Jurnal AL-AZHAR INDONESIA
Not a member yet
1082 research outputs found
Sort by
Analysis of Company Policies and Strategies Based on Identification of The Contribution Technology Needs in MSMEs Leather Processing Industry
Technology is crucial to the success of any company, especially for Micro, Small and Medium Enterprises (MSME). MSMEs XYZ is a small and medium industry in Bandung that processes leather into bags. As a result, it is vital to boost technology by conducting a technology management analysis on these SMEs in order to maintain quality products and compete with the competition. This research aims to use the technology assessment analysis based on Technometrics models as a foundation for evaluating strengths and weaknesses linked to products and processes in MSMEs XYZ in order to get alternative strategies and policies. The measured technology components include technoware (production equipment), humanware (human resource capabilities), infoware (information tools), and orgaware are the measured technological components (organizational tools). The component contribution values for technoware (0,223), humanware (0,688), infoware (0,156), and orgaware (0,311). The Technologies Contribution value received (0,279) is a type of traditional technology with a low classification level. Recommendation for this research is acquisition within procurement of manufacturing machinery and equipment. In order to preserve company sustainability in terms of technology, MSMEs XYZ to raise investment, update products and manufacturing methods, and expand human resources.Keywords: MSME, Production, Technometrics Model
Implementasi Kurikulum Merdeka Di RA Ihsaniyah Kecamatan Sumberasih Probolinggo
The Merdeka Curriculum emphasizes freedom in education and learner-centered learning, to create a dynamic learning environment. However, its implementation often does not fully achieve optimality in encouraging active learning. This study aims to examine the application of the Merdeka Curriculum in shaping active learning at RA Ihsaniyah, Semberasih District, Probolinggo. The method used is descriptive qualitative with research participants consisting of the principal, 2 teachers, and the deputy curriculum field. Data were obtained through direct observation and interviews, and then analyzed through the process of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the Merdeka Curriculum involves three main stages, namely planning, implementation, and evaluation of active learning. However, several obstacles were found in the process, such as the need for adaptation to the new curriculum, limited facilities and infrastructure, and the level of teacher competence that still needs to be improved. This study recommends that RA Ihsaniyah better prepare adequate infrastructure and conduct training to improve teacher competence. This step is important to support the maximum implementation of the Merdeka Curriculum in creating an active and development-oriented learning environment for children
Fitokimia Tanaman Khas Daerah Sempadan Sungai Ciliwung Wilayah Pasar Minggu Jakarta Selatan
Sempadan Sungai Ciliwung menjadi salah satu lokasi yang kaya biodiversitas tanaman. Beberapa tanaman mudah ditemui seperti jengkol (Archidendron pauciflorum), elo (Ficus racemosa), jarak pagar (Jatropha curcas), pucuk merah (Syzygium myrtifoliym), bintaro (Cerbera odollam), rumput knop (Hyptis capitata), angsana (Pterocarpus indicus), sapu manis (Scoparia dulcis), jotang kuda (Synedrella nodiflora), dan urang-aring (Eclipta alba). Tanaman tersebut perlu dimaksimalkan potensinya. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan data dan informasi fitokimia secara kaulitatif dari tanaman khas Sempadan Ciliwung Wilayah Pasar Minggu Jakarta. Sampel diambil dari tanaman yang tumbuh di Sempadan Ciliwung. Metode yang digunakan untuk mendapatkan ekstrak adalah maserasi dengan pelarut etil asetat. Hasil dari uji metabolit pada tanaman tersebut adalah : alkaloid terdapat pada tanaman jengkol, angsana, jotang kuda, urang-aring, elo, dan jarak pagar; tanin terdapat pada tanaman jengkol, sapu manis, jarak pagar, dan pucuk merah; polifenol terdapat pada tanaman jengkol, angsana, jotang kuda, bintaro, elo, jarak pagar, dan pucuk merah; steroid terdapat pada tanaman angsana, bintaro, sapu manis, elo, rumput knop, dan jarak pagar; triterpenoid terdapat pada tanaman urang-aring dan sapu manis; saponin terdapat pada tanaman jengkol, angsana, jotang kuda, urang-aring, sapu manis, jarak pagar, dan pucuk merah; flavonoid terdapat pada tanaman jengkol, angsana, jotang kuda, dan jarak pagar.Kata Kunci : Ciliwung, Fitokimia, Metabolit sekunde
Inventory Planning and Control in Perishable Items Products Using the Single Order Quantities Method (Case Study: PT XYZ)
Effective inventory management is crucial for companies distributing perishable products. PT XYZ requires a precise control method to optimize inventory and minimize losses. This study aims to determine the top 5 priority products, identify the best forecasting method with the smallest error and analyze the implementation of Single Order Quantities (SOQ) in inventory management. Using primary and secondary data collected from 1 January 2021 to 4 April 2022, the study employed ABC Analysis to categorize products, followed by demand forecasting using Single Moving Average, Single Exponential Smoothing, and Fuzzy Time Series to select the most accurate method. Inventory planning was then carried out using SOQ to enhance efficiency. Among 196 vegetable types, 5 were identified as the highest priority: Birdseye Chili Pepper (1 kg), Red Cayenne Pepper (1 kg), Birdseye Chili Pepper (Min. 5 kg), Local Cucumber (1 kg), and Bulk Green Paprika. The SOQ method enabled optimized inventory strategies, ensuring product availability while minimizing excess stock. This research provides practical insights for effective inventory planning, particularly for businesses handling perishable goods.Keywords - Demand Planning, Fuzzy Time Series, Inventory Planning, Perishable Product, Single Order Quantity
Fenomena Hawthorne Studi terhadap Work-Life Balance dan Motivasi Bekerja pada Dosen di Universitas Pendidikan Indonesia
Karyawan merupakan aset yang paling berperan penting dalam keberhasilan perusahaan. Maka dari itu, perusahaan harus mampu mengelola karyawan dengan baik. Kinerja karyawan sangat bergantung kepada motivasi terhadap pekerjaan. Motivasi kerja sangat berperan penting dalam peningkatan atau stabil nya produktivitas kerja. Namun terkadang perusahaan memberikan target yang dinilai cukup berat oleh karyawan, sehingga karyawan merasakan stress dalam bekerja dan berdampak terhadap turun nya motivasi kerja. Mencegah motivasi bekerja yang turun secara drastis, individu yang bekerja juga perlu memiliki work-life balance atau menyeimbangkan kehidupan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja, bagaimana strategi para dosen Universitas Pendidikan Indonesia dalam menjaga work-life balance, dan bagaimana lingkungan organisasi yang mendukung work-life balance dengan menggunakan hawthorne studies sebagai kajian pendukung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan informan sebanyak lima orang dosen di Universitas Pendidikan Indonesia yang berasal dari fakultas yang berbeda-beda. Peneliti melakukan wawancara mendalam pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa jenuh merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi bekerja, dan umumnya informan merasakan jenuh ketika sudah bekerja di tahun kedua, adapun lingkungan organisasi yang diperlukan dalam mendukung work-life balance ialah lingkungan yang komunikatif, suportif, dan terbuka satu sama lain.Kata Kunci – Komunikasi, Motivasi, Organisasi, Work-Life Balance
Pemberdayaan Produktivitas Petani: Pemasangan Ruang dan Rak Pengering Biji Bunga Matahari berbasis Internet of Things di Desa Arjasari Bandung Barat
Abstrak Pengeringan benih bunga matahari yang selama ini bergantung pada sinar matahari langsung seringkali menghadapi tantangan seperti cuaca yang tidak menentu, risiko kontaminasi, dan kualitas pengeringan yang kurang optimal. Program pengabdian masyarakat ini memperkenalkan sistem berbasis IoT yang mengintegrasikan mikrokontroler ESP32, sensor suhu dan kelembaban, pemanas, dan pembuangan untuk menjaga kestabilan kondisi lingkungan di ruang pengering. Ruang dan rak bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengeringan biji bunga matahari. Metode pelaksanaan berdasarkan observasi langsung dan wawancara dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada mitra. Desain pertanyaan dan pernyataan disosialisasikan agar para petani memahami kegiatan yang akan dilakukan serta memberikan persetujuan terhadap pelaksanaan kegiatan pengeringan benih bunga matahari di Desa Arjasari. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan, dimana waktu pengeringan berkurang dari enam hari menjadi hanya dua hari, dengan kadar air yang dapat dikontrol secara akurat untuk mencapai kondisi pengeringan yang optimal. Para petani juga dilatih untuk mengoperasikan sistem IoT dengan baik, sehingga memastikan keberlanjutan teknologi ini dalam praktik pertanian mitra mereka. Program ini membuktikan potensi IoT dalam memodernisasi proses pertanian dan meningkatkan produktivitas petani, sekaligus mengatasi keterbatasan metode tradisional. Evaluasi lebih lanjut dan optimalisasi sistem disarankan untuk meningkatkan dampak teknologi ini di masa depan.Kata kunci: Internet of Things, Masyarakat Petani Bunga Matahari, Ruang dan Rak Pengering Biji Bunga Matahari
Representasi Nilai Sufistik dalam Puisi “Tarjumān al-‘Asywāq” dan Puisi “Perjalanan ke Langit”
Poetry serves as a medium to express the profound relationship between humans and God through mystical traditions. “Tarjumān al-‘Asywāq” by Ibnu Arabi and “Perjalanan ke Langit” by Kuntowijoyo represent the spiritual journey of a servant towards God, a spiritual journey that is full of sufistic values. This research aims to reveal the thoughts of Ibnu Arabi and Kuntowijoyo in the sufistic concept and to reveal the sufistic value of the poem “Tarjumān al-‘Asywāq” by Ibnu Arabi and the poem “Perjalanan ke Langit” by Kuntowijoyo. This research is a comparative research because it compares the sufistic values in the poem “Tarjumān al-‘Asywāq” by Ibnu Arabi and the poem “Perjalanan ke Langit” by Kuntowijoyo. Data collection techniques involving observation and note-taking. The data analysis is comparative analysis and uses a sufism approach. The poem “Tarjumān al-‘Asywāq” is a classical poem using Arabic and the poem “Perjalanan ke langit” is a modern poem using Indonesian. Despite their differences background, languages, countries, and eras, both poems affirm that the spiritual journey can transcend geographical and cultural boundaries, both poems convey universal messages about the search for divine meaning and and the relationship between humans and God.Keywords – Arabic Poetry, Indonesian Poetry, Mysticism, Sufi Values
Kajian Awal Potensi Penyerapan Karbon oleh Hutan Kota Cipayung dan Munjul di Jakarta Timur
Urban forests hold potential as carbon sinks while also providing vital ecosystem services. This study aims to analyze the carbon sequestration potential of Cipayung and Munjul Urban Forests in East Jakarta and to offer policy recommendations for the Jakarta Provincial Government. Field measurements were conducted using Diameter at Breast Height (DBH) data, which were collected through stratified random plot sampling. Biomass was estimated using the IPCC (2006) allometric equation, combined with species-specific wood density values. The results show that Cipayung Urban Forest sequesters approximately 111.52 tons CO₂ eq, while Munjul Urban Forest sequesters 42.10 tons CO₂ eq. These differences are influenced by vegetation structure and species composition. Ecologically, urban forests contribute to local greenhouse gas reduction while supporting adaptation to extreme weather, including reducing urban temperature and improving water absorption capacity. Policy implications include the need for the Jakarta Provincial Government to strengthen urban forest protection regulations, integrate urban forests into spatial planning, and enhance participatory community-based management. The limitation of this study lies in its coverage, which was restricted to only two urban forests; therefore, future studies should expand to other urban green areas across Jakarta.Keywords - Carbon Sequestration, Jakarta, Urban Forest
Paradoks Uni Eropa : Pasar Bebas dan Kenaikan Tarif Impor Mobil Listrik Tiongkok Pada 2024
Penelitian ini dibuat untuk memahami motivasi Uni Eropa dalam melakukan kebijakan kenaikan tarif impor mobil listrik dalam konteks pasar bebas dengan menggunakan teori neo-merkantilisme. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji dampak kebijakan Uni Eropa terhadap kenaikan tarif impor mobil listrik dari Tiongkok pada tahun 2024. Metodologi yang digunakan yakni penelitian Kualitatif, melalui metode eksplanatif , dan dengan pengumpulan data studi pustaka. Kebijakan ini juga dilihat sebagai respons terhadap praktik perdagangan Tiongkok yang dianggap tidak sejalan dengan prinsip pasar bebas, seperti subsidi pemerintah dan dumping harga. Dampak dari kebijakan ini mencakup peningkatan harga mobil listrik impor, perubahan dinamika pasar, dan peningkatan investasi dalam industri otomotif domestik Uni Eropa. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi potensi risiko, seperti penurunan akses konsumen terhadap pilihan kendaraan yang lebih murah dan kemungkinan pembalasan perdagangan dari Tiongkok. Studi ini merekomendasikan bahwa Uni Eropa harus menyeimbangkan antara proteksi industri domestik dan menjaga prinsip-prinsip pasar bebas untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kompetitif di pasar global
Kajian Hukum Atas Praktik Predatory Pricing Dalam Industri E-Commerce Di Indonesia
Abstrak Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah mendorong pertumbuhan e-commerce secara signifikan di Indonesia. Di balik kemudahan akses dan persaingan harga yang ditawarkan, terdapat praktik yang berpotensi merusak tatanan persaingan usaha, salah satunya adalah predatory pricing. Praktik ini dilakukan dengan menetapkan harga sangat rendah bahkan di bawah biaya produksi untuk menyingkirkan pesaing dari pasar, yang pada akhirnya menciptakan dominasi pelaku usaha tertentu dan merugikan konsumen serta pelaku usaha kecil dalam jangka panjang. Meskipun Indonesia telah memiliki dasar hukum melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999, implementasi penegakan hukum terhadap praktik ini masih menghadapi tantangan, terutama dalam konteks digital. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji secara yuridis praktik predatory pricing dalam e-commerce sebagai bentuk persaingan usaha tidak sehat, menganalisis dampaknya terhadap pelaku usaha kecil dan konsumen, serta menelaah peran hukum persaingan usaha dalam menanggulangi persoalan tersebut. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan regulasi dan penegakan hukum di era ekonomi digital.Kata Kunci: predatory pricing, persaingan usaha tidak sehat, e-commerce, hukum persaingan usaha, KPPU