Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
MANAJEMEN USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI DESA SERIWE KECAMATAN JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan mengenai “Manejemen Budidaya rumput laut dalam meningkatan kesejahtraan ekonomi masyarakat nelayan”. Adapun latar belakang penelitian ini, penelitian menemukan usaha budidaya rumput laut tidak banyak kendala hanya saja modal awal membudidaya rumput laut membutuhkan modal besar. Keberhasilan budidaya rumput laut dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan baik secara fisik, kimia maupun biologi, pemilihan lokasi dan metode yang akan digunakan juga menentukan keberhasilan dalam membudidaya rumput laut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen usaha budidaya rumput laut dan strategi pengembangan usaha budidaya rumput laut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2023 sampai dengan 28 Januari 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara kepada 4 orang informan, observasi, dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Manajemen usaha budidaya rumput laut yang dikembangkan di Seriwe pemilihan lokasi, pemilihan bibit, metode budidaya rumput laut, jenis-jenis rumput laut, perawatan selama pemeliharaan, pemanenan dan pengeringan rumput laut. 2). Kesejahteraan yang didapatkan oleh petani rumput laut mengalami peningkatan ekonomi dari pada pekerjaan sebelumnya. Petani rumput laut di seriwe menjalankan usahanya dengan prinsip-prinsip islam, mendapatkan pendapatan yang halal dan berkah dari hasil usahanya. Petani dan buruh rumput laut dapat memenuhi kebutuhan dasar keluarga mereka, seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal, mereka juga dapat memberikan pendidikan dan perawatan kesehatan yang layak bagi anggota keluarga mereka
PENGARUH PENGETAHUAN ETIKA BISNIS ISLAM DAN PERSAINGAN USAHA TERHADAP PERILAKU PEDAGANG PASAR TRADISIONAL SORO KECEMATAN KEMPO KABUPATEN DOMPU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan etika bisnis Islam dan persaingan usaha terhadap perilaku pedagang pada pasar tradisional soro kecematan kempo kabupaten Dompu dan untuk menjelaskan pengaruh pengetahuan etika bisnis islam dan persaingan usaha terhadap perilaku pedagang pasar tradisional soro kecematan kempo kabupaten Dompu. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pedagang pasar tradisional soro, sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 55 responden dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik probability sampling dengan pendekatan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengetahuan etika bisnis Islam diperoleh nilai t hitung 4,191 > t tabel 1,675 dengan taraf signifikan 0,000 t tabel 1,675 dengan taraf signifikan 0,000 3,175 dan nilai taraf signifikan 0,000 < 0,05. Ini berarti secara simultan pengetahuan etika bisnis Islam dan persaingan usaha bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku pedagang. Berdasarkan hasil uji Koefisien determinasi (R Square) pengaruh yang diberikan oleh variabel pengetahuan etika bisnis Islam dan persaingan usaha terhadap perilaku pedagang sebesar 68,6% sedangkan sisanya dipengaruhi dari variabel lain diluar penelitian
PELAKSANAAN PERJANJIAN ALIH DAYA (OUTSOURCING) ANTARA PT INOL RANAN PERKASA DENGAN KANTOR WALI KOTA MATARAM
Kehidupan dan pekerjaan adalah dua sisi mata uang paling penting, agar merujuk pada individual atau individu yang terlibat dalam kegiatan pekerjaan atau pekerjaan untuk memperoleh pendapatan, memenuhi kebutuhan hidup, dan berkontribusi pada masyarakat. Outsourcing juga bisa dikatakan sebagai pihak ketiga penyelenggara jasa kerja yang bertujuan untuk efisiensi biaya produksi purusahaan guna menambah maupun menjaga perolehan keuntungan perusahaan yang sebesar-besarnya
Penelitian ini berjenis penelitian hukum normatif dan hukum empiris. Penelitian normatif ialah jenis penelitian hukum dalam tatanan norma, kaidah, asas-asas, permasalahan baik dalam bentuk kekosongan hukum, konflik, norma, atau kekaburan norma. Jenis penelitian empiris ialah penelitian berkarakteristik non-doktrinal yang dilakukan melalui penelitian lapangan.
Dari hasil penelitian adalah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terdapat beberapa ketentuan mengenai outsourcing, di antaranya dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Kerjasama antara PT. Inol Ranan Perkasa dengan Kantor Walikota Mataram sebagai kontrak tidak memberikan perlindungan yang lengkap. Sebagai bentuk perlindungan, perlindungan bagi karyawan, perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja. Contoh perlindungan yang tidak didapatkan antara lain, rentannya PHK, dan tidak adanya jenjang karir yang dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan. Perusahaan Outsourcing PT PT. Inol Ranan Perkasa menawarkan kompensasi yang sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK), serta jaminan kesehatan, keselamatan, dan kecelakaan kerja
AKTIVITAS PENAMBANGAN BATU PADA MASYARAKAT DESA PENGADANGAN DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH
Masalah dalam penelitian ini adalah banyaknya masyarakat yang mengeluh terkait dampak yang ditimbulkan akibat dari penambangan batu serta mayoritas masyarakat desa Pengadangan banyaknya melakukan pekerjaan tambang batu, yang mengharuskan masyarakat untuk bekerja di pertambangan itu demi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan kebutuhan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendorong masyarakat desa Pengadangan melakukan kegiatan tambang batu, dampak dari pengelolaan tambang batu dan tinjauan perspektif maqashid syariah terhadap penambang batu.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer, data sekunder, dan dokumentasi. Data primer diperoleh langsung dari tempat penelitian yaitu para penambang batu di Desa Pengadangan. Data sekunder diperoleh dari literatur-literatur atau kitab-kitab yang ada hubungannya dengan permasalahan yang di teliti. Dokumentasi yaitu berupa dokumen-dokumen berbentuk gambar atau foto yang terkait dengan penelitian.
Dari hasil penelitian dapat diperoleh bahwa faktor pendorong masyarakat melakukan kegiatan tambang batu yaitu faktor ekonomi dan pendidikan. Sedangkan dampak dari penambangan batu ini adalah dampak positif dan dampak negatif, dampak positifnya yaitu mengurangi jumlah pengangguran dan juga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat karena membuat penyerapan tenaga kerja mengalami peningkatan. Sedangkan dampak negatifnya yaitu kecelakaan tambang, menyebabkan kerusakan jalan yang dilalui oleh truk pengangkut batu, dan menimbulkan banyaknya lahan bekas galian tambang akan meninggalkan lubang-lubang yang terbuka. Tinjauan menurut maqashid syariah terhadap para penambang batu bahwa pelaksanaan penambangan batu di Desa Pengadangan melanggar maqashid syariah, karena penambangan batu tanpa izin, meskipun dilakukan di lahan milik sendiri, merupakan tindakan ilegal yang bisa dikenai sanksi hukum. Kegiatan ini harus memiliki izin resmi untuk melindungi lingkungan, keselamatan, dan kepentingan masyarakat
TINJAUAN YURIDIS LARANGAN SEORANG PEGAWAI NEGERI SIPIL MENJADI ISTRI KEDUA (STUDI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT)
Perkawinan sejatinya adalah sebuah perjanjian atau pengikatan suci antara seorang laki-laki dan perempuan. Sebuah perkawinan antara laki-laki dan perempuan dilandasi rasa saling mencintai satu sama lain, saling suka dan rela antara kedua belah pihak. Sehingga tidak ada keterpaksaan satu dengan yang lainnya. Perjanjian suci dalam sebuah perkawinan dinyatakan dalam sebuah ijab qobul yang harus dilakukan antara calon laki-laki dan perempuan yang kedua-duanya berhak atas diri mereka. Tujuan dari pernikahan sendiri tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan biologis, akan tetapi yakni menaati perintah Allah dan Rasul-Nya bernilai ibadah yaitu membina keluarga sejahtera yang mendatangkan kemaslahatan bagi para pelaku perkawinan, anak keturunan juga kerabat. Namun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) banyak peraturan-peraturan perkawinan yang harus mereka ikuti, sehingga banyak terjadi perkawinan tanpa adanya pencatatan oleh Negara, pernikahan sembunyi-sembunyi atau yang lebih dikenal oleh masyarakat umum adalah pernikahan siri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dalam mencegah atau meminimalisir terjadinya pernikahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi istri kedua dan untuk mengetahui prosedur penegakan aturan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi istri kedua. Adapun jenis penelitiannya menggunakan penelitian hukum normatif dan empiris lalu menggunakan dua metode pendekatan yaitu pendekatan Perundang-Undang dan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian ini adalah dalam meminimalisir terjadinya pernikahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi istri kedua Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis serta melakukan pengawasan yang ketat terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan selanjutnya menerapkan aturan etik kepegawaian yang jelas serta melakukan pendekatan pencegahan dengan cara menyelenggarakan program kesejahteraan keluarga bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Lalu dalam melakukan prosedur penegakan aturan Badan Kepegawaian Daerah (BKD, akan memanggil terlebih dahulu untuk dimintai keterangan dan apabila setelah proses tersebut Pegawai Negeri Sipil (PNS) terbukti melukan pelanggaran disiplin makan akan dikenai sanski disiplin berat
OPTIMALISASI PENGELOLAAN DESTINASI WISATA KOMODO DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MASYARAKAT PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM
Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan mengenai “Optimalisasi Pengelolaan Destinasi Wisata Komodo Dalam Peningkatan Pendapatan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Masyarakat Perspektif Etika Bisnis Islam”. Adapun latar belakang masalah yang tercantum dalam penelitian ini yaitu, fokus pada Bagaimana pengelolaan destinasi wisata komodo dalam peningkatan pendapatan UMKM masyarakat dan optimalisasi pengelolaan destinasi wisata komodo dalam menigkatkan pendapatan masyarakat perspektif etika bisnin Islam, Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui optimalisasi pengelolaan destinasi wisata komodo dalam menigkatkan pendapatan masyarakat perspektif etika bisnin Islam. Pada Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Mulai Penelitian ini dilakukan pada tanggal 01 januari sampai dengan 30 Januari 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). pengelolaan destinasi wisata komodo, perencanaan yang masih dalam proses mempromosikan wisata desa komodo melalui para pengunjung dan di sosial media, 2). optimalisasi pengelolaan destinasi wisata komodo dalam menigkatkan pendapatan masyarakat perspektif etika bisnin Islam yaitu sudah cukup optimal dan sangat baik, tinggal di tingkatkan lagi pengelolaannya. Dengan ini dapat meningkatkan pendapatan UMKM Masyarakat desa Komodo. Wisata desa Komodo bukan wisata syariah, sehingga prinsip-prinsip islam tidak di terapkan dalam pengelolaannya
EFEKTIVITAS PROGRAM PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF TERHADAP PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI MUSTAHIK DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA MATARAM
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya salah satu program yang dijalankan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mataram yaitu program Mataram Sejahtera yang dimana program ini bertujuan untuk memberikan bantuan modal usaha kepada para mustahik yang sudah memiliki usaha. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana efektivitas program pengelolaan zakat produktif yang dijalankan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mataram dalam upaya peningkatan kemandirian ekonomi mustahik dan untuk menganalisis dampak dari program pengelolaan zakat produktif terhadap peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi mustahik di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakann tiga cara yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa program pengelolaan zakat yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mataram sudah efektif dalam meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi mustahik hal ini terbukti dengan adanya peningkatan pendapatan mustahik setelah menerima bantuan dana zakat produktif dan program pengelolaan dana zakat produktif yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Mataram memberikan dampak yang signifikan terhadap pengembangan lembaga (BAZNAS) dan mustahik. Program pengelolaan zakat produktif telah meingkatkan peran BAZNAS Kota Mataram sebagai lembaga yang mendukung perkembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat dan program tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi mustahik di Kota Mataram, serta membantu mustahik menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan
ANALISIS NILAI KARAKTER YANG TERKANDUNG PADA BUKU CERITA RAKYAT “RAWA PENING” DAN IMPLEMENTASINYA PADA SISWA KELAS IV DI SDN 15 MATARAM
Pendidikan karakter merupakan aspek krusial dalam pembentukan generasi muda yang berintegritas. Namun, implementasinya sering kali menghadapi tantangan dalam metode penyampaian yang efektif. Penggunaan cerita rakyat, seperti "Rawa Pening", menawarkan pendekatan yang menarik dan kontekstual dalam penanaman nilai-nilai karakter pada siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian adalah menganalisis nilai-nilai karakter dalam cerita "Rawa Pening" dan mengevaluasi efektivitas implementasinya pada siswa kelas IV di SDN 15 Mataram. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui analisis konten cerita, observasi kelas, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melibatkan teknik analisis tematik, triangulasi, dan analisis komparatif. Hasil penelitian mengungkapkan Penelitian ini menganalisis nilai-nilai karakter dalam cerita rakyat "Rawa Pening" dan implementasinya pada siswa kelas IV SDN 15 Mataram. Cerita ini mengandung nilai-nilai seperti kejujuran, kerendahan hati, tanggung jawab, kepedulian sosial, kearifan lokal, penghargaan terhadap alam, keadilan, ketabahan, dan pemahaman akan konsekuensi perbuatan. Dalam mengimplementasikan nilai-nilai ini, guru menggunakan metode pengajaran yang beragam, termasuk mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam berbagai mata pelajaran dan mengaitkannya dengan isu-isu kontemporer. Penggunaan contoh konkret, seperti mengaitkan nilai-nilai dengan situasi nyata yang dihadapi siswa, juga penting. Selain itu, penghargaan positif, seperti pujian verbal dan pengakuan di depan kelas, dapat memotivasi siswa untuk mengadopsi nilai-nilai ini. Metode ini dapat di lakukan dengan berdiskusi, memturkan film, dan juga bermain peran. Dorongan penerapan, seperti proyek "Pahlawan Sehari-hari" dan permainan peran, membantu siswa memahami dan menerapkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan-pendekatan ini memastikan bahwa nilai-nilai dari cerita "Rawa Pening" tidak hanya diajarkan secara teoretis, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan siswa, membantu membentuk karakter mereka secara menyeluruh
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KORUPSI DANA DESA (Studi Di Desa Tepas Sepakat, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat)
Kasus korupsi sudah sering terjadi di berbagai sektor Pemerintahan dan dilakukan oleh berbagai pihak, baik oleh pejabat tinggi di pusat dan di daerah atau bahkan oleh pejabat atau pegawai negeri yang dikategorikan sebagai pejabat atau pegawai negeri yang berada di bawah struktur kelembagaan seperti kepala Desa. Penelitian ini bertujuan untuk (1). Mengetahui instrumen hukum tindak pidana korupsi dan, (2) untuk mengetahui upaya Pemerintah Desa tepas sepakat dalam pencegahan korupsi dana Desa. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif empiris yang menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan sosiologi hukum. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Indonesia sudah mempunyai peraturan yang mengatur tentang tindak pidana korupsi sejak tahuhn 1960 yaitu perpu nomor 24 tahun 1960 hingga sekarang terus mengalami berbagai perubahan dan perbaikan yang signifikan. Sedangkan, upaya Pemerintah Desa Tepas Sepakat dalam pencegahan korupsi dana Desa yaitu, peningkatan capasity building perangkat desa, melaksanakan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program Desa, transparansi penggunaan dana desa dan mengaktifkan peran organisasi Desa
PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP TINDAK PIDANA PERKELAHIAN ANTAR DESA DAHA DAN HU'U (STUDI DI POLRES DOMPU)
Restorative justice merupakan suatu bentuk model pendekatan baru dalam penyelesaian perkara pidana. Pendekatan restorative justice terfokus pada pelaku, korban dan masyarakat dalam proses penyelesaian permasalahan hukum yang terjadi dimasyarakat. Pada prakteknya penyelesaian secara restorative justice sering diterapkan khususnya pada Tindak pidana perkelahian yang sering terjadi di Kabupaten Dompu. Ketika Kasus ini terjadi di Wilayah Hukum Polres Dompu yang berwenang dalam menangani kasus tersebut adalah Sat Reskrim Polres Dompu, dengan menggunakan dasar hukum Peraturan Kepolisan Nomor 8 Tahun 2021 yaitu penyelesaian tindak pidana ringan menggunkaan pendekatan restorative. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan restorative justice terhadap tindak pidana perkelahian antar desa daha dan desa hu’u dan untuk mengetahui kendala-kendala dalam penerapan restorative justice terhadap tindak pidana perkelahian antar desa daha dan desa hu’u. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris dengan menggunakan metode pendekatan Perundang- Undanagan ( Statute Approach ) dan Pendekatan Sosialogis ( Sosialogis Approac). Jenis Data mencakup data primer dan sekunder sedangkan Sumber Data yaitu data kepustakaan dan data lapangan adapun Teknik dan Alat Pengumpulan Data dengan cara Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian yaitu : penerapan restorative justice terhadap tindak pidana perkelahian dilakukan sesuai prosedur dan memenuhi syarat-syarat formal dan materil dan kendala-kendala penerapan restorative justice yaitu yang terjadi karena adanya faktor internal dan ekternal yang mempengaruhi sehingga terjadi keterlambatan dan penghambat proses penyelesaian secara restorative justic