manual juga memiliki kelemahan dari segi efisiensi, terutama saat menangani banyak konsumen secara bersamaan. Selain itu, kurangnya akurasi dalam mengukur volume air dan ketergantungan pada intervensi manusia dapat menyebabkan pemborosan dan ketidakefisienan layanan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dirancang dan diimplementasikan sebuah prototype sistem pengisian air galon otomatis berbasis ESP32 yang dilengkapi dengan sensor infrared E18-D80NK untuk mendeteksi keberadaan galon, sensor flowmeter YF-S201 untuk mengukur volume air secara real-time, serta modul RFID MFRC522 untuk transaksi non-tunai. Sistem dirancang untuk meningkatkan keamanan, keakuratan, dan efisiensi layanan depot air isi ulang dengan kemampuan memvalidasi UID kartu RFID, memotong saldo otomatis, serta mencatat histori transaksi ke server lokal yang ditampilkan melalui website admin. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menghentikan aliran air secara otomatis saat mencapai target 5 liter dengan rata-rata deviasi ±0,47%, mendeteksi galon dengan akurasi 100%, dan memproses transaksi RFID secara valid. Website admin juga berhasil mengelola data member dan menampilkan histori transaksi secara real-time. Sistem ini mendukung digitalisasi layanan publik dengan konsep Internet of Things (IoT) untuk memberikan layanan yang lebih modern, presisi, dan transparan
EVALUASI KELAYAKAN STRUKTURAL DAN KEPADATAN LAPISAN AC-BC MENGGUNAKAN METODE CORE DRILL
The Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) layer has an important structural function as a binder between the base layer and the wearing layer. This study aims to evaluate the feasibility of the AC-BC layer in terms of thickness and density using the core drill method on the Padang-Pekanbaru Toll Road Section 2 project. Tests were conducted on field and laboratory samples, then the results were compared with the 2018 General Bina Marga Specifications Revision 2. The average thickness of most samples met the minimum standard of 6.0 cm, but there were several points with a thickness <6.0 cm that required evaluation. Field density values ranged from 2.29-2.34 gr/cm³, and degree density between 97.19–99.47%. Most test points met the standard ≥98%, but there were points with values below the standard indicating potential imperfections in the compaction process. Analysis showed that differences in density values were influenced by the mixture temperature during spreading, the delay time between production and spreading, and variations in field implementation. These findings demonstrate the importance of temperature and time control to ensure the quality of AC-BC layer construction. The results of this study can serve as a technical reference for evaluating and improving fieldwork quality in pavement construction projects.Lapisan Asphalt Concrete–Binder Course (AC–BC) memiliki fungsi struktural penting sebagai pengikat antara lapisan pondasi dan lapisan aus. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan lapisan AC–BC dari segi ketebalan dan kepadatan menggunakan metode core drill pada proyek Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi 2. Pengujian dilakukan terhadap sampel lapangan dan laboratorium, kemudian hasilnya dibandingkan dengan standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Ketebalan rata-rata sebagian besar sampel memenuhi standar minimal 6,0 cm, namun terdapat beberapa titik dengan ketebalan <6,0 cm yang memerlukan evaluasi. Nilai kepadatan lapangan (field density) berkisar antara 2,29–2,34 gr/cm³, dan derajat kepadatan (degree density) antara 97,19–99,47%. Sebagian besar titik pengujian memenuhi standar ≥98%, namun terdapat titik dengan nilai di bawah standar yang mengindikasikan potensi ketidaksempurnaan pada proses pemadatan. Analisis menunjukkan bahwa perbedaan nilai kepadatan tersebut dipengaruhi oleh suhu campuran saat penghamparan, waktu tunda antara produksi dan penghamparan, serta variasi pelaksanaan lapangan. Temuan ini menunjukkan pentingnya kontrol suhu dan waktu pelaksanaan untuk menjamin mutu konstruksi lapisan AC–BC. Hasil penelitian dapat menjadi dasar evaluasi teknis dan rekomendasi perbaikan kualitas pekerjaan lapanga
The Content Creation Process On Instagram @horti.kementan As A Publication Medium At The Directorate General Of Horticulture, Ministry Of Agriculture
This research examines the content creation process on Instagram @horti.kementan, serving as a publication medium at the Directorate General of Horticulture, Ministry of Agriculture. The rapid advancement of internet and social media technologies, particularly Instagram, has transformed communication and information dissemination. Instagram has become a potent platform for public agencies to engage with audiences, build trust, and promote programs effectively. The Directorate General of Horticulture utilizes Instagram to share up-to-date information and publicize its activities, fostering relationships with both internal and external stakeholders, and building public trust through transparent performance and strategic communication. This study aims to explain the content creation process, describe the publication outcomes, and identify the obstacles encountered and solutions implemented. The findings provide insights into effective digital content strategies for government public relations and highlight the importance of visual communication in conveying agricultural information to a broad audience, including younger generations
The ANALISIS PERBANDINGAN PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH DENGAN SHEET PILE
Natural disasters are recurring challenges experienced by countries worldwide, including Indonesia. One of the most common natural disasters in Indonesia is landslides, which frequently occur in various regions each year. Soil plays a critical role in construction, as stable and strong soil conditions are essential for structural integrity. However, poor soil conditions are often encountered, particularly on sloped terrain, increasing the risk of landslides. This study aims to analyze the Safety Factor (SF) of a slope using software based on the Limit Equilibrium Method (LEM). The SF value serves as a reference for further analysis; when SF < 1, reinforcement is required to support the applied loads. The slope stability analysis in this study yielded an SF value of 0.52. Based on this result, two reinforcement methods were evaluated: Retaining Wall and Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP). The analysis indicated that the Retaining Wall failed to adequately support the slope. In contrast, the CCSP reinforcement provided sufficient stability, with a Safety Factor of 1.587. Therefore, the Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) is recommended as a safe and effective slope reinforcement solution.Bencana alam merupakan permasalahan yang sering terjadi di setiap negara di bumi ini, seperti yang terjadi di negara Indonesia. Salah satu bencana alam yang sering terjadi adalah tanah longsor, tanah longsor sering terjadi di wilayah Indonesia dari tahun ke tahun. Tanah memerankan peranan yang sangat vital di dalam suatu konstruksi bangunan. Kondisi tanah yang stabil dan kuat sangat diperlukan di dalam konstruksi, namun sering sekali ditemukan kondisi lahan dengan tanah yang kurang baik. Hal ini menyebabkan terjadinya bencana alam longsor, khususnya pada lahan di wilayah lereng. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis nilai Safety Factor (SF) suatu lereng dengan menggunakan software berbasis metode Limit Equilibrium Method (LEM). Nilai SF ini yang akan dijadikan acuan sebagai analisis lanjutan, apabila SF < 1 maka perlu adanya suatu perkuatan untuk menahan beban yang terjadi. Hasil dari analisis stabilitas lereng ini menghasilkan SF sebesar 0,52. Berdasarkan hasil stabilitas lereng tersebut digunakan dua perkkuatan sebagai perbandingan yaitu dengan menggunakan perkuatan Dinding Penahan Tanah dan Sheet Pile tipe Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP). Hasil dari analisis dihasilkan bahwa Dinding Penahan Tanah mengalami kegagalan sehingga tidak mampu menahan timbunan/ lereng tersebut. Sedangkan untuk perkuatan dengan menggunakan Sheet Pile cukup aman dengan nilai Safety Factor sebesar 1,587. Sehingga dari perkuatan yang cukup aman dapat digunakan yaitu menggunakan metode perkuatan sheet pile tipe Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP)
Perencanaan Perencanan Struktur Beton Bertulang Pada Gedung Sewa Perkantoran 7 Lantai Tahan Gempa Dengan Sistem Ganda Di Jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pontianak
The planning of rental office buildings in Pontianak City is an effort to minimize horizontal land use and prevent new issues, such as land crises. The structural planning carried out certainly needs to pay attention to several aspects, one of which is the influence of earthquakes. Essentially, earthquakes tend to impact structures at their joints; thus, reinforced concrete structures are designed using a moment-resisting frame system with a strong column-weak beam concept, combined with shear walls, referred to as a dual system. This design allows the structure to mitigate earthquake vibrations. The 7-story rental office building is located on Jl. Jendral Ahmad Yani, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Pontianak City, West Kalimantan Province. The earthquake load was planned to use the 2019 Indonesia Earthquake Map and the response spectrum method in accordance with SNI 1726-2019. Load calculations followed SNI 1727-2020, while the design of reinforced concrete structures for building construction complied with SNI 2847-2019. The analysis of the requirements and stability of the structure against the earthquake load by the spectrum response method has met the requirements and stability as an earthquake-resistant structure with a dual system. The maximum inter-level deviation that occurred was 8.411 mm for the x direction and 4.815 mm for the y direction.Perencanaan gedung sewa perkantoran di Kota Pontianak merupakan upaya meminimalisir pemakaian lahan horizontal agar tidak muncul masalah baru seperti krisis lahan. Perencanaan struktur yang dilakukan tentunya perlu memperhatikan beberapa aspek salah satunya adalah pengaruh gempa. Pada dasarnya gempa selalu menyerang struktur pada bagian join sehingga dirancang struktur beton bertulang dengan metode sistem rangka pemikul momen dengan konsep kolom kuat-balok lemah yang dikombinasikan dengan dinding geser atau disebut dengan sistem ganda, sehingga getaran gempa dapat diperkecil oleh struktur. Bangunan Gedung Perkantoran Sewa 7 Lantai ini berlokasi di JL. Jendral Ahmad Yani, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Perencanaan beban gempa menggunakan Peta Gempa Indonesia 2019 menggunakan metode respon spektrum sesuai SNI 1726-2019. Perhitungan pembebanan sesuai SNI 1727-2020, persyaratan struktur beton bertulang untuk bangunan gedung sesuai SNI 2847-2019. Hasil perhitungan struktur didapat ukuran 2 jenis pelat 12cm,15cm; 3 jenis balok 40cm / 65cm, 25cm / 45cm, 30cm / 50cm ; 1 jenis kolom, K1 50cm x 50cm; 1 jenis dinding geser 33cm; 11 jenis pondasi 300cm x 300cm x 100 cm – spun pile 16 D 25cm; 275cm x 275cm x 90cm – spun pile 16 D 25cm; 245cm x 245cm x 90cm – spun pile 9 D 25cm; 240cm x 240cm x 70cm – spun pile 9 D 25cm; 240cm x 160cm x 70cm – spun pile 12 – 80cm; 220cm x 220cm x 90cm – spun pile 9 D 25cm; 200cm x 200cm x 70cm – spun pile 9 D 25cm; 150cm x 150cm x 70cm – spun pile 4 D 25cm; 180cm x 100cm x 70cm – spun pile 2 D 30cm
PENGARUH KINERJA ESG DAN NILAI PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PERBANKAN DI INDEX ESG LEADERS
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja ESG dan nilai perusahaan terhadap return saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Indeks ESG Leaders di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2022 dengan data triwulanan. Return saham diukur dengan menghitung harga saham penutupan pada triwulan ke-t dikurang harga saham penutupan pada triwulan sebelumnya. Kinerja ESG dalam penelitian ini diukur menggunakan nilai risk rating yang disediakan oleh Sustainalytics yang telah bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia. Nilai perusahaan diukur menggunakan rasio Price to Earnings Ratio (PER). Jumlah perusahaan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah 4 perbankan yang terdaftar di indeks ESG Leaders tahun 2021-2022 dengan periode triwulanan. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersifat sekunder. Data diambil dari laporan keuangan triwulan perusahaan yang telah dipublikasikan secara resmi oleh perusahaan yang bersangkutan. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah kinerja ESG dan nilai perusahaan (PER) secara parsial dan simultan tidak berpengaruh terhadap return saham.
Keywords: Kinerja ESG, Nilai Perusahaan, Return Saham, Indeks ESG Leader