Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN AUDIOVISUAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA KELAS V SD NEGERI 1 TERONG TAWAH TAHUN AJARAN 2023/2024
Model Problem Based Learning (PBL) merupakan suatu proses pembelajaran yang bercirikan adanya serangkaian kegiatan pemecahan masalah, sehingga selain siswa dapat mempelajari konsep-konsep yang berhubungan dengan masalah tetapi siswa juga memahami metode ilmiah yang digunakan dalam memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berbantuan audio visual terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika kelas V SD Negeri 1 Terong Tawah; (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model problem based learning berbantuan media audio visual siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika kelas V SD Negeri 1 Terong Tawah; (3) untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap model problem based learning berbantuan audio visual terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika kelas V SD Negeri 1 Terong Tawah.
Jenis penelitian ini mengunakan penelitian pre eksperimen desain dengan alur one group pretest posttest jumlah sampel 20 siswa kelas V SDN 1 Terong Tawah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi dengan teknik analisis data yaitu uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji hipotesa.
Berdasakan gambaran hasil uji hipotesis yang telah disajikan, karena data berdistribusi normal. ttabel peneliti menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan a=0.05 atau df = N – 1 = 20 - 1 = 19 maka diperoleh ttabel 1.729 maka diperoleh thitung > ttabel atau 2.829 > 1.729. Karena t hitung lebih besar dari ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak.
Jadi, berdasarkan kaidah dasar pengambilan keputusan pada uji one Sample T-test dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap kemampuan memecahkan masalah pada mata pelajaran matematika kelas V SDN 1 Terong Tawah Tahun Pelajaran 2023/2024
CODE-SWITCHING AND CODE MIXING IN 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA MOVIE: A SOCIOLINGUISTICS STUDY
Sosiolinguistik mempelajari keterkaitan antara bahasa dan masyarakat untuk mendapatkan wawasan tentang struktur bahasa dan perannya dalam komunikasi. Dalam proses komunikasi, penutur dapat menggunakan beberapa bahasa, yang merupakan kejadian umum dalam konteks bilingual atau multibahasa seperti yang terdapat dalam masyarakat Indonesia. Hal ini memunculkan fenomena linguistik yang dikenal sebagai alih kode dan campur kode. Alih kode adalah istilah linguistik yang menggambarkan penggunaan beberapa bahasa atau dialek dalam suatu percakapan. Campur kode terjadi ketika seorang penutur dwibahasa yang fasih beralih bahasa tanpa ada perubahan situasi saat berbicara dengan penutur dwibahasa lainnya. Penelitian ini mengeksplorasi fenomena alih kode dan campur kode yang diamati dalam film “99 Cahaya di Langit Eropa”, yang dianalisis dari perspektif sosiolinguistik. Pertanyaan utama penelitian ini berkisar pada upaya untuk memahami berbagai bentuk alih kode dan campur kode yang ada dalam film tersebut. Dengan fokus ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana para aktor dan aktris menggunakan fenomena linguistik ini dalam percakapan yang berkaitan dengan film. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif serta analisis konten atau dokumen, peneliti menggunakan daftar periksa observasi untuk membantu pengumpulan data. Proses penelitian melibatkan pemilihan film, transkrip percakapan, mengidentifikasi contoh-contoh alih kode dan campur kode, melengkapi daftar periksa yang merinci contoh-contoh tersebut, menganalisis data yang dikumpulkan, dan akhirnya menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis alih kode dan dua jenis campur kode, yaitu: alih kode inter-sentensial, alih kode intra-sentensial, campur kode intra-sentensial, dan campur kode intra-leksikal
PENGARUH INTENSITAS SENAM HAMIL TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SURALAGA
Nyeri punggung bawah merupakan keluhan yang sering dialami wanita hamil trimester III. Senam hamil dapat meringankan nyeri punggung bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Suralaga. Metode: Metode Penelitian ini adalah Quasy eksperiment dengan model rancangan eksperiment pretest postest control Group Design dengan pendekatan kuantitatif Prospektif. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III berjumlah 487 orang dengan sampel 84 orang yang dibagi 2 kelompok, yaitu kelompok kasus 42 orang dan kelompok kontrol 42 orang. Variable independent intensitas senam hamil dan variable dependent penurunan nyeri punggung bawah. Instrumen penelitian dengan kuesioner dan observasi. Pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring, dengan analisa data uji statistic T-test. Hasil: Hasil penelitian pada kelompok kasus mengalami penurunan nyeri punggung bawah sebelum dan setelah dilaksanakan senam hamil. Sebanyak 19 responden (42,9 %), dengan nyeri sebelum senam hamil menurut FPS-R nomor 4 (sangat nyeri) dan setelah dilaksanakan nomor 3 (lebih nyeri) sebanyak 12 responden (28,6%). Pada kelompok kontrol mengalami penurunan nyeri punggung bawah sebelum dan setelah dilaksanakan senam hamil. Sebanyak 18 responden (45,2 %), dengan nyeri sebelum senam hamil menurut FPS-R nomor 4 (sangat nyeri) dan setelah dilaksanakan senam hamil dengan nyeri nomor 3 (lebih nyeri) sebanyak 18 responden (42,9%). Uji statistic T-test berskala Ratio menunjukkan nila
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MICRONUTRIEN LEXAVIT TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIGERONGAN TAHUN 2022
Anemia sering terjadi pada ibu hamil. Upaya pemerintah untuk menanggulangi Anemia pada ibu hamil yaitu dengan cara memberikan minimal 90 tablet zat besi kepada ibu hamil selama kehamilan yang cukup diminum 1 tablet setiap hari . Dari 10 ibu hamil terdapat 3 orang ibu hamil anemia tidak bisa minum TTD dan ditambah dengan Lexavit karena mual dan muntah, 2 orang ibu hamil bisa minum TTD dan Lexavit tapi tidak teratur dan 5 orang ibu hamil bisa minum TTD dan Lexavit sesuai aturan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian micronutrient terhadap peningkatan kadar haemoglobin (Hb) pada ibu hamil dengan anemia. Metode : Jenis penelitian pada penelitian ini Pre-Eksperimen dengan desain One Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini 67 ibu hamil dengan anemia dari bulan November 2022 sampai dengan januari 2023. Sampel 67 dengan tekhnik total sampling. Hasil : Uji Normalitas sebelum (p-value 0.052) dan sesudah (p-value 0.102). Rata-rata kadar hb ibu hamil sebelum pemberian micronutrient lexavit 10.0. Rata-rata kadar hb ibu hamil sesudah pemberian micronutrient lexavit 11.0. Hasil uji statistic paired t-test Adanya efektivitas pemberian micronutrient lexavit terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia (P-Value 0,00< 0,05). Kesimpulan : ibu hamil mengikuti aturan dosis, cara minum Micronutrient Lexavit sesuai dengan aturan penggunaannya
PENYELESAIAN TINDAK PIDANA RINGAN MELALUI JALUR NON PENAL (STUDI DI KANTOR DESA TERONG TAWAH KECAMATAN LABUAPI)
Penyelesaian tindak pidana ringan melalui jalur non penal adalah pendekatan alternatif dalam penegakan hukum yang bertujuan untuk menghindari peran sistem pidana dalam menangani pelanggaran hukum yang relatif minor. Metode ini menekankan upaya rekonsiliasi, restorasi, dan rehabilitasi daripada hukuman. Penelitian ini mendiskusikan berbagai pendekatan dan mekanisme yang digunakan dalam penyelesaian tindak pidana ringan, seperti mediasi, arbitrase, sanksi sosial, serta pendekatan pendidikan dan perbaikan perilaku. Tujuan utama dari jalur non penal ini adalah meminimalkan dampak negatif terhadap pelaku dan masyarakat, sambil tetap mempertahankan prinsip keadilan. Penelitian ini juga mengulas beberapa studi kasus dan hasil evaluasi dari praktik penyelesaian tindak pidana ringan melalui jalur non penal, untuk menilai efektivitas dan relevansinya dalam konteks hukum modern. Kesimpulannya, pendekatan non penal dapat menjadi alternatif yang berharga dalam penanganan tindak pidana ringan, dengan potensi untuk mencapai tujuan restoratif dan meminimalkan beban sistem pidana. Jalur non-penal merujuk pada berbagai metode penyelesaian konflik dan sengketa di luar ranah hukum pidana. Metode-metode ini mencakup mediasi, arbitrase, negosiasi, dan penyelesaian sengketa alternatif lainnya. Jalur non-penal bertujuan untuk mencapai solusi yang adil dan saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat dalam konflik, tanpa melibatkan tindakan hukum pidana. Penekanan pada jalur non-penal memberikan alternatif yang lebih cepat dan lebih fleksibel dalam menyelesaikan sengketa, menghindari biaya dan kerumitan sistem peradilan pidana. Namun, keberhasilan penyelesaian melalui jalur ini tergantung pada kerjasama dan kemauan semua pihak yang terlibat. Penggunaan jalur non-penal semakin berkembang di berbagai bidang, termasuk bisnis, perceraian, sengketa keluarga, dan banyak sektor lainnya. Penting untuk memahami prinsip-prinsip dasar dan prosedur yang terlibat dalam metode-metode ini untuk mencapai solusi yang efektif dan berkelanjutan dalam menyelesaikan konflik
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSIA TRESNA MATARAM
Latar Belakang: Asfiksia adalah gangguan pertukaran gas O2 dari ibu ke janin yang dapat menimbulkan akibat buruk dalam kehidupan bayi lebih lanjut. Beberapa factor tertentu diketahui dapat menjadi penyebab terjadinya asfiksia yaitu: ketuban pecah dini, pre-eklampsia, partus lama, usia kehamilan dan berat badan lahir rendah. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSIA Tresna Mataram. Metode Penelitian: Analitik dengan pendekatan retrospektif dan desain penelitian case control. Sampel berjumlah 156 responden dengan perbandingan 1:1, yaitu 73 responden kelompok kasus dan 73 responden kelompok kontrol dengan teknik total sampling. Data dianalisis univariat mendeskripsikan masingmasing variabel. Teknik analisa bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil: Pesentase kejadian asfiksia pada bayi baru lahir pada ibu bersalin dengan ketuban pecah dini 52,1% dengan p-value 0,000 dan nilai OR 5,519. Pada ibu pre-eklampsia 16,4% dengan p- value 0,030 dan nilai OR 3,393. Pada kejadian partus lama 43,8% dengan p-value 0,001 dan nilai OR 3,289. Pada usia kehamilan aterm 52,1% dengan p-value 0,013 dan nilai OR 2,441. Pada bayi BBLR 19,2% dengan p-value 0,182 dan nilai OR 1,687. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara ketuban pecah dini, pre-eklampsia, partus lama dan eusia kehamilan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir dan tidak ada hubungan yang signifikan antara BBLR denga kejadian asfiksia pada bayi baru lahir
IMPELEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA KELAS V DI SANGGAR BIMBINGAN INDONESIAN COMMUNITY CENTRE (ICC) MUAR JOHOR BAHRU MALAYSIA
Tujuan Penelitian agar Adanya sanggar bimbingan ini sangat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak imigran di Malaysia, pelajaran yang mereka dapatkan di ICC sangatlah banyak baik dari segi pelajaran IPA, matematika, pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, pendidikan agama, bahasa inggris, muatan lokal, bahasa Indonesia sampai kepada kegiatan ekstrakurikuler seperti latihan pencak silat, tepuk pramuka dan lain-lain.
Adapun, penelitian ini menggunakan metode kualitatif penelitian terdiri dari anak usia 6-12 tahun, pembimbing sanggar bimbingan, dan orang tua siswa. Teknikh pengumpulan data menggunakan wawancara serta analisis menggunaan teori miles dan huberman (penarikan kesimpulan dan verifikasi) untuk menyajikan data agar mudah dipahami maka langkah-langkah kegiatan dalam analisis yaitu pengumpula data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (cunclutions). Hasil kesimpulan dari penelitian ini adalah: pertama penerapan pendidikan karakter sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik dilingkungan sanggar bimbingan, keluarga, maupun di masyarakat. Kedua pendidikan karakter dapat membantu dalam meningkatkan perilaku peserta didik. Pendidikan Karakter meningkatkan perilaku peserta didik dengan cara pembiasaan dan keteladanan yang dibantu oleh tenaga pendidik kepada peserta didik di sanggar bimbingan tersebut
PENGARUH PEMBERIAN PAKET MIKRONUTRIEN TERHADAP PENINGKATAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) IBU HAMIL DENGAN KEK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LINGSAR
Latar Belakang : Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK) adalah ibu hamil dengan resiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang ditandai dengan Lingkar ukuran Lengan Atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm. Survey awal dari 5 orang sampel ibu hamil terdapat 1 orang ibu hamil tidak bisa minum Lexavit karena mual dan muntah, 2 orang ibu hamil bisa minum Lexavit tapi tidak teratur karena lupa dan 2 orang ibu hamil bisa minum obat sesuai aturan. Data KEK dalam tiga tahun terakhir semakin menurun angka kejadian KEK pada ibu hamil dari tahun 2020 sebanyak 70 kasus, tahun 2021 sebanyak 73 kasus dan tahun 2022 sebanyak 52 kasus, namun kasus di tahun terakhir masih dalam kategori tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk pengaruh pemberian paket mikronutrien terhadap peningkatan indeks massa tubuh ibu hamil (IMT) dengan KEK. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Pre-eksperimen dengan pendekatan non-randomized dengan One Group. Populasi penelitian ini adalah adalah sebanyak 52 ibu hamil dengan KEK pada bulan Juni – Juli tahun 2023. Jumlah sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 34 sampel dengan teknik purposive sampling. Hasil : Sebelum pemberian mikronutrien, rata-rata IMT ibu hamil adalah 18.6. Sesudah pemberian mikronutrien, rata-rata IMT ibu hamil adalah 19.7. Adanya efektivitas terhadap peningkatan IMT pada ibu hamil KEK setelah pemberian mikronutrien (p value 0.000 < 0.05). Kesimpulan : Untuk keberlanjutan program ini, diharapkan dapat diteruskan oleh pihak Puskesmas Lingsar, agar dapat mengurangi ibu hamil yang mengalami KEK
PENGARUH PERAN SUAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN KALA I DI RUANG VK IGD RSUD ASY-SYIFA’ SUMBAWA BARAT
Latar Belakang: Tercatat di tahun 2020 Indonesia sebagai Negara di kawasan Asia Tenggara dengan Angka Kematian Ibu (AKI) tertinggi ketiga setelah Myanmar dan Laos dengan AKI > 100 Jiwa. Persalinan merupakan proses akhir dari masa kehamilan yang telah dilalui ibu dan keluarga setelah tiga periode trimester. Namun dalam proses ini seringkali mengalami berbagai perubahan baik fisik maupun psikologis serta tidak sedikit ibu yang harus kehilangan nyawanya saat melahirkan sehingga memicu kecemasan. Kurangnya perhatian dari keluarga khususnya peran serta suami selama kehamilan menjadi penyebab terjadinya kecemasan pada ibu bersalin yang dapat menganggu proses persalinan khususnya pada Kala I. Mengetahui adanya pengaruh peran suami terhadap tingkat kecemasan ibu pada proses persalinan kala I di Ruang VK IGD RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat. Metode: Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan metode analitic korelasional dengan rancangan Cross sectional. Tehnik sampling yang digunakan adalah Accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 31 ibu bersalin Kala I. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah peran suami, sedangkan variabel terikatnya kecemasan ibu bersalin Kala I. Pengolahan dan analisa data dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan Uji Spearman Rank. Hasil : distribusi frekuensi peran suami menunjukan bahwa sebagian besar berada pada kategori mendukung yaitu 21 responden (67,74%). Tingkat kecemasan ibu bersalin Kala I menunjukan mayoritas mengalami kecemasan ringan yaitu 22 resppnden (70,97%). Hasil analisis spearman rho mendapati nilai yang signifikasn dengan p-value sebesar 0,000< 0,05 ini menunjukan bahwa ada pengaruh peran suami terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala I di RSUD ASY-Syifa’ Sumbawa Barat. Kesimpulan : Peran suami pada saat proses persalinan memiliki pengaruh yang besar dalam mengurangi kecemasan ibu bersalin, sehingga semua bentuk support dari awal hingga akhir persalinan dapat memberikan sugesti positif sehingga proses persalinan lancar, ibu dan bayi sehat selamat
PPKn TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI MTS NW DAMES KABUPATEN LOMBOK TIMUR TAHUN AJARAN 2023/2024
Teknologi digital saat ini dapat membantu guru membuat semua bahan ajar atau media pembelajaran yang sangat dibutuhkan dan mampu mengembangkan wawasan yang luas dan lebih gampang untuk disampaikan kepada siswa-siswi, dan memberikan arahan kepada siswa untuk melakukan akses ke media internet untuk menambah wawasan dan bahan informasi terkait materi pelajaran dan dengan mudah mempelajarinya. Sehingga terdapat perbedaan prestasi belajar siswa menggunakan media internet.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuasi experimen yang dilakukan tanpa pengacakan (rendom), tetapi melibatkan partisipan ke kelompok. Dan pendekatan kuantitatif merupakan suatu cara yang digunakan untuk menjawab masalah penelitian yang berkaitan dengan data berupa angka. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang mana hasil penelitiannya disajikan dalam bentuk deskriptif yang menggunakan angka. Adapun penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian kuantitatif dengan mengetahui terdapat perbedaan atau tidak terdapat perbedaan dengan penggunaan internet sebagai sumber pembelajaran PPKn sebagai prestasi siswa dengan cara mengidentifikasikan indikator-indikator dari masing-masing variabel, baik variabel bebas (x) maupun variabel terikat (y).Penelitian ini dilaksanakan di MTs NW Dames Desa Dames Damai Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur.
Hasil penelitian pembelajaran kelas experimen yaitu menggunakan media internet lebih baik digunakan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa karena dilihat dari nilai rata-rata kelompok kelas experimen 70,24 lebih besar dari nilai rata-rata kelompok kelas kontrol 56,57. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh dari penggunaan media internet sebagai sumber pembelajaran PPKn dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII di MTS NW Dames. Dengan adanya pengaruh tersebut, maka implikasi teoritisnya adalah siswa yang menggunakan media internet sebagai salah satu sumber belajarnya akan memiliki prestasi yang lebih baik dari pada siswa yang tidak menggunakan media internet dalam proses pembelajaran