e-Journal Kementerian Sosial RI
Not a member yet
    599 research outputs found

    Halaman Depan 12 No 2 2007

    No full text

    Halaman Depan Vol 12 No 3 2007

    No full text

    PERANAN WKSBM DAI.AM PEMBANGUNAN MASYARAKAT Studi Kasus di Sulawesi Utara

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan dalam upaya mengidentifikasi profil dan peranan WKSBM di ProvinsiSulmvesi Utara dalam pembangunan masyarakat. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, dikumpulkan data dari tokoh masyarakat, pengelola perkumpulan sosial lokal dan aparat pemerintah lokal secara purposive. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan, adalah studi dokumentasi, dan wmvancara mendalam. Setelah data dikumpulkan dilakukan analisis dengan pendekatan kualitatif dalam bentuk uraian yang menjelaskan profil dan peranan WKSBM dalam pembangunan masyarakat berdasarkan konsep dan tinjauan teoritis.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa di lokasi penelitian ditemukan bentuk keperangkatan pelayanan sosial berbasis lingkungan, berbasis agama dan bersifat independen. Dimana jenis-jenis keperangkatan pelayanan sosial terse but secara konseptual merupakan unsur-unsur dari WKSBM. Keperangkatan pelayanan sosial tersebut telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan sosial kemasyarakatan, yang manfaatnya telah dirasakan secara ekonomis maupun sosial. Antar keperangkatan pelayanan sosial telah mengembangkan sistem kerjasama dan sinergis dalam pendayagunaan potensi dan sumber daya sosial, dalam rangka optimasi pembangunan masyarakat

    IDENTIFIKASI PENGAMEN SEBAGAI UPAYA MENCARI STRATEGIPEMBERDAYAAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai tipe pengamen di Malioboro Yogyakarta. Dengan adanya kategori ini diharapkan berbagai penanganan pengamen lebih tepat sasaran dan tidak menciptakan ketergantungan pengamen kepada pihak yang melakukan pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan data kualitatif, infonnan dalam penelitian ini ditentukan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa commonsense masyarakat menyatakan pengamen mernpakan pengganggu ketertiban umum, pencuri dan pencopet akan tetapi hasil penelitian ini juga menunjukkan tidak selamanya commonsense itu benar khususnya untuk kasus pengamen Malioboro Yogyakarta. Hasil penelitian ini adalah kategorisasi pengamen di Malioboro menjadi, l)Tipe IdealisEkspresionisme, 2)Tipe Profesional (Survival Oriented), 3)Tipe Fatalistik. Pengamen tipe profesional dan Jatalistik cenderung melakukan tindak kriminal dan cenderung masuk kategori PMKS, sedangkan tipe idealis-ekspresionisme memiliki potensi antara lain: memiliki bakat seni, kreativitas, alat musik yang bervariatif, wawasan yang lebih luas dibandingkan dengan kedua tipe lainnya. Penelitian ini merekomendasikan apabila akan melakukan pemberdayaan pengamen maka tiga tipologi pengamen efektif membantu dalam pembuatan kebijakan. Dengan kata lain, kebijakan yang diambil harns disesuaikan denganpermasalahan yang berkembang di kalangan pengamen itu sendiri

    Halaman Depan Vol 14 No. 3 Sep Des 2009

    No full text

    Halaman Depan Vol 14 No. 2 Mei Agus 2009

    No full text

    POTRET PEREMPUAN MISKIN ; Studi Kasus Peran Ganda Perempuan di Pinggiran Kali Code, Kelurahan Terban, Kota Yogyakarta

    Get PDF
    Berbicara tentang perempuan miskin, adalah bicara kemarjinalitasannya atas ketiadakberdayaannya. Banyak peran yang telah dilakukan perempuan, namun hasilnya belum cukup memberikan posisi yang 'mapan' bagi perempuan itu sendiri. Kemiskinan yang melekat pada dirinya, memposisikan mereka ke dalam kondisi yang semakin 'menyesakkan'. Potret perempuan miskin, di Pinggiran Kali Code, Yogyakarta memberikan sebuah gambaran yang menarik atas peran ganda perempuan. Di mana selain peran domestik, peran produktif juga dilakukan untuk keluarganya, sangat kecil toleransi serta batasan atas peran ekonomisnya, terhadap posisi tawamya dalam keluarga. Sebut saja untuk peran pemenuhmz ekonomi, perempuan miskin terjebak pada pemenuhan kebutuhan keluarga,di samping berperan juga dalam urusan domestik. Namun demikian, untuk keputusan atas dirinya seperti sebut saja untuk pengaturan kelahiran anak, perempuan-lah yang harus berjuang melawan berbagai dampak alat kontrasepsi yang digunakan. Sebuah ironi atas perempuan, ketika semangat atas kesetaraan, namun tidak untuk sebuah keputusan, bahkan atas dirinya sekalipun

    SIKAP SOSIAL MASYARAKAT DI KOTA PONTIANAK TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

    Get PDF
    Kajian ini dilakukan untuk mengetahui sikap sosial masyarakat terhadap KDRT, berdasar aspek kognitif, afektif dan konatif sebagai bentuk reaksi terhadap kekerasan fisik, psikologis, seksual dan ekonomi dalam rumah tangga, juga reaksi terhadap pelaku dan korban serta faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Kajian dilakukan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Selatan, dengan subjek penelitian masyarakat dipilih dari pegawai-karyawan pemerintah dan swasta, tokoh masyarakat dan agama serta aktivis LSM yang peduli pada masalah KDRT, sejumlah 30 orang, dengan tambahan beberapa korban KDRT. Dari analisis deskriptif kualitatif dapat disimpulkan bahwa masyarakat telah mengetahui KDRT sebagaimana tertuang dalam UU tentang Penghapusan KDRT. Meskipun demikian, pengetahuan tentang adanya peraturan tersebut belum diikuti sikap sosial berupa keberanian untuk melakukan tindakan tindakan nyata guna mencegah terjadinya KDRT. Hal tersebut karena masih ada perbedaan pemahaman dan sikap sosial dalam menyikapi KDRT. Direkomendasikan kepada Kementerian Sosial melalui Direktorat Pemberdayaan Keluarga dan Kelembagaan Sosial dan instansi terkait seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Hukum dan HAM, Kepolisian, Kementerian Kesehatan, LSM, serta media massa untuk melakukan upaya-upaya terpadu dalam rangka mendorong kesamaan pemahaman dan sikap sehingga permasalahan KDRT dapat ditekan. Keterlibatan semua pihak secara terpadu dalam rangka mendorong agar masyarakat memiliki kesamaan pemahaman dan sikap sosial terhadap KDRT, guna mencegah dan menekan terjadinya KDRT. Kata kunci: Sikap sosial, masyarakat, rumah tangga, kekerasan domestik, kekerasan dalam rumah tangga

    HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA PENGGUNA NAPZA: Penelitian di Balai Kasih Sayang Parmadi Siwi

    Get PDF
    Penyalahgunaan NAPZA merupakan salah satu fenomena sosial yang paling berbahaya padaera modern dan sayangnya, generasi muda adalah kelompok yang paling rentan terhadapjenis penyalahgunaan obat ini. Meskipun sifatnya berbahaya, penyalahgunaan obat tetapsaja dikenal sebagai salah satu atribut yang lazim didapati di antara generasi muda, yangmengharuskan adanya upaya untuk meningkatkan kesiagaan tentang efek-efeknya yangberbahaya dan negative. Salah satu di antaranya adalah kecemasan sosial dalam konteksmasalah psikologis. Studi ini dilakukan untuk menilai hubungan antara kepercayaan diridengan kecemasan sosial di antara para pengguna NAPZA. Teknik sampel purposive digunakanpada pengguna NAPZA yang direhabilitasi di Balai Kasih Sayang ParmaSiwi, Jakarta sebagaipartisipan dalam penelitian ini. Terdapat dua instrumen yang dikembangkan untuk studi ini.Satu adalah daftar-daftar pertanyaan yang menyangkut tentang kecemasan sosial, dan lainnyalagi adalah skala kepercayaan diri. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubunganyang signifikan dan negatif secara statistik antara kepercayaan diri dan kecemasan sosial diantara para pecandu NAPZA dari golongan generasi muda. Kata-kata kunci: kepercayaan diri, kecemasan sosial, penyalahgunaan NAPZA

    GAYA HIDUP HEDONISME DAN FENOMENA TRAFFICKING ANAK: Studi Kasus di Kota Surabaya

    Get PDF
    Hedonisme adalah klaim bahwa hanya kenikmatan yang memiliki nilai dan hanya rasa sakit yang tidak memiliki nilai non-instrumentally, yaitu bahwa, terlepas dari nilai apapun yang mungkin menyebabkan atau menghalanginya. Dalam pengertian pandangan ini, persahabatan, tindakan, dan pencapaian kita, daya pemahaman, wawasan dan karakter kita, hanya berharga secara intrinsik, melalui kenikmatan (jasmaniah) yang dapat kita capai atau rasa sakit yang dapat kita hilangkan. Oleh sebab itu, tulisan ini akan mencoba menjawab pertanyaan penelitian tentang fenomena perdagangan anak dalam hubungannya dengan konsep gaya hidup, terutama dalam konteks mengapa dan bagaimana gaya hidup hedonisme bisa menjadi sangat berpengaruh terhadap fenomena perdagangan anak di kota-kota besar. Penelitianini dilangsungkan di kota Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia dengan seluruh geliat kehidupan sosialnya yang kompleks, dan terkadang, asimetris. Kata-kata kunci: gaya hidup hedonisme, perdagangan anak

    396

    full texts

    599

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Kementerian Sosial RI
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇