e-Journal Universitas Indonesia Timur (UIT)
Not a member yet
    813 research outputs found

    PENDIDIKAN HOLISTIK DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT ISLAM

    Full text link
    This article aims to explore holistic education from the perspective of Islamic philosophy. The method employed is qualitative descriptive analysis, gathering references from relevant articles and books. The research findings and discussions indicate that a holistic approach, encompassing physical, mental, emotional, and spiritual aspects, can encourage individuals to achieve balance and optimal development. The discussion on Islamic values emphasizes the importance of character and ethical development in education, which focuses not only on academic achievement but also on the formation of a well-rounded personality. By applying the principles of holistic education, it is hoped that individuals can maximize their potential, resulting in a generation that is not only intellectually capable but also morally upright and socially responsible.Artikel ini bertujuan  untuk  mengungkap tentang bagaimana pendidikan holistik dalam perspektif filsafat Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif analisis deskriptif dengan mengumpulkan beberapa referensi melalui artikel dan buku yang dipandang relevan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan holistik, yang mencakup aspek fisik, mental, emosional, dan spiritual, dapat mendorong individu untuk mencapai keseimbangan dan perkembangan yang optimal. Pembahasan mengenai nilai-nilai Islam menegaskan pentingnya pengembangan karakter dan etika dalam pendidikan, yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis, tetapi juga pada pembentukan kepribadian yang menyeluruh. Dengan menerapkan prinsip-prinsip pendidikan holistik, diharapkan individu dapat memaksimalkan potensi diri mereka, menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak baik dan bertanggung jawab terhadap masyarakat

    PENDIDIKAN AKHLAK DALAM MEMBANGUN KARAKTER SISWA DI SEKOLAH

    No full text
    Abstract  Education at school is a learning activity      the main thing.  Which shows as a result whether or not achievement in education depends a lot on how the learning process is experienced by students as students Moral belief education in schools has a very important role in forming students' character. In Indonesia, character is an aspect that is given great attention to in learning, especially in the context of religious education which teaches moral, ethical and spiritual values. Moral belief education does not only lead to teaching about religious beliefs, but also about attitudes and behavior that reflect noble morals.Abstrak  Pendidikan di sekolah merupakan suatu  kegiatan belajar    yang pokok.  Yang menunjukan sebagai suatu hasil atau  tidaknya pencapaian dalam  pendidikan banyak yang bergantung pada bagaimana proses belajar yang dialami oleh siswa sebagai anak didik Pendidikan akidah akhlak di sekolah memiliki peranan yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa. Di Indonesia, karakter merupakan salah satu aspek yang sangat diperhatikan dalam pembelajaran, terutama dalam konteks pendidikan agama yang mengajarkan nilai-nilai moral, etika, dan spiritual. Pendidikan akidah akhlak tidak hanya mengarah pada pengajaran tentang keyakinan agama, tetapi juga tentang sikap dan perilaku yang mencerminkan akhlak mulia

    Evolution of Public Services in the Implementation of E-Government at the Licensing Service Office

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses perubahan di Kantor Pelayanan Perizinan SINTAP Kota Parepare dalam konteks implementasi e-Government. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus deskriptif, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Temuan menunjukkan bahwa langkah-langkah seperti penciptaan suasana mendesak, pembentukan koalisi pengarah, pengembangan visi dan strategi, pemberdayaan pegawai, pencapaian keuntungan jangka pendek, pengkonsolidasian pencapaian, dan pencanangan pendekatan baru telah berhasil meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan publik melalui teknologi informasi.This research aims to explore the change process at the Integrated Licensing Office (SINTAP) in Parepare City regarding the implementation of e-Government. The method used is a qualitative approach with a descriptive case study, involving in-depth interviews, observations, and document analysis. Findings indicate that steps such as creating a sense of urgency, forming a guiding coalition, developing vision and strategy, empowering employees, achieving short-term gains, consolidating achievements, and introducing new approaches have successfully enhanced the efficiency and effectiveness of public services through information technology

    Kebijakan Pemerintah dan Dampaknya terhadap Ekonomi Pesisir: Kasus Kabupaten Morowali

    No full text
    This research aims to identify the role of the government in developing the coastal community economy in Morowali District, focusing on aquaculture and management of marine and fisheries products. The research methodology used is descriptive analysis based on primary and secondary data. Findings indicate that the local government has implemented various strategic measures through policies of training, mentoring, and support to enhance the economic independence of coastal communities. However, challenges such as knowledge limitations and seasonal scarcity of raw materials remain obstacles in developing this sector. Thus, this study contributes to understanding the dynamics of coastal economic policy implementation at the local level.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran pemerintah dalam mengembangkan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Morowali, khususnya dalam sektor usaha budidaya dan pengelolaan produk hasil kelautan dan perikanan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif berdasarkan data primer dan sekunder. Temuan menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah mengambil berbagai langkah strategis melalui kebijakan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan pengetahuan dan ketersediaan bahan baku menjadi hambatan dalam pengembangan sektor ini. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi untuk memahami dinamika implementasi kebijakan ekonomi pesisir di tingkat lokal

    Inisiatif Pembangunan yang Dipimpin oleh Pemuda: Studi Kasus Praktik Partisipatif di Desa Bontolanra

    No full text
    Research Objective This study aims to analyze youth participation in the development of Bontolanra Village, Takalar District, focusing on decision-making, project implementation, program monitoring, and utilization of development outcomes. Methods Descriptive analysis of existing literature discussing youth participation in development activities was conducted. Findings The study reveals active youth engagement across all stages of development, from planning to implementation and evaluation, with significant impacts on local developmentTujuan penelitian dari studi ini adalah untuk menganalisis partisipasi pemuda dalam pembangunan Desa Bontolantra, Kabupaten Takalar, dengan fokus pada pengambilan keputusan, implementasi proyek, pemantauan program, dan pemanfaatan hasil pembangunan. Metode yang digunakan meliputi analisis deskriptif dari tulisan yang ada yang membahas tema tersebut. Temuan menunjukkan bahwa pemuda terlibat secara aktif dalam seluruh tahap pembangunan, dari perencanaan hingga implementasi dan evaluasi, dengan dampak yang signifikan terhadap pembangunan lokal

    AKHLAK DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN AL-HADITS

    Full text link
    ABSTRAK Sekarang ini, negara-negara Islam, termasuk Indonesia mengalami gelombang dekadensi moral yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin meningkat dan mudah diakses. Hal itu terlihat dengan jelas dengan munculnya gaya hidup hedonis, seks bebas, pengunaan narkoba, dan judi online yang sudah menjadi tontonan biasa di kalangan masyarakat Indonesia. Sementara pembendungnya masih sangat lemah dan dengan konsep yang tidak jelas. Maka dari itu, diperlukan kajian khusus mengenai Akhlak dalam Perspektif al-Qur'an dan as-Sunnah. Tulisan ini bertujuan mengetahui hakikat akhlak dalam al-Qur’an dan as-Sunnah, urgensi akhlak dalam al-Qur’an dan as-Sunnah, serta objek akhlak dalam al-Qur’an dan as-Sunnah. Secara Bahasa, kata akhlaq berasal dari bahasa Arab. Kata akhlak merupakan jama' dari khuluq yang secara bahasa memiliki arti menaqdirkan, menciptakan, tabiat, kepribadian, harga diri, kebaikan, dan agama. Secara istilah, pengertin akhlak telah dikemukakan oleh para ulama’ dan pakar, di antaranya Imam al-Ghazali, Ibnu Maskawaih, Ahmad Amin, Ibrahim Anis, Muhammad bin Muhammad bin Abdurrazaq al Hasani, Al-Jurjani, dan Ibn A'syur. Dari beberapa pengertian akhlak secara istilah tersebut, maka penulis dapat simpulkan bahwa akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa seseorang yang menjadi kebiasaan pada dirinya yang melahirkan perbuatan baik dan buruk berdasarkan perintah dan larangan Allal SWT. Jika sifat tersebut timbul dari perbuatan-perbuatan yang baik dan terpuji secara aqli dan syar’i, maka dinamakan akhlak yang baik dan jika ia timbul dari perbuatan-perbuatan yang jelek, maka dinamakanlah akhlak yang buruk. Adapun urgensi akhlak adalah akhlak sebagai misi Nabi Muhammad SAW., akhlak sebagai salah satu rukun dakwah para Rasul, akhlak sebagai barometer kemuliaan, akhlak sebagai pilar kebaikan, akhlak penyebab masuk syurga, akhlak sebagai pemberat timbangan amal, dan akhlak sebagai syafa'at. Sedangkan objek akhlak adalah akhlak kepada Allah SWT., akhlak kepada sesama manusia, dan akhlak kepada lingkungan. Implikasi dari kajian ini adalah bahwa kajian ini bukan hanya sekedar memahaminya saja, akan tetapi yang lebih penting adalah bagaimana dapat mengimplementasikan akhlak tersebut dalam kehidupan nyata sesuai dengan petunjuk ajaran agama Islam yang termuat di dalam Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW

    Achieving Operational Excellence, Study at UPTD SAMSAT Gowa Regency

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kinerja UPTD SAMSAT Kabupaten Gowa dengan fokus pada ketepatan waktu dalam menjalankan tugas dan program kerja, serta evaluasi kualitas pelayanan berdasarkan dimensi fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap pegawai dan pelanggan, serta observasi langsung terhadap proses operasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa UPTD SAMSAT Kabupaten Gowa berhasil mencapai kinerja yang optimal dengan melampaui target pendapatan daerah yang ditetapkan, menjaga ketepatan waktu dalam penyelesaian tugas, serta mendapatkan pengakuan ISO atas mutu pelayanannya yang baik.This research aims to explore the performance of the UPTD SAMSAT in Gowa District, focusing on timeliness in carrying out tasks and work programs, as well as evaluating service quality based on physical aspects, reliability, responsiveness, assurance, and empathy dimensions. The research method employed a qualitative approach with in-depth interviews of employees and customers, as well as direct observation of operational processes. The findings indicate that UPTD SAMSAT Gowa District has achieved optimal performance by exceeding local revenue targets, maintaining timeliness in task completion, and receiving ISO recognition for its high-quality service

    Analisis Faktor-faktor Pendukung Kinerja Pegawai: Studi di Dinas Perindustrian dan Perdagangan

    No full text
    Research was conducted to investigate the factors that influence employee performance at the South Sulawesi Province Department of Industry and Trade. This research aims to explore the influence of work ability, work facilities, and work motivation on achieving employee performance targets. The method used is qualitative research with data collection through in-depth interviews and content analysis. Research findings show that work ability, adequate work facilities, and work motivation play a significant role in improving employee performance, although their impact is not always consistent in all contexts. The implications of these findings indicate the importance of paying more attention to these factors in designing human resource management policies and strategies in the public bureaucratic environment.Penelitian dilakukan untuk menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kemampuan kerja, fasilitas kerja, dan motivasi kerja terhadap pencapaian target kinerja pegawai. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis konten. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja, fasilitas kerja yang memadai, dan motivasi kerja berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai, meskipun dampaknya tidak selalu konsisten di semua konteks. Implikasi dari temuan ini mengindikasikan pentingnya perhatian lebih terhadap faktor-faktor tersebut dalam merancang kebijakan dan strategi manajemen sumber daya manusia di lingkungan birokrasi publik

    Persepsi Masyarakat Terhadap Kawasan Hutan Wisata Mangrove Lantebung Kelurahan Bira Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kawasan hutan wisata mangrove Lantebung di Kelurahan Bira Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Jumlah responden yang dijadikan sampel sebanyak 30 orang yang berasal dari tiga RT pada RW 3 di sekitar kawasan mangrove. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan responden didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Atas (33,3%), diikuti oleh lulusan SD (26,7%), serta SMP dan perguruan tinggi masing-masing sebesar 20%. Berdasarkan jenis pekerjaan, responden didominasi oleh pegawai swasta (33,3%), mahasiswa (20%), nelayan dan ibu rumah tangga masing-masing 16,7%, serta pelajar sebesar 13,3%. Persepsi masyarakat terhadap manfaat kawasan hutan mangrove Lantebung tergolong tinggi dari aspek ekonomi (50%), sedangkan dari aspek sosial tergolong sedang (33,3%), dan aspek ekologi tergolong rendah (16,7%). Sikap masyarakat terhadap kondisi kawasan mangrove menunjukkan bahwa kebersihan kawasan dinilai tinggi (53,3%), keindahan kawasan dinilai tinggi (56,7%), dan kenyamanan kawasan berada pada kategori sedang (36,7%). Oleh karena itu, pengelolaan kawasan mangrove perlu terus melibatkan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar

    Meningkatkan Efektivitas Kebijakan Pengendalian Tembakau: Wawasan dari Program Kawasan Tanpa Rokok Bone-Bone

    No full text
    The aim of this research is to evaluate the implementation of the Smoke Free Zone program in Bone-Bone Village, with a focus on policy analysis, implementation challenges, and suggestions for future policy improvements. The research method used includes a qualitative descriptive study with data collection through in-depth interviews and analysis of documents related to existing policies and regulations. The research results show that despite clear regulations, program implementation faces challenges in consistent law enforcement and a lack of policy innovation. The sanctions applied are not effective in changing people's smoking behavior, especially among youth. Recommendations for further research include increasing law enforcement, responsive policy innovation, and a more intensive outreach approach to increase community participation in supporting this program on an ongoing basis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi implementasi program Kawasan Bebas Asap Rokok di Desa Bone-Bone, dengan fokus pada analisis kebijakan, tantangan implementasi, dan saran untuk perbaikan kebijakan di masa depan. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen terkait kebijakan dan regulasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada regulasi yang jelas, implementasi program menghadapi tantangan dalam penegakan hukum yang konsisten dan kurangnya inovasi kebijakan. Sanksi yang diterapkan tidak efektif dalam mengubah perilaku merokok masyarakat, terutama di kalangan pemuda. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya mencakup peningkatan penegakan hukum, inovasi kebijakan yang responsif, dan pendekatan sosialisasi yang lebih intensif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program ini secara berkelanjutan

    624

    full texts

    813

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Universitas Indonesia Timur (UIT)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇