Rumah Jurnal Rafandha
Not a member yet
74 research outputs found
Sort by
PERMUDAH LAYANAN DAN PERLUASAN PASAR MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL PADA UMKM UHAT KLB MALANG
The purpose of helping UMKM UHAT KLB is to expand market share, facilitate online transactions, change the mindset of UMKM UHAT KLB, related to the use of digital technology. The purpose of the assistance to the UMKM Uhat KLB is because many consumers buy tofu through the wheat KLB website, so we provide deeper assistance to take advantage of digital technology. This study uses the active participation method of mentoring, namely discussion, mentoring, training, and monitoring. So, the results of the research are the application of digital technology, for example, making a brand logo by utilizing technology, where the brand logo is used as a characteristic of what KLB and as a differentiator for other tofu competitors. The second is Instagram social media, which can expand the market share of UMKM Uhat KLB. In addition, the use of omnichannel and Go Mart also makes it easier to order what KLB products. Next, that is changing the mindset of the owners and employees of what KLB that the distribution of tofu is not only through traditional markets in Malang. However, by utilizing digital technology, UMKM Uhat KLB can market its products digitall
The Effect of Online Learning on Students' Mathematics Learning Motivation
Online learning carried out during the Covid-19 pandemic as an external factor that affects students' motivation to learn mathematics. The purpose of this study was to analyze the effect of online learning on students' learning motivation during the Covid-19 pandemic. This study uses a quantitative approach, data analysis techniques using simple linear regression analysis. The sample of this study was 60 students from class VII C and VII D at SMP N 3 Bantul, the sample was obtained by purposive sampling technique. In this study, it was found that 1) online learning had a significant effect on students' motivation to learn mathematics in learning during the Covid-19 pandemic, 2) from data analysis, it was obtained a simple linear regression equation Y = 24,154 + 0,566 X and the closeness of the relationship between the variable x (learning online) to variable Y (learning motivation) that is equal to 0.537 so it is included in the moderate category, 3) Then the contribution of variable X to variable Y can be seen from the coefficient of determination of 28.9 and the remaining 71.1% is influenced by other variables
Kemandirian Belajar Siswa SMP dalam Pembelajaran Matematika pada Masa Pandemi
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kemandirian belajar siswa SMP dalam pembelajaran matematika pada masa pandemi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, wawancara yang dilakukan oleh siswa, orang tua dan guru. Berdasarkan hasil kemandirian belajar siswa pada setiap indikator keseluruhan berada pada kategori tinggi, dimana tujuh indikator berada pada kategori tinggi, yaitu inisiatif dan motivasi belajar intristik, kebiasaan mendiagnosa kebutuhan belajar, menetapkan tujuan/target belajar, memonitor, mengatur, dan mengontrol belajar, memandang kesulitan sebagai tantangan, mengevaluasi proses dan hasil belajar, self efficacy/kemampuan diri. Dan pada indikator memanfaatkan dan mencari sumber yang relevan, memilih, menerapkan strategi belajar berada pada kategori cukup tinggi. 
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN UNIT USAHA DALAM MELATIH KEMANDIRIAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-AMIN PROVINSI RIAU
Tujuan dari kegiatan pendampingan ini adalah untuk melatih kemandirian santri di pondok pesantren Al-Amin dilakukan dengan berbagai macam kegiatan, dimana kegiatan tersebut, diyakini dapat menumbuhkan dinamika kehidupan santri yang tinggi, membentuk kepribadian santri yang militansi, menimbulkan kreatifitas dan produktivitas santri, serta menimbulkan etos kerja santri yang tinggi. Dalam meningkatkan kemandirian santri di pondok pesantren Al-Amin dilakukan dengan kegiatan pelatihan, dimana kegiatan tersebut, diyakini dapat menumbuhkan dinamika kehidupan santri yang tinggi, membentuk kepribadian santri yang militansi, menimbulkan kreatifitas dan produktivitas santri, serta menimbulkan etos kerja santri yang tinggi. Pelaksanaan Kegiatan pelatihan dan pendampingan unit usaha dalam melatih kemandirian santri di pondok pesantren al-amin dumai sebagai upaya dalam penguatan berwirausaha bagi santri. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pelatihan di dalam ruangan dan simulasi kegiatan kewirausahaan yang didampingi oleh tim pengabdian dan diikuti oleh 40 santri. Hasil pelaksanaan pelatihan kewirausahaan santri terlihat dari adaya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan para santri tersebut. Keterampilan yang sudah didapatkan santri di Pondok Pesantren Al-Amin tersebut bisa dijadikan modal bagi para santri untuk mencari pekerjaan atau mendirikan usaha. Meskipun usaha-usaha ekonomi yang dikembangkan dan dikelola oleh pondok pesantren Al-Amin tidak seluruhnya melibatkan santri tetapi secara tidak langsung memberikan pelajaran dan pengetahuan kepada santri-santri bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada, baik dari sumber daya dari lingkungan pesantren maupun sumber daya manusia yang terlibat dalam pesantren baik pengelola, pembina, guru, maupun santri sendiri. Dengan memanfaatkan sumber-sumber daya yang ada maka kita dapat memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada seperti ketika pengelola mempunyai lahan yang cukup luas maka pengelola dapat membuka peluang usaha seperti Budidaya jamur Tiram.
RANCANGAN PENYULUHAN TENTANG EFISIENSI PEMASARAN DAGING SAPI DI PASAR TRADISIONAL KOTA PROBOLINGGO
This study aims to compile the Design of Counseling on the Efficiency of Beef Marketing Channels in the Traditional Markets of Probolinggo City. The study method uses descriptive quantitative methods. The population in this study were traditional markets, slaughterhouses and livestock groups in the city of Probolinggo. Determination of the sample using snowball sampling technique and purposive sampling. The results of the study show that there are 4 marketing channels in the traditional markets of the city of Probolinggo, namely (1) Farmers - Butchers - Consumers, (2) Farmers - Butchers - Retailers - Consumers, (3) Cattle Traders (Belantik) - Butchers Entrepreneurs - Consumers, (4) Cattle (Belantik) Traders - Butchers - Retailers - Consumers. The four channels have been efficient based on the calculation of farmer's share, the first channel is the most efficient channel with a farmers share value of 54.87%. Every 1 increase in the number of marketing agencies will increase the marketing margin by Rp. 10,097,979. Every 1% increase in the efficiency of the marketing channel will increase the margin of the marketing channel by Rp. 1,411,984. The extension design was based on the material from the study results using a media folder with the lecture and discussion method in the Bango Jaya cattle group. The results of the evaluation of outreach activities on farmer attitudes which consist of Receiving, Responding, Assessing, Organizing, and Characteristics based on the values classified as positive or showing a good attitude with a percentage of 100%
SOSIALISASI PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA PADA MASYARAKAT DESA TINDALUN, KABUPATEN ENREKANG
Sasaran peserta yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan warga masyarakat Desa Tindalun, Kabupaten Enrekang. Para peserta mengikuti kegiatan edukasi dan sosialisasi penyuluhan terkait pencegahan penyebaran virus Corona. Dengan kegiatan ini, para peserta diharapkan mengikutinya secara antusias dan penuh perhatian. Selain itu para peserta juga diharapkan berpartisipasi dalam proses dialog yang dilakukan oleh tim pengabdi. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi ini antara lain yaitu kegiatan pendampingan, penyuluhan, dan pelatihan. Dari kegiatan ini setiap peserta mengetahui langkah-langkah yang harus mereka lakukan terkait protokol kesehatan guna meminimalisir dan mencegah penyebaran virus Corona di Desa Tindalun
GERAKAN MENABUNG SEJAK DINI MI AL MUNIR DUSUN KAPASAN, DESA GADUNGAN
Menabung adalah salah satu bentuk pengelolaan keuangan yang penting dilakukan sejak dini. Dengan kegiatan menabung, anak dibiasakan untuk menyisihkan sebagian uang jajannya. Tabungan ini nantinya dapat digunakan untuk hal-hal lain yang lebih bermanfaat, antara lain untuk memenuhi kebutuhan pendidikan. Selain itu kegiatan menabung yang telah dilaksanakan sejak dini dapat mengurangi tingkat putus sekolah yang disebabkan ketidak tersediaannya biaya sekolah. Tujuan sosialisasi menabung sejak dini pada siswa kelas 5 MI Al Munir adalah untuk mengajarkan siswa menabung dan meningkatkan minat siswa dalam kegiatan menabung. Metode yang digunakan pada program sosialisasi ini adalah metode PAR, yang dimulai dari koordinasi dengan pihak sekolah, persiapan pembuatan media menabung, pelaksanaan sosialisasi, dan simulasi menabung bagi siswa. Selain memberikan materi tentang arti menabung, siswa diajak untuk mempraktikkan kegiatan menabung tersebut kedalam media yang telah disiapkan sebelumnya. Hasil dari sosialisasi ini adalah dapat menumbuhkan minat siswa kelas 5 MI Al Munir dalam menabung, memberikan pengetahuan tentang arti penting menabung, makna uang, dan mengajarkan siswa untuk hidup hemat. Selain itu dapat menumbuhkan kebiasaan menabung pada siswa kelas 5 MI Al Munir Dusun Kapasan, Desa Gadungan
PELATIHAN KONVERSI SKRIPSI MENJADI ARTIKEL ILMIAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN MINAT MENULIS ARTIKEL MAHASISWA
The Community Partnership Program partners are students of the Digital Business Study Program, Faculty of Economics and Digital Business, Megarezky University Makassar. The purpose of this study is to provide solutions to the problems of: (1) the lack of students ability to write scientific articles, (2) the lack of student interest in writing scientific articles (3) the obligation of students to make scientific articles as one of the requirements for completing the thesis/final assignment. The external goal is that students can make scientific articles well and structured. The methods used in this research are lectures, discussions, and training/practice. The results achieved are (1) partners have knowledge and understanding of scientific articles, (2) partners have skills to convert thesis/final project to scientific articles that well and structured
Implementation of contextual approach as meaningful mathematics learning
This study aims to describe the implementation of meaningful mathematics learning with contextual approach and to know the student's response to meaningful mathematics learning. The subjects of this study are students of class VIII B SMP Negeri 7 Banjarmasin as many as 27 people and students of class VIII F SMP Negeri 24 Banjarmasin 2020/2021 lesson year as many as 30 people. Technique of collecting data with observation of learning implementation with contextual approach and questionnaire of student response to learning math meaningful with contextual approach, and documentation. Data analysis technique using percentage. The results show that the implementation of meaningful mathematics learning will take place as planned, containing seven components in a contextual approach, if the teacher is able to translate the essence of each step in a syntactic contextual approach with the media and learning resources. Student's response to the learning of mathematics is significant with the contextual approach of qualification both good and very good, although percentage, student response in class VIII B SMP Negeri Banjarmasin better than student response in class VIII F SMP Negeri Banjarmasi
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan LKPD Materi Segiempat Segitiga
Dengan menggunakan kerangka pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan LKPD untuk pembelajaran matematika, penelitian tindakan kelas ini memiliki tiga tahapan yaitu perencanaan, pengamatan, dan refleksi. Sebanyak 32 peserta didik kelas VII B di SMPN 1 Bantul mengikuti pembelajaran. Indikator keberhasilan penelitian ini yaitu 70% dengan kriteria tinggi. Temuan penelitian ini menghasilkan (1) kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat ditingkatkan dengan menggunakan kerangka pembelajaran PBL. Hal ini terlihat dari kinerja peserta didik pada hasil tes kemampuan berpikir kritis pada siklus satu dan dua. Pada siklus I pertemuan I 22% lulus tes kemampuan berpikir kritis dengan kriteria tinggi, 56% pada pertemuan kedua lulus dengan kriteria tinggi , dan 71% lulus dengan kriteria tinggi pada siklus II. (2) Nilai ketuntasan hasil belajar peserta didik meningkat dari 56% pada siklus I menjadi 71% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada peserta didik kelas VII Matematika SMPN 1 Bantul