e-Journal Kementerian Sosial RI
Not a member yet
    599 research outputs found

    GENDER DAN KELUARGA MIGRAN DI INDONESIA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran pergeseran pola relasi gender pada keluarga migran pasca migrasi sebagai tenaga kerja wanita (TKW). Untuk memahami hal itu, penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif Lokasi penelitian diutamakan pada wilayah pemasok utama tenaga kerja wanita (TKW): Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Lampung. Informan penelitian adalah TKW dan keluarganya. Informasi TKW, selanjutnya dikonfirmasi ke suami, anak, mertua, dan masyarakat atau tokoh lainnya yang dinilai relevan. Penentuan keluarga yang menjadi informan dilakukan dengan snowwball. Selanjutnya analisis data dilakukan secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan, pasca migrasi sebagai TKw, terjadi pergeseran pola relasi gender lokal dengan segala hegemoni pathriarkinya. Pergeseran terjadi terutama dari feminin ke androgini sejalan dengan teori skema gender.Sehubungan dengan hal tersebut kepada Direktorat Pemberdayaan Keluarga Departemen Sosial, Departemen Tenaga Kerja, Kantor Menteri Pemberdayaan Perempuan, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja bersama LSM terkait diharapkan dapat memberikan konseling dan atau pelatihan bagi keluarga calon TKW menyangkut pola relasi gender dan persoalan sosial budaya lainnya, untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya masalah sehubungan dengan kepergian dan kepulangan isteri sebagai TKW, sebagai upaya meningkatkan ketahanan sosial keluarga dan masyarakat

    MORAL EKONOMI DAN BELENGGU KEMISKINAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BELU

    Get PDF
    Tulisan ini menjelaskan bagaimana masyarakat lokal di daerah Belu hidup dalam kemiskinan dan rnengapa ekonomi subsisten menjadi moral ekonomi pada masyarakat lokal terutama petani. Kondisi kemiskinan adalah masalah siapa dalam proses produksi hanya menemukan ekonomi subsisten menjadi itu moral ekonomi untuk mereka. Ekonomi subsisten menjadi moral ekonomi, dimana orang-orang dalam melakukan proses produksi mempunyai keterbatasan untuk melakukan sesuatu yang baru. Melakukan sesuatu hal yang baru dianggap dapat membahayakan mereka dalam mendapatkan nafkah. Sementara itu resiko selalu dihindari dan keamanan menjadi prioritas, selain adanya moral ekonomi seperti itu, keterbatasan yang di punyai oleh Daerah Belu adalah musim kemarau yang lebih panjang dari pada musim hujan sehingga kondisi ini mempengaruhi produksi

    PENILAIAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYA LAHAR DAN KERENTANAN DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BANJIR LAHAR DI KECAMATAN SALAM, MAGELANG

    Get PDF
    Masyarakat serta permukiman di Kecamatan Salam yang berada di daerah rawan bencana lahar pascaerupsi Gunungapi Merapi merupakan salah satu elemen berisiko yang akan terdampak oleh ancaman banjir lahar. Kerentanan masyarakat terhadap bencana masing-masing kelompok akan berbeda sehingga penting dilakukan pengkajian kerentanan terhadap berbagai kelompok sosial dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik bahaya banjir lahar, elemen-elemen berisiko dan tingkat kerentanan masyarakat terhadap bahaya banjir lahar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survei dengan menggunakan metode Participatory Geographic Information System (P-GIS).Populasi berdasarkan tingkatan desa di Kecamatan Salam dengan jumlah sampel 180 responden. Penilaian bahaya banjir lahar dilakukan melalui pendekatan kualitatif berdasarkan pada kategori bahaya tinggi, sedang dan rendah. Untuk mengkaji tingkat kerentanan pada tingkat regional berdasarkan pada sektor rumah tangga maka metode yang sesuai adalah mengukur kerentanan dengan menggunakan skala lokal berupa matrik pembobotan untuk setiap kategori kerentanan. Hasil penelitian menunjukkan rumah tangga dengan tingkat kerentanan sosial sedang sejumlah 51,11% dan tingkat kerentanan tinggi sejumlah 42,78%.Wilayah dengan risiko tinggi terhadap bahaya banjir lahar (tingkat kerawanan bahaya lahar tinggi dan tingkat kerentanan masyarakat tinggi) di Kecamatan Salam adalah Desa Sirahan dan Desa Gulon. Kata kunci: Bahaya lahar, elemen beresiko, kerentanan, P-GIS

    Hal Depan Volume 18 No 03 September Desember 2013

    No full text

    ANALISIS PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL BERBASIS PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Tulisan ini bertujuan untuk mengelaborasi implementasi pemberdayaan masyarakat berbasis progam PNPM Mandiri di Desa Kadisoka, Kabupaten Sleman. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis permasalahan yang terjadi dalam progam pemberdayaan masyarakat dengan mendayagunakan lingkungan sekitarnya sebagai penggerak ekonomi lokal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Metode ini dipilih untuk melihat secara langsung baik secara interaktif maupun partisipatoris di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberdayaan masyarakat berbasis PNPM sudah membantudalam manajemen ekonomi masyarakat lokal agar lebih terstruktur sehingga dapat memacu pendapatan masyarakat. Namun demikian, permasalahan infrastruktur sendiri masih menjadi hambatan dalam progam pemberdayaan masyarakat baik dari modal maupun infrastruktur.Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, PNPM Mandiri, minapolitan, desa Kadisoka

    Halaman Belakang Vol 16 No 1 Januari April 2011

    No full text

    PEMASARAN SOSIAL PROGRAM ASURANSI KESEJAHTERAAN SOSIAL OLEH LEMBAGA PELAKSANA ASKESOS

    Get PDF
    Asuransi kesejahteraan sosial (Askesos) merupakan salah satu asuransi sosial yangditujukan kepada pekerja mandiri di sektor informal. Ada banyal perbedaan antara Askesosdengan program asuransi sosial lainnya diantaranya lembaga pelaksana, penerima manfaatdan sumber dana untuk pembayaran klain. Oleh karena itu, kegiatan pemasaran sosial menjadisangat penting untuk mendukung suksesnya program Askesos. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan informan ditentukan secara purposif. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa lembaga pelaksana Askesos menggunakan berbagai macam strategipemasaran sosial. Perbedaan strategi pemasaran sosial dapat dilihat dari produk, pesan,saluran komunikasi, penerima pesan, tempat dan harga yang merupakan komponen pentingpada pemasaran sosial. Pemasaran sosial program Askesos sangat ditentukan oleh kondisisetempat dan kemampuan lembaga pelaksana program Askesos. Kata-kata kunci: pemasaran sosial, asuransi sosia

    LINGKUNGAN DAN PERILAKU AGRESIF INDIVIDU

    Get PDF
    Perilaku  agresif seringkali muncul di banyak lingkungan masyarakat. Perilaku  agresif dipengaruhi oleh banyak faktor, diduga, salah satunya adalah faktor lingkungan. Lingkungan tempat dimana individu tinggal memiliki andil yang relative signifikan dalam mempengaruhi dan membentuk perilaku  individu. Beberapa studi tentang pengaruh lingkungan terhadap pembentukan perilaku  agresif sudah banyak dilakukan. Hubungan saling mempengaruhi antara lingkungan sekitar dengan individu sebagai penghuni seakan simbiosa abadi, termasuk pembentukan perilaku  agresif individu. Hasil review beberapa studi dapat disimpulkan bahwa lingkungan memang mempengaruhi perilaku  individu, termasuk munculnya perilaku  agresif. Pentingnya perbaikan lingkungan permukiman yang didasari atas pemahaman akan karakteristik warga yang menempati lingkungan/permukiman merupakan salah satu sarannya. Kata Kunci: perilaku  agresif, faktor lingkungan, sosio-ekologi

    PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PEDESAAN MELALUI KELOMPOK USAHA

    Get PDF
    The purpose of this study was to; 1). determine the role of the group in catfish cultivation in Wonosari Village and Podorejo Village, 2). analyzing the institutional constraints catfish cultivation in Wonosari Village and Podorejo Village, 3). designing ideal institutional model of catfish cultivation in Wonosari Village and Podorejo Village. This study used a qualitative descriptive method. Informants involved in the research include members of the the Mino Sari and Maju Makmur. This study use the interactive model as developed by Miles and Huberman. The conclusion of this study were: 1). The role of the research sites is to provide guidance, social cohesiveness, information science and technology and capital. 2). Constraints experienced by the group is the internal conflict, lack of trust, lack of capital capacity, and dependence on the leadership figure. 3). The ideal is to have a group of strong social capital, a clear division of tasks, members of the coaching ability, capital assistance, seed fulfillment, the fulfillment of alternative feed and assist the sales and processing of crops

    PERANAN PEKERJA SOSIAL DALAM PENANGANAN ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL SODOMI

    Get PDF
    AbstrakArtikel ini mencoba membahas isu kekerasan seksual sodomi pada anak-anak dalam perspektif pekerjaan sosial. Isu pencabulan atau penyimpangan seksual adalah merupakan satu fenomena negatif manusia yang berlaku pada masa kini secara global. Salah satu isu pencabulan seks yang tengah marak  dengan kondisi dunia secara global adalah isu sodomi. Di Indonesia berbagai kasus sodomi dapat diikuti perkembangannya melalui media massa maupun media sosial. korban  sodomi  sering kali melibatkan anak-anak dibawah umur. pelaku yang terlibat dalam kasus sodomi ini juga perlu segera ditangani karena akan memberi pengaruh secara psikologis pada korban, karena sebagian besar korban adalah anak-anak yang notabene harus mendapatkan perlindungan. Adapun factor penyebab terjadinya sodomi ini antara lain: (1) faktor internal, karena tekanan emosi, nafsu seksual yang tidak terkendali, dll. (2) orang tua, yang tidak bisa membimbing dan memberikan perhatian. (3) sosial, dimana masyarakat yang mengasingkan, pengaruh pergaulan bebas, peer group yang salah. (4) dampak kemajuan teknologi. Adapun dampak psikologis pada anak-anak sebagai korban sodomi diantaranya: (1). Post Trauma Strees Disorder, dengan gejala seperti “flashbackâ€, menarik diri, distress dan lebih agresif daripada sebelumnya, halusinasi. (2). Phobia dan mengalami kecemasan (anxiety). (3). Depresi. (4) perubahan kepribadian dan tingkahlaku. Intervensi psikososial yang dapat dilakukan pada korban adalah terapi: (1)  terapi tingkahlaku, (2) terapi kelompok.  Dan konseling: (1) konseling krisis. (2) konseling penyediaan layanan. (3) konseling perkembangan, dan (4) konseling pencegahan. Sodomi perlu ditangani secara komprehensif sebab akan menyebabkan berbagai dampak negatif terhadap korban baik dari segi fisik, mental dan emosi yang dapat menyebabkan lagi kejahatan lain  atau hal yang menyalahi norma masyarakat.  Kata Kunci: sodomi, kekerasan seksual, anak-anak, intervensi psikososial, pekerjaan sosial

    396

    full texts

    599

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Kementerian Sosial RI
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇