Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
ANALISIS PRODUKTIVITAS KERJA DAN KESERASIAN ALAT GALI-MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA KEGIATAN SOIL SALVAGING DI AREA KATALA HILL PT. AMMAN
PT. Amman Mineral Internasional Tbk merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dengan komoditas mineral utama yaitu tembaga dan mineral pengikutnya emas dan perak, dengan menggunakan metode tambang terbuka (open pit). PT. Amman Mineral Internasional Tbk merupakan salah satu perusahaan hasil akuisisi dari PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) pada tahun 2016, yang telah beroperasi sejak tahun 2000. Secara administrasi PT. Amman Mineral Internasional Tbk terletak pada Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat ini luas keseluruhan wilayah IUPK-OP milik PT. Amman Mineral Internasional Tbk yaitu 25.000 Ha. Tahap awal dari penambangan yaitu kegiatan bukaan lahan yang bertujuan untuk pengambilan tanah (soil), yang nantinya akan digunakan pada kegiatan reklamasi, menyediakan area sebagai tempat penimbunan material sisa (waste) dan persiapan untuk pembangunan infrastruktur lainnya. Dengan adanya kegiatan pengambilan tanah (soil), maka perlu mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas dan faktor keserasian (match factor) pada alat mekanis baik efisiensi kerja, waktu hambatan (delay), waktu edar (cycle time), faktor pengisian (fill factor), maupun faktor pengembang material (swell factor). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui berapa nilai produktivitas dan match factor alat gali-muat dan alat angkut pada kegiatan penyelamatan tanah (soil salvaging) di area Katala Hill. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu melakukan pengamatan langsung di lapangan dengan mengamati aktivitas alat gali-muat dan alat angkut, wawancara dengan para pekerja dan didukung oleh data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan, didapatkan efisiensi kerja secara aktual pada alat gali-muat yaitu 59% dan alat angkut 76%, dengan produktivitas alat gali-muat secara aktual yaitu 825,00 Bcm/Jam dan produktivitas alat angkut yaitu 611,17 Bcm/Jam dan untuk nilai match factor yaitu 0,7408. Setelah dilakukan peningkatan untuk efisiensi kerja pada alat angkut yaitu 83%, maka didapatkan produktivitas alat angkut menjadi 667,46 Bcm/Jam dengan match factor meningkat menjadi 0,8090
UPAYA GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR CALISTUNG SISWA KELAS 1 MI AN-NAJAH SESELA GUNUNGSARI LOMBOK BARAT
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kemampuan calistung yang harus dikuasai oleh siswa kelas 1 mengingat kemampuan membaca, menulis dan berhitung adalah kemampuan dasar untuk bisa memahami materi pembelajaran lainnya. Kesulitan belajar calistung merupakan masalah yang harus di selesaikan oleh lembaga sekolah demi tersampaikannya materi ajar seperti seharusnya. Guru sebagai tenaga pendidik berupaya dengan segenap usaha melalui pembiasaan dan les tambahan untuk memenuhi tugas profesinya mengatasi kesulitan belajar calistung. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar calistung juga menemukan kendalanya. Sekaligus melihat peningkatan yang terjadi dari upaya yang telah dikerahkan dalam mengatasi kesulitan belajar calistung. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif, sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum, guru mata pembelajaran Agama Islam, guru-guru kelas 1 dan siswa/siswi di MI An-Najah Sesela. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara (interview) dan dokumentasi. Data di analisis dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (display data) dan penarikan kesimpulan (counclusion drawin/verifying). Pengecekan keabsahan data adalah dengan perpanjang pengamatan, peningkatan ketekunan pengamatan, triangulasi dan kecukupan referensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengatasi kesulitan belajar calistung siswa kelas 1 di MI An-Najah sesela, guru menerapkan metode pembiasaan membaca, menulis dan berhitung juga les tambahan. Peningkatan kemampuan calistung kelas 1A dapat dikatagorikan 100%, kelas 1B 50% dan kelas 1C 100%
LEKSIKON PERALATAN DAPUR TRADISIONAL DESA SAMBORI KECEMATAN LAMBITU : SEBUAH KAJIAN EKOLINGUISTIK
Penelitian ini mendeskripsikan tentang leksikon peralatan dapur tradisional desa Sambori kecematan Lambitu. Teori yang digunakan adalah teori ekolinguistik. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitataif. teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, metode simak dengan beberapa teknik simak libat cakap. Teknik wawancara, Teknik catat, dan teknik rekam untuk mendapatkan informasi. Data dalam penelitian ini adalah verba dan nomina yang berupa leksikon-leksikon peralatan dapur tradisional yang ada di desa Sambori kecematan Lambitu. Metode yang digunakan untuk menganalisi data yaitu menelaah data berdasarkan observasi, catatan lapangan, dan foto. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa terdapat 20 jenis peralatan dapur tradisional masyarakat desa Sambori kecemaatan Lambitu yang di klasifikasikan berdasarkan jenisnya 1) peralatan dapur tradisional untuk mengolah makana, 2) peralatan dapur tradisional untuk menyimpan makanan dan 3) peralatan dapur tradisional untuk menghidangkan makanan. Dari ketiga ketegori tersebut, terdapat 20 leksikon nomina dan 0 leksikon verba, Sehingga keseluruhan adalah 20 leksikon. Dalam mendeskripsikan peralatan dapur tradisional desa Sambori kecematan Lambitu menggunakan parameter ekolinguistik dan teori tiga dimensi ideologis, sosial dan idologis
PEMANFAATAN PROGRAM PRIMAVERA 6.0 SEBAGAI EFISIENSI PELAKSANAAN PEKERJAAN (STUDI KASUS PENAMBAHAN BANGUNAN PELENGKAP DAN ALAT HIDROMEKANIKAL BENDUNGAN BINTANG BANO DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT)
Pada era modern seperti saat ini proyek konstruksi berkembang pesat. Dalam sebuah proyek konstruksi sering terjadi beberapa permasalahan yang dapat memperlambat selesainya proyek, permasalahan yang terjadi sering disebabkan oleh tingkat kesulitan dan kerumitan tiap pekerjaan proyek. Oleh karena itu Program Primavera 6.0 dapat digunakan untuk mempermudah manajemen proyek. Keterlambatan itu sendiri dapat diatasi dengan melakukan percepatan yang dibantu dengan Program Primavera 6.0. Studi kasus pada analisis ini menggunakan proyek penambahan bangunan pelengkap dan alat hidromekankal Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat, dalam analisis ini bertujuan untuk mendapatkan efisiensi dalam proyek tersebut, oleh karena itu dilakukan analisis jaringan kerja dengan metode PDM (Precedence Diagram Method) untuk mendapatkan pekerjaan kritis dan metode crashing untuk mendapatkan durasi percepatan dengan menggunakan software primavera 6.0. Dari analisis ini didapatkan pekerjaan kritis pada sub pekerjaan pengaman tebing (shotcrete) dan pembangunan rumah stoplog. Efisiensi yang didapatkan dari percepatan pada pekerjaan kritis yaitu, hasil dari percepatan dengan penambahan tenaga kerja 24 hari lebih cepat dari durasi normal. Akibat percepatan ini biaya total proyek yang semula sebesar Rp. 10.600.900.901,24 dalam 224 hari menjadi Rp. 10.549.232.260,12 dalam 200 hari, terdapat selisih RP. 51.668.641,11 dari proyek normal atau turun sebesar 0,49%. Sedangkan percepatan dengan penambahan jam kerja (lembur) 19 hari lebih cepat dari durasi normal. Akibat percepatan ini total biaya proyek yang semula sebesar Rp. 10.600.900.901,24 dalam 224 hari menjadi Rp. 10.590.687.924,51 dalam 205 hari, terdapat selisih RP. 10.212.976,73 dari proyek normal atau turun sebesar 0,10%
PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG JUAL BELI EKONOMI KARBON BERBASIS SYARIAH DALAM MENIGKATKAN PENDAPATAN EKONOMI DI KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM
Penelitian ini berfokus pada Pemahaman Masyarakat Tentang Perdagangan Ekonomi Karbon Dalam Meningkatan Pendapatan Ekonomi Masyarakat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat terkait perdagangan ekonomi karbon di dekat KHDTK Universitas Muhammadiyah Mataram Yang berlokasi di Dusun Batu Bolong Desa Btau layar Lombok Barat.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, Subjek dalam penelitian ini yaitu masyarakat yang sekitaran KHDTK.Data dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,dokumentasi, wawancara dan kuesioner.Dengan sumber data berasal dari informan (key informan) dan responden sebanyak 50 (lima puluh) orang. Hasil penelitian ini adalah bahwa pertama, perspektif masyarakat sebagian responden menyatakan belum pernah mendengar istilah jual beli karbon dan ada juga sebagian responden yang pernah mendengar istilah tersebut karena telah mengikuti kegiatan FGD. Hal tersebut berdasarkan data, pemahaman Masyarakat Kawasan KHDTK berdasarkan hasil kuesioner terdiri dari 34%,sangat tidak .32% tidak tahu, 12% ragu-ragu, 22 % faham, dan 0% Sangat faham. Kedua, dampak yang didapatkan Masyarakat Kawasan Hutan Pendidikan dengan tujuan khusus, belum terlihat dengan baik dan sigivikan, karena saat ini pengelolaan KHDTK, belum sampai pada aktifitas perdagangan karbon. Saat ini pengelolaan KHDTK, baru pada aksi mitigasi berupa perhitungan karbon stok kawasan, melalui system registry nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI), dan masih tahap draf pengajuan
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELANGGARAN KODE ETIK PERAWAT DALAM UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG KEPERAWATAN
Kesehatan sebagai hak asasi manusia diakui secara konstitusional dalam Dasar Negara Republik Indonesia sebagai hak warga negara dan tanggung jawab negara, maka setiap hak warga negara mempunyai hak yang sama atas pelayanan kesehatan dan keperawatan. Dalam penyelenggaran pelayanan kesehatan dan keperawatan harus dilakukan secara bertanggung jawab, akuntabel, bermutu, aman, dan terjangkau oleh perawat yang memilki kompetensi/kewenangan, etik dan moral yang tinggi, sehingga pelayanan kesehatan dan keperawatan memiliki kualitas sesuai standar pelayanan yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaturan hukum kode etik keperawatan dan pertanggung jawaban pelaku pelanggaran kode etik. Penelitian ini penelitian normatif. Metode pendekatan adalah pendekatan perundang-undangan dan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kode etik perawat digunakan untuk membantu pembuatan standar pedoman pelaksanaan tugas, kewajiban dan hak perawat, sehingga terpepenuhi kewajiban perawat sesuai Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, Undang-Undang dasar Tahun 1945 Perubahan Kedua, Keputusan Musyawarah Nasional Persatuan Perawat Nasional Indonesia Tentang Pemberlakuan Kode Etik Keperawatan Indonesia. No.09/MUNAS IV/PPNI/1989
PERJANJIAN BAGI H ASL PEMODAL DENGAN PEMILIK LAHAN BAWANG DI TINJAU PASAL 1320 KUHPerdata
perjanjian ini di lakukan dengan cara lisasan dan bagai mana proses perjanjian nya apakah memenuhi pasal 1320 KUHPerdata tentang syarat sah perjanjianPerjanjian adalah suatu hubunga n, Apabila satu orang atau lebih mengikatkan diri kepada orang lain atau lebih, itulah yang didefinisikan oleh KUHPerdata sebagai suatu perjanjian. Penggunaan ungkapan “kesepakatan” sebagai pengganti “kecakapan” tidak memerlukan adanya pertentangan, karena kedua ungkapan tersebut mempunyai tujuan yang sama, yaitu untuk menciptakan kesepakatan di antara kedua belah pihak. Pasal 1313 KUHPerdata perjanjian yakni serangkaian perbuatan dengan mana suatu orang atau lebi dengan mengikat kan dirinya terhadap satu orang atu lebih. Peneliti an ini adalah penelitian normatif empiris, penelitian hukum normatif yaitu penelitian hukum yang mengkaji hukum tertulis dari teori, sejarah filosofi, perbandingan, struktur dan komposisi, lingkungan dan materi, penjelasan umum dari pasal demi pasal, formalitas dan kekuatan meningkat suatu undang-undang tetapi tidak mengikat aspek terapan atau impementasinya. Penelitian empiris adalah penelitian huku positif tidak tertulis mengenai perilaku anggota masyarakat dalam hubunga hidup masyarakat. Bentuk perjanjian bagi hasil bawang merah pada masyarakat Desa Nunggi, Kecematan Wera, Kabupaten Bima hanya dalam bentuk tidak tertulis, dan cukup berdasrkan kesepakatan antara para piha
STRATEGI KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI (Studi Kasus Di Bawaslu Lombok Timur Tahun 2023)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Dan Komitmen Organisasi Di Bawaslu Kabupaten Lombok Timur Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif`dengan teknik pengumpulan data dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi yang didapatkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja dan Komitmen Organisasi di Bawaslu Kabupaten Lombok Timur sudah diterapkan dan dijalankan dengan baik, yang dimana strategi komunikasi organisasi dalam proses hasil pengawasan, penanganan pelanggaran pemilu dan hasil penyelesaian sengketa dapat di diselesaikan dan memberikan dampak positif. Dengan demikian penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa strategi komunikasi organisasi dalam meningkatkan disiplin kerja dan komitmen organisasi di Bawaslu Kabupaten Lombok Timur menekankan disiplin kerja dan komitmen organisasi yang baik dapat dilihat dari hasil kerja organisasi selama melakukan pengawasan
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA P5 DALAM MEMBENTUK SIKAP KEPEDULIAN PESERTA DIDIK TERHADAP LINGKUNGAN SEKOLAH DI SMP NEGERI 3 NARMADA
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan bidang studi khusus disiplin ilmu yang dirancang untuk mengidentifikasi dan mengurangi masalah lingkungan tujuh rekomendasi dibuat dengan menggunakan pembelajaran berbasis projek.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dalam membentuk sikap kepedulian peserta didik terhadap lingkungan sekolah dan mengetahui bagaimana peran guru dalam mendukung implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) untuk membentuk sikap kepedulian peserta didik terhadap lingkungan sekolah. Penelitian ini bersifat deksripsi kualitatif yang artinya peneliti menganalisis dan menggambarkan secara mendetail tentang keadaan yang ada dilapangan, lokasi penelitian ini dilakukan di SMPN 3 Narmada, Desa Sedau Keru Kec.Narmada kabupaten Lombok Barat. Dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling subjek atau informanya adalah Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, dan Guru. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara langsung dilokasi penelitian mengenai implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dalam membentuk sikap kepedulian peserta didik terhadap lingkungan sekolah di SMPN 3 Narmada. Analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian :1. Implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dalam membentuk sikap kepedulian peserta didik.SMPN 3 Narmada berhasil membentuk sikap peduli peserta didik terhadap lingkungan sekolah guru-guru mengintegrasikan projek ini ke dalam kurikulum dengan materi tentang konsep gaya hidup berkelanjutan dan kegiatan praktis seperti:penanaman pohon, pengelolan sampah, serta projek kecil yang melibatkan peserta didik. 2. Peran guru dalam mendukung implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) untuk membentuk sikap kepedulian peserta didik. Dengan memberikan penjelasan, motivasi, bimbingan, dan materi pembelajaraan tentang lingkungan. Proyek P5 di SMP Negeri 3 Narmada berhasil meningkatkan kesadaran dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan serta mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum secara efektif
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH PENGGERAK SDN 2 BATUNYALA
Kurikulum Merdeka merupakan pengembangan kurikulum terbaru yang menjadi pemulihan pembelajaran akibat adanya ketertinggalan pembelajaran yang disebabkan oleh adanya wabah pandemi Covid-19. Dalam Kurikulum Merdeka, peserta didik diberikan ruang agar mereka mengembangkan potensi pada diri mereka dengan adanya kebebasan berfikir dan kebebasan otonomi yang diberikan oleh elemen pendidikan. Permasalahan penelitian ini secara garis besar adalah terdapat beberapa guru yang belum paham tentang implementasi pembelajaran dalam kurikulum merdeka di kelas, dengan demikian mereka masih merasa kebingungan dalam menelaah pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka, apa saja kendala yang terjadi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, serta menemukan solusi dalam mengatasi kendala yang muncul dalam implementasi Kurikulum Merdeka disekolah penggerak SDN 2 Batunyala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan mengambil latarbelakang di SDN 2 Batunyala Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kurikulum Merdeka diimplementasikan melalui tahapan teknis dan tahapan implementasi pelaksanaan, (2) Hambatan Kurikulum Merdeka terjadi ketika tahapan proses implementasi dan proses pembelajaran dikelas, (3) Solusi dari hambatan implementasi Kurikulum Merdeka akan diupayakan oleh seluruh elemen sekolah yaitu oleh kepala sekolah, peran guru, siswa, dan orang tua siswa