Ummat Repository
Not a member yet
5707 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI INOVASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI PROGRAM “KANTONGI DOKUMEN KEPENDUDUKAN BARU SEJAK HARI PENGANTIN” DALAM PENERBITAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasi inovasi program kadoku sehat di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil di Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif adalah jenis penelitian yang berusaha menggali informasi secara mendalam, serta terbuka terhadap segala tanggapan dan bukan hanya jawaban ya atau tidak. Lokasi penelitian ini akan dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa Barat.
Berdasarkan hasil penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Implementasi inovasi pelayanan publik melalui program “Kantongi Dokumen Kependudukan Baru Sejak Hari Pengantin” di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa Barat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan administrasi kependudukan. Program ini berhasil mempermudah pasangan pengantin dalam memperoleh dokumen kependudukan baru, seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), tepat pada hari pernikahan mereka. Inovasi ini tidak hanya mempercepat proses administrasi tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib administrasi kependudukan sejak dini. Kolaborasi yang kuat antara Disdukcapil, Kantor Urusan Agama (KUA), dan pemangku kepentingan terkait menjadi kunci keberhasilan program ini. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi dan layanan berbasis digital turut mendukung peningkatan kualitas layanan publik yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel. Secara keseluruhan, program ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan kepuasan layanan publik, serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan tata kelola administrasi kependudukan yang lebih baik di Kabupaten Sumbawa Barat. Persepsi masyarakat terkait Pelaksanaan Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Melalui Kadoku Sehati di Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten sumbawa Barat bahwa Kadoku Sehati banyak sekali kemudahan yang dalam berurusan, dan juga lebih cepat, selain itu masyarakat lebih memahami aturan-aturan dalam administrasi kependudukan yang harus dimiliki
PERAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN (BPSK) KOTA MATARAM DALAM PENGAWASAN PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaturan pencantuman klausula baku berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, mengevaluasi proses pengawasan yang dilakukan oleh BPSK Kota Mataram, serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan pengawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum normatif-empiris, dengan pendekatan perundang-undangan dan sosiologis. Teknik pengumpulan data meliputi studi kepustakaan, observasi, wawancara dengan anggota BPSK, serta dokumentasi terkait peraturan dan praktik pengawasan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan pencantuman klausula baku oleh BPSK Kota Mataram menghadapi berbagai hambatan, baik internal maupun eksternal. Hambatan internal meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki keahlian hukum dan minimnya dukungan anggaran. Sementara itu, hambatan eksternal muncul dari sikap pelaku usaha yang kurang peduli terhadap hak-hak konsumen dan cenderung mengabaikan wewenang BPSK. Kesadaran hukum di kalangan pelaku usaha juga masih rendah, sehingga pengawasan belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas BPSK serta koordinasi lebih lanjut dengan lembaga terkait untuk memperkuat perlindungan konsumen
PENGARUH PERUBAHAN KECEPATAN PADA TIKUNGAN TERHADAP JARAK PANDANG PENGEMUDI DIRUAS JALAN BYPASS BIL MANDALIKA KM 0+400-0+600
Jalan merupakan salah satu jenis prasarana transportasi darat yang meliputi seluruh bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan pelengkapnya. Jalan juga dapat mempermudah pergerakan orang dan barang. Untuk itu perlu didukung oleh kondisi jalan yang baik dan layak. Perencanaan geometrik jalan yang baik dapat memicu pertumbuhan suatu wilayah, adupun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh perubahan tingkat kelayakan kecepatan kendaraan dan jarak pandang pada tikungan di ruas jalan di kabupaten Lombok Tengah, kecamatan Pujut di jalan Bypass BIL Mandalika Km 0+400-0+600, sekaligus memberikan solusi, apabila tingkat kelayakan tersebut tidak sesuai dengan kriteria yang ditentukan.
Metode penelitian yang digunakan adalah melakukan survei geometrik jalan dan survey kecepatan kendaraan pada lokasi tikungan baypass BIL Mandalika Km 0+400-0+600. Pengukuran geometrik jalan menggunakan alat theodolite, sedangkan pengukuran kecepatan kendaraan dengan menggunakan alat pencatat kecepatan dan analisis data dilakukan untuk menentukan kecepatan rata-rata serta kepatuhan terhadap standar geometrik tikungan yang ditetapkan oleh Bina Marga 1997.
Hasil penelitian di tikungan jalan Baypass BIL Mandalika Km 0+400-0+600 adalah kelas jalan Arteri dan medan perbukitan, dimana tipe tikungan di lokasi penelitian Spiral-Circle-Spiral (S-C-S). Jalan baypass BIL Mandalika memiliki kecepatan rata-rata kendaraan dalam tikungan adalah 32,76 km/jam, yang diambil dalam 3 segem jalan yaitu 25 m awal tikungan, 25 m tengah tikungan dan, 25 m akhir tikungan. Dengan hasil survey menunjukkan bahwa pola kecepatan pengemudi menurun setelah memasuki tikungan dan kelayakan jarak pandang berdasarkan kecepatan pengemudi, maka pengaruh perubahan kecepatan terhadap jarak pandang di tikungan jalan Baypass BIL Mandalik km 0+400-0+600 memenuhi standar kelayakan yang berlaku
PENDAFTARAN TANAH MELALUI PROGRAM PRONA BERDASARKAN PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTANAHAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2015 (Studi Di Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa
PRONA adalah program sertifikasi tanah massal yang bertujuan memberikan kepastian hukum bagi pemilik tanah, terutama masyarakat ekonomi lemah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum dan pelaksanaan pendaftaran tanah melalui Program Operasi Nasional Agraria (PRONA) berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nomor 4 Tahun 2015, dengan studi kasus di Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode normatif-empiris, penelitian normatif mengkaji studi dokumen seperti undang-undang, putusan pengadilan, teori hukum, dan pendapat para ahli, sedangkan penelitian empiris meneliti gejala, peristiwa, dan fenomena yang terjadi di masyarakat atau lembaga, berdasarkan data lapangan. dengan pendekatan perundang-undangan, sosiologis, dan konseptual. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Peraturan hukum yang digunakan mencakup Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960 dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PRONA di Desa Nijang telah memberikan kepastian hukum, di mana Kantor Pertanahan Kabupaten Sumbawa tidak memungut biaya resmi, namun perangkat desa menetapkan biaya administrasi yang disepakati bersama oleh peserta. Temuan lain mengungkapkan bahwa masyarakat menghadapi kesulitan dalam melengkapi persyaratan administrasi, sehingga memperlambat proses sertifikasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun PRONA telah berjalan sesuai peraturan dan memberikan kepastian hukum, terdapat kendala dalam pelaksanaannya, seperti pungutan biaya tambahan di tingkat desa yang disepakati secara musyawarah dan kurangnya pemahaman masyarakat terkait prosedur administrasi
ANALISIS GEOMETRI PELEDAKAN MENGGUNAKAN METODE R.L. ASH DAN C.J. KONYA UNTUK MEMENUHI TARGET FRAGMENTASI DI PIT TAPAGALE PT. J RESOURCES BOLAANG MONGONDOW
PT. J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan emas yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Bentuk perijinan dari PT. J Resources Bolaang Mongondow itu sendiri yaitu, kontrak karya dengan jangkauan wilayah sebesar 38.150 Ha. Metode Penambangan yang digunakan PT. J Resources Bolaang Mongondow adalah metode penambangan terbuka (Open Pit) untuk proses pengolahannya menggunakan heap leaching. Batuan yang terdapat pada PT. J Resources Bolaang Mongondow merupakan batuan yang dikelompokan memiliki kekerasan yang tinggi dan tidak efektif untuk dilakukan proses penggalian (Digging) secara langsung sehingga PT. J Resources Bolaang Mongondow menerapkan metode pemboran (Drilling) dan peledakan (Blasting) akan tetapi permasalahan yang terjadi adalah ukuran fragmentasi hasil peledakan di Pit Tapagale tidak sesuai target fragmentasi awal yaitu P80 berukuran 10 cm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui geometri peledakan aktual, hasil fragmentasi aktual, geometri rekomendasi dan hasil fragmentasi hasil pengolahan rekomendasi. Pengolahan data peledakan rekomendasi menggunakan metode R.L. Ash dan C.J. Konya untuk geometri, untuk fragmentasi menggunakan metode Kuz-Ram. Dari hasil pengolahan data aktual didapatkan hasil ukuran fragmentasi P80 dengan ukuran 10 cm sebesar 66,54%, hal tersebut masih jauh dari target fragmentasi perusahaan yaitu P80 dengan ukuran 10 cm, sedangkan hasil analisis dari geometri rekomendasi didapatkan hasil fragmentasi ukuran 10 cm sebesar 81,740% dan telah sesuai dengan target awal perusahaan P80 ukuran 10 cm. Oleh karena itu geometri peledakan menggunakan rekomendasi metode C.J. Konya untuk peledakan di Pit Tapagale PT. J Resources Bolaang Mongondow
PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (STUDI KASUS DI POLRES KOTA MATARAM)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Penegakan hukum tindak pidana perdagangan orang di polresta mataram dan juga apa hambatan pihak kepolisian dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana perdagangan orang di polresta mataram. Metode penelitian ini adalah normatif empiris yang dimana merupakan suatu metode penelitian yang dalam hal ini menggabungkan unsur-unsur hukum yang akan kemudian didukung dengan penambahan data. Metode yang digunakan juga merujuk kepada metode pendekatan Perundang-Undang (Statute Approach), dan pendekatan kasus (Case Approach). Hasil penelitian ini adalah 1. penegakan hukum yang di lakukan oleh polresta mataram dalam pelaku perdagangan orang adalah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 2. . Adapun hambatan-hambatan dihadapi Polres Lombok Timur yaitu: a). Kurangnya anggaran, b). Kurangnya jumlah anggota personil c). Kurangnya teknologi informasi
ANALYSIS OF RESPONSE TOWARD THE IMPLEMENTATION OF ROLE-PLAY TECHNIQUES IN TEACHING SPEAKING AT SMPN 1 PUJUT
Penelitian ini menyelidiki efektivitas teknik role-play dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di SMPN 1 Pujut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggapan siswa terhadap penggunaan teknik role-play dalam pengajaran keterampilan berbicara. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara, dan kuesioner yang diberikan kepada 25 siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa role-play secara signifikan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara dengan menciptakan lingkungan yang mendukung, di mana peserta didik dapat berlatih bahasa Inggris tanpa takut dinilai. Siswa juga melaporkan adanya peningkatan kelancaran berbicara, karena mereka dapat terlibat dalam skenario komunikasi spontan yang mencerminkan percakapan sehari-hari. Selain itu, kolaborasi antar siswa selama kegiatan role-play meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan umpan balik, berbagi ide, dan memperbaiki kesalahan, yang semakin memperkuat pendekatan interaktif dan berpusat pada siswa. Hasil ini menegaskan nilai penting role-play sebagai metode
pengajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara
ANALISIS HUKUM MENGENAI PELAKSANAAN PEGADAIAN SYARIAH DI INDONESIA
Penerapan Hukum Islam, khususnya hukum ekonomi syariah, di Indonesia menjadi hal yang penting, mengingat Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman agama dan umat Islam merupakan kelompok mayoritas. bisnis syariah (mu’amalah) terus mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan dan perubahan jaman, ketentuan ini sudah dijabarkan dalamAl-Qur’an yang merupakan pedoman utama dalam hukum Islam, di mana Al-Qur’an menganut asas global (kulliyyah),Perkembangan terhadap minat masyarakat pada lembaga Pegadaian Syariah di kota-kota dan daerah seIndonesia semakin pesat dan sangat potensial jasa pegadaian ini sangat diminati oleh masyarakat pada saat membutuhkan bantuan keuangan secara cepat dan berprinsip syariah, berdasarkan pemikiran yang telah diuraikan di atas maka dapat dikemukakan permasalahan sebagai berikut apakah dasar Hukum pelaksanaan syariah di Indonesia dan Bentuk Pelaksanaan Sistem Pegadaian Syariah Di Indonesia
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui dan menganalisi dasar Hukum pelaksanaan syariah di Indonesia dan Bentuk Pelaksanaan Sistem Pegadaian Syariah Di Indonesia. Adapun manfaat penelitian ini baik secara akademis, dan praktis sebagai bahan informasi bagi kampus Fakultas Hukum Muhammadiyah Mataram dan mahasiswa serta pihak-pihak lain yang ingin mempelajari tentang penelitian ini lebihlanjut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian hukum normatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder yang kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif membahas masalah secara umum dengan cara penggambaran di dalam suatu pengertian tentang bahan-bahan yang diperoleh dari kepustakaan.
Hasil penelitian ini yaitu, dasar hokum pelaksanaan pegadaia syariah mengacu pada Al Quran, Hadis, Ijma Fatwa MUI dan pelaksanan bentuk sistim pegadaian syariah telah sesuai dengan ketentuan hukum Islam serta selaras dengan Fatwa MUI dan peraturan perundang-undangan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIRED STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK CERITA SISWA KELAS V SDN 16 MATARAM
Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengatasi rendahnya tingkat kemampuan siswa terhadap keterampilan menyimak yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Paired Storytelling. Model pembelajaran kooperatif tipe Paired Storytelling diharapkan dapat menjadi inovasi baru yang lebih efektif di bandingkan dengan metode pembelajaran melalui penugasan dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Paired Storytelling untuk meningkatkan kemampuan menyimak cerita siswa kelas V SDN 16 Mataram. Jenis penelitian ini mengunakan penelitian quasi eksperimental designe dengan jumlah sampel 30 siswa kelas V di SDN 16 Mataram. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan non test dan tes untuk mengetahui hasil belajar dan dokumentasi dengan teknik analisis data yaitu uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesa. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil perhitungan pengujian hipotesis dengan bantuan program SPSS 20.00 for windows dengan menggunakan teknik uji Independent Sample T-Test pada taraf signifikansi 5%, diperoleh nilai t_hitung≥ t_tabel (3.499≥ 2,024), dan nilai sig ≤ 0,05 (0.001≤ 0,05). Maka Ho ditolak dan Ha terima. Hal ini menunjukkan, bahwa hipotesa (Ha) yang berbunyi bahwa ada pengaruh model pembelajaran paired storytelling untuk meningkatkan kemampuan menyimak cerita siswa kelas V SDN 16 Mataram, dinyatakan diterima
KINERJA APARATUR PEMERINTAH DESADALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PEMBUATAN AKTA KELAHIRAN
Akta kelahiran merupakan suatu dokumen status keperdataan yang dihasilkan dari pencatatanperistiwa kelahiran seorang anak