Ummat Repository
Not a member yet
    5707 research outputs found

    STRATEGI ANALISIS PEMERINTAH DESA DALAM MEWUJUDKAN DESA PARIWISATA DI DESA KESIK KECAMATAN MASBAGIK KABUPATEN LOMBOK TIMUR

    Get PDF
    Sektor pariwisata dianggap sebagai inisiatif yang memadai untuk meningkatkan ekonomi lokal masyarakat desa. Ini merupakan upaya bersama oleh pemerintah dan masyarakat desa untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan pemerintah desa dalam melakukan pemetaan lokasi potensi wisata yang ada di desa wisata kesik. 2) Untuk mengetahui strategi yang dilakukan pemerintah desa dalam mewujudkan desa wisata dengan mengembangkan potensi wisata yang dimliki sehingga dikatakan berhasil. 3) Untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat yang dialami oleh pemerintah desa dalam mewujudkan desa wisata. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari Reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah Pemerintah Dalam Melakukan Pemetaan Lokasi Potensi Wisata Di Desa Kesik terdiri dari: telah tersedianya atraksi kegiatan wisata, terdapat sumber daya, baik lingkungan maupun sosial budaya dan terdapat pasar wisata. Akan tetapi masih kurang dalam akomodasi wisata serta perencanaan promosi dan sasaran belum maksimal. Faktor pendukung dan penghambat yang dialami Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Desa Wisata di Desa Kesik yakni dari pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur yakni terkendala biaya untuk operasional pengembangan Desa Wisata, hal ini terjadi disebabkan oleh komunikasi yang kurang efektif dari pihak Dinas Pariwisata dengan pihak Desa

    PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP KORBAN KASUS TABRAK LARI (Studi di Polres Kabupaten Bima)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan faktor-faktor penghambat Restorative Justice terhadap korban kasus tabrak lari di Polres Kabupaten Bima. Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum normative empiris dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Teknik pengolahan bahan hukum dan data mengunakan studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi, studi kepustakaan, menginfestarisasi, mencatat, mempelajari dan mengutip data yang diperoleh dari buku-buku yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Penerapan Restorative Justice dalam kasus tabrak lari tergantung pelaku dan korba. Apabila korban sepakat untuk Restorative Justice. Maka pelaku mengajukan ke pihak kepolisian untuk buat surat peryataan kesepakatan penyelesaian Restorative Justice. (2) Faktor yang menghambat penerapan Restorative Justice terhadap korban kasus tabrak lari di polres kabupaten Bima. Yaitu Restorative Justice dari sisi aturan dimana polisi hanya bersifat pasif dalam menanyai Perka Restorative Justice dari sisi korban-korban merasa penerapan Restorative Justice dalam kasus tabrak lari merasa di dalam memberikan perlindungan hukum terhadap korban

    ANALISA KINERJA LALU LINTAS BUNDARAN GERUNG LOMBOK BARAT

    Get PDF
    Pengendalian berbentuk bundaran (Roundabout) merupakan bagian dari perencanaan jalan raya yang amat penting. Pada bundaran terjadi konflik antara kendaraan yang berbeda kepentingan, asal maupun tujuan. Berkaitan dengan hal tersebut perencanaan bundaran harus direncanakan dengan cermat, sehingga tidak menimbulkan akses yang lebih buruk, misalnya kemacetan lalu lintas. Kemacetan lalu lintas menimbulkan kerugian yang lebih besar yaitu biaya yang makin tinggi akibat pemborosan bahan bakar, polusi udara, kebisingan dan keterlambatan arus barang dan jasa. Bundaran Gerung merupakan salah satu bundaran penting di Kabupaten Lombok Barat, Khususnya di kawasan Bundaran, diperlukan strategi lalu lintas yang tepat agar arus lalu lintas tetap lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) Berapa Volume lalu lintas dan bagaimana tingkat pelayanan pada Bundaran Gerung Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat (2) Bagaimana kinerja pada Bundaran Gerung Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pengumpulan data diperoleh melalui survey di lapangan dan parameternya meliputi: Kondisi Geometrik, kondisi kondisi lalu lintas, dan kondisi lingkungan. Instrumen pengumpulan data menggunakan bantuan berupa formulir survey, alat tulis, jam dan roll meter. Dari hasil penelitian dan pembahasan pada Bundaran Gerung Kabupaten Lombok Barat diperoleh data dilapangan dengan arus total kendaraan (Q) 4625 smp/jam. Dengan komposisi arus lalu lintas ringan (LV) 3272 smp/jam, dan jenis kendaraan berat (HV) 30 smp/jam, kenderaan sepeda motor (MC) 1266 smp/jam. Analisa kinerja bundaran didapat bahwa tingkat pelayanan dari bundaraan berada pada tingkat A dimana kondisi arus lalu lintas bebas antara satu kendaraan dengan kendaraan yang lainnya, besarnya kecepatan sepenuhnya ditentukan oleh pengemudi dan sesuai dengan batas kecepatan yang telah ditentukan

    PELAKSANAAN KONTRAK KONSTRUKSI PEMBANGUNAN PENGENDALI BANJIR KAWASAN MANDALIKA ANTARA DINAS PUPR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT DENGAN PT. BRANTAS ABIPRAYA

    Get PDF
    Pada kontrak antara Kepala Bidang PPK Sungai dan Pantai I dengan PT. Brantas Abi Praya, tentang pekerjaan pembuatan pembangunan Pengendali Banjir Kawasan Mandalika, Penting untuk menilai apakah pelaksanaannya sesuai dengan kontrak yang disepakati untuk menghindari potensi kerugian bagi semua pihak yang terlibat. Adapun masalah yang diteliti ialah bagaimana isi dan pelaksanaan kontrak pembangunan antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTB dengan PT. Brantas Abi Praya dalam Pelaksanaan kontrak pembangunan pengendali banjir kawasan Mandalika? dan Apa saja hambatan yang dihadapi oleh para pihak dalam proses pelaksanaan kontrak Pembangunan antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTB dengan PT. Brantas Abi Praya dalam pembangunan pengendali banjir kawasan Mandalika?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rincian dan m etode spesifik yang dituangkan dalam kontrak Pembangunan antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTB dan PT. Brantas Abi Praya untuk pembangunan pengendalian banjir dan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan kontrak Pembangunan di kawasan Mandalika. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif-empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan kontrak pembangunan pengendali banjir kawasan Mandalika telah memenuhi terkait dengan Syarat Kontrak Konstruksi, yang di dalamnya terdapat Syarat Validitas, Syarat Waktu, Syarat Kelengkapan. Kemudian Kontrak Konstruksi juga telah menerapkan asas-asas dan prinsip yang berlaku pada Kontrak Konstruksi, serta tujuan kontrak konstruksi sudah dijabarkan dengan jelas pada kontrak, serta Ketika mempertimbangkan proyek swasta, ada tiga faktor utama yang secara signifikan mempengaruhi keterlambatan proyek konstruksi: kondisi cuaca, ketersediaan bahan, dan kendala keuangan. Ketentuan mengenai keterlambatan proyek konstruksi dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi

    TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PROSES JUAL BELI TANAH WARISAN YANG BELUM DI BAGI MENURUT HUKUM POSITIF

    Get PDF
    Perjanjian jual beli harta warisan tanpa persetujuan ahli waris lain jual beli dalam kehidupan sehari-hari sering dilakukan dan mudah ditemukan. Dimana jual beli adalah suatu perjanjian dengan mana pihak yang satu mengikat dirinya untuk menyerahkan hak milik atas suatu barang dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah diperjanjikan dan umumnya tidak benar-benar menyadari bahwa suatu perbuatan hukum yang dapat menimbulkan akibat hukum apabila terjadi kecurangan atau salah satu pihak mengingkari adanya dalam perjanjian. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif adalah jenis penelitian yang menggunakan studi kasus hukum normatif berupa produk prilaku hukum, dimana pokok kajiannya berupa hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakat dan menjadi acuan prilaku setiap orang. Dari hasil penelitian ini yaitu menjual belikan tanah warisan yang belum dibagi tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuan ahli waris lain maka baik menurut hukum perdata maupun hukum Islam adalah batal atau tidak sah dan termasuk kedalam pelanggaran hukum. Apabila sudah setuju seluruh ahli waris lain, maka menjual belikan tanah warisan yang belum di bagi tersebut hukumnya sah. Pembeli yang mengalami masalah dalam jual beli tanah terutama dalam tanah yang berasal dari tanah warisan dapat mengalami kerugian baik materiil maupun imateril. Hal yang demikian pembeli seharusnya mendapatkan ganti kerugian penjual sebagai upaya perlindungan hukum bagi pembeli sesuai dengan yang diamanatkan dalam Pasal 4 Angka 8 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yaitu hak konsumen/pembeli untuk mendapatkan ganti rugi. Pembeli tanah dapat melakukan gugatan keperdataan atas kelalaian yang dilakukan oleh si penjual, sehingga dengan adanya gugatan perdata ini pembeli dapat menuntut ganti kerugian atau pengembalian sejumlah uang yang telah digunakan untuk pembayaran tanah kepada penjual

    COLLECTIVE ACTION KELOMPOK SADAR WISATA DALAM MENGEMBANGKAN WISATA TIU SEBANGKA DESA MAPIN REA KECAMATAN ALAS BARAT KABUPATEN SUMBAWA

    Get PDF
    Di Indonesia pembangunan sektor pariwisata mengalami perkembangan yang begitu cepat, tentu saja jika dilihat dari kekayaan alam yang ada di Indonesia begitu luas. Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu provinsi yang mengembangkan sektor wisatanya.Nusa Tenggara Barat memiliki banyak sekali sumber daya alam yang menjadi daya tarik sehingga banyak wisatawan manca negara maupun domestic datang untuk menikmati obyek wisatanya. di desa Mapin Rea memiliki suatu genangan air dalam satu bahtera yang besar yang Bernama Tiu Sebangka sebagai salah satu obyek wisata di desa tersebut. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan yang dilakukan yaitu pendekatan kualitatif. Dapat didefinisikan bahwa metode penelitian kualitatif adalah metode yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah Peneliti mencoba mengamati dan mengungkap realita yang terjadi di Desa Mapin Rea dalam bidang kerjasama pariwisata Tiu Sebangka. Dalam pengembangan pariwisata ini, penulis menjelaskan kesimpulan yang diambil dalam skripsi ini sebagai berikut: Kegiatan umum yang menguntungkan dan merugi Dalam hal ini, ada untung dan rugi seseorang ketika ia melakukan hal tersebut. kinerjanya baik secara individu maupun kolektif. Individu mempertimbangkan setiap langkah yang dapat mereka ambil dibandingkan manfaat yang akan mereka terima dengan melakukan atau tidak melakukannya. Jalur Untung Rugi Dalam hal ini yaitu keuntungan dan kerugian seseorang jika melakukan suatu tindakan, baik individu maupun secara kolektif. Jalur Etika Kolektif Dalam hal ini, keyakinan individu adalah tentang respons terhadap tekanan dari lingkungan sosial. Individu menyesuaikan diri dengan keyakinan ini baik mereka berpartisipasi dalam kegiatan kelompok atau tidak. Dengan kata lain, individu memproses semua informasi dari lingkungan dan mendorong untuk berpartisipasi dalam tindakan kolektif. Jalur Emosi Kelompok Tindakan Kolektif Dalam hal ini, pengaruh yang diberikan kelompok pada individu untuk berpartisipasi dalam tindakan kolektif. Pengaruh kelompok mempengaruhi kemampuan dan efektivitas individu untuk mempertimbangkan berpartisipasi dalam kegiatan kolektif. Jalur identitas Dalam hal ini yaitu, hubungan individu dengan kelompok. Semakin kuat hubungan individu dan kelompok, semakin besar kemungkinan mereka untuk berpartisipasi dalam Tindakan kolektif untuk menanggapi situasi

    FORMULASI KERUPUK BERAS DENGAN PENAMBAHAN TEMPE DAN TEPUNG RUMPUT LAUT TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA, DAN SENSORIS

    Get PDF
    Kerupuk adalah produk makanan ringan yang dibuat dari adonan tepung tapioka dengan penambahan bahan makanan lain yang diizinkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh formulasi penambahan tempe dan rumput laut terhadap sifat fisik, kimia dan sensoris kerupuk beras. Rancangan ini digunakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data dianalisis dengan sidik ragam dan uji signifikan dengan Uji Beda Nyat Jujur (BNJ) pada taraf 5% dengan perlakuan satu faktor yaitu persentase penambahan tempe dan tepung rumput laut yang terdiri atas 5 perlakuan sebagai berikut: P1 (20%:10%), P2 (35%:8%), P3 (50%:6%), P4 (65%:4%), P5 (80%:2%). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa formulasi penambahan tempe dan tepung rumput laut berpengaruh secara nyata terhadap sifat fisik kerupuk beras (daya kembang), pada sifat kimia berpengaruh secara nyata terhdap parameter yang diamati, yakni (kadar abu, kadar protein, dan kadar serat). Pada sifat organoleptik formulasi penambahan tempe dan tepung rumput laut berpengaruh secara nyata terhadap skor nilai (aroma, warna, tekstur, dan rasa). Perlakuan terbaik diproleh pada perlakuan P3 50%:6% cendrung disukai dari segi rasa (agak suka), warna (agak cokelat), aroma (agak langu), dan tekstur (agak renyah). Dengan daya serap minyak 16.36%, kadar air 10.85%, kadar abu 5.11%, kadar protein 8.93%, dan kadar serat 7.74%

    ANALISIS EFISIENSI AIR DENGAN SISTEM IRIGASI KENDI PADA PENANAMAN SEMANGKA DI LAHAN KERING DESA PALAMA

    Get PDF
    Semangka merupakan tanaman yang memerlukan penyinaran matahari secara langsung selama 24 jam, sehingga tanaman semangka banyak ditanam pada lahan kering. Kendala pertanian di lahan kering adalah ketersediaan air terbatas dan tingkat evaporasi yang tinggi, sehingga diperlukan metode yang efisien untuk memenuhi kebutuhan air tanaman salah satunya dengan penggunaan kendi sebagai alat irigasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan rancangan acak kelompok dengan perlakuan sebagai berikut ‘’P1 dengan campuran 75% tanah liat, 15% pasir, 10% dedak, P2 dengan campuran 50% tanah liat, 25% pasir, 25% dedak, P3 dengan campuran 25% tanah liat, 30% pasir, 45% dedak’’. Data hasil pengamatan menunjukan bahwa efisiensi pemberian air pada penggunaan kendi sebagai alat irigasi pada tanaman semangka diperoleh untuk perlakuan kendi P1 dengan campuran 75% tanah liat, 15% pasir, 10% dedak diperoleh nilai efisiensi sebesar 81,6%, untuk kendi P2 dengan campuran 50% tanah liat, 25% pasir, 25% dedak diperoleh efisiensi pemberian air sebesar 99,49% dan untuk kendi P3 dengan campuran 25% tanah liat, 30% pasir, 45% dedak diperoleh efisiensi pemberian air sebesar 55,14%. Berdasarkan hasil penelitian, kendi yang efisien untuk digunakan sebagai alat irigasi yakni terdapat pada P2 memiliki pori-pori yang lebih rendah dibandingkan dengan P1 dan P3, dengan efisiensi pemberian air sebesar 99,49%

    STRATEGI DAKWAH JAMA’AH TABLIGH DALAM MEMBINA AKHLAQ JAMA’AH DI MASJID DARUL ARQOM TELAGE MANGGARAI TIMUR

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui metode dakwah yang dilakukan oleh Jama’ah Tabligh dalam membina Akhlak jamaah di masjid Darul Arqam Manggarai Timur, dan (2) Untuk mengetahui akhlak jamaah sebelum dan sesudah Jama’ah Tabligh berdakwah di Lingkungan Telage Manggarai Timur. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualittatif deskriftif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) ada beberapa Metode Dakwah yang Dilakukan Oleh Jama’ah Tabligh dalam Membina Akhlak Jamaah di Masjid Darul Arqam Manggarai Timur, yaitu ; (a) Kajian Rutin Magrib dan Subuh, (b) Turun Langsung ke Masyarakat Mengajak Shalat Berjamaah, (c) Berdakwah Langsung dengan Cara Melebur ke Masyarakat dalam Kegiatan-kegiatan Sosial, (d) Penekanan yang Kuat untuk Memisahkan antara Kehidupan sosial, Agama dan Politik. (2) Akhlak Jamaah Sebelum Jama’ah Tabligh Berdakwah di Lingkungan Telage Manggarai Timur yaitu banyak yang tidak malu menampakkan perbuatan-perbuatan maksiat, khususnya para pemuda. Sementara orang tua tidak terlalu memperhatikan anak-anak mereka dan hanya memberi teguran yang ringan-ringan saja, sementara akhlak Jamaah Sesudah Jama’ah Tabligh Berdakwah di Lingkungan Telage Manggarai Timur yaitu, para jamaah khususnya pemuda sudah tidak terlihat mempertontonkan kemaksiatan. Kalaupun masih ada, mereka melakukannya secara tersembunyi

    ANALISIS PUTUSAN PERKARA NOMOR:333/Pdt.G/2017/Pa.Btl TENTANG GUGATAN CERAI DENGAN ALASAN SUAMI MAFQUD

    Get PDF
    Keadaan dimana suami yang hilang atau tidak diketahui keberadaanya disebut juga mafqud/ghoib. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui posita pada perkara perceraian Nomor:333/Pdt.G/2017/PA.Btl dan untuk mengetahui pertimbangan dan analisis hakim pada perkara perceraian Nomor:333/Pdt.G/2017/PA.Btl. Jenis penelitian ini adalah studi hukum normatif dengan Pendekatan Perundang-undangan dan Studi Kasus, sedangkan teknik dan alat pengumpulan data yaitu dengan memperoleh Undang-undang atau bahan tertulis lainnya yang dapat dijadikan dasar pemikiran melalui penelitian kepustakaan (library research), Analisis data untuk penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode interpretasi sistematis. Berdasarkan hasil penelitian ini, Penggugat adalah Jumiyah Binti Sura Wiyarjo, Tergugat adalah M. Rukman, DS Bin Sudarma, sekarang tidak diketahui alamatnya dengan jelas dan pasti. Pertimbangan Hakim dalam menetapkan putusannya yaitu: Berdasarkan undang-Undang, I’tikad Baik, dan lain-lain. Alasan yang membuat Penggugat menuntut cerai dari Tergugat, yaitu karna Tergugat meninggalkan kewajibannya sebagai suami selama 19 tahun, serta tidak diketahui alamatnya yang jelas dan dengan pasti sudah melanggar taklik talak

    5,285

    full texts

    5,707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ummat Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇