Ummat Repository
Not a member yet
    5707 research outputs found

    TINJAUAN YURIDIS PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PERJANJIAN SEWA BELI SEPEDA MOTOR (STUDI DI ADIRA FINANCE CABANG MATARAM)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum konsumen dalam perjanjian sewa beli sepeda motor di Adira Fianance Cabang Mataram dan untuk mengetahui hak dan kewajiban konsumen dalam perjanjian sewa beli sepeda motor di Adira Fianance Cabang Mataram. Menggunakan metode penelitian normati empiris dengan pendekatan Undang-Undang dan sosiologis. Adapun hasil penelitian adalah sebagai berikut : a. Bentuk perlindungan terhadap konsumen yang diberikan Adira Finance Cabang Mataram adalah dalam bentuk asuransi,selain itu dalam proses penyitaan/penarikan objek dari nasabah (debitur) oleh pihak finance dilakukan berdasarkan Putusan Mahkama Konstitusi Nomor 71/PUU-XIX/2021 juncto Peraturan Menteri Keuangan Nomor 130/PMK.010/2012 tentang pendaftaran jaminan fidusia bagia perusahaan pembiayaan konsumen untuk kendaraan bermotor dengan pembebanan jaminan fidusia. b. Hak konsumen adalah berhak menerima bukti kepemilikan atas agunan setelah seluruh kewajibannya dilunasi dan mendapatkan pelayanan service secara gratis pada awal untuk sepeda motor unit baru. Sedangkan kewajiban konsumen adalah membayar angsuran barang kredit sesuai dengan kesepakatan dan membayar pajak

    AN ANALYSIS OF SARCASM AND SATIRE FOUND ON “DEADPOOL & WOLVERINE” MOVIE

    No full text
    This study aims to analyze the sarcasm and satire found in the Deadpool & Wolverine movie. The researchers focused on analyzing the types of sarcasm and satire used in the movie and to find out which one is dominantly used between sarcasm and satire in the movie. Deadpool & Wolverine movie itself was written by Ryan Reynolds and directed by Shawn Levy. The story of this movie is said to be full of humor, sarcasm, and satire in it, which can make the audience interested in watching it. In sarcasm, the researcher used Elizabeth Camp's theory; according to her, there are four types of sarcasm. On the other hand, for satire, the researcher used Abrams' and Harphams' theory; according to them, there are three types of satire. The researcher used Elizabeth Camp's theory also Abrams' and Harpham's theory because their theory is suitable for the research. The method used in this research is the descriptive qualitative method. The data were taken from the 31 utterances of several characters in this movie. The results reveal that all types of satire (Juvenalian, Horation, and Manippean) were uttered. On the other hand, the researcher also found three types of sarcasm (Propositional, Lexical, and Illocutionary), while like' prefixed sarcasm was not found in this movie. The total data is 31, which consists of 18 sarcastic utterances and 13 satire utterances. Sarcasm is dominantly used in this movie. Overall, these findings illustrated how Deadpool & Wolverine utilized humor, sarcasm, and satire to strengthen its main characters and critique various aspects of life and the fictional world they live in. While sarcasm dominated, the use of satire in a lighter form also showed how the film successfully combined various elements of humor to create an entertaining and thought-raising viewing experience

    PENYELESAIAN KREDIT BERMASALAH MELALUI PENJUALAN OBYEK JAMINAN FIDUSIA DI PERUM PEGADAIAN CABANG TENTE KAB. BIMA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian kredit bermasalah melalui penjualan objek jaminan fidusia di Perum Pegadaian Cabang Tente Kabupaten Bima dan untuk mengetahui hambatan-hambatan apa saja dalam proses penyelesaian kredit bermasalah di perum pegadaian cabang tente kab. Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dan hukum empiris, dapat disimpulkan upaya- upaya yang dilakukan perum pegadaian cabang tenete dalam menyelesaikan kredit macet antara lain, memberikan peringatan secara lisan melalui telepon, memberikan peringatan tersebut secara tertulis sebanayk 3 kali berturut-turut, pendekatan secara persuasif dengan nasabah dan terakhir proses penarikan barang / penyitaan barang melalui dua cara penyelesaian yaitu negosiasi dan melalui eksekusi. Adapun hambatan-hambatan yang dihadapi oleh perum pegadaian cabang tente dalam penyelesaian kredit macet yaitu berasal dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal yang dimaksud adalah kurangnya sistem pemantauan yang efektif dan keterbatasan sumber daya manusia. Sedangkan faktor eksternal yang dimaksud adalah nasabah tidak koperatif seperti nasabah dengan sengaja menghindari pembayaran, tidak bersedia berkomunikasi atau menghindar dari pihak pegadaian, menunda-nunda tanpa ada niat untuk melunasi dan menyembunyikan informasi atau tidak jujur dalam memberikan data

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP GURU YANG MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAP MURID DALAM PUTUSAN /PID.SUS/2023/PN.SUMBAWA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan Hukum bagi Guru yang dimaknai sebagai upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah untuk melindungi Guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam menjalankan tugas, baik Perlindungan Dalam Aspek Hukum dan Kesejahteraan. Sehingga penelitian ini mengkaji terkait “ PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP GURU YANG MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAP MURID DALAM PUTUSAN /PID. SUS/ 2023/ PN.SUMBAWA “ Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian Normatif-Empiris (Gabungan). Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan Empiris, Peraturan Perundang-Undang. Dan Pendekatan Sosiologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan Hukum terhadap Guru dalam proses Pendidikan terkait Tindak Pidana Kekerasan sudah diatur dalam Perundang-Undangan seperti Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Yang dimana telah dijelaskan dalam Undang-Undang tersebut Hukuman ataupun Pemberian sanksi terhadap Murid dengan tujuan pengajaran yang dilakukan Guru ialah bukan Tindak Kekerasan. Perlindungan Hukum terhadap Guru dalam proses Pendidikan terkait Tindak Kekerasan dalam bidang pendidkan seharusnya diterapkan dengan menggunakan kebijakan . Dan kemudian kebijakan-kebijakan tersebut yang nantinya akan terlihat bahwa faktor dan latar belakang Tindak Kekerasan Pidana dibidang pendidikan tersebut terjadi, Khususnya dengan mempertimbangkan tujuan dari Proses mengajar yang dilakukan Guru

    UPAYA PENEGAKAN HUKUM PIDANA BAGI PELAKU PERJUDIAN ONLINE DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG ITE (STUDI KASUS POLRES LOMBOK TIMUR)

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum tindak pidana perjudian online yang di lakukan polres Lombok Timur dan juga untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi pihak kepolisian terhadap tindak pidana perjudian online. Metode penelitian ini adalah normatif empiris yang dimana merupakan suatu metode penelitian yang dalam hal ini menggabungkan unsur-unsur hukum yang akan kemudian didukung dengan penambahan data. Metode yang digunakan juga merujuk kepada metode pendekatan Perundang-Undang (Statute Approach), dan pendekatan kasus (Case Approach). Hasil penelitian ini menyatakan: 1. Penegakan hukum yang diterapkan Polres Lombok timur dalam penegakan hukum Perjudian online yaitu Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). 2. Adapun hambatan-hambatan dihadapi Polres Lombok Timur yaitu: a). Kurangnya anggaran, b). Sulitnya ditemukan barang bukti c). Kurangnya teknologi informasi

    “PERAN LEMBAGA ADAT DALAM MENJAGA KELESTARIAN HUTAN ADAT” (Studi Di Desa Batu Rakit Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara)

    No full text
    Eksistensi masyarakat hukum adat sudah ada sebelum Negara terbentuk. Keberadaannya itu sarat nilai kearifan lokal yang kemudian menuangkan dalam konstitusi Negara Indonesia. Undang – Undang Dasar 1945 mengamanatkan pemerintah untuk melindungi hak setiap warga negara, salah satunya adalah perlindungan terhadap hak masyarakat hukum adat dalam mendiami hutan adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Perundang – Undangan yang membahas tentang Peraturan Perundang – Undangan yang terkait isu hukum yang menjaadi objek penelitian dan pendekatan sosiologis yaitu mengkaji fenomenal sosial yang terjadi di kehidupan masyrakat. Dengan tujuan Untuk Mengetahui Peran Dan Meganalisis Lembaga Adat Dalam Kelestarian Hutan Adat Berdasarkan. Undang - Undang Nomor 41 Tahun 1999 dan Untuk Mengetahui Impelentasi Peran Lembaga Adat Dalam Menjaga Hutan Adat di Desa Batu Rakit. Beerdasarkan Hasil penelitian, dapat diketahui bahwa kedudukan masyarakat hukum adat sebagai subjek hukum dan pemilik hak atas hutan adat. Sedangkan perlindungan hukum yang dilakukan oleh pemerintah berupa penjaminan kepastian hukum atas penguasaan hutan adat oleh masyarakat hukum adat adalah dengan menghasilkan produk hukum daerah sebagai wujud perlindungan dan pengakuan Masyarakat hukum adat

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN 27 WOJA

    No full text
    Peserta didik kurang aktif (pasif) dalam mengemukakan pendapat dan pengetahuannya terkait materi pembelajaran model pembelajaran yang digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran adalah model pembelajaran lansung dengan menggunakan metode ceramah. Masalah yang sama juga terjadi di SDN 27 Woja dimana tenaga pengajar masih sering menggunakan metode belajar ceramah dalam kegiatan belajar. hal tersebut tentunya berdampak kepada minat dan antusiasme belajar siswa dalam mengikuti pelajaran, dan berdampak pula kepada hasil belajar siswa. Hal tersebut membuat penulis mencoba melakukan sebuah eksperimen yaitu Penerapan model pembelajaraninside outside circle (ioc) terhadap hasil belajar pada tema 2 subtema 2 pembelajaran ke-2 siswa kelas V SDN 27 Woja Metode penelitian yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian eksperimen. tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pengunaan model pembelajaran Inside Outside Circle(IOC) terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN 27 Woja metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan menggunakan instrument. Hasil penelitian adalah hasil uji tes kelas pre test atau kelas control mendapakan nilai rata-rata 14,067 sementara kelas eksperimen atau kelas post test mendapatkan nilai yang lebih tinggi yaitu dengan rata-rata 18,2. Hal tersesebut menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan yang disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran Inside Outside Circle(IOC) terhadap hasil belajar siswa kelas V.SDN 27 Woja Hasil uji Paired Samples Test diamana nilai signifikansi yang ditemukan adalah 0,000 yang artinya lebih kecil.dari 0,05 yang artinya adalah adanya perbedaan yang signifikan antara variabel awal dengan variabel akhir. Dengan demikinan maka Ho yang berbunyi tidak ada perbedaan rata-rata antara hasil belajar pretesr dan posttest yang artinya tidak ada pengaruh penggunaan model pembelajaran isnde outside circle (IOC) terhadap hasil belajar siswa di tolak, dan Ha yang berbunyi ada perbedaan rata-rata antara hasil pre test dan pos test adalah pengaruh model pembelajaran inside outside cirlec( IOC) terhadap hasil belajar siswa diterima

    ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENYELESAIKAN KASUS BULLYING DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak dari Bullying terhadap perubahan prilaku korban kasus Bullying dan Strategi apa yang digunakan guru dalam menyelesaikan Bullying di Sekolah Dasar yang ada di kecematan Manggelewa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis deskripsi kualitatif. Deskripsi kualitatif ini merupakan pengumpulan data yang menggunakan lembar observasi, lembar wawancara, dokumen sekolah, dan angket. Pada kelas tinggi yaitu kelas V, IV, dan VI Sekolah Dasar di Manggelewa. Hasil dari penelitian ini dengan mendeskrisikan dampak perilaku bullying pada siswa dan menganalisis strategi guru dalam menyelesaikan kasus bullying. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dampak bagi siswa terhadap perilaku bullying pada sekolah dasar di kecematan Manggelewa bisa dikategorikan sebagai dampak yang serius serta perlu segera untuk ditangani, sebab tidak hanya mental tetapi fisik memberikan dampak yang serius. Sebagian besar siswa korban, dan saksi telah hilang semngat dalam belajar, hilang kepercayaan pada diri dan orang disekitarnya sehingga menjadikan siswa pendiam, suka menyendiri, serta trauma terhadap kejadian itu, rusaknya mentalitas siswa, siswa menjadi malas dan takut datang ke sekolah. Selain itu, secara fisik pun memberikan dampak yang serius. Melihat kodisi ini, maka para guru harus menyelesaikan kasus bullying ini dengan membuat strategi sebagai upaya untuk meminimalisir kasus serupa terjadi lagi. Dengan memberikan nasehat, pembinaan khusus, perhatian serta kefokusan dalam mengajar, menciptakan lingkungan yang aman serta suasana kelas yang kondusif, berkerjasama dengan guru-guru lainnya, meminta bantuan dari pihak sekolah serta bekerjasama dengan wali murid, pihak desa, tokoh masyarakat serta kepada pihak kepolisian itu sama-sama menyelesaikan kasus bullying yang terjadi di sekolah dasar di manggelewa, upaya serta perjuangan dari guru wali kelas V, IV, dan VI dalam menyelesaikan kasus bullying rupannya belum mampu untuk menyelesaikan kasus bullying

    ANALISIS HAMBATAN GURU DAN SISWA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI JENJANG SEKOLAH DASAR KOTA MATARAM

    No full text
    Kurikulum Merdeka merupakan salah satu inovasi dalam dunia pendidikan Indonesia yang diharapkan mampu memberikan ruang kebebasan lebih besar kepada guru dan siswa dalam proses belajar-mengajar. Di Kota Mataram, sebagai ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat, implementasi kurikulum ini menjadi perhatian penting mengingat daerah ini merupakan pusat pendidikan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan Guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar SDN Kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Berdasarkan wawancara dengan beberapa guru di SDN 44 Ampenan, SDN 11 Mataram, dan SDN 22 Mataram, ditemukan bahwa hambatan utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah kurangnya pemahaman konsep, keterbatasan sumber daya, waktu, fasilitas, dan dukungan sekolah. Meski demikian, para guru telah melakukan berbagai upaya strategis untuk mengatasi hambatan tersebut, termasuk mengikuti pelatihan dan workshop, mengembangkan metode pembelajaran berbasis projek, memanfaatkan teknologi, serta melibatkan siswa dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dukungan dari pihak sekolah, evaluasi berbasis kompetensi, dan koordinasi dengan kepala sekolah menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka. Upaya-upaya ini memberikan gambaran tentang bagaimana guru terus beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi tantangan kurikulum baru guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar di Kota Mataram

    ANALISA KONFLIK LALU LINTAS PADA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL KARANG GENTENG MENGGUNAKAN METODE TRAFFIC CONFLICT TECHNIQUE (TCT) (STUDI KASUS: JL. LINGKAR SELATAN -JL. BUNG KARNO)

    No full text
    Pola perjalanan di perkotaan dipengaruhi oleh tata letak pusat kegiatan dan aktivitas antar zona, dengan transportasi memegang peran penting dalam pengembangan infrastruktur. Namun, kecelakaan lalu lintas tetap menjadi tantangan akibat kesalahan pengemudi, kondisi jalan buruk, manajemen lalu lintas yang kurang optimal, kendaraan tidak layak, dan rendahnya kesadaran keselamatan. Dampaknya meluas pada keselamatan, ekonomi, kualitas hidup, dan kenyamanan pengguna jalan, sehingga diperlukan upaya terpadu untuk mengatasi masalah ini dan meningkatkan keselamatan di kawasan perkotaan. Penelitian ini dilakukan di Simpang Tiga Tak Bersinyal Karang Genteng, Kota Mataram, yang memiliki arus lalu lintas cukup padat pada jam-jam puncak (peak hour). Persimpangan ini sering menjadi lokasi konflik lalu lintas yang berpotensi terjadinya kecelakaan, sehingga diperlukan upaya pencegahan untuk mengurangi konflik lalu lintas dengan harapan dapat mencapai kondisi tanpa kecelakaan (zero accident). Metode Traffic Conflict Technique (TCT) digunakan untuk menganalisis data lalu lintas di persimpangan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa persentase konflik tertinggi adalah konflik serius, yang mencapai 69% dengan total 55 insiden, sementara konflik tidak serius sebesar 31% dengan 25 insiden, dari total 80 insiden yang tercatat. Jenis konflik yang berpotensi menyebabkan kecelakaan di simpang ini meliputi konflik bergabung (merging) dan memotong (crossing), di mana konflik bergabung mendominasi dengan 70% atau 56 insiden, sedangkan konflik memotong menyumbang 30% atau 24 insiden. Jenis kendaraan yang paling sering terlibat konflik adalah sepeda motor dengan konflik antar sepeda motor tercatat sebanyak 41 insiden

    5,285

    full texts

    5,707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ummat Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇