Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP BAGIAN WARIS ANAK PEREMPUAN DI DESA KAWO KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Adat Desa Kawo Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah adalah salah satu dari dua kelompok adat besar dalam masyarakat Desa Kawo. Sistem kewarisan yang di pakai adalah berdasarkan geneologis, yaitu masyarakat patrilineal dimana pembagian warisannya jatuh kepada anak laki-laki saja. Sedangkan anak perempuan tidak mendapatkan warisan berupa harta sama sekali baik sebelum dan sesudah menikah. Hukum Islam menjelaskan bagian anak laki-laki dua kali bagian anak perempuan. Oleh sebab itu, rumusan masalahnya adalah : 1. Bagaimana pelaksanaan pembagian hak waris anak perempuan di Desa Kawo. 2. Bagaimana pandangan hukum islam terhadap pembagian hak waris anak perempuan di Desa Kawo. Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui sejelas mungkin tinjauan hukum Islam mengenai anak perempuan yang tidak mendapatkan waris di desa tersebut. penelitian ini adalah Penelitian lapangan (Field Research) dalam hal ini data atau informasi bersumber dari Desa Kawo Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. sumber data ada tiga, yaitu data primer, data sekunder, dan data Tersier Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode berfikir induktif, yaitu berangkat dari fakta-fakta yang khusus atau peristiwa-peristiwa yang konkrit kemudian dari fakta itu ditarik generalisasi yang mempunyai sifat umum, Metode analisa datanya adalah Deskriptif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini adalah bahwa praktik pembagian harta warisan di Desa Kawo yang jatuh pada anak laki-laki tertua dikarenakan faktor -faktor sebagai berikut: 1.Sebagai penerus tanggung jawab orangtua karena mereka berkewajiban mengurus dan memelihara saudara-saudaranya yang lain. 2. Anak perempuan tersebut akan menjadi tanggung jawab suaminya apabila dia sudah menikah dan jika dia belum menikah dia menjadi tanggung jawab kakak laki-laki tertuanya. 3. Hal tersebut sudah menjadi kebiasaan secara turun–temurun dan tidak menimbulkan kemafsadatan di kalangan masyarakat tersebut. Secara hukum islam meninjau bahwa pembagian harta waris adat Desa Kawo tersebut bertentangan dengan surah An-nissa‟ (4) ayat 7 dan ayat 11. Menurut hemat penulis Hukum Kewarisan Islam yang ada tidak bersifat memaksa umatnya, jika adat Desa Kawo tersebut sudah menjadi kebiasaan secara turun temurun dan tidak mengakibatkan perselisihan diantara ahli waris dan membawa maslahat untuk keluarga maka diperbolehkan. Tetapi seharusnya para alim ulama yang mengerti masalah hukum kewarisan Islam hal ini harus lebih di sosialisasikan kepada masyarakat agar adat tersebut bisa berubah sesuai dengan hukum kewarisan Islam
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN MIMBA (Azadirachta Indica A. Juss) TERHADAP BAKTERI Stapylococus Aureus Dan Escherichia Coli
Sejak lama tanaman mimba telah banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Salah satunya pada bagian daun, kulit batang, dan airnya terbukti dapat digunakan sebagai biopestisida, antifungi, cacingan, kudis, malaria, infeksi jamur, alergi dan antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mimba terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dan melakukan skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder pada ekstrak daun mimba. Metode yang digunakan dalam uji aktivitas antibakteri dengan tiga kali pengulangan menggunakan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan Ekstrak etanol daun mimba (Azadirachta Indica A. juss) pada konsentrasi 0-40% memiliki aktivitas antibkteri dalam kategori lemah terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, sedangkan pada konsentrasi 80% termasuk dalam katagori kuat. Ekstrak etanol daun mimba (Azadirachta indica A. Juss) positif mengandung flavonoid, alkaloid saponin, tanin dan steroid
PERBANDINGAN KANDUNGAN TOTAL POLIFENOL BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) SANGRAI DARI TIGA KABUPATEN DI PULAU NUSA TENGGARA BARAT
Kopi robusta merupakan salah satu dari dua varietas utama Coffea canephora dari spesies itu sendiri. Nama dari kopi ini sering digunakan yang merujuk pada spesies. Kopi robusta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia, diantaranya yaitu dapat merangsang pernapasan, membantu pencernaan makanan di dalam tubuh, menurunkan sirkulasi darah di otak, menenangkan perasaan mental yang berkepanjangan dan badan yang letih, sebagai obat penolong diare, serta pencegah muntah sesudah operasi. Biji kopi robusta memiliki kandungan senyawa polifenol. Penetapan kadar polifenol perlu dilakukan karena senyawa polifenol dapat berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kandungan total polifenol dalam biji kopi robusta (Coffea canephora) yang disangrai dari tiga daerah berbeda di Pulau Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian komparatif. Biji kopi robusta diekstraksi secara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Penetapan kadar polifenol total ditentukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis menggunakan pereaksi Folin-Ciocalteu. Hasil penelitian didapat kadar polifenol total yang terdapat pada ekstrak etanol biji kopi robusta sembalun 8,776 mgQE/g, ekstrak etanol biji kopi tambora 10,066 mgQE/g, dan ekstrak etanol biji kopi robusta KLU sebanyak 6,049 mgQE/g. Hasil analisis varians (ANOVA) serta uji post-hoc menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kadar polifenol total antara ketiga sampel ekstrak etanol biji kopi robusta (Coffea canephora.) yaitu biji kopi Sembalun jika dibandingkan dengan biji kopi Tambora dan biji kopi KLU menujukkan nilai signifikan lebih kecil daripada 0,05 (<0,05)
PENGARUH PENAMBAHAN BUBUR NANAS TERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK TAPE KETAN PUTIH
Tape merupakan makanan tradisional yang berasal dari bahan baku ketan yang di campur dengan ragi yang diolah melalui proses fermentasi. Tape memiliki tekstur yang lunak berair, beraroma alkohol, dan mempunyai rasa yang manis, sehingga sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu a. untuk mengetahui pengaruh penambahan bubur tanas terhadap sifat kimia dan organoleptik tape ketan kutih. b. mengetahui berapa penambahan bubur nanas yang tepat pada pembuatan tape beras ketan putih yang disukai panelis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan melakukan percobaan di labolatorium. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan bubur buah nanas pada pembutan tape beras ketan putih, yang terdiri atas 5 perlakuan yaitu: P0 = Penambahan bubur nanas 0%, P1 = Penambahan bubur nanas 30%, P2 = Penambahan bubur nanas 40%, P3 = Penambahan bubur nanas 50%, P4 = Penambahan bubur nanas 60%. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis keragaman ANOVA pada tahap 5% dan dilakukan uji lanjut dengan uji BNJ pada tahap 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan bubur nanas berpengaruh nyata terhadap sifat kimia (kadar alkohol, pH, dan gula reduksi) serta sifat organoleptik (warna, tekstur, aroma, dan rasa). Semakin tinggi proporsi penambahan bubur nanas maka kadar alkohol dan gula reduksi semakin meningkat. Perlakuan terbaik berdasarkan hasil kimia adalah P4 (60% penambahan bubur nanas kadar alkohol (15,41%), kadar gula reduksi (13,56), dan kadar pH (3,98). Perlakuan terbaik berdasarkan hasil organoleptik dengan skor rasa, aroma, tekstur, dan warna yanga di sukai oleh panelis sebesar 4,53 (suka), 4,73 (kuning), 4,00 (suka), 4,67 (lembek)
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BATANG TEGINING GANANG (Cassia planisiliqua Burm.f) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa dan Propionibacterium acnes
Berdasarkan pengalaman empiris, masyarakat menggunakan tanaman tegining ganang (Cassia planisiliqua Burm.f.) untuk mengobati berbagai penyakit dalam dan luar seperti diare, maag, nyeri ulu hati, nyeri pinggang, batu ginjal, keracunan, diabetes, hipertensi, mengatasi gigitan hewan, tanaman, atau ikan beracun, gatal-gatal pada kulit, luka, dan ambeien. Tegining ganang (Cassia planisiliqua Burm.f.) mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid dan tannin. Senyawa ini diduga memiliki sifat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak etanol batang tegining ganang (Cassia planisiliqua Burm.f) terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Propionibacterium acnes, menguji pada konsentrasi berapa ekstrak etanol batang tegining ganang (Cassia planisiliqua Burm.f) dapat memberikan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Propionibacterium acnes. Penelitian ini menggunakan metode difusi cakram untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak pada berbagai konsentrasi (10%, 15%, 20%, dan 30%) dengan mengukur besarnya zona hambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang tegining ganang (Cassia planisiliqua Burm.f.) hanya memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa pada semua konsentrasi yaitu 10 % (1,22 mm), 15% (1,44 mm), 20% (1,76 mm) dan 30% (1,85 mm). Aktivitas antibakteri tersebut meningkat seiring meningkatnya konsentrasi ekstrak. Kesimpulan penelitian ini yaitu ekstrak etanol batang tegining ganang (Cassia planisiliqua Burm.f.) hanya memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri gram negatif Pseudomonas aeruginosa. Konsentrasi 30% memiliki aktivitas yang paling baik dibandingkan konsentrasi lainnya dengan diameter zona hambat sebesar 1,85 mm (tergolong lemah)
STUDI KASUS SKRINING RESEP PADA PASIEN HIV DI RAWAT JALAN RSUD PROVINSI NTB PERIODE FEBRUARI 2024
HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Pasien HIV/AIDS dapat menagalami penyakit lainnya karena imunitas tubuhnya. Dalam pemberian obat perlu diberikan resep agar terhindar dari medication error. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui skrining resep pada pasien HIV di RSUD Provinsi NTB yang meliputi skrining administratif, farmasetis, dan klinis. Metode penelitian ini adalah deskriptif observasional yang bersifat retrospektif dengan bentuk studi kasus. Jumlah sampel yang diteiliti adalah 1 pasien yang mendapat 1 lembar resep. Hasil penelitian yaitu, kelengkapan aministrasi sebesar 51,25%. Kelengkapan keseluruhan aspek farmasetis 100%. Kelengkapan aspek klinis pada tepat indikasi, tepat dosis,tepat waktu penggunaan, dan duplikasi pengobatan masing-masing kesesuaian 100%,sedangkan, aspek duplikasi pengobatan 100%, alergi 0%,ROTD 0%, kontraindikasi sebesar 100% dan kesesuaian interaksi obat sebesar 60%
EVALUASI MUTU FISIK KRIM EKSTRAK ETANOL ALGA MERAH (Eucheuna s.p)
Indonesia merupakan negara bahari yang kaya akan biota laut yang belum banyak dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Indonesia belum bisa mengolah rumput laut menjadi karaginan dan alginat sehingga kedua bahan ini selalu diimpor contoh rumput laut yang belum dimanfaatkan optimal adalah alga merah (Eucheuma s.p). Alga merah (Eucheuma s.p) adalah salah satu dari jenis rumput laut yang memiliki metabolit sekunder yang memiliki potensial untuk menjadi berbagai bahan baku farmasi. Salah satu bentuk sediaan yang bisa diformulasikan adalah krim. Krim merupakan sediaan setengah padat berupa emulsi kental yang mengandung air tidak kurang dari 60% dan dimaksudkan untuk digunakan pada pemakaian luar. Penelitian bertujuan mendapatkan hasil uji mutu fisik krim alga merah yang memenuhi syarat evaluasi mutu fisik krim. Metode menggunakan eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mutu fisik pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas menunjukkan semua formula tidak memenuhi syarat kecuali viskositas pada formula 1 dengan konsentrasi ekstrak 5% dan formula basis. Pada uji viskositas hasil rata-rata pada formula 1 (2603.33±1005.303) dan formula basis (3336.66±2120.715). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa sediaan krim ekstrak etanol alga merah (Eucheuma s.p) belum memenuhi syarat uji mutu fisik krim yang ditentukan
UPAYA PENANGGULANGAN KORBAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO) (STUDI DI KANTOR IMIGRASI MATARAM NTB)
Pelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap korban Tindak Pidana Perdagangan Orang. Upaya penanggulangan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang menjadi fokus utama pada evaluasi kebijakan dan kinerja pemerintah dalam melawan bentuk kejahatan ini, TPPO merupakan masalah serius yang melibatkan eksploitasi individu terutama Perempuan dan anak-anak, untuk tujuan komersial seperti prostitusi, kerja paksa dan eksploitasi seksual. Penelitian ini penulis menggunakan penelitian normatif dan empiris, dalam bentuk perlindungan hukum terhadap korban harus diberikan dengan berbagai cara yang sesuai dengan kerugian yang diderita oleh korban baik itu kerugian berupa psikis maupun mental. Berbagai kebijakan dan program untuk mengatasi korban perdagangan orang perlu dievaluasi secara kritis mencakup analisis mendalam terhadap perkembangan kebijakan dan Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah. Dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut mencakup aspek penegakan hukum, perlindungan korban, rehabilitasi dan kerjasama Internasional. Implikasi penting bagi perbaikan penanggulangan korban perdagangan orang ini pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Perdagangan Orang. Metode penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan terhadap implementasi, tehnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Upaya Penanggulangan Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Imigrasi Mataram NTB. Kesimpulan dalam penerapan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 ini belum bisa diberlakukan Secara efektif dikarenakan adanya beberapa factor non yuridis maupun yuridis, disamping itu faktor fasilitas sarana belum mendukung dalam penegakan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA PERMAINAN TRADISIONAL KAJUJI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI FPB DAN KPK KELAS IV SDN 1 MARIA
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah perangkat pembelajaran yaitu pembelajaran berbasis etnomatematika “Permainan tradisional kajuji” pada materi FPB dan KPK berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media, lembar kerja siswa (LKS) dan instrumen penilaian yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yaitu (1) Analisis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation.Untuk tahap uji coba lapangan dlaksanakan di kelas IV SDN 1 Maria.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika berupa RPP mendapat nilai rata-rata 89% (sangat valid), Media 88% (sangat valid), LKS 87% (valid) dan instrumen penilaian 89% (sangat valid). Adapun hasil uji coba terbatas mendapat nilai rata-rata terhadap media 88% (sangat praktis), LKS 86% (praktis), dan instrument penilaian 90% (sangat praktis), selain itu terdapat lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dapat menunjukkan kepraktisan perangkat pembelajaran sehingga data yang diperoleh adalah 88% sangat terlaksana. Sedangkan hasil uji coba lapangan memperoleh skor N-Gain dalam bentuk persen 77,84% dan dikategorikan sangat efektif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika permainan tradisional kajuji pada materi FPB dan KPK berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media, lembar kerja siswa (LKS), dan instrumen penilaian dinyatakan valid, praktis, dan efektif serta layak digunakan pada pembelajaran sekolah dasar pada materi FPB dan KPK kelas IV
KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS UTAN KABUPATEN SUMBAWA
Latar Belakang : Kekurangan energi kronis adalah kondisi di mana seseorang memiliki status gizi yang buruk, yang dapat disebabkan oleh kurangnya asupan makanan dan sumber energi yang mengandung zat mikro. Hasil studi awal yang dilakukan didapatkan bahwa dari 10 ibu hamil KEK 3 diantaranya mengalami anemia, umur2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hami Metode : Desain penelitian menggunakan deskriptif. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berdomisili di kecamatan Utan dari 9 desa yang ada di Wilayah kerja Puskesmas Utan yaitu sebanyak 637 pada kurun waktu 1 tahun yaitu pada tahun 2022. Jumlah sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 262 sampel dengan teknik purposive sampling. Hasil : Ibu hamil di Puskesmas Utan Kabupaten Sumbawa memiliki jumlah ibu hamil terbanyak berdasarkan umur adalah ibu hamil dengan kategori beresiko sebanyak 51.9%. Frekuensi Berdasarkan Paritas Pada Ibu Hamil terbanyak adalah paritas dengan kategori tidak berisiko yakni sebayak 57.6% dan sebagian besar ibu hamil tidak anemia yakni sebanyak 53.4%. Pada jarak kelahiran ibu hamil yang paling banyak pada kategori tidak beresiko yakni 63.4%. Sedangkan pada kejadian KEK jumlah ibu hamil KEK sebanyak 50.0%. Kesimpulan : Lebih mengatur konsumsi selama hamil agar terhindar dari kekurangan energi kronis (KEK)