Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
PELAKSANAAN PROGRAM DAERAH PEMBERDAYAAN GOTONG ROYONG (PDPGR) DI KELURAHAN MENALA KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT TAHUN 2023
PDPGR yang dilaksanakan Pemda KSB bertujuan merevitalisasi gotong
royong sebagai nilai dasar pembangunan yang berlandaskan kesukarelaan,
kebersamaan, dan tolong menolong dengan gerakan kerja Ikhlas Jujur dan
Sungguh-sungguh sebagai sarana utama dalam mewujudkan pembangunan yang
berhasil guna dan berdaya guna serta percepatan pengentasan kemiskinan.
Penelitian ini tergolong pada tipe penelitian kualitatif.data yang dikumpulkan
adalah berupa kata-kata, gambar dan bukan angka-angka.Data tersebut berasal dari
naskah wawancara, catatan lapangan, foto, dokumen pribadi, catatan atau memo,
dan dokumen resmi lainnya.PDPGR sudah diatur dalam PERBUP dan juga PERDA
yang dilaksanakan berdasarkan fungsi sistematis dan Agen Gotong Royong sebagai
Pelaksana dilapangan dan saling berkaitan dengan Kelurahan, OPD terkait hingga
Bupati Sumbawa Barat juga Masyarakat Kelurahan Menala.Pelaksaan Program
Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) di Kelurahan Menala sudah
berjalan dengan cukup baik dari Program yang dilaksanakan oleh Pemerintah
Kabupaten Sumbawa Barat, baik untuk Pemenuhan Hak-Hak Dasar Masyarakat,
Percepatan Pembangunan Daerah melalui instrumen Gotong Royong maupun
Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat khususnya Kelurahan
Menala, akan tetapi Program tersebut masih belum bisa memenuhi kebutuhan
Masyarakat maupun kemiskinan juga kesejahteraan, karena PDPGR pada tahun
2023 tidak berjalan maksimal di Kelurahan Menala
TINJAUAN YURIDIS UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA TANAH WARIS SECARA NON LITIGASI (Studi Kasus di Desa Soki Kecamatan Belo Kabupaten Bima)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penyelesaian sengketa tanah waris dengan cara non litigasi di desa soki dan peran pemerintah desa dalam proses penyelesaian sengketa tanah waris dengan cara non litigasi di desa soki. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif empiris. Metode yang digunakan metode dalam penelitian ini yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), pendekatan sosiologis (sosiologis approach). Pengumpulan bahan hukum dengan studi kepustakaan dan wawancara. Berdsarakan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa madiasi penyelesaian sengketa tanah di desa soki pemerintah desa terlebih dahulu mengunakan proses non litigasi seperti mediasi, negosiasi, atau konsiliasi. Dari peren pemerintah desa dalam penyelesaian permasalahan yang ada di desa, baik itu permasalahan internal maupun eksternal. Pada hakikatnya kepala desa ini merupakan media terpecaya bagi masyarakat setempat dan serta media penyelesaian yang bijak bagi masyarakat desa soki
PERBANDINGAN PREDIKSI KEKERINGAN MENGGUNAKAN METODE PALMER DROUGHT SEVERITY INDEX (PDSI), THORNHTWAITE MATHER, DAN STANDARLIZED PRECITATION INDEX (SPI) DI KECAMATAN BAYAN, KABUPATEN LOMBOK UTARA
Kekeringan adalah salah satu jenis bencana alam yang terjadi secara perlahan, berlangsung lama sampai musim hujan tiba, berdampak sangat luas, dan bersifat lintas sektor. Kekeringan terjadi dikarenakan Indonesia terletak didaerah khatulistiwa. Karena Letak geografisnya yang berada di daerah tropis dan diapit oleh dua benua, membuat Indonesia sangat rentan terhadap perubahan iklim. Bencana kekeringan di Indonesia sering terjadi di wilayah bagian timur, salah satunya di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu wilayah yang terdampak di Kabupaten Lombok Utara yaitu di Kecamatan Bayan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai indeks kekeringan, mengetahui keakuratan dari nilai indeks kekeringan dengan data history kekeringan BPBD, mengetahui kolerasi antara nilai indeks kekeringan dengan nilai SOI, dan mengetahui peta sebaran kekeringan.
Untuk mengetahui nilai indeks kekeringan, mengetahui keakuratan dari nilai indeks kekeringan dengan data history kekeringan BPBD, mengetahui kolerasi antara nilai indeks kekeringan dengan nilai SOI, dan mengetahui peta sebaran kekeringan di suatu wilayah terdapat beberapa metode. Dalam studi ini menggunakan metode Palmer Drought Severity Index (PDSI), Thornthwaite Mather, dan Standarlized Precipitation Index (SPI) ketiga metode tersebut dapat mengidentifikasi adanya potensi kekeringan dengan data lengas tanah, evapotranspirasi potensial, dan curah hujan sebagai indikator utama.
Dari hasil perhitungan kekeringan dengan metode Palmer Drought Severity Index (PDSI) menunjukan bahwa Puncak kekeringan dengan kategori Ektrim kering (paling parah) terjadi pada tahun 2013 bulan September dengan nilai indeks PDSI sebesar -17,69. Metode Thornthwaite Mather indeks kekeringan terbesar sebesar 99,83% pada bulan September tahun 2009 dan durasi terlama 10 bulan pada tahun 2004. Dan metode Standarlized Precipitation Index (SPI) nilai Indeks kekeringan terparah sebesar -4,48 pada bulan Januri tahun 2007. Dari hasil keakuratan kekeringan dengan data BPBD didapat persentase rata-rata PDSI-BPBD sebesar 79,38%, persentase rata-rata Thornthwaite-BPBD sebesar 77,77%, dan persentase rata-rata SPI-BPBD sebesar 54,16%. Hasil korelasi nilai indeks kekeringan dengan nilai SOI menunjukan terdapat kesesuaian antara PDSI_SOI, TM-SOI, dan SPI_SO dari tahun 2004-2023. Dan hasil sebaran pemetaan indeks kekeringan memliki dominan kategori berat berwarna merah
PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP KEJADIAN UNMET NEED KB PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS MATARAM
Latar Belakang : Unmet Need merupakan salah satu konsep penting yang dimanfaatkan untuk pengembangan kebijakan KB. Unmet Need adalah persentase wanita yang saat ini tidak menggunakan metode kontrasepsi dan tidak ingin anak lagi atau menunda kehamilan, tetapi tidak menggunakan kontrasepsi jenis apapun (Nurhalimah 2020).
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan terhadap kejadian Unmet Need KB pada wanita usia subur di Puskesmas Mataram.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriftif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita usia Subur sebanyak 83 orang.
Hasil : Ada hubungan Pengetahuan dengan kejadian Unmet Need KB Pada Wanita Usia Subur Di Puskesmas Mataram. Didapatkan nilai yang signifikan 0.008 atau 0,05.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara Pengetahuan dengan kejadian Unmet Need KB pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Mataram. Dan Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan kejadian Unmet Need KB pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Matara
PENGGUNAAN APLIKASI DUOLINGO DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN KOSAKATA BAHASA ARAB SISWA MTs ALMUWAHHIDIN LELEDE LOMBOK BARAT TAHUN AJARAN 2023/2024
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan aplikasi duolingo dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab dan mengetahui peningkatan pemahaman kosakata bahasa Arab siswa kelas delapan di MTs Al-Muwahhidin Lelede, Lombok Barat, tahun ajaran 2023-2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kosakata yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Sample yang digunakan berjumlah 50 siswa kelas 8 yang dibagi menjadi 2 kelas masing-masing kelas berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penggunaan aplikasi duolingo terbukti efektif dalam meningkatkan kosakata bahasa Arab siswa, hal ini karena hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Penggunaan aplikasi ini memberikan dampak positif pada proses pembelajaran, karena duolingo menawarkan metode belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga meningkatkan minat siswa terhadap pendidikan dan memudahkan pemahaman mereka terhadap kosakata baru. 2) Penggunaan aplikasi duolingo secara signifikan meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa. Sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi tersebut, terdapat peningkatan yang mencolok pada nilai tes kosakata siswa. Metode pembelajaran interaktif yang ditawarkan oleh duolingo, seperti latihan berulang dan umpan balik langsung, membantu siswa untuk menghafal dan memahami kosakata baru dengan lebih baik. Aplikasi ini juga memungkinkan siswa belajar sesuai dengan kecepatan pribadi mereka, sehingga membuat proses pembelajaran lebih nyaman dan efektif. Oleh karena itu, duolingo dapat menjadi alat pendidikan alternatif yang efektif untuk meningkatkan kosakata bahasa Arab bagi siswa
DAMPAK PERKAWINAN PASANGAN MUDA DI BAWAH UMUR DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 TENTANG PERKAWINAN DI KAMPUNG BANJAR KECAMATAN AMPENAN KOTA MATARAM TAHUN 2023/2024
Perkawinan mempunyai arti dan kedudukan yang penting dalam kehidupan manusia. Batas usia dalam perkawinan penting untuk diperhatikan, hal ini karena dalam perkawinan menghendaki kematangan psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak perkawinan pasangan muda di bawah umur dan mengetahui faktor penyebab terjadinya perkawinan pasangan muda di bawah umur di Kampung Banjar Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosio yuridis. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data, yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Berdasarkan hasil penelitian, dampak perkawinan pasangan muda di bawah umur adalah, putus sekolah, kesulitan ekonomi, rentannya kesehatan ibu dan anak saat hamil ataupun pasca melahirkan, kesehatan psikologi ibu, dan kekerasan dalam rumah tangga. Faktor penyebab terjadinya perkawinan pasangan muda di bawah umur di kampung banjar kecamatan ampenan karena rendahnya pendidikan, kesulitan ekonomi keluarga, pergaulan bebas, kurangnya perhatian atau peran orang tua dan tradisi. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti menyarankan bahwa Pernikahan adalah sesuatu yang sakral yang di jalani sekali seumur hidup, perlu adanya kesiapan yang baik, kesiapan lahir dan batin. Bagi masyarakat dan orang tua, harus mampu membimbing dan memberikan perhatian serta pengawasan terhadap anak-anaknya agar tidak terjadi sesuatu yang dapat merugikan keluarga dan masa depan anak
TINJAUAN YURIDIS PERJANJIAN KERJA ANTARA PEMAIN SEPAK BOLA DENGAN KLUB PERSATUAN MATARAM (PS MATARAM) DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN
Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketentuan pengaturan hak dan kewajiban antara pemain sepak bola dengan pengelola klub Persatuan Mataram (PS Mataram) di dalam perjanjian kerja dan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan perjanjian kerja antara pemain sepak bola dengan klub Persatuan Mataram (PS Mataram) 8 (PS Mataram) yakni dengan melakukan prakontrak, kontrak dan paskakontrak. Peneitian ini berjenis hukum normative dan empiris. Penelitian hukum normatif merujuk pada undang-undang dan peraturan pemerintah yang berkaitan dengan skripsi ini. Sedangkan peneltian hukum empiris yaitu merujuk pada penelitian di dalam masyarakat. Pelaksanaan perjanjian kerja antara pemain sepak bola dengan klub Persatuan Mataram (PS Mataram) Perjanjian kerja bersama di dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tercantum dalam pasal 116 sampai dengan pasal 135. PKWTT dapat dibuat perjanjian kerja secara lisan, namun pengusaha wajib membuat surat pengangkatan bagi pekerja yang bersangkutan. Seperti yang termuat pada Pasal 63 ayat (1) Undang-Undang 13 Tahun 2003. PKWTT dapat dibuat perjanjian kerja secara lisan, namun pengusaha wajib membuat surat pengangkatan bagi pekerja/buruh yang bersangkutan. Apabila perjanjian kerja dalam bentuk PKWTT dan dilakukan secara lisan, maka perusahaan harus membuat surat pengangkatan kepada pekerja di perusahaan. Dalam hal perusahaan tidak membuat surat pengangkatan, sesuai pasal 188 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 perusahaan dikenakan sanksi pidana
STUDI EFISIENSI VOLUME MATERIAL DAN ESTIMASI BIAYA BANGUNAN MENGGUNAKAN BIM 5D DENGAN SOFTWARE TEKLA STRUCTURES (STUDI KASUS PEMBANGUNAN GEDUNG TIGA LANTAI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PERMATA HATI MATARAM)
Dalam setiap proyek konstruksi, pemakaian material merupakan bagian terpenting yang mempunyai porsentase cukup besar dari total biaya proyek. Akibat dari kebutuhan dan permintaan yang banyak, sering kali penggunaan material diproyek konstruksi menimbulkan sampah material yang merupakan suatu kerugian. Maka, dibutuhkan suatu sistem yang mampu memperhitungkan volume material secara akurat. Building Information Modeling (BIM) 5D merupakan sistem yang dapat membantu dalam pekerjaan konstruksi, karena pada praktik lapangannya kesalahan dalam perhitungan volume kerap kali ditemui dan hal tersebut memperlambat progres lapangan.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efisiensi dari penggunaan BIM 5D pada volume dan biaya pada material.
Tahapan proses analisis perbandingan menggunakan pemodelan 3D dengan Software Tekla Structures dan metode konvensional. Pengumpulan data diperoleh melalui pihak kontraktor PT. Zein Baheera, data yang diperoleh adalah data DED dan RAB pada proyek pembangunan gedung 3 lantai Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Permata Hati Mataram.
Hasil penelitian dari menggunakan BIM 5D dengan Software Tekla Structures memiliki efisiensi lebih dalam menghitung elemen-elemen pekerjaan struktur seperti pondasi, kolom, balok dan plat. Perhitungan dengan pemodelan BIM 5D menggunakan software Tekla Structures menghasilkan volume total material beton sebesar 688,263 m³ dengan efisiensi +9,64 %, bekisting sebesar 4601,058 m² dengan efisiensi +4,57%, tulangan baja sebesar 115012,285 kg dengan efisensi +8,53%. Efisiensi biaya material pada beton adalah +5,28%, pada bekisting adalah +9,31%, pada tulungan baja adalah +5,01% dan secara keseluruhan sebesar +6,95%. Faktor yang mempengaruhi efisiensi tersebut adalah detailing dan kompleksitas struktur dan human error pada metode konvensional.
Kata kunci : BIM 5D, Tekla Structures, Volume, Biay
IDENTIFIKASI KEDALAMAN LAPISAN AKUIFER AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK SCHLUMBERGER DI DUSUN DASAN TAPEN TENGAH DESA DASAN TAPEN KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT
Penelitian ini dilakukan di Daerah Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Tentang Identifikasi Kedalaman Lapisan Akuifer mengunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger. Data pada daerah penelitian meliputi 2 titik pengukuran geolistrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedalaman lapisan akuifer dan litologi batuan di Dusun Dasan Tapen Tengah, Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Berdasarkan hasil interpretasi dari hasil pengolahan data geolistrik. Kedalaman lapisan akuifer daerah penelitian Kedalaman lapisan akuifer berdasarkan interpretasi nilai resistivitas pada lintasan pertama terletak pada kedalaman 18,904 – 30,304 m (tebal 11,40 m) dengan tahanan jenis 6,52 Ωm berupa batu pasir – lempung yang berpotensi sebagai akuifer. Sedangkan pada lintasan kedua Pada kedalaman 21,80 – 42,80 m (tebal 21 m) dengan tahanan jenis sebesar 1,86 Ωm berupa lempung pasiran – lempung yang berpotensi sebagai akuifer. Kemudian litologi batuan Daerah penelitian pada titik 1 terdiri dari kerikil, kerakal, pasir, lempung, batu pasir serta batu lanau dan dan batu lempung. Pada kedalaman 0,804 m dengan tahan jenis 13,90 Ωm berupa pasir lempung, selanjutnya pada kedalaman 18,904 dengan tahanan jenis 51,80 Ωm berupa batu pasir, kemudian pada kedalaman 30,304 dengan tahanan jenis 6,52 Ωm berupa lempung, dan pada kedalaman 65,23 m dengan tahanan jenis 57,20 Ωm berupa Batu pasir. Kemudian litologi titik 2 0,804 m dengan tahanan jenis 29,30 Ωm berupa batu lanau, selanjutnya pada kedalaman 11,30 m dengan tahanan jenis 2,30 Ωm berupa lempung, kemudian pada kedalaman 21,80 m dengan tahanan jenis 22,20 Ωm berupa lempung pasiran, selanjutnya pada kedalaman 42,80 m dengan tahan jenis 1,86 Ωm berupa lempung, dan pada kedalaman 52,50 m dengan tahanan jenis 25,10 Ωm berupa batu lempung
PENGARUH VARIASI KERAPATAN LUBANG PARANET SEBAGAI PENAUNG TERHADAP LINGKUNGAN PEMBIBITAN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L)
Pembibitan merupakan kegiatan awal di lapangan yang bertujuan untuk mempersiapkan bibit siap tanam. Penggunaan paranet sebagai pelindung sementara pada tanaman kakao diharapkan dapat mengatur iklim mikro pada pembibitan kakao. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi kerapatan lubang paranet sebagai penaung terhadap lingkungan pembibitan tanaman kakao (Theobroma cacao L). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan sebagai berikut: P1: Kerapatan lubang paranet 90%, P2: Kerapatan lubang paranet 60%, P3: Kerapatan lubang paranet 45% masing-masing perlakuan di ulang 3 kali sehingga diperoleh 9 unit percobaan. Data dianalisis dengan analysis of variances pada taraf nyata 5%. Apabila terdapat pengaruh nyata maka diuji lanjut menggunakan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata 5%. Penelitian ini mengukur 7 parameter yaitu kelembaban udara dengan rata-rata P1:84% P2:84% P3:84%, suhu udara dengan rata-rata P1:27,5˚C P2:27,9˚C P3:28,2˚C, intensitas cahaya dengan rata-rata P1:12363 lux P2:13419 lux P3:14328 lux, persentase perkecambahan dengan rata-rata P1:100% P2:98% P3:93%, jumlah daun dengan rata-rata P1:6 helai P2:7 helai P3:7 helai, tinggi tanaman dengan rata-rata P1:14,2 cm P2:14,1 cm P3:14,1 cm, berat brangkasan basah dengan rata-rata P1:4,28 gram P2:4,38 gram P3:3,86 gram. Variasi kerapatan lubang paranet sebagai penaung terhadap lingkungan pembibitan tanaman kakao (Theobroma cacao L), tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kelembaban udara, persentase perkecambahan, tinggi tanaman, dan berat brangkasan basah, namun memberikan pengaruh nyata terhadap suhu udara dengan rata-rata 27,5˚C, intensitas cahaya dengan rata-rata 12363 lux, jumlah daun dengan rata-rata 6 helai dengan perlakuan terbaik terdapat pada P1