E-Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
6430 research outputs found
Sort by
PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA PADA PERANCANGAN STADION AKUATIK DELI SPORT CITY
North Sumatra Province is set to host the 21st National Sports Week again, one of the sports buildings to be built is the Stadium for Aquatic Sports. This design approach is Metaphor architecture. This is to give the identity of the building. Planning principles by taking the formation of swimmers and water. The purpose of this study is to assess the success of the Aquatic Stadium building design with the application of international standards using the Metaphor Architecture Concept. The design focuses on the theme that has been determined and is included in the arrangement of aquatic sports arenas and other supporting facilities. The concept in this design is through the process of finding ideas about architectural data on the Aquatic Stadium from various sources of information. The research method is carried out by analysing and conceptualising the availability of data, and conducting a validation test of the design results with the metaphorical indicators used in planning. The result of this research is that it has followed the standards and the indicators given are in accordance with the design. The results of the research can be used as a building identity for the Deli Sport Centre area. Later this suitability, can be used as an output as a planning that provides regional identity
PERANCANGAN NAKAS MULTIFUNGSI HIDDEN DRAWER DENGAN MIX MATERIAL
In the development of minimalist and modern interior design, space limitations are a major problem, especially in creating a multifunctional bedroom design. The bedroom is not only used as a place to rest, but is used as a place for storage, work, and other activities, so it requires several functional and efficient design solutions. One of the products developed is a multifunctional nightstand that has been equipped with more storage, hidden drawers, and a table top that can be directed to the bed. This product is designed using a combination of teak wood, plywood, and veneer with natural finishing, giving a natural and aesthetic impression. Research on this product uses quantitative method research through filling out questionnaires to respondents. The process of designing this product follows by using the design thinking method which involves five stages, namely the empathize, define, ideate, prototype, and test stages. The final result is a prototype of a multifunctional nightstand that has been equipped with woven rattan to add an aesthetic impression. The data shows that this product obtained score of 91.05%, which shows that this product is very attractive and meets the needs as a creative solution to the problem of limited space
EVALUASI LOKASI “BLACKSPOT” DAN TINGKAT RESIKO TERJADINYA KECELAKAAN PADA JALAN ARTERI JL. DAAN MOGOT JAKARTA BARAT
Jalan daan mogot jakarta (KM 1 sampai KM 11) merupakan ruas jalan dengan angka kecelakaan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisa karakteristik Blackspot serta memperhitungkan nilai Resiko terjadinya kecelakaan kemudian mencari korelasi antara nilai resiko dengan nilai EAN. Penelitian dimulai dengan menganalisa data sekunder untuk menentukan lokasi Blackspot, kemudian data primer yang didapat dari hasil pengukuran secara langsung terhadap desain-desain jalan dan fasilitas pelengkap jalan untuk kemudian di cari nilai penyimpangan terhadap standar keselamatan yang akan menghasilkan nilai “peluang” terjadinya kecelakaan, nilai “dampak” dan nilai “resiko” terjadinya kecelakaan di setiap zona yang telah di tentukan. Berdasarkan pengolahan data sekunder yang di dapat dari korlantas polri terdapat 10 zona Blackspot pada jalan daan mogot. karakteristik kecelakaan pada sepanjang jalan daan mogot di dominasi oleh kelalaian pengendara, teserempet saat ingin mendahului, pindah lajur, kecepatan pengendara, menabrak pejalan kaki dan kecelakaan saat berbelok/memutar arah. Tingginya nilai resiko di pengaruhi sebagian besar oleh kurang nya rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan jalan dan fasilitas jembatan penyebrangan orang. Pada studi kasus jl. Daan mogot nilai resiko tertinggi berada di zona 5 yaitu 108.375 untuk arah jakarta-Tangerang dan 102,125 untuk arah Tangerang-Jakarta. Hasil pengujian hubungan antara nilai EAN dan nilai resiko mendapatkan nilai 0,82 yang berarti terdapat hubungan yang sangat kuat antara EAN dan Resiko terjadinya kecelakaan pada studi kasus jalan daan mogot pada lokasi Blackspot
TINJAUAN TERHADAP KAPASITAS PENGALIRAN SUNGAI DAMA STA 0+000 – STA 2+625 DI KOTA SAMARINDA
Kepadatan penduduk dan kecilnya penampang sungai menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di Sungai Dama. Maka tujuan dari tugas akhir ini ialah meninjau kembali dimensi Sungai Dama terhadap debit banjir rencana kala ulang 10 tahun. Perhitungan debit banjir rencana dan debit eksisting sungai dilakukan dalam beberapa segmen aliran. Debit banjir rencana dihitung dengan metode HSS Nakayasu. Debit banjir Q10 pada STA 0+000 – STA 0+650 adalah7,814 m³/detik dengan debit eksisting 12,0067 m³/detik; Q10 pada STA 0+650 - 1+350 adalah 14,518 m3/detik dan debit eksisting 7,417 m3/detik; Q10 pada STA 1+350 - 2+275 adalah 22,944 m3/detik dan debit eksisting 13,0672 m3/detik; Q10 pada STA 2+275 - 2+625 adalah 25,263 m3/detik dan debit eksistingnya 25,4304 m3/detik. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa perlu dilakukan perubahan penampang sungai. Dimensi kanal yang direncanakan berbentuk persegi dengan ukuran sebagai berikut: STA 0+000 – STA 0+650 memiliki lebar 3,228 m dan tinggi 2,364 m, pada STA 0+650 – STA 1+350 memiliki lebar 4,4 m dan tinggi 3,05 m, pada STA 1+350 – STA 2+275 memiliki lebar 5,531 m dan tinggi 3,766 m, dan pada STA 2+275 – STA 2+625 memiliki lebar 5,804 m dan tinggi 3,902 m.
 
PENGARUH PENGGUNAAN PLASTIK PET (POLYETHYLENE TEREPHTHALATE) PADA CAMPURAN ASPAL AC-WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL
Campuran aspal beton adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran antara batuan (agregat kasar dan agregat halus) dengan bahan ikat aspal. Campuran ini memiliki kelemahan yaitu terhadap cuaca di Indonesia yang rentan terjadi kerusakan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukanuntuk bahan tambah yang dapat meningkatkan kekuatan dan membantu perbaikan konstruksi jalan aspal. Bahan tambah yang digunakan adalah sampah botol plastik PET (Polyethylene Terephthalate) dan material yang digunakan aspal pen 60/70 dan jenis filler semen dan abu batu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai karakteristik Marshall pada campuran aspal Laston AC-WC dengan penambahan PET dengan kadar 1%, 1.5%, 2%, 2.5%, dan 3% dengan metode cara kering (dry process) dan dihitung dari berat aspal pada kadar aspal optimum (KAO). Hasil penelitian menunjukkan dengan cara kering karakteristik Marshall bahwa nilai stabilitas, VIM, VFB dan MQ dengan penambahan kadar 1% sampai 3% telat memenuhi syarat Spesifikasi Umum Jalan dan Jembatan 2018 Divisi 6 Tentang Perkerasan Aspal sedangkan nilai flow dan VIM tidak memenuhi syarat yang ditetapkan. Penambahan PET dengan kadar 2% merupakan kadar yang dapat digunakan dalam campuran beraspal, karena telah memenuhi syarat tertentu
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH PADA BUSINESS PARK DI JALAN TEUKU UMAR SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR
Perencanaan dinding penahan tanah pada Business Park memilik lereng yang terindikasi akan terjadi longsor , dari perhitungan kestabilan lereng didapat nilai 0,680 < 1 maka tidak aman. Berdasarkan ketinggian lereng mencapai 9 meter, maka direncanakan dinding penahan tanah kantilever dengan 2 trap , dengan trap 1 memiliki tinggi 6 meter dan lebar 3 meter sedangkan trap 2 memiliki tinggi 5 meter dan lebar 2,75 meter. Pertama kontrol stabilitas terhadap geser dan guling, apabila salah satu tidak memenuhi maka harus mendimensi ulang dinding penahan tanah. Nilai kontrol stabilitas trap 1 terhadap geser sebesar 2,078 dan guling sebesar 2,382 sedangkan trap 2 terhadap geser sebesar 2,002 dan guling sebesar 2,414. Kedua kontrol stabilitas terhadap daya dukung dan kelongsoran, apabila salah satu tidak memenuhi maka harus merencanakan pondasi dalam. Nilai kontrol stabilitas trap 1 terhadap daya dukung sebesar 1,905 dan kelongsoran sebesar 2,254 karena nilai daya dukung tidak memenuhi maka direncanakan pondasi dalam dengan kapasitas 27,78 ton sedangkan trap 2 terhadap daya dukung sebesar 1,518 dan kelongsoran sebesar 2,912 karena nilai daya dukung tidak memenuhi maka direncanakan pondasi dalam dengan kapasitas 31,25 ton. Terakhir masing-masing trap direncanakan penulangan secara detail
PENGARUH PENGGUNAAN PLASTIK HIGH DENSITY POLYETHYLENE PADA LAPIS ASPAL BETON AC-WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL
Salah satu cara untuk menaikkan mutu campuran beraspal adalah menambahkan plastik yang dalam istilah kimianya disebut polimer. Plastik yang digunakan dalam penelitian ini adalah plastik High Density Polyethylene. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik Marshall, ketika campuran aspal ditambahkan dengan plastik. Ada dua cara untuk mensubstitusikan plastik ke dalam aspal, yaitu cara kering di mana plastik ditambahkan ke dalam agregat panas dan cara basah di mana plastik ditambahkan ke dalam aspal panas. Kadar persen subtitusi plastik yaitu sebesar 1%, 3%, 5% dan 7% dihitung dari berat aspal pada kadar aspal optimum. Hasil Penelitian menunjukan substitusi cara kering karakteristik AC-WC yang ditinjau dengan standar Dirjen Bina Marga 2010 (Revisi III) hasil nilai stabilitas, VIM, VMA dan Marshall Quoetient telah memenuhi standar kecuali untuk nilai kelelehan tidak memenuhi standar yang ditetapkan, sedangkan substitusi cara basah untuk hasil nilai stabilitas, VMA dan Marshall Quoetient telah memenuhi standar kecuali untuk nilai kelelehan dan VIM tidak memenuhi standar yang ditetapkan
PERHITUNGAN KEBUTUHAN DAN PENJADWALAN TENAGA KERJA PADA PEMBANGUNAN RUANG KELAS 3 RSUD DR.H. SOEMARNO SOSROATMOJO TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA
Keberhasilan pelaksanaan proyek tergantung ketersediaan tenaga kerja dan penyebaran jumlah terhadap waktu pelaksanaannya, tujuan pada perhitungan ini untuk menentukan tenaga kerja dan penjadwalan harian tenaga kerja pada pembangunan Pembangunan Ruang Kelas 3 RSUD Dr.H Soemarno Sosroatmojo, berpedoman pada Analisa tenaga kerja yang dikeluarkan oleh badan standarisasi Nasional Indonesia (SNI 2008). Hasil perhitungan kebutuhan tenaga kerja didapatkan total jumlah tenaga kerja sebanyak 8635 orang, dengan kriteria tenaga kerja pekerja, tukang kayu, tukang batu, tukang besi, mandor, operator alat berat dan pembantu operator. Penjadwalan tenaga kerja dilakukan agar tidak terjadi penumpukan yang membuat pekerjaan tidak efisien, tenaga kerja tertinggi sebanyak 68 orang yang digunakan terdapat pada hari ke 194 dan sebanyak 1 orang pada hari pertama pekerjaan dari rencana pengerjaan selama 300 hari kerja
Perhitungan Struktur Dengan Menggunakan SAP 2000 Pada Proyek Pembangunan Klinik Building Medan
Setiap bangunan kontruksi gedung harus memiliki komponen struktur yang kuat untuk menahan beban yang diterimanya. Komponen struktur terdiri dari struktur atas berupa atap, plat, tangga, kolom dan balok sedangkan struktur bawah berupa pondasi. Dalam Pembangunan Gedung terdapat Analisis Struktur yang dijadikan sebagai cara atau sistem untuk mendapatkan hasil perhitungan struktur agar mencapai Pembangunan sesuai perencanaan. Salah satu program analisis yang dapat digunakan untuk memperoleh hasil perhitungan struktur yaitu dengan menggunakan program sofware SAP 2000 v.14, sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya aksial, gaya geser dan momen menggunakan Program sofware SAP 2000 v.14 dan perhitungan struktur balok, kolom dan pelat berdasarkan SNI – 2847: 2019. Berdasarkan hasil dari perhitungan struktur dengan metode SNI– 2847:2019 diperoleh desain tulangan untuk balok B2 dengan A’s = 4D16 mm2 dan As= 2D16 mm2, pada kolom K4 diperoleh desain tulangan 18D − 19 yang memiliki As sebesar = 4900 mm2 dan pada struktur pelat diperoleh desain penulangan pelat lantai arah – x D8 – 300 mm untuk arah – y D8 – 200 mm. Untuk analisis dengan sofware SAP 2000 dan perhitungan yang mengacu pada SNI – 2847:2019 terdapat sedikit perbedaan untuk desain penulangan kolom K4 dengan desain penulangan yang ada
Evaluasi Kebutuhan Air Bersih Untuk Masyarakat di Kecamatan Binjai Timur
Dengan bertambahnya jumlah penduduk dan bertambahnya jumlah kawasan industri setiap tahunnya, kebutuhan akan air minum otomatis terus meningkat. Pada Kabupaten Binjai Timur, Provinsi Sumatera Utara keberadaan penyedia layanan air minum masih belum memenuhi syarat. Hal ini terjadi karena masih banyak warga yang memanfaatkan sumber air bawah tanah (sumur gali) sebagai salah satu sumber utama air minum. Melihat permasalahan tersebut, penulis ingin melakukan evaluasi kebutuhan air minum di Kabupaten Binjai Timur pada tahun 2027 dan cakupan pelayanan air minum di Kabupaten Binjai Timur pada tahun 2027. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, kebutuhan air bersih berdasarkan jumlah penduduk Kabupaten Binjai Timur pada tahun 2027 adalah sebesar 109.612 liter/detik, sedangkan kebutuhan air bersih berdasarkan jumlah pelanggan di Kabupaten Binjai Timur pada tahun 2027. Tahun 2027 adalah 18,018 liter/detik. Sedangkan cakupan pelayanan Perusahaan M pada tahun 2027 sebesar 17,946% dengan penjelasan sebanyak 66.227 jiwa, dari total penduduk Kecamatan Binjai Timur jumlah masyarakat yang menggunakan jasa Perusahaan M untuk keperluan sehari-hari hanya sebanyak 11.326 orang. Sisanya sebanyak 54.342 jiwa masih menggunakan cara mandiri untuk mendapatkan air bersih