Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan
Not a member yet
210 research outputs found
Sort by
Relevansi Kompetensi Mata Pelajaran Produktif dengan Kompetensi Industri Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan
This research is included in the type of qualitative research. This study aims to determine the relevance of productive subject competencies with the industry competency of the Vocational Light Vehicle Engineering Skills program. Overall competencies learned by students in schools are in accordance with the syllabus contained in the light vehicle engineering expertise curriculum that teaches introductory theories for skills lessons, expected attitudes of discipline, responsibility, honesty and high work ethic. Competency of productive subjects of light vehicle engineering in schools is almost all needed in the industrial world. This can be seen from the average results of all competency categories of 89.67%. Infrastructure facilities must always be improved to always keep abreast of technology, so teachers always develop their abilities with training, training and internships in industry. In order to develop students\u27 competencies Learning practices in schools are carried out using standard operating procedures.Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi kompetensi mata pelajaran produktif dengan kompetensi industri program keahlian teknik kendaraan ringan SMK. Prospek penelitian ini nantinya akan semakin mempertajam kompetensi kejuruan SMK dengan dunia usaha dan dunia industri pada khususnya program keahlian teknik kendaraan ringan. secara keseluruahan kompetensi yang dipelajari peserta didik di sekolah sesuai dengan silabus yang terdapat pada kurikulum program keahlian teknik kendaraan ringan yang mengajarkan teori pengantar untuk pelajaran keterampilan, sikap yang diharapkan disiplin, tanggung jawab,jujur dan etos kerja tinggi. kompetensi mata pelajaran produktif teknik kendaraan ringan di sekolah hampir semua dibutuhkan di dunia industri, Hal ini bisa dilihat dari hasil rata-rata semua kategori kompetensi sebesar 89,67 %. Sarana prasarana harus selalu ditingkatkan untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi, Demikian guru selalu mengembangkan kemampuannya dengan diklat, pelatihan maupun magang di industri. Dalam rangka pengembangan kompetensi peserta didik Pembelajaran praktik di sekolah dilaksanakan dengan menggunakan standar serta SOP
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web pada Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar di SMK Negeri 1 Lembah Melintang
This research aims to get web-based learning media with a valid, practical, and effective on subjects the basic computer and network. This web-based learning media designed to improve the understanding of students thus increasing the learning results. This research uses research methods Research and Development (R and D) with 4-D development procedures (Define, Design, Develop, Disseminate). Data analysis techniques using descriptive analysis techniques for describing validity, practicalities, and web-based learning media efetivitas. The results obtained from the research of development: (1) the validity of a web-based learning media declared valid on aspects of media and materials, (2) a web-based learning media practicalities based on the response of teachers and students expressed very practical, (3) the effectiveness of web-based learning media declared effective in improvinglearning outcomes. Based on the findings of this study it was concluded that a web-based learning media declared valid, practical, and effective way to used as learning materials on subjects the basic computer and network.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media pembelajaran berbasis web yang valid, praktis, dan efektif pada mata pelajaran komputer dan jaringan dasar. Media pembelajaran berbasis web ini dirancang untuk dapat meningkatkan pemahaman siswa sehingga meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metoda penelitian Research and Development (R and D) dengan prosedur pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Desseminate). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif untukmendeskripsikan validitas, praktikalitas, dan efetivitas media pembelajaran berbasis web. Hasil yang diperoleh dari penelitian pengembangan ini: (1) validitas media pembelajaran berbasis web dinyatakan valid pada aspek media dan aspek materi, (2) praktikalitas media pembelajaran berbasis web berdasarkan respon guru dan siswa dinyatakan sangat praktis, (3) efektivitas media pembelajaran berbasis web dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis web dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk dimanfaatkan sebagai bahan ajar pada mata pelajaran komputer dan jaringan dasar
Pengaruh Pendekatan Reciprocal Teaching Terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Peserta didik Kelas VIII.3 SMP N 2 Bonjol
This research is motivated by the reality in the field in the application of English lessons in class VIII.3 SMP N 2 Bonjol before using the Reciprocal Teaching approach to learning English. This Classroom Action Research consists of two cycles. Research subjects were 24 teachers and class VIII.3 students. Data analysis was performed using qualitative and quantitative data analysis models. Evaluation of the results obtained in the first cycle reached an average of 70.12. In this cycle there were still some students whose scores were below the KKM, while in the second cycle there was an increase reaching an average of 86.75, with the following details: 4 people scored 100, 1 person got 95, 4 people got 90 points, 7 people got a score of 85, 5 people got a score of 80, 1 person got a score of 78, and 2 people got a score of 77. Evaluation of the results obtained in cycle II was 86.75, an increase compared to the average in the first cycle of 70.12
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia pada Mata Kuliah Bakery
Based on preliminary observations, the learning outcomes and creativity of IKK Department students who take the Bakery course are still low, it is estimated that the low learning outcomes are due to the limitations of existing learning resources or learning media, there are still deficiencies in the existing learning media. Therefore, designed and made a learning medium in the form of multimedia learning for Bakery courses. The purpose of this research was to develop the learning media based multimedia that valid, practice, and effective for bakery. This research used Research and Development (R&D) method, and 4D (four-D) model that develop by S. Thiagarajan and friends. There were four steps in 4D model, there were define, design, develop, dessiminate. The media was diesigned by using Macromedia Flash CS 6. The result of this research was that the learning media based multimedia were valid, practice, and effective to use as a learning media of bakery.Berdasarkan observasi awal, hasil belajar dan kreatifitas mahasiswa Jurusan IKK yang mengambil mata Kuliah Bakery masih rendah, diperkirakan rendahnya hasil belajar ini disebabkan oleh keterbatasan sumber belajar atau media pembelajaran yang ada, masih terdapatnya kekurangan pada media pembelajaran yang ada. Oleh karena itu, dirancang dan dibuatlah sebuah media pembelajaran berupa multimedia pembelajaran untuk mata Kuliah Bakery. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi efektifitas media pembelajaran berbasis multimedia pada mata kuliah bakery. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D), dan model pengembangan yang dilakukan pada penelitian ini adalah model 4D (four-D) yang dikembangkan oleh S.Thiagarajan dkk. Model 4D ini terdiri dari empat tahapan, yaitu define (tahap pendefinisian), design (tahap perancangan), develop (tahap Pengembangan), dan dessiminate (tahap penyebaran). Media pembelajaran berbasis multimedia ini dibuat dengan menggunakan Macromedia Flash CS 6. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia pada mata kuliah bakery ini efektif untuk dimanfaatkan sebagai sebuah media untuk pembelajaran bakery
Evaluasi Workshop Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Di Kota Padang Panjang
Many can be used to improve the quality of teachers, among others, the implementation of Classroom Action Research (PTK). Quality of education will increase if teachers have an compose a pediagogic, personality, competence, and professional competency. PTK is the most appropriate step to improve the quality of learning. This quality improvement will positively affect teachers and student. For teachers, PTK is a reflective action over the learning that it does. All this time, the teacher is still considered and assumes his or her other resources out of less effort to improve the model and the learning model used. By performing the PTK, the teacher will know the actual condition that he or she faces. The workshop participants were provided with knowledge about the aspects of PTK also in the preparation of a good PTK and hope that they could provide refreshment to teachers relating to the PTK, so that the teachers could do the research as well as to solve the problem of the teaching process they lead. In addition, the objective is also to stimulate teachers to produce a written article published in the field of education. In the case of the service to the community this teacher is directly guided so as to be able to make the PTK in a separate, multi-disciplinary. From the activities undertaken by the team found a very significant improvement in terms of understanding of teachers in preparing the PTK. This is obtained from the pre test (question and answer) conducted ahead of the activity and post test post activities. Although there is a significant increase in understanding, there is still a need for teachers\u27 independence and intuition in understanding the compilation of PTK more deeply. The community service team provides wide access for workshop participants to communicate both orally and through social networking so that the competence can be developed. In addition, the team devotion to the community also provides modules and literature that can be used as a reference in the preparation of PTK. This experimental research used survey method by distributing questionnaires to respondents with different subject expertise.The results showed that the use of ICTs in learning process has not been implemented optimally. This is caused by the low competence of teachers in the sector of information and communication technology. In addition, the lack of ICT infrastructure in schools causes a deceleration in the development of ICT-based learning models. Comprehensive improvement need to be implemented so that the development of ICT-based learnings model can be performed. The results of this study are expected to provide positive feedback to improve the quality of Indonesian education.Banyak cara dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas guru, antara lain melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kualitas pendidikan akan meningkat jika guru memiliki kombinasi kompetensi pedagogic, kepribadian, kompetensi, dan profesional. PTK adalah langkah yang paling tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Peningkatan kualitas ini akan berdampak positif pada guru dan murid. Bagi para guru, PTK adalah tindakan reflektif atas pembelajaran yang dilakukannya. Selama ini, guru masih dianggap kurang mengoptimalkan sumber informasi dalam mengembangkan model pembelajaran yang digunakan. Oleh sebab itu penting bagi seorang guru untuk membuat PTK agar dapat mengetahui kondisi aktual yang dia hadapi. Para peserta lokakarya diberikan pengetahuan tentang aspek-aspek PTK juga dalam persiapan PTK yang baik dan berharap bahwa mereka dapat memberikan penyegaran kepada guru yang berhubungan dengan PTK, sehingga para guru dapat melakukan penelitian serta mampu memecahkan masalah proses pengajaran yang mereka jalani. Selain itu, tujuannya juga untuk merangsang guru untuk menghasilkan artikel tertulis yang diterbitkan di bidang pendidikan. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, guru ini dipandu secara langsung sehingga dapat membuat PTK secara mandiri dan juga melalui bimbingan via internet. Dari kegiatan yang dilakukan oleh tim menemukan peningkatan yang sangat signifikan dalam hal pemahaman guru dalam menyiapkan PTK. Ini diperoleh dari pre test yang dilakukan menjelang kegiatan dan post test pasca kegiatan. Meskipun ada peningkatan pemahaman yang signifikan, masih diperlukan inisiatif guru dan dukungan institusi agar guru mampu melahirkan PTK yang lebih baik. Tim pengabdian masyarakat memberikan akses yang luas bagi peserta workshop untuk berdiskusi baik secara lisan maupun melalui jejaring sosial sehingga kompetensi dapat dikembangkan. Selain itu, tim pengabdian kepada masyarakat juga menyediakan modul dan literatur yang dapat digunakan sebagai referensi dalam penyusunan PTK
Review Implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kegiatan Pembelajaran: Studi Kasus SMK di Kota Padang Panjang
The implementation of Information and Communication Technology (ICT) into learning activities presents a significant effect on the quality of education, especially in the era of the industrial revolution 4.0. The present study aims to evaluate the level of implementation of ICT in learning activities for vocational teachers. This experimental research used survey method by distributing questionnaires to respondents with different subject expertise.The results showed that the use of ICTs in learning process has not been implemented optimally. This is caused by the low competence of teachers in the sector of information and communication technology. In addition, the lack of ICT infrastructure in schools causes a deceleration in the development of ICT-based learning models. Comprehensive improvement need to be implemented so that the development of ICT-based learnings model can be performed. The results of this study are expected to provide positive feedback to improve the quality of Indonesian educationPenerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada kegiatan belajar mengajar memberikan pengaruh besar dalam peningkatan kualitas pendidikan terutama di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesiap-terapan TIK dalam kegiatan pembelajaran pada guru SMK. Penelitian eksperimen ini menggunakan pendekatan survei dengan menyebarkan angket kepada responden dengan bidang keahlian mata pelajaran yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan TIK sebagai alat bantu kegiatan belajar mengajar belum terlaksana secara optimal. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kemampuan guru dalam penguasaan teknologi informasi dan koumnikasi. Disamping itu, tidak tersedianya infrastruktur TIK yang memadai di sekolah menyebabkan pengembangan model pembelajaran berbasis TIK berjalan tidak seperti yang diharapkan. Perbaikan menyeluruh perlu dilaksanakan agar pengembangan model pembelajaran berbasis TIK dapat terlaksana dengan baik. Hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan feedback yang positif dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan secara umu
Pembuatan Yoghurt Susu Sapi Segar dengan Penambahan Puree Ubi Jalar Ungu
Making fresh cow\u27s milk yogurt with the addition of purple sweet potato puree is diversification in making yogurt. The purpose of this study was to analyze the effect of adding purple sweet potato puree to pH, viscosity, total titrated acid and total dissolved solids in yogurt making. In this study the RAL experimental design (complete random design) was used to test pH, viscosity, total titrated acid and total dissolved solids with 3 treatments and 2 replications, then proceed with the Tukey real difference test if there were significant differences in each treatment. The treatment given is the addition of purple sweet potato puree as much as 4%, 6% and 8%. From the research results, a formula with 8% purple sweet potato puree was selected with the following characteristics: pH 4.14, total titrated acid 1.26%, viscosity 1154.5 cp, total dissolved solids 2.2o Brix, and total lactic acid bacteria 1.25x109 cfu / ml .Pembuatan yoghurt susu sapi segar dengan penambahan puree ubi jalar ungu merupakan diversifikasi dalam pembuatan yoghurt. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penambahan puree ubi jalar ungu terhadap pH, viskositas, total asam tertitrasi dan total padatan terlarut pada pembuatan yoghurt. Dalam penelitian ini digunakan rancangan percobaan RAL (rancangan acak lengkap) untuk pengujian terhadap pH, viskositas, total asam tertitrasi dan total padatan terlarut dengan 3 perlakuan dan 2 ulangan, kemudian dilanjutkan dengan uji beda nyata Tukey jika terdapat hasil beda nyata pada setiap perlakuan. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan puree ubi jalar ungu sebanyak 4%, 6% dan 8%. Dari hasil penelitian, terpilih formula dengan penambahan puree ubi jalar ungu sebanyak 8% dengan karakteristik sebagai berikut: pH 4.14, total asam tertitrasi 1.26%, viskositas 1154.5 cp, total padatan terlarut 2.2o Brix, dan total bakteri asam laktat 1.25x109 cfu/ml
Perbaikan Sikap Kerja untuk Mengatasi Keluhan Akibat Beban Kerja pada Proses Panas Vulkanisir Ban di PT. Inti Vulkatama
— PT. Inti Vulkatama adalah perusahaan industri manufaktur yang bergerak di bidang vulkanisir ban. Vulkanisir ban adalah salah satu proses daur ulang ban yang sudah gundul melalui beberapa proses dan tahapan seperti inspeksi/pemeriksaan, pemarutan (buffing), knifing, repair, cementing, building, envelope (pada proses dingin), rim dan flange (pemasangan velg), curring (memasukan ban dalam masing-masing cetakan, baik proses panas maupun dingin) dan pemeriksaan akhir. Penilaian berpedoman kepada aspek pekerjaan yang menjadi penilaian sebagai parameter risiko ergonomi berdasarkan tekanan beban yang digunakan, postur tubuh, jenis pergerakan atau aksi, pengulangan posisi tangan saat bersentuhan dengan objek. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data bagian tubuh yang lebih berisiko terjadinya musculoskeleteal dan risiko cidera yang dominan terjadi pada pekerja dalam melakukan pekerjaan yang sama dengan menggunakan metode QEC (Quick Expossure Checklist). Setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan lembar exposure score maka bagian tubuh yang mengalami risiko terjadinya musculoskeleteal adalah bagian punggung dan bagian leher. Dalam melakukan pekerjaan, resiko cedera yang dominan terjadi pada dua orang pekerja atau lebih adalah pada action level 4. Yang artinya semua pekerja akan mengalami resiko cedera tingkat tinggi. Hal ini dikarenakan sikap kerja yang di lakukan berulang dan beban kerja yang berat yang di emban oleh pekerja PT. Inti Vulkatama. Karena semakin lama resiko cidera akan semakin tinggi terhadap pekerja.
 
Analisis Faktor-Faktor Penerimaan Simoppeda di Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Mukomuko
Simoppeda is an information system that provides information services and reporting on the implementation of development activities. In its implementation, the use of Simoppeda is still not optimal and still facing several obstacles. This research is conducted to analyze the factors of user acceptance of Simoppeda implementation in the Development Administration Section of Regional Secretariat of Mukomuko Regency. The purpose of this study is to determine the relationship between perceived ease of use, perceived usefulness, selfefficacy, and facilitating conditions the acceptance of Simoppeda itself. The research employs correlational research method with quantitative approach. The determination of samples is by using saturated sample technique. Instrument validity test is by using corrected item - total correlation technique, while the reliability test used is alpha cronbach. The instrument is in the form of questionnaires. The data analysis technique used is descriptive statistics and nonparametric inferential statistics; Spearman Rank. The result showed that there is a strong and significant correlation between perceived ease of use, perceived usefulness, self-efficacy and facilitating conditions with the acceptance of Simoppeda. These results can be used as guidelines in the development of Simoppeda to pay attention to the factors that underlying the acceptance of Simoppeda.Simoppeda merupakan sistem informasi yang memberikan layanan informasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan. Dalam pelaksanaannya, pemanfaatan Simoppeda masih belum optimal dan masih mengalami beberapa kendala. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor penerimaan pengguna terhadap penerapan Simoppeda di Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Mukomuko. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, keyakinan diri, dan kondisi yang memfasilitasi dengan penerimaan Simoppeda. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Penentuan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Uji validitas instrumen menggunakan teknik corrected item – total correlation, sedangkan uji reliabilitas menggunakan alpha cronbach. Teknik analisa data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial non parametrik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, keyakinan diri, dan kondisi yang memfasilitasi dengan penerimaan Simoppeda. Hasil ini dapat dijadikan pedoman dalam pengembangan Simoppeda agar memperhatikan faktor-faktor yang mendasari penerimaan Simoppeda
Estimasi Permintaan Air Minum Dalam Kemasan Ayia Cup 240 Ml Pada PT. Gunung Naga Mas
Consumer demand is very important in industrial activities at this time, because the new production process will run if there is demand from consumers. The problem that exists at PT Gunung Naga Mas is that the company produces goods without considering market demand, resulting in increased storage costs and also items that are long stored will be damaged. For this reason, it is necessary to forecast demand with linear trend methods, quadratic trends and exponential trends. From the purpose of the study it can be concluded that the most effective method for predicting demand for drinking water in 240 ml cup packaging at PT. Gunung Naga Mas is a linear trend method with MSE value of 544,291,863 and forecast demand for drinking water products in 240 ml cup packaging at PT Gunung Naga Mas in 2018 which is a total of 1,918,768 boxes. So the Company needs to adjust production capacity in 2018.Permintaan konsumen sangat penting dalam kegiatan industri pada saat ini, karena proses produksi baru akan berjalan apabila ada permintaan dari konsumen. Permasalahan yang ada pada PT Gunung Naga Mas adalah perusahaan memproduksi barang tanpa mempertimbangkan permintaan pasar, sehingga mengakibatkan bertambahnya biaya penyimpanan dan juga barang yang lama disimpan akan mengalami kerusakan. Untuk itu perlu dilakukannya estimasi permintaan dengan metode Trend linear, Trend kuadratik dan Trend eksponensial. Dari tujuan penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa metode yang paling efektif untuk mengestimasi permintaan air minum dalam kemasan cup 240 ml pada PT. Gunung Naga Mas yaitu metode trend linear dengan nilai MSE sebesar 544.291.863 dan estimasi permintaan produk air minum dalam kemasan cup 240 ml pada PT Gunung Naga Mas pada tahun 2018 yaitu totalnya sebesar 1.918.768 dus. Sehingga Perusahaan perlu menyesuaikan kapasitas produksi pada tahun 2018