Jurnal Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
Not a member yet
2322 research outputs found
Sort by
Design of a Mortar Flow Table Using an Electric Motor Drive and Digital Counter
Mortar consistency testing using flow table tools. Flow table is a tool used to determine the amount of water in the mortar mixture so that it reaches wet conditions under normal consistency conditions. The test was carried out by making a tap by rotating the rotating arm 25 times for 15 seconds, then measuring the diameter change that occurred between after tapping and before tapping. Normal consistency is achieved when the flow rate ranges from 110% ± 5%. In using this tool, human power is used as a source of driving force. When driven by turning the crank or rotation arm, it produces a non-constant rotation that will cause 25 beats not to be achieved for 15 seconds. Therefore, to obtain rotation and a stable one, the flow table tool needs to be optimized.To get optimal performance of the flow table tool, it is necessary to use electric motor power, speed regulator, and digital counter. Referring to the mortar consistency test results, it was found that the tool can be used to perform mortar consistency testing. The test was conducted using a 2 cement: 3 sand ratiosto produce mortar. From the test results, water/cement ratio (W/C)values of 0.58 and 0.48 were used with a flow of 110% ± 5%. Regardless of the final consistency test result, what is more important is that the tool can be operated as it should be according to its designed functionMortar consistency testing using flow table tools. Flow table is a tool used to determine the amount of water in the mortar mixture so that it reaches wet conditions under normal consistency conditions. The test was carried out by making a tap by rotating the rotating arm 25 times for 15 seconds, then measuring the diameter change that occurred between after tapping and before tapping. Normal consistency is achieved when the flow rate ranges from 110% ± 5%. In using this tool, human power is used as a source of driving force, when driven by turning the crank or rotation arm produces a non-constant rotation that will cause 25 beats not to be achieved for 15 seconds, so to obtain rotation and a stable one needs to be optimized for the flow table tool. To get optimal performance of the flow table tool, it is necessary to use electric motor power, speed regulator and digital counter. Referring to the mortar consistency test results obtained the result that the tool can be used to perform mortar consistency testing. The test was carried out in a ratio of 2 Cement: 3 Sand to produce mortar. From the test results, fas values of 0.58 and 0.48 were used with a flow of 110% ± 5%. Regardless of the final result of consistency testing what is more important is that the tool can be operated as it should be according to the designed function.
Keywords: Design; Mortar; Consistency; Flow Table; Electric Moto
INOVASI DALAM USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HAL TERSEBUT (UMKM Industri Kreatif Kota Depok)
This research aims to determine the level of readiness of MSMEs with the forms and innovation strategies implemented. Innovation itself is a combination of new ideas, changes, and innovation indices – a combination of innovation behavior – hereafter called innovation. The limitation of previous empirical research is that it has not integrated leadership factors, organizational structure, and service orientation as determinants that influence innovation. Referring to these problems, the aim of this research is to describe innovation in MSMEs, to describe leadership factors, organizational structure and service orientation towards innovation in MSMEs, as well as analyze the relationship model between leadership, structure and service orientation. Based on this, this research seeks to describe innovation in Depok City Creative Industry MSMEs through leadership factors, organizational structure and service orientation as well as analyzing the relationship model between leadership, structure and service orientation. Referring to a theoretical perspective, the nature of this research is explanatory research, which relies on a hypothetico-deductive method with a quantitative approach. The try out method was used in this research with data obtained through one data collection (questionnaire withdrawal). Data analysis is quantitative statistics. Research findings show that there is a significant influence on leadership variables on innovation, but not on organizational structure and service orientation variables. Both variables were not found to have a significant influence on innovation. The centralization of authority in terms of work and decision making strengthens the view that the organization is considered a mechanistic type of organization. Referring to these findings, factors that are thought not to have a positive influence on innovation need to be reviewed and their role increased in the future so that organizations are encouraged to become organic organizations through the distribution of power and authority evenly distributed among members.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan UMKM dengan bentuk dan strategi inovasi yang diterapkan. Inovasi sendiri merupakan gabungan dari ide-ide baru, perubahan, dan indeks inovasi – gabungan dari perilaku inovasi – yang selanjutnya disebut inovasi. Keterbatasan penelitian empiris sebelumnya adalah belum mengintegrasikan faktor kepemimpinan, struktur organisasi, dan orientasi pelayanan sebagai determinan yang mempengaruhi inovasi. Mengacu pada permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan inovasi pada UMKM, mendeskripsikan faktor kepemimpinan, struktur organisasi dan orientasi pelayanan terhadap inovasi pada UMKM, serta menganalisis model hubungan antara kepemimpinan, struktur dan orientasi pelayanan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini berupaya mendeskripsikan inovasi pada UMKM Industri Kreatif Kota Depok melalui faktor kepemimpinan, struktur organisasi dan orientasi pelayanan serta menganalisis model hubungan antara kepemimpinan, struktur dan orientasi pelayanan. Mengacu pada perspektif teoritis, maka sifat penelitian ini adalah penelitian eksplanatif, yang bertumpu pada metode hipotetis-deduktif dengan pendekatan kuantitatif. Metode try out digunakan dalam penelitian ini dengan data diperoleh melalui satu kali pengumpulan data (penarikan kuesioner). Analisis data adalah statistik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel kepemimpinan terhadap inovasi, namun tidak pada variabel struktur organisasi dan orientasi pelayanan. Kedua variabel tersebut tidak ditemukan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap inovasi. Pemusatan kewenangan dalam hal pekerjaan dan pengambilan keputusan memperkuat pandangan bahwa organisasi tersebut dianggap sebagai organisasi yang bertipe mekanistik. Mengacu pada hasil penelitian tersebut, faktor-faktor yang dianggap tidak memiliki pengaruh positif terhadap inovasi perlu ditinjau kembali dan ditingkatkan perannya di masa mendatang agar organisasi terdorong untuk menjadi organisasi organik melalui pembagian kekuasaan dan kewenangan yang merata kepada anggotanya
PENGARUH MANAJEMEN WAKTU DAN PENGALAMAN ORGANISASI TERHADAP EMPLOYABILITY SKILLS MAHASISWA PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN UNESA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh manajemen waktu dan pengalaman organisasi terhadap employability skills mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran UNESA. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode analisis regresi linier berganda software berbantuan SPSS 25. Populasi penelitian menggunakan teknik total sampling dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 78 mahasiswa program studi Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2022, 2023 dan 2024 yang mengikuri organisasi kemahasiswaan lingkup fakultas. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen waktu dan pengalaman organisasi berpengaruh sebesar 76% secara positif dan signifikan terhadap employability skills
KETERLAMBATAN FAKTUR & SANKSI ADMINISTRATIF: STRATEGI AKUNTANSI MENGHADAPINYA DI ERA CORETAX
The implementation of the CoreTax system in early 2025 has created new challenges in corporate tax management, particularly regarding invoice delays and administrative sanctions. This study aims to analyze the causal relationship between invoice delays, administrative sanctions, and accounting strategies while developing optimal strategies for the CoreTax era. The research methodology employed a quantitative approach with a cross-sectional survey design involving 412 companies that have implemented CoreTax. Data were analyzed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares approach to test structural models and causal relationships between variables. Results indicate that invoice delays have a significant positive effect on administrative sanctions (β = 0.585, p < 0.001), administrative sanctions serve as full mediators in relationships with preventive and mitigation strategies, while accounting strategies positively influence compliance performance (β = 0.672, p < 0.001). Responsive strategies demonstrate the highest effectiveness in managing delay consequences, while CoreTax technology integration with accounting systems requires enhanced technological literacy. Findings confirm the importance of developing integrated accounting strategies encompassing early warning systems, predictive analytics, and risk mitigation mechanisms to optimize tax compliance in the digital era.
Keywords: CoreTax, Invoice Delays, Administrative Sanctions, Accounting Strategies, Tax Compliance Implementasi sistem CoreTax pada awal tahun 2025 menciptakan tantangan baru dalam pengelolaan perpajakan perusahaan, khususnya terkait keterlambatan faktur pajak dan sanksi administratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kausal antara keterlambatan faktur, sanksi administratif, dan strategi akuntansi serta mengembangkan strategi optimal untuk menghadapi era CoreTax. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional survey terhadap 412 perusahaan yang telah mengimplementasikan CoreTax. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Squares untuk menguji model struktural dan hubungan kausal antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan keterlambatan faktur berpengaruh positif signifikan terhadap sanksi administratif (β = 0,585, p < 0,001), sanksi administratif berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan dengan strategi preventif dan mitigasi, sementara strategi akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja kepatuhan (β = 0,672, p < 0,001). Strategi responsif menunjukkan efektivitas tertinggi dalam mengelola konsekuensi keterlambatan, sedangkan integrasi teknologi CoreTax dengan sistem akuntansi memerlukan peningkatan literasi teknologi. Temuan mengkonfirmasi pentingnya pengembangan strategi akuntansi terintegrasi yang mencakup sistem early warning, predictive analytics, dan mekanisme risk mitigation untuk mengoptimalkan kepatuhan perpajakan di era digital.
Keywords: CoreTax, Keterlambatan Faktur, Sanksi Administratif, Strategi Akuntansi, Kepatuhan Paja
Implementasi Sensor Ultrasonik HC-SR04 dengan Arduino dan LabVIEW untuk Pengukuran Level Air
This study discusses the implementation of the HC-SR04 ultrasonic sensor using Arduino for distance measurement, and the integration of measurement results into LabVIEW. HC-SR04 is used to measure the distance of objects with the principle of ultrasonic wave reflection. Data generated by Arduino is sent to LabVIEW via serial communication, then visualized and analyzed. This method allows real-time data processing and provides interactive visualization to facilitate understanding of measurement results. This experiment successfully demonstrated that the combination of Arduino, HC-SR04, and LabVIEW can provide accurate measurement results with fast response in an air level monitoring system.Penelitian ini membahas implementasi sensor ultrasonik HC-SR04 menggunakan Arduino untuk pengukuran jarak, dan integrasi hasil pengukuran ke dalam LabVIEW. HC-SR04 digunakan untuk mengukur jarak obyek dengan prinsip pantulan gelombang ultrasonik. Data yang dihasilkan oleh Arduino dikirimkan ke LabVIEW melalui komunikasi serial, kemudian divisualisasikan dan dianalisis. Metode ini memungkinkan pemrosesan data secara real-time dan memberikan visualisasi yang interaktif untuk mempermudah interpretasi hasil pengukuran. Eksperimen ini berhasil mendemonstrasikan bahwa kombinasi Arduino, HC-SR04, dan LabVIEW dapat memberikan hasil pengukuran yang akurat dengan respon cepat dalam sistem monitoring level air
MENTORING THE DEVELOPMENT PROGRAM OF MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH IN DUSUN MANDALAGIRI, CISONTROL, RANCAH DISTRICT, CIAMIS
Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) is a non-formal Islamic educational institution that has important and comprehensive roles in creating Islamic generations. The existence of MDT in an area is expected to be able to reastore the faded Islamic values in terms of spirituality, morality, and harmony. MDT At-Taqwa and MDT Miftahussa'adah in Mandalagiri Village, Cisontrol, Rancah, Ciamis, are two of the large number of madrasas that still need assistance in implementing madrasah development programs to a betterdirection. This is due to the current condition of the two madrasas, they do not yet have a Madrasah Diniyahcurriculum that is in accordance with the Ministry of Religion standards, there is no sustainable learning pattern, the long and short-term activity programs are not yet arranged, the welfare of teachers is still minimal, and the administration and infrastructure facilities are not yet complete in the process of teachingand learning activities. Given these problems, the assistance of this preparation program was carried out asan effort to improve the development program of the two MDTs in understanding the curriculum, teaching patterns, program activities, and the welfare of madrasa teachers. The assistance provided is the preparation of the MDT development program through internal strengthening, curriculum and secretarial administration. The method used in this program is ABCD (Asset Based Community-driven Development). The results obtained from this activity are the improved of MDT management, MDT assistance in curriculumimplementation, and the increase in madrasa administration management.Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) merupakan lembaga pendidikan Islam non-formal yang memiliki peranan penting dan komprehensif dalam mencetak generasi-generasi Islami. Keberadaan MDT disuatu wilayah diharapkan mampu mengembalikan nilai-nilai yang mulai memudar dalam hal spiritualitas, moralitas, dan kerukunan. MDT At-Taqwa dan MDT Miftahussa’adah di Dusun Mandalagiri, Cisontrol, Rancah, Ciamis, adalah dua dari sekian banyak madarasah yang masih memerlukan pendampingan dalam melaksanakan program pengembangan madrasah ke arah yang lebih baik. Hal ini disebabkan karena kondisikedua madrasah saat ini, belum memiliki kurikulum Madrasah Diniyah yang sesuai standar Kemenag, tidakada pola pembelajaran yang berkelanjutan, belum tertatanya program kegiatan jangka panjang dan pendek, kesejahteraan guru yang masih minim, belum lengkapnya administrasi dan sarana prasarana dalam proses kegiatan belajar mengajar. Dengan adanya masalah tersebut, pendampingan penyusunan program ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengembangan program kedua MDT dalam memahami kurikulum, pola pengajaran, program kegiatan, dan kesejahteraan guru madrasah. Pendampinganyang dilakukan adalah penyusunan program pengembangan MDT melalui penguatan Internal, kurikulum dan administrasi kesekretariatan. Metode yang digunakan pada pendampingan ini adalah ABCD (Asset Based Community-driven Development). Hasil yang didapat dari kegiatan pendampingan ini di antaranya adalah tertatanya manajemen MDT, terdampinginya MDT dalam implementasi kurikulum, dan terjadinya peningkatan pengelolaan administrasi madrasah
PENGARUH FASHION INVOLVEMENT DAN FOMO TERHADAP IMPULSIF BUYING PRODUK THRIFTING (Studi kasus pada Gen Z di Yogyakarta)
This study aims to analyze the effect of fashion involvement and FOMO on impulsive buying of thrifting products among Generation Z in Yogyakarta. The sample consists of 100 respondents aged 13 to 28 who have purchased thrifting products. Data were collected using an online questionnaire. The results show that fashion involvement has no significant effect on impulsive buying, indicating that although Generation Z is interested in fashion, their involvement does not always influence impulsive purchasing behavior. On the other hand, FOMO has a significant positive effect on impulsive buying, where the higher the anxiety of missing out on trends, the greater the tendency to make impulsive purchases. These findings emphasize that FOMO plays a more dominant role in influencing impulsive buying decisions of thrifting products among Generation Z.
Keywords: Fashion Involvement, FOMO, Impulsive Buying, Thrifting, Generation ZPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fashion involvement dan FOMO terhadap impulsive buying produk thrifting di kalangan generasi Z di Yogyakarta. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden berusia 13 hingga 28 tahun yang telah membeli produk thrifting. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fashion involvement tidak berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying, yang menunjukkan bahwa meskipun generasi Z tertarik dengan fashion, tingkat fashion involvement tidak selalu mempengaruhi perilaku pembelian impulsif. Sebaliknya, FOMO terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap impulsive buying, di mana semakin tinggi tingkat kecemasan akan kehilangan kesempatan mengikuti tren, semakin besar kecenderungan untuk membeli produk secara impulsif. Temuan ini menegaskan bahwa FOMO lebih dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian impulsif produk thrifting di kalangan generasi Z
Pengaruh Ekuitas Merek, Layanan Purna Jual, dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Dealer CV. Dunia Motor Jaya Kota Probolinggo
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh parsial dari ekuitas merek, layanan purna jual, dan kualitas produk pada keputusan pembelian konsumen pada dealer CV Dunia Motor Jaya di Kota Probolinggo. Objek penelitian dilakukan di dealer CV Dunia Motor Jaya Kota Probolinggo. Metode kuantitatif dipergunakan pada penelitian ini yang mana penelitian ini menuntut peneliti untuk memakai angka, mulai dari pengumpulan data hingga menampilkan hasilnya. Konsumen yang sedang atau pernah membeli sepeda motor di Dealer CV Dunia Motor Jaya Kota Probolinggo yang tidak diketahui dengan pasti jumlahnya dijadikan populasi penelitian ini, dan untuk sampel memanfaatkan rumus Hair yang menghasilkan sampel sebanyak 102 responden. Data dianalisis melalui analisis kuantitatif yang memanfaatkan bantuan software SPSS. Hasilnya yaitu ekuitas merek terhadap keputusan pembelian pada Dealer CV Dunia Motor Jaya Kota Probolinggo memiliki pengaruh positif signifikan, pengaruh positif signifikan variabel layanan purna jual terhadap keputusan pembelian pada Dealer CV Dunia Motor Jaya Kota Probolinggo, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian pada Dealer CV Dunia Motor Jaya Kota Probolinggo memiliki pengaruh positif signifikan.
Kata kunci: Ekuitas merek, layanan purna jual, kualitas produk
Pengukuran Ketepatan Penyajian Nilai Pendapatan Pada Laporan Keuangan Perusahaan Freight Forwarding : Studi Kasus PT XYZ
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur ketepatan penyajian informasi pendapatan yang dilakukan oleh PT XYZ yang bergerak dibidang jasa freight forwarding. Perusahaan masih menerapkan PSAK 23, meskipun sejak 1 Januari 2020 standar tersebut telah resmi digantikan oleh PSAK 115. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi atas dokumen serta laporan keuangan PT XYZ pada tahun 2023. Hasil penelitian melalui analisis terhadap laporan keuangan tahun 2023, ditemukan adanya penyajian pendapatan berbasis estimasi (accrual revenue) yang belum mencerminkan kondisi aktual. Pendapatan dan biaya yang belum sepenuhnya terealisasi tetap diakui dalam laporan laba rugi, sehingga menimbulkan overstatement sebesar Rp2,44 miliar atau 12,13% dari gross profit. Temuan ini menunjukkan bahwa penyajian informasi pendapatan PT XYZ belum sepenuhnya akurat dan dapat berisiko menyesatkan pengguna laporan keuangan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan mengevaluasi kebijakan saat ini dan mempertimbangkan penerapan PSAK 115 untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.
Kata kunci: Pendapatan, Pengakuan Pendapatan, Laporan Keuanga
SWOT ANALYSIS OF DE BALEN SOULTAN HOTEL, CENTRAL LOMBOK
Tourism is a leading sector that drives economic growth, including in Central Lombok, West Nusa Tenggara. de Balen Soultan Hotel (DBSH), managed by students of the Lombok Tourism Polytechnic, is present as a supporting accommodation for this sector. However, tight competition and changes in tourist preferences require DBSH to develop the right strategy. This study aims to analyze the internal and external conditions of the hotel using the SWOT method to formulate a development strategy. The study was conducted descriptively qualitatively through interviews, observations, and documentation. The results of the analysis show that DBSH has strengths in location and service, but still has weaknesses in the foreign language skills of staff and supporting facilities. By utilizing tourism opportunities and overcoming competitive challenges, this hotel has the potential to increase its competitiveness. Routine implementation of SWOT analysis and improvement of the quality of human resources and services are needed.Pariwisata merupakan sektor unggulan yang mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Hotel de Balen Soultan (DBSH) yang dikelola oleh mahasiswa Politeknik Pariwisata Lombok hadir sebagai akomodasi pendukung bagi sektor ini. Namun, persaingan yang ketat dan perubahan preferensi wisatawan mengharuskan DBSH menyusun strategi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal hotel dengan menggunakan metode SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa DBSH memiliki kekuatan pada lokasi dan pelayanan, tetapi masih memiliki kelemahan pada kemampuan bahasa asing staf dan fasilitas pendukung. Dengan memanfaatkan peluang pariwisata dan mengatasi tantangan persaingan, hotel ini berpotensi meningkatkan daya saingnya. Pelaksanaan analisis SWOT secara rutin dan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pelayanan sangat diperlukan