Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
Not a member yet
184 research outputs found
Sort by
Peningkatan Tanggung Jawab dan Keterampilan Proses IPA Melalui Model CTL Berbasis Daring Siswa Kelas IV SDN Cangkringan 1
Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan tanggung jawab dan keterampilan proses IPA melalui model pembelajaran CTL berbasis pembelajaran daring pada siswa kelas IV SDN Cangkringan 1. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Cangkringan 1 yang berjumlah 9 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Validitas data yang digunakan adalah expert judgment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CTL berbasis pembelajaran daring dapat meningkatkan tanggung jawab dan keterampilan proses IPA siswa kelas IV SDN Cangkringan 1. Perolehan skor rerata tanggung jawab siswa pada siklus I adalah 64 dan siklus II rerata meningkat menjadi 74,07. Rerata tanggung jawab termasuk kategori bertanggung jawab. Perolehan skor rerata keterampilan proses IPA pada siklus I adalah 56,67 dan rerata meningkat menjadi 71,11 dan termasuk kategori baik. Penelitian secara daring ini menggunakan aplikasi Whatsapp Group dan Google meet
Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Desain Pembelajaran dan RPP Berorientasi HOTS SMP Negeri 5 Long Ikis
Kompetensi guru dalam pendidikan harus selalu ditingkatkan guna menjaga kualitas pendidikan. Sehingga perlu adanya penelitian tentang Upaya Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Desain Pembelajaran dan RPP Berorientasi HOTS Di SMP Negeri 5 Long Ikis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan dengan menggunakan siklus, dimana tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui peningkatan kuantitas guru dalam menyusun Desain Pembelajaran dan RPP yang berorientasi HOTS dengan adanya supervisi akademik, dan mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam menyusun Desain Pembelajaran dan RPP yang berorientasi HOTS setelah supervisi akademik. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa dengan melaksanakan supervisi akademik secara berkelanjutan dapat meningkatkan kuantitas guru dalam menyusun Desain Pembelajaran dan RPP berorientasi HOTS di SMP Negeri 5 Long Ikis dengan prosentase sampai 95 %. Dengan adanya supervisi akademik diketahui dapat meningkatkan kualitas penyusunan Desain Pembelajaran dan RPP dimana pada siklus I kualitas meningkat 30 % dari sebelum adanya supervisi akademik dan pada siklus 2 meningkat sampai 100 % dari Siklus I
Purwarupa Sistem Pakar Dengan Metode Forward Chaining Dan Certainty Factor Untuk Mendeteksi Penyakit Kanker Payudara
Sistem pakar adalah sebuah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan suatu permasalahan seperti yang biasanya dilakukan oleh para ahli. Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal dan tidak terkendali serta menekan sel-sel yang normal. Sejumlah sel dalam payudara tumbuh dan berkembang dengan tidak terkendali inilah yang disebut dengan kanker payudara. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba untuk membangun sebuah aplikasi agar dapat mengetahui gejala awal dari penyakit kanker payudara. Aplikasi ini berbasis website dengan menggunakan metode waterfall yang merupakan suatu metode dalam pengembangan perangkat lunak dengan melalui 5 tahapan yaitu, requirement analysis and definition, system and software design, implementation and unit testing, integration and system testing, dan operation and maintenance. Website ini diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Pengambilan hasil kesimpulan untuk hasil diagnosa didasarkan pada hasil penelusuran secara forward chaining dan perhitungan secara certainty factor. Pengujian sistem pakar dilakukan dengan menggunakan black-box testing dan usability testing. Pengujian dengan metode black-box terhadap fungsionalitas dari setiap bagian aplikasi sistem pakar, didapatkan hasil yang sudah sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Sedangkan pengujian dengan metode usability testing terhadap 50 responden yang menggunakan aplikasi sistem pakar, didapatkan hasil penerimaan yang baik memenuhi kelima aspek usability testing yaitu learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction dengan nilai persentase sebesar 85%
Pengaruh Penambahan Viscosity Modifier dan Hidrogen Peroksida (H2O2) terhadap Recovery Emas dan Perak
Metode ekstraksi emas yang saat ini banyak digunakan untuk keperluan eksploitasi emas skala industri adalah metode sianidasi dan metode amalgamasi. Recovery logam minor seperti emas dan perak untuk skala industri pada umumnya menggunakan teknik hidrometalurgi atau leaching (pelarutan selektif). Banyak reagen atau pereaksi yang bisa digunakan untuk proses leaching guna mengekstrak logam emas dan perak dari bijihnya, diantara reagen-reagen tersebut salah satunya menggunakan reagen sianida. tujuan dari percobaan Mengetahui Pengaruh viscosity modifier terhadap perolehan rekoveri emas dan mengetahui pengaruh hidrogen peroksida (H2O2) terhadap perolehan recovery emas. Ore yang digunakan dalam penelitian berukuran 37 ?m, dimasukkan kedalam botol A, B, C, D, E dan F dan tambahkan air sebanyak 733 ml, viscosity modifier sebanyak 0, 100, 200, 300, 400 dan 500 ppm, diputar selama 5 menit kemudian ditambahkan CN 10% selanjutnya botol diputar selama 2, 4, 8, 24, 32 dan 48 jam hal yang sama dilakukan pada penambahan hidrogen peroksida. Dari hasil penelitian yang dilakukan penambahan viscosity modifier 100 hingga 300 ppm dapat menaikkan recovery Au sebanyak 1,58 % untuk Ag tidak menunjukkan pengaruh kenaikan recovery. Penambahan H2O2 tidak berpengaruh terhadap kenaikan recovery Au (emas) tetapi dapat menaikkan recovery Ag sebesar 1,21747 % untuk 400 ppm, dan 1.58937 % untuk 500 ppm
Proses Pengolahan Air pada Alat Filtrasi dengan Variasi Laju Alir, Perbandingan Volume antara Pasir dan Karbon Aktif di PLTG Borang
PT PLN (Persero) PLTG Borang merupakan salah satu industri yang mendapatkan air bersih dengan melakukan pengolahan pada unit WTP. Unit WTP di PLTG Borang mengalami permasalahan di beberapa alat seperti misalnya pada alat Filtrasi. Permasalahan yang ditemui untuk dijadikan studi kasus yaitu alat Filtrasi terutama pada laju alir dan ketebalan kolom belum optimal sehingga tidak menghasilkan air bersih yang sesuai standar. Studi kasus ini dilakukan pada bulan Maret hingga Juli 2021. Data-data yang dijadikan sumber yaitu data sekunder berupa data kondisi operasi dan hasil uji kualitas mutu air setelah pengolahan pada alat filter. Cara yang dilakukan yaitu membuat dua kolom dengan ketinggian berbeda yaitu 1000 mm dan 1200mm dengan perbandingan isian berupa pasir dan karbon aktif. Dari ketinggian dua kolom tersebut masing-masing di variasikan menjadi tiga perbandingan yaitu 2:1, 1:1 dan 1:2 antara pasir dan karbon aktif. Sedangkan parameter uji kualitas yang diperlukan yaitu nilai pH, turbiditas atau kekeruhan, jumlah padatan terlarut, total padatan tersuspensi, nilai kadar DO, serta COD dan BOD.. Dari penelitian yang dilakukan di dapatakan laju alir optimal yaitu 1 L/menit dengan ketinggian isian kolom 1200 mm pada perbandingan 1:2 antara pasir dan karbon aktif.
Sintesis dan Karakterisasi Na-CMC dari A-Selulosa Serabut Kelapa Sawit
Na-CMC adalah eter polimer selulosa linier yang digunakan sebagai bahan pengental, pengemulsi dan penstabil. Salah satu bahan dasar pembuatan Na-CMC yaitu serabut kelapa sawit. Serabut kelapa sawit merupakan salah satu hasil samping terbesar yang dihasilkan dalam proses pengolahan minyak kelapa sawit dan dapat dapat dijadikan sebagai sumber selulosa karena mengandung selulosa hingga 59,60%. Tujuan dari penelitian ini untuk mendaptakan komposisi optimal campuran media reaksi isopropanol-etanol dan konsentrasi asam trikloroasetat serta konsentrasi NaOH dengan memvariasikan komposisi media reaksi isopropanol-etanol menjadi 20:80; 40:60; 50:50; 60:40 dan 80:20, sedangkan untuk konsentrasi asam trikloroasetat yaitu 15%, 20% san 25% dan untuk konsentrasi NaOH adlah 15% dan 20%. Didapat bahwa komposisi optimal media reaksi pada proses sintesis Na-CMC terdapat pada campuran isopropanol-etanol 80:20 dengan konsentrasi asam trikloroasetat 25% dan konsentrasi NaOH 20% menghasilkan nilai DS yang tertinggi yaitu sebesar 0,8124 dengan kemurnian dan pH berturut-turut sebesar 99,68% dan 7,9.
Na-CMC is a linear cellulose polymer ether used as a thickener, emulsifier and stabilizer. One of the basic ingredients for making Na-CMC is palm fiber. Palm fiber is one of the largest by-products produced in the palm oil processing process and can be used as a source of cellulose because it contains up to 59.60% cellulose. The purpose of this study was to obtain the optimal composition of the isopropanol-ethanol reaction media mixture and the concentration of trichloroacetic acid and NaOH concentration by varying the composition of the isopropanol-ethanol reaction medium to 20:80; 40:60; 50:50; 60:40 and 80:20, while the concentrations of trichloroacetic acid were 15%, 20% and 25% and the concentrations of NaOH were 15% and 20%, respectively. It was found that the optimal composition of the reaction medium in the Na-CMC synthesis process was found in a mixture of isopropanol-ethanol 80:20 with a concentration of 25% trichloroacetic acid and 20% NaOH concentration resulting in the highest DS value of 0.8124 with purity and pH respectively. 99.68% and 7.9
Penggunaan Liveworksheet dengan Aplikasi Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik
Pembelajaran pada massa pandemi Covid-19 dilakukan dengan cara daring, tetapi keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran rendah yang menyebabkan hasil belajar peserta didik rendah, maka perlu penelitian penerapan penggunaan liveworksheet dengan aplikasi berbasis web untuk meningkatkan hasil pembelajaran peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan liveworksheet dengan aplikasi berbasis web dan untuk mengetahui pelaksanaan penggunaan liveworksheet dengan aplikasi berbasis web untuk meningkatkan hasil belajar peserta. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI-KI-1 tahun pelajaran 2020/2021 berjumlah 36 orang. Tanggal penelitian ini adalah 20 Januari-26 februari 2021. Mata pelajaran yang dilakukan tindakan adalah Mata Pelajaran Produktif Alat Industri Kimia dengan materi materi prasiklus : kompresor, siklus 1 : conveyor, dan siklus 2 : alat pembesaran partikel. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan liveworksheet dengan aplikasi berbasis web dapat meningkatkan hasil belajar peserta yaitu pada prasiklus dengan ketutasan klasikal peserta didik 52,7% dan rata-rata hasil belajar 69,7, kemudian siklus 1 dengan ketutasan klasikal peserta didik 72,2 % dan rata-rata hasil belajar 76,6 dan siklus 2 dengan ketutasan klasikal peserta didik 86,1% dan rata-rata hasil belajar 82,8. Dari hal tersebut dapat disimpulkan a) penggunaan liveworksheet dengan aplikasi berbasis web untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik b) Pelaksanaan pembelajarannya yaitu guru merencanakan pembelajaran, peserta didik mempelajari materi dan mengerjakan LKPD dan hasilnya dikirimkan ke LMS sekolah kemudian peserta didik melakukan tatap muka virtual dan mengerjakan evaluasi.
Pengembangan Sistem Informasi Pemantauan Kuis dan Tugas pada Learning Management Systems Moodle
Perkembangan sistem informasi dewasa ini telah merambah ke berbagai elemen kehidupan, salah satunya adalah pada bidang akademik. Salah satu yang sangat populer adalah sistem manajemen pembelajaran online, dan contoh dari perangkat lunak yang digunakan adalah Moodle. Moodle merupakan platform pembelajaran yang dirancang untuk memberi para pendidik, administrator, dan pelajar dengan satu sistem yang kuat, aman, dan terintegrasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang dipersonalisasi. eLDirU merupakan platform pembelajaran berbasis moodle. eLDirU memiliki banyak fitur seperti mengakses course atau matakuliah, melakukan pengumpulan tugas, serta mengerjakan kuis yang diberikan oleh dosen. Dengan banyaknya jumlah kelas dan Dengan banyaknyan kuis serta tugas yang diupload pada eLDirU, menimbulkan permasalahan bagi admin untuk mengelola kuis dan tugas secara manual. yang perlu adanya suatu sistem monitoring agar user maupun admin dapat dengan mudah memfilter kuis dan tugas yang sudah diupload pada eLDirU. Dengan dikembangkannya aplikasi sistem informasi monitoring kuis dan tugas, masalah filterisasi kuis dan tugas pada eLDirU dapat teratasi sekaligus membuat kuis dan tugas mampu dikelola dengan baik oleh admin tanpa perlu melakukan pengecekan disetiap masing-masing kelas
Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi dengan Infeksi Soil Transmitted Helminths pada Anak Usia Sekolah Dasar disekitar TPA
Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) termasuk dalam “neglected tropical infectious disease”. Prevalensi infeksi STH tertinggi didapatkan pada anak usia sekolah dasar. Terdapat berbagai faktor yang dihubungkan dengan tingginya kejadian infeksi STH pada anak usia sekolah dasar seperti, personal hygiene dan sanitasi yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan sanitasi dengan infeksi STH pada anak usia sekolah dasar di sekitar TPA. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan cara mengkaji 25 artikel yang telah terpilih sesuai kriteria yang ditentukan. Pencarian artikel dilakukan pada mesin pencari elektronik Google Scholar dan Directory of Open Access Journal menggunakan kata kunci, yaitu : Soil Transmitted Helminths, personal hygiene, sanitasi, anak usia sekolah dasar dan lingkungan TPA. Prevalensi infeksi STH pada anak usia sekolah dasar di sekitar TPA ditemukan 17,3%-24,8%. Sedangkan prevalensi infeksi STH pada anak usia sekolah dasar yang tidak tinggal di sekitar TPA ditemukan 6,8%-48,32%. 8 dari 11 penelitian menemukan adanya hubungan bermakna antara personal hygiene dengan infeksi STH pada anak usia sekolah dasar. 2 dari 4 penelitian menemukan adanya hubungan bermakna antara sanitasi dengan infeksi STH pada anak usia sekolah dasar. Daerah TPA berdampak pada kesehatan dan dapat menyebabkan berbagai penyakit salah satunya kecacingan. Beberapa literatur menunjukkan adanya hubungan bermakna antara personal hygiene dan sanitasi dengan infeksi STH pada anak usia sekolah dasar
Penerapan Virtual Reality Sebagai Media Pengenalan Batik
Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus, yang mana oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi sejak 2 Oktober 2009. Pembuatan aplikasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mulai dari motif – motif Batik, filosofi sejarah setiap motif, cara pembuatannya serta untuk melestarikan kebudayaan Batik itu sendiri. Metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem berbasis aplikasi Android adalah dengan metode SDLC (System Development Life Cycle) dengan proses pendekatan waterfall yang diawali analisa kebutuhan hingga proses pemeliharaan sistem. Pengembangan sistem ini memerlukan beberapa software pendukung, yaitu Sistem Operasi Windows 10 64Bit, Blender, Unity, Visual Studio Code, Android SDK, Google Cardboard SDK, bahasa pemrograman C#, CorelDraw X8, dan Ringtone Maker. Penelitian ini menghasilkan aplikasi Museum Batik Danar Hadi VR berbasis Android yang mana didalamnya terdapat fitur-fitur antara lain menu Museum VR, Permainan Tebak Motif Batik, Daftar Motif Batik beserta keterangan Batik, Petunjuk, dan Tentang. Berdasarkan hasil Black Box Testing, fitur dalam sistem dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kemudian, Usability Testing dengan metode SUS memperoleh skor rata-rata 75,5 menunjukkan hasil yang Baik dan Dapat diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa sistem ini dapat memberikan informasi dan pengetahuan terkait Batik mulai dari motif – motif batik, filosofi sejarah, hingga cara pembuatannya serta untuk melestarikan kebudayaan batik yang merupakan salah satu warisan budaya paling mendalam di Indonesia yang diakui dunia