Ummat Repository
Not a member yet
    5707 research outputs found

    PENGARUH EFEKTIFITAS PELAKSANAAN STABILISASI PASOKAN DAN HARGA PANGAN (SPHP) BERAS BULOG TERHADAP STABILITAS HARGA BERAS (STUDI KASUS PADA PASAR TRADISIONAL ALAS SUMBAWA)

    No full text
    Salah satu komoditi pertanian di Indonesia yang banyak dihasilkan yaitu beras. Beras adalah salah satu bahan makanan pokok sehari hari penduduk Indonesia yang merupakan sumber energi, protein juga sumber vitamin danmineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Pengaruh Efektifitas Pelaksanaan Stabilisasi Pasokan Dan Harga Pangan (SPHP) Beras Bulog Terhadap Stabilitas Harga Beras. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa uji hipotesis t mengindikasikan bahwa variabel independen Harga Pangan (SPHP) dan Stabilitas Pasokan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Stabilitas Harga Beras, dengan nilai signifikansi masing-masing < 0,05. Uji F juga mengkonfirmasi bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen, dengan nilai signifikansi 0,000. Selain itu, uji Koefisien Determinasi menghasilkan nilai R² sebesar 0,924, yang menunjukkan bahwa 92,4% variasi dalam stabilitas harga beras dapat dijelaskan oleh Harga Pangan dan Stabilitas Pasokan, yang menunjukkan bahwa model regresi ini sangat baik dalam menjelaskan hubungan antara variabel-variabel yang diuji

    PENGARUH BIAYA TRANSFER DAN TINGKAT KEPERCAYAAN NASABAH TERHADAP PENGGUNAAN MOBILE BANKING PT BANK NTB SYARIAH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya transfer dan tingkat kepercayaan nasabah terhadap penggunaan mobile banking di PT Bank NTB Syariah. Dalam era digital, layanan perbankan berbasis teknologi menjadi semakin penting untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan akses bagi nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 115 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara biaya transfer dan tingkat kepercayaan terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan mobile banking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya transfer berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi layanan mobile banking, di mana biaya transfer yang lebih rendah meningkatkan kecenderungan nasabah untuk memanfaatkan layanan ini. Selain itu, tingkat kepercayaan nasabah terhadap keamanan dan transparansi sistem memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan faktor biaya transfer. Kepercayaan yang tinggi terhadap sistem mobile banking mendorong penggunaan layanan secara lebih luas. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya PT Bank NTB Syariah untuk menetapkan kebijakan biaya transfer yang lebih kompetitif serta meningkatkan sistem keamanan dan transparansi guna memperkuat kepercayaan nasabah dan meningkatkan penggunaan layanan mobile bankin

    ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LENDANG NANGKA MASBAGIK LOMBOK TIMUR

    No full text
    Latar Belakang : Ketuban pecah dini adalah kondisi pecahnya selaput ketuban sebelum tanda persalinan dimulai, Masalah ini dapat meningkatkan risiko infeksi, morbiditas, dan mortalitas ibu serta bayi, puskesmas lendang nangka dalam 3 tahun terakhir terjadi peningkatan tiap tahunnya. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KPD di wilayah kerja Puskesmas Lendang Nangka, Masbagik, Lombok Timur. Metode : Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan desain case-control dengan data retrospektif. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 955 ibu hamil, sampel penelitian ini sebanyak 212 sampel yang di bagi menjadi dua yaitu sampel kasus dan sampel kontrol dengan perbandingan 1:1. Instrumen penelitian menggunakan data sekunder dan pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Hasil : Dari hasil penelitian didapatkan tidak terdapat berhubungan antara umur dengan kejadian KPD (P-Value 0.556) dan paritas (P-Value 0.160). Berdasarkan hasil penelitian ada beberapa faktor yang berhubungan dengan kejadian KPD didapatkan faktor riwayat KPD (P-Value 0,000) dan riwayat anemia (P-Value 0,000) yang memiliki korelasi yang bermakna. Kesimpulan : Pada penelitian ini ada dua variabel yang tidak berhubungan yaitu usia dan paritas dan ada dua variabel yang berhubungan yaitu Riwayat KPD dan Riwayat Anemia dengan KPD. Penelitian ini menekankan pentingnya deteksi dini dan edukasi kepada ibu hamil melalui pemeriksaan kehamilan rutin serta pencegahan faktor risiko, termasuk pengelolaan anemia dan pemberian informasi kesehatan reproduksi. Studi ini diharapkan dapat menjadi dasar intervensi untuk mengurangi angka kejadian KPD dan komplikasinya di wilayah ini

    ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) MAKANAN RINGAN (STUDI KASUS PADA UKM SNACK LIANTY JAYA)

    No full text
    Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis strategi pemasaran yang digunakan UKM Lianty Jaya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif (eksploratif). penelitian ini mencakup membuat pertanyaan penelitian dan prosedur yang masih bersifat sementara, mengumpulkan data pada seting partisipan, analisis data secara induktif, membangun data yang parsial ke dalam tema, dan selanjutnya memberikan interpretasi terhadap makna data. Metode deskriptif eksploratif merupakan penelitian yang secara luas digali untuk pemecahan masalah tentang sebab-sebab atau hal-hal yang mempengaruhi terjadinya sesuatu berdasarkan kejadian di lapangan. Penelitian ini dilakukan di Lianty Jaya yang terletak di Desa Kekeri, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. UMKM ini bergerak di bidang kuliner yaitu produksi cemilan (snack). Bauran pemasaran (marketing mix) dalam upaya meningkatkan penjualan produknya yaitu produk cemilan yang bervariasi, harga yang diterapkan yaitu memberikan harga yang berbeda kepada pelanggannya sesuai jumlah pembelian yang dilakukan. Lokasi produksi yang dipilih merupakan bangunan tempat tinggal pemilik, untuk meminimalisir biaya sewa dan lain-lain. Strategi distribusi Lianty Jaya cukup sederhana, yaitu dengan menerima permintaan (pesanan) dari pengepul (tengkulak) lalu proses produksi dilakukan sesuai permintaan setelah permintaan terpenuhi pengiriman dilakukan menggunakan kendaraan truk lalu dipasarkan oleh tengkulak tersebut. Strategi Promosi yang dilakukan Lianty Jaya yaitu hanya mengandalkan pengepul (tengkulak) untuk proses memperkenalkan produk serta memasarkannya ke konsumen lainnya. Analsisis SWOT guna mendukung upayanya dalam memenuhi kebutuhan pelanggan serta meningkatkan penjualan produknya, seperti kekuatan yang dimiliki Lianty Jaya. Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, ketepatan waktu dalam pengerjaan produk, harga yang terjangkau dan berkualitas, serta produk yang banyak dan bervariasi. Kelemahan yang dimiliki Lianty Jaya antara lain : Pemasaran yang belum maksimal, bahan-bahan yang sewaktu-waktu berubah cenderung naik, dan keterbatasan distribusi. Peluang yang ditemukan Lianty Jaya. Adanya kebutuhan konsumen yang berubah dan pemasaran hingga keluar kota. Ancaman yang ditemukan Lianty Jaya antara yaitu banyaknya pesaing dalam bidang serupa dan daya beli masyarakat sekitar cukup rendah. Berdasarkan matriks SWOT, ada beberapa strategi alternatif yang dapat dilakukan oleh Lianty Jaya antara lain, strategi SO yaitu dengan melakukan penetrasi pasar dengan cara memperluas pasar. Strategi WO yaitu Memaksimalkan proses pemasaran. Strategi ST yaitu Melakukan kerjasama dengan wirausahawan lain. Strategi WT yaitu Memaksimalkan proses pendistribusian

    ANALISA POLA KEBISINGAN AKIBAT TRANSPORTASI DI RUAS JALAN SEKITAR RUMAH SAKIT UMUM PROVINSI NTB (Studi Kasus Ruas Jalan Prabu Rangkasari, Mataram)

    No full text
    Tranportasi merupakan suatu pergerakan perpindahan, baik orang maupun barang dari suatu tempat asal ke tempat asal tujuan. Kota Mataram merupakan Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan perkembangan kota yang semakin cukup pesat yang menjadiakan aktifitas tranportasi, pembagunan maupun perdagangan yang juga berkembang pesat, hal ini juga akan mempengaruhi performa tranportasi seperti terjadinya kecepatan lalu lintas dan tingkat polusi suara dari volume kendaraan yang semakin tinggi salah satunya terjadi peningkatan volume kendaraan terjadi di Jl. Prabu Rangkasari, Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kebisingan akibat tranportasi yang terjadi ruas Jl. Prabu Rangkasari. Metode yang digunakan adalah Analisi Regresi Linear Sederhana dengan cara menghubungkan volume kendaraan dan tingkat kebisingan yang terjadi di ruas Jl. Prabu Rangkasari, Mataram. Lama pengamatan selama 12 jam di mulai jam 06.00-18.00, 1 (satu) hari libur dan 2 (dua) hari kerja. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan selama tiga hari, disimpulkan bahwa puncak volume kendaraan terjadi pada jam 07.00 – 08.00 WITA. Dimana ditemukan hasil pengamatan sebagai berikut: Sabtu ,21 September 2024 dengan volume kendaraan yang melintas sebesar 5474 Kend/jam, dengan rata-rata tingkat kebisingan sebesar 81.4 (dB). Senin ,23 September 2024 dengan volume kendaraan yang melintas sebesar 5353 Kend/jam, dengan rata-rata tingkat kebisingan sebesar 79.1 (dB). Selasa, 24 September 2024 dengan volume kendaraan yang melintas sebesar 5353 Kend/jam, dengan rata-rata tingkat kebisingan sebesar 81,1 (dB). Berdasarkan rata-rata keseluruhan data tingkat kebisingan tersebut dapat dinyatakan bahwa tingkat kebisingan yang terjadi di Jalan Prabu Rangkasari telah melebihi baku mutu yang telah ditetapkan oleh Kep. MENLH RI No.48 Tahun 1996 yaitu sebesar 55 (dB) untuk Kawasan Rumah Sakit atau fasilitas kesehatan dan sejenisnya

    STUDI INFILTRASI PADA HUTAN ALAM DAN AREA PERTANAMAN JAGUNG DI MADAPRAMA

    No full text
    Infiltrasi adalah proses aliran air (umumnya berasal dari curah hujan) masuk ke dalam tanah. Laju maksimal masuknya air masuk ke dalam tanah dinamakan kapasitas infiltrasi. Infiltrasi tidak terjadi ketika air hujan melebihi kemampuan tanah dalam menyerap air. Sebaliknya, apabila intensitas hujan lebih kecil dari kapasitas infiltrasi, maka laju infiltrasi yang terjadi akan semakin besar. Laju infiltrasi umumnya dinyatakan dalam satuan yang sama dengan satuan intensitas curah hujan, yaitu millimeter perjam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan kecepatan laju infiltrasi antara hutan alam dan lahan pertanaman jagung di desa Madaprama, kecamatan Woja, kabupaten Dompu, provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode survei, melakukan pengujian di lapangan serta pengujian di Laboratorium Fakulatas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram. Hasil penelitian menunjukkan laju infiltrasi di hutan 4,59 (cm/jam) berklasifikasi sedang, dan di lahan jagung 3,25 (cm/jam) berklasifikasi sedang. Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis yang dilakukan dapat di simpulkan bahwa laju infiltrasi pada hutan alam desa Madaprama yaitu 4,59 (cm/jam) klasifikasi agak cepat. Laju infiltrasi pada lahan pertanaman jagung yaitu 3,25 (cm/jam) klasifikasi sedang

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Inkuiri untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar yang valid, praktis dan efektif. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode penelitian pengembangan Borg And Gall atau yang disebut dengan Research and Develovment (R&D) yang terdiri dai 10 tahapan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis inkuiri untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa berhasil dikembangkan dengan rata-rata validasi ahli materi dengan presentase 87,33% dengan kategori “sangat valid” sedangkan nilai yang diperoleh dari validasi ahli LKPD dengan presentase 94% kategori “sangat valid”. Sedangkan uji coba terbatas respond siswa memperoleh nilai dengan skor rata-rata 92% “sangat praktis” kemudian untuk uji coba lapangan untuk skor N-gain skor pretest dan postest sebesar 0,85% dengan kategori “tinggi” dan nilai keterlaksanaan pembelajaran 94,61% “sangat terlaksana”. Jadi dapat disimpulkan berdasarkan data yang diperoleh kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 35 Ampenan pada pembelajaran IPAS efektif

    TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN NOMOR 177/PID.SUS/2017/PN.DPU TENTANG TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN ANAK DI BAWAH UMUR (STUDI KASUS PENGADILAN NEGERI DOMPU)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan ini untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui pertanggung jawaban pidana terhadap kasus Persetubuhan anak Berdasarkan Tinjuan Yuridis Putusan Nomor 177/Pid.Sus/2017/Pn.Dpu Tentang Tindak Pidana Persetubuhan Anak Di Bawah Umur. (2) Untuk menganalisis Faktor yang menjadi pertimbangan hakim dalam mengadili tindak pidana Persetubuhan anak berdasarkan Tinjuan Yuridis Putusan Nomor 177/Pid.Sus/2017/Pn.Dpu Tentang Tindak Pidana Persetubuhan Anak Di Bawah Umur. Metode pendekatan yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach), Pendekatan Pendekatan kasus (case approach), Teknik dan alat pengumpulan bahan hukum digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, kepustakaan, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) penerapan ketentuan pidana yang dilakukan oleh hakim dalam penjatuhan sanksi terhadap tindak pidana persetubuhan dalam Putusan Nomor 177/Pid.Sus/2017/Pn.Dpu adalah berdasarkan hasil peneliti, menganggap sudah sesuai dengan ketentuan PerundangUndangan yang berlaku, Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perlindungan Anak. Serta selama pemeriksaan di persidangan tidak ditemukan alasan-alasan penghapusan pertanggungjawaban pidana baik alasan pembenar maupun alasan pemaaf, sehingga terdakwa dinyatakan mampu bertanggungjawab dan harus mendapat sanksi yang setimpal atas perbuatnnya. (2) Berdasarkan penetapan ketentuan hukum oleh hakim, maka hakim dalam putusannya menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah meyakinkan telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak. Pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan berdasarkan dalam dakwaan Penuntut Umum dan apa yang terbukti di persidangan ditambah dengan keyakinan hakim serta didasarkan pada alasan-alasan yang memberatkan terdakwa

    PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARIAH (STUDI DI PENGADILAN AGAMA MATARAM)

    No full text
    Penelitian ini mengkaji prosedur penyelesaian sengketa ekonomi syariah, khususnya dalam kasus perbankan syariah, dengan fokus pada proses penyelesaian di Pengadilan Agama. Kerjasama dalam perbankan syariah seringkali menimbulkan sengketa akibat ketidakjelasan pembagian keuntungan, wanprestasi, atau pelanggaran prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif empiris, yang menggabungkan analisis hukum normatif dengan pendekatan empiris. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis prosedur penyelesaian sengketa Ekonomi Syariah di Pengadilan Agama Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Agama memiliki peran sentral dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah, dengan prosedur yang mengacu pada Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) sebagai dasar hukum materil dan Perma no 14 tahun 2016 sebagai dasar hukum utama serta peraturan perundang-undangan terkait. Namun, ditemukan beberapa kendala, seperti lamanya proses persidangan, dan kurangnya kesadaran para pihak tentang hak dan kewajiban dalam akad syariah, serta banyaknya masyarakat umum yang belum tahu hal-hal apa saja yang perlu mereka persiapkan sebelum melakukan gugatan ke pengadilan agama. Penelitian ini merekomendasikan kepada Pengadilan Agama untuk menggunakan KHES sebagai dasar hukum utama karna ini terkait hal-hal syariah, sosialisasi kepada masyarakat tentang mekanisme penyelesaian sengketa, serta harmonisasi regulasi untuk memperkuat kepastian hukum dan keadilan dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah

    KONTROL FERMENTASI KANDUNGAN BIOGAS MENGGUNAKAN NEXTION 3,2 HMI

    No full text
    Biogas merupakan campuran gas yang dihasilkan dari penguraian limbah organik dengan bantuan bakteri melalui proses fermentasi anaerob (kedap udara). Biogas dengan kadar metana tinggi dihasilkan dengan menghilangkan gas CO2, H2O, dan H2S. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengontrol kandungan biogas portebel menggunakan nextion 3,2 HMI. (Mikrokontroler adalah suatu chip berupa IC (Integrated Circuit) yang dapat menerima sinyal input, mengolahnya dan memberikan sinyal output sesuai dengan program yang diisikan ke dalamnya). Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode eksperimental. penelitian ini mengukur 4 parameter yaitu suhu, tekanan, kandungan karbondioksida (CO2) dan kandungan gas metana (CH4). Suhu yang terbentuk selama proses biogas selama 12 hari dengan rentang suhu sebesar 28-300C. takanan dalam digester mulai terbentuk pada hari ke-3 dengan tekanan sebesar 0,89 kPa dan tekanan terbesar terbaca pada hari ke-6 sampai hari ke-9 dengan tekanan sebesar 2,41 kPa. Karbon dioksida pertama kali mulai terbentuk pada hari ke-2 dengan nilai sebesar 25,41 PPM dan semakin lama semakin meningkat. Hasil pemantauan terbesar yang dihasilkan adalah 631 PPM pada hari ke-6 dan menurun lagi pada nilai 322 pada hari ke 7. metana pertama kali mulai terbentuk pada hari ke-2 dengan nilai sebesar 12,7 mol dan semakin lama semakin meningkat dengan nilai terbesar yang dihasilkan adalah 5855 mol dan nilai tersebut stabil sampai akhir penelitian

    5,285

    full texts

    5,707

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ummat Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇