Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
Not a member yet
    184 research outputs found

    Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Alat Peraga Sederhana Dalam Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas ( Classroom Action Research ) penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa melalui Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Alat Peraga Sederhana, dengan pemberian tugas terstruktur, subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Mipa3  Man 2 Bone Kabupaten Bone, yang berjumlah 36 orang. penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari empat kali pertemuan. Adapun prosedur setiap siklus berlangsung empat tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan ( refleksi ). teknik pengumpulan yang digunakan pada penelitian ini yaitu tentang hasil belajar yang diambil dengan tes pada akhir setiap siklus, data aktivitas siswa diambil dengan cara menggunakan lembar observasi, pada saat pembelajaran berlangsung. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian pembahasan selama dua siklus maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa kelas X MIPA3 MAN 2 Bone Kabupaten Bone, mengalami peningkatan pada setiap pertemuan siklus I dan Siklus II atau berada pada criteria baik. Sedangkan untuk hasil belajar biologi siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I dan Siklus II. Hal ini di tunjukkan oleh (1) meningkatnya jumlah siswa yang mencapai KKM dari siklus I ke Siklus II yaitu 15 siswa pada siklus I menjadi 30 siswa pada siklus II. Dengan demikian Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Alat Peraga Sederhana dengan pemberian tugas terstruktur  dapat Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil  Belajar Biologi Kelas X Mipa3 Man 2 Bone Kabupaten Bone

    Pengembangan Cerita Bergambar Bahasa Jawa (Cergam Baja) Untuk Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Pembelajaran bahasa Jawa di sekolah mempunyai peranan sangat penting dalam membentuk sikap dan pribadi siswa, karena dalam belajar bahasa Jawa siswa mengerti bagaimana menggunakan unggah-ungguh bahasa yang baik dan benar kepada orang yang lebih tua. Berdasarkan analisis kebutuhan dan wawancara menunjukkan bahwa dalam pembelajaran bahasa Jawa siswa kurang memahami cerita Jawa, siswa kurang memahami isi cerita karena penggunaan bahasa dalam cerita tersebut adalah bahasa standar. Kebanyakan sekolah juga hanya menggunakan buku Tantri Basa, bukan buku yang dapat menarik perhatian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk buku bergambar bahasa Jawa (Cergam Baja) yang sesuai untuk pembelajaran bahasa Jawa. Jenis penelitian yang digunakan adalah RnD yang dikembangkan oleh Sugiyono dengan tujuh tahap. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, hasil validator kelayakan ahli cerita sebesar 86%, ahli bahasa 89,3%, dan ahli materi ajar 88,3%. Hasil angket keterbacaan guru buku bergambar bahasa Jawa (Cergam Baja) diperoleh persentase 95,5% dan hasil angket keterbacaan siswa diperoleh persentase 96%. Berdasarkan hasil secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa buku Cergam Baja layak untuk digunakan sebagai bahan aja

    Pemanfaatan A-Selulosa Fiber Cake Kelapa Sawit Sebagai Alternatif Bahan Baku Nitroselulosa

    Get PDF
    Dengan kadar selulosa yang tinggi, fiber cake kelapa sawit dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan nitroselulosa. Percobaan ini bertujuan untuk menghasilkan nitroselulosa dari ?-Selulosa fiber cake kelapa sawit yang memiliki yield produk dan kadar nitrogen yang tinggi dengan waktu yang singkat. Percobaan dilakukan melalui tiga tahapan yaitu tahap pre-treatment bahan baku, tahap pembuatan nitroselulosa melalui proses nitrasi dan tahap analisis produk nitroselulosa. Konversi ?-selulosa fiber cake kelapa sawit menjadi nitroselulosa dilakukan dengan variasi asam penitrasi dengan perbandingan H2SO4 98% dengan HNO3 70% sebesar 1:1, 1:2, 1:3, 1:4 dan 1:5, waktu reaksi pada proses nitrasi selama 30 dan 40 menit serta variasi.suhu proses nitrasi 10-15oC dan 15-20oC. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kondisi optimal proses pembuatan nitroselulosa dari fiber cake kelapa sawit dicapai pada rasio asam penitrasi sebesar 1:1 dengan suhu nitrasi 15-20oC dan waktu nitrasi selama 40 menit. Pada kondisi ini diperoleh yield sebesar 95,0% dengan kadar nitrogen sebesar 9,9%.    With high cellulose content, fiber cake palm oil can be used as a raw material for the manufacture of nitrocellulose. This experiment aims to produce nitrocellulose from fiber cake palm oil which has high yield product and high nitrogen content. The experiment was carried out in three stages, namely the pre-treatment of raw materials, the stage of making nitrocellulose through the nitration process and the analysis stage of the nitrocellulose product. The conversion of ?-cellulose fiber cake into nitrocellulose was carried out by varying the acid nitrate with a ratio of H2SO4 98% with HNO3 70% at 1:1, 1:2, 1:3, 1:4 and 1:5, The reaction is in the nitration process for 30 and 40 minutes and the variation of the nitration process temperature is 10-15oC and 15-20oC. From the results of the study it is known that the optimal conditions for the process of making nitrocellulose from fiber cake palm oil are achieved at a nitrating acid ratio of 1 :1 with a nitration temperature of 15-20oC and a nitration time of 40 minutes. In this condition, yield of 95,0% was obtained with nitrogen content of 9,9%

    Analisis Karakteristik Pulp Campuran Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pelepah Pisang dengan Pelarut NaOH

    Get PDF
    Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan limbah padatan yang dihasilkan dari proses pembuatan minyak kelapa sawit yang selulosa (45,95%), kadar abu (1,23%), hemiselulosa (22,84%), kadar air (3,74%) dan lignin (16,49%). Pelepah pisang mempunyai kandungan selulosa yang tinggi akan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal yang memiliki kandungan densitas ( 1,35 gr/cm3), selulosa (63 -64 %), hemiselulosa (20 %), lignin (5%), kekuatan Tarik rata-rata (600 Mpa), modulus tarik rata-rata (17,85 Gpa), pertambahan panjang (3,36 %), diameter serat (5,8 µm), serta panjang serat (30,9240 cm). Namun bahan-bahan ini mempunyai karakteristik dan sifat fisika kimia yang berbeda-beda. Karakteristik menjadikan perlunya analisa agar menghasilkan pulp yang diinginkan berada pada kondisi optimal. Beberapa parameter yang diukur di antaranya, konsentrasi larutan NaOH dengan variasi 7% dan 9%, dengan variasi bahan baku 40-60% serta waktu pemasakan dengan variasi waktu 75, 90, 105, 120 dan 135 menit. Sehingga pada penelitian ini didapatkan kondisi optimumnya yakni pada rasio 40:60, dengan konsentrasi 9% dan waktu pemasakan selama 120 menit didapatkan nilai kadar lignin 11,21% dan kadar selulosa 68,94%. Oil palm empty fruit bunches or TKKS are solid wastes produced from the process of making palm oil which are cellulose (45.95%), ash content (1.23%), hemicellulose (22.84%), water content (3.74 %) and lignin (16.49%). Banana midrib has a high cellulose content but has not been used optimally which contains density (1.35 g/cm3), cellulose (63 -64 %), hemicellulose (20 %), lignin (5%), average tensile strength. average (600 Mpa), average tensile modulus (17.85 Gpa), increase in length (3.36%), fiber diameter (5.8 m), and fiber length (30,9240 cm). However, these materials have different physicochemical characteristics and properties. The characteristics make the need for analysis in order to produce the desired pulp in optimal conditions. Several parameters were measured including the concentration of NaOH solution with variations of 7% and 9%, with variations of raw materials 40-60% and cooking time with variations of 75, 90, 105, 120 and 135 minutes. So that in this study the optimum conditions were obtained, namely at a ratio of 40:60, with a concentration of 9% and cooking time for 120 minutes, the lignin content was 11.21% and the cellulose content was 68.94%

    Menentukan Kerangka Kerja Arsitektur Enterprise yang tepat dalam Perancangan Arsitektur Skala Besar

    Get PDF
    Penerapan arsitektur enterprise bertujuan menciptakan adanya keselarasan antara entitas bisnis dan teknologi informasi dalam sebuah perusahaan. Implementasi arsitektur enterprise sangat ditentukan bagaimana perusahaan membuat perencanaan dan membuat rancangan arsitektur enterprise tersebut. Masih banyak perusahaan yang mengalami kesulitan dalam memilih dan merancang arsitektur enterprise. Tahapan dalam pengembangan model arsitektur enterprise sangatlah penting dan akan berlanjut pada tahapan berikutnya yaitu rencana implementasi. Namun untuk membangun sebuah arsitektur enterprise dibutuhkan kedalaman pemahaman khususnya bagaimana menempatkan peran dan posisi arsitektur enterprise dalam praktik manajemen organisasi. Terkadang arsitektur enterprise yang dibangun gagal untuk diimplementasikan dalam arti tidak sesuai harapan pada awal perencanaan perusahaan atau organisasi. Pertanyaannya adalah bagaimana merancang arsitektur yang tepat?. Oleh karena itu, makalah ini mengusulkan cara pemilihan Kerangka kerja yang tepat terkait visi, misi tujuan dan keunikan organisasi sehingga arsitektur enterprise yang dihasilkan memudahkan organisasi dalam menentukan langkah serta strategi dalam perjalanan serta aktivitasnya mencapai tujuan bisnisnya

    Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Indonesia (Studi Komparatif Perbankan BUMN dan Swasta)

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pengungkapan corporate social responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang diproksikan oleh indikator keuangan berupa ROA, ROE, NIM dan CAR. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan di Indonesia dari tahun 2012 sampai dengan 2014. Prosedur pemilihan sampel adalah purposive sampling sehingga diperoleh  20 perusahaan. Model penelitian yang digunakan sebagai alat uji adalah  partial least square (PLS) dan Chow Test untuk melihat perbedaan pengaruhnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan corporate social responsibility berpengaruh secara positif  terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan yang diproksikan oleh indikator ROA, ROE, dan CAR, baik perbankan berstatus BUMN maupun berstatus Swasta. Sementara untuk indikator NIM tidak berpengaruh secara positif oleh pengungkapan corporate social responsibility baik perbankan berstatus BUMN maupun Swasta. Untuk perbedaan pengaruh menggunakan Chow Test diketahui bahwa untuk indikator ROE terdapat perbedaan pengaruh pengungkapan corporate social responsibility antara perusahaan perbankan BUMN dan Swasta. Sementara untuk indikaor ROA, NIM dan CAR tidak terdapat perbedaan pengaruh

    Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah Terhadap Mutu dan Kualitas Sekolah di SD Negeri Soko

    Get PDF
    Maju atau mundurnya sebuah institusi ditentukan oleh gaya kepemimpinan, demikian pula di lembaga pendidikan seperti sekolah, sekolah akan mengalami kemajuan yang pesat apabila pemimpinnya mempunyai gaya kepemimpinan yang tepat. Salah satu gaya kepemimpinan untuk meningkatkan mutu dan kualitas adalah gaya kepemimpinan visioner. Meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dalam lembaga persekolahan sangatlah sulit jika tidak diiringi dengan peningkatan kinerja guru. Hal ini disebabkan karena guru merupakan komponen yang paling menentukan dalam sistem pendidikan secara keseluruhan yang harus mendapatkan perhatian sentral. Kepemimpinan visioner ini dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja guru karena kepala sekolah dapat memberikan visi yang jelas dan dapat mengimplementasikan visi yang telah dibuatnya untuk masa depan guru tersebut, sehingga dengan peningkatan kinerja guru diharapkan terjadi peningkatan pula terhadap mutu dan kualitas pendidikan di SD Negeri Soko. Best practice ini, kepemimpinan visioner kepala sekolah memiliki sub variabel : Fokus pada tujuan organisasi; Membuat rencana jangka panjang; Mengembangkan Visi Bagi Masa Depan Organisasi; Selalu Berada dalam Kondisi Siap dan Dinamis untuk Perubahan; dan Selalu Mengetahui Perubahan Kebutuhan Konstituen. Kepemimpinan visioner kepala sekolah dan kinerja mengajar guru berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap efektivitas sekolah pada Sekolah Dasar Negeri. Hal ini mengindikasikan efektivitas sekolah ditentukan oleh kepemimpinan visioner kepala sekolah dan kinerja mengajar guru secara bersama-sama. Semakin baik kepemimpinan visioner kepala sekolah dan kinerja mengajar guru maka efektivitas sekolah akan semakin baik dan mengalami peningkatan

    Proses Pengolahan Air Pada Tangki Klarifier ditinjau dari Laju Alir dan Konsentrasi Koagulan di PLTG Borang

    Get PDF
    Kebutuhan industri akan air bersih sangatlah tinggi sehingga diperlukan proses pengolahan. PLTG Borang merupakan salah satu industri yang mendapatkan air bersih dengan melakukan pengolahan pada unit Water Treatment Plant. Unit WTP di PLTG Borang mengalami permasalahan di beberapa alat seperti misalnya pada clarifier tank. Tangki ini merupakan tempat terjadinya pengolahan air secara koagulasi dan flokulasi serta diikuti sedimentasi. Data-data yang dijadikan sumber yaitu data variabel proses dan hasil kualitas mutu air setelah pengolahan pada tangki clarifier. Data variabel proses yang diperlukan yaitu laju alir, kecepatan pengadukan dan dosis koagulan yang ditambahkan. Sedangkan kriteria kualitas yang diperlukan yaitu  pH, turbiditas, TDS, dan TSS. Variabel proses divariasikan yaitu dosis koagulan sebesar 35, 40, 45, 50, dan 55 ppm; laju alir 2, 4 dan 6 L/detik serta kecepatan pengadukan 45 rpm. Analisis data yang dilakukan yaitu dengan menginterpretasikan data hasil pengamatan dan menyajikannya dalam bentuk grafik kemudian akan diperoleh kesimpulan. Variabel proses yang optimal adalah laju alir 2 L/detik, dosis koagulan 50 ppm dan kecepatan pengadukan 45 rpm. Hasil kualitas air setelah pengolahan di clarifier tank yaitu pH 7,2; Turbiditas 96 NTU; TDS 481 ppm; dan TSS 192 ppm

    Rancang Bangun Digester Untuk Proses Pulping dari Campuran Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pelepah Pisang dengan Pelarut NaOH

    Get PDF
    Kebutuhan pulp dan kertas di dunia semakin meningkat. Menurut Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) permintaan global maupun domestik masih terus meningkat setiap tahunnya sebesar 2 %. Hal ini mengakibatkan ketersediaan bahan baku industri  kertas menipis. Maka dari itu bahan baku lain yang dapat dijadikan suatu alternatif dari dampak tersebut yaitu tandan kosong kelapa sawit dan pelepah pisang. Digester merupakan suatu bejana pemasak yang digunakan sebagai suatu tempat  proses delignifikasi bahan baku pada pembuatan pulp. Pada perancangan alat digester ini mempunyai dimensi meliputi : diameter tangki : 15 cm, tinggi tangki : 30 cm, tebal plate : 0,3 mm, tinggi impeler : 33 cm, kecepatan pengaduk : 95 rpm dan kapasitas 5,5 liter. Penelitian ini menggunakan metode rancang bangun dan eksperimen. Metode rancang bangun dilakukan untuk perancangan dan pembuatan digester Metode eksperimen dilakukan dengan tujuan yaitu mengetahui kinerja digester agar mendapatkan kondisi optimum alat digester dalam pulping dari campuran tandan kosong kelapa sawit dan pelepah pisang. Tahapan  proses pulping  ini yaitu : (1) tandan kosong kelapa sawit dan pelepah pisang di potong-potong lalu di cuci dengan air kemudian dikeringkan, (2) pemasakan di dalam digester , (3) pulp disaring, (4) pulp di analisa. Parameter yang diukur yaitu temperatur pemasakan dengan variasi  90, 100,110,120  oC, Parameter yang terjaga konstan yaitu konsentrasi larutan, waktu pemasakan, dan putaran pengaduk. Pada hasil pengamatan dan analisis didapatkan kondisi optimum pada temperature 110oC denganhasil yang di dapat yaitu kadar air 15,50 %, kadar lignin 10,07 %  , kadar hemiselulosa16,03 %  dan kadar selulosa 58,41 %

    Sistem Informasi Lembaga Kursus Private Bahasa Inggris Berbasis Website

    Get PDF
    oai:ojs2.jpti.journals.id:article/2Bimbingan belajar English Home Soloraya (EHS) adalah sebuah lembaga pembelajaran konsep homeschooling, yakni para pengajar yang mendatangi rumah para murid untuk bimbingan. EHS memiliki beberapa kendala dalam proses bisnisnya, salah satunya dalam bidang administrasi. Sebelumnya, pendataan murid, pengajar, materi masih dilakukan secara manual. Penjadwalan bimbingan yang sering berubah tanpa konfirmasi kepada pengelola EHS juga telah mempersulit untuk merekapitulasi kehadiran murid dan kerja para pengajar. Bukti kehadiran selama ini digunakan sebagai sumber informasi kedua bagi orangtua untuk memantau proses bimbingan anaknya juga bagi pengelola untuk memantau kinerja para pengajar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun sistem informasi untuk lembaga kursus private bahasa inggris berbasis website. Metode yang digunakan yaitu wawancara, metode observasi, serta metode pustaka. Pada sistem informasi berbasis website ini terdapat beberapa menu yang dapat memudahkan pengelola (administrator)  untuk mengolah data murid baru, data pengajar, data pre-post test, data kehadiran dan data pembayaran. Website ini dapat membantu pihak EHS untuk selangkah lebih maju dalam penyampaian informasi serta dapat memudahkan mengelola informasi murid dan informasi kegiatan bimbingan agar bisa diakses oleh orangtua murid

    183

    full texts

    184

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇