E-Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
    6430 research outputs found

    PENGARUH PENAMBAHAN UNSATURATED POLYESTER RESIN TERHADAP MUTU BETON K-350

    No full text
    Beton merupakan material konstruksi yang umum digunakan di Indonesia, sehingga dibutuhkan sifat beton yang beraneka ragam. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dalam penelitian ini dibahas mengenai pembuatan beton yang kedap air dan memiliki kuat tekan yang lebih tinggi dengan menggunakan zat aditif polimer berupaunsaturated polyester resin. Variasi zat tambah yang digunakan adalah 0,5%, 1% dan 1,5% terhadap berat semen. Hasil pengujian kuat tekan rata-rata untuk kadar 0,5% adalah 20,600 Mpa, untuk kadar 1% sebesar 16,821 Mpa dan untuk kadar 1,5% sebesar 19,305 Mpa. Bila dibandingkan dengan beton normal dengan material dan metode pembuatan yang sama, maka terjadi peningkatan kuat tekan untuk kadar 0,5% sebesar 20,072% dan untuk kadar 1,5% sebesar 12,527%

    Abu Daun Bambu Sebagai Bahan Subtitusi Semen Terhadap Kinerja Beton Normal

    No full text
    Hasil pembakaran daun bambu akan menghasilkan abu yang mengandung silika (SiO2) yaitu suatu bahan yang juga ada pada semen. Silika berfungsi sebagai pengikat material penyusun beton. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik beton yang optimal dengan variasi penambahan abu daun bambu. Beton dirancang dengan mutu beton fc’20 MPa dengan variasi penambahan abu daun bambu 0%, 8%, 12%, dan 16% dari campuran semen. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 7 dan 28 hari berbentuk silinder ukuran 10 cm x 20 cm dan pengujian kuat lentur beton dilakukan pada umur 28 hari berbentuk balok ukuran 15 cm x 15 cm x 60 cm. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa beton yang optimal terdapat pada variasi penambahan abu daun bambu 8% dengan kuat tekan dan kuat lentur beton sebesar 11,51 MPa dan 2,12 MP

    PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KAWAT BENDRAT DENGAN KONSENTRASI PANJANG 8 CM TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON

    No full text
    Beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang terbuat dari campuran yang homogen antara semen, agregat kasar, agregat halus dan air. Beton banyak digunakan pada pembangunan dalam bidang konstruksi, baik pada jembatan, jalan, bangunan gedung maupun konstruksi yang lain.Beton memiliki kelebihan yaitu kekuatan tekan yang tinggi, selain memiliki kelebihan beton juga memiliki kelemahan diantaranya kuat tarik yang jauh lebih kecil sehingga beton memiliki memerlukan perlakuan khusus untuk mengatasi kelemahan yang ada salah satu cara adalah penambahan serat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan dan mengetahui perbedaan nilai kuat tekan tekan dan kuat tarik belah antar beton normal dan menggunakan campuran kawat bendrat dengan konsentrasi panjang 8 cm. benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah kubus ukuran panjang 15cm, lebar 15cm dan tinggi 15 cm untuk pengujian kuat tekan dan silinder diameter 10 cm dan tinggi 20 cm untuk pengujian kuat tarik belah. Variasi penambahan bendrat 0%,0,2%,0,4%0,6%,0,8% dan 1% dari berat total material, beton diuji pada umur 28 hari. Dari hasil penelitian diperoleh hasil kuat tekan tertinggi terhadap beton normal terdapat pada variasi penambahan bendrat 0,8% dengan presentase meningkat sebesar 13,5% dengan nilai kuat tekan sebesar 29,48 MPa. Presentase tertinggi kuat tarik belah tertinggi terhadap beton normal terdapat pada variasi penambahan bendrat 0,8% dengan presentase meningkat sebesar 17,3% dengan kuat tekan sebesar 7,39 MPa

    ANALISA KINERJA RUAS JALAN DAN SIMPANG TIGA GUNUNG MANGGAH KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR

    No full text
    Dengan makin meningkatnya pertumbuhan kendaraan di Samarinda, sehingga menimbulkan beberapa masalah lalu lintas karena fasilitas yang diberikan belum dapat mengimbangi pertumbuhan lalu lintas. Akibatnya masalah kemacetan, kecelakaan serta antrian yang panjang sering terjadi dibeberapa ruas jalan dan persimpangan. Salah satunya di Simpang Gunung Manggah dan ruas jalan disekitarnya yaitu Jl. S. Sulaiman, Jl. S. Alimuddin dan Jl. O. Iskandardinata. Pelaksanaan peneltian dilaksanakan selama 4 hari dengan survai selama 12 jam untuk setiap harinya. Penelitian dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 April 2019; Minggu 28 April 2019; Kamis, 02 Mei 2019 dan Jum’at, 03 Mei 2019. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan MKJI 1997. Hasil analisa penelitian kondisi eksisting menunjukan bahwa nilai Derajat Kejenuhan Jl. S. Alimuddin, Jl. O. Iskandardinata dan Simpang Gunung Manggah melebihi DS maks 0,75. Penilaian perilaku lalu lintas menunjukan kinerja ruas jalan dan simpang perlu segera diperbaiki. Hasil analisa setelah direkayasa dengan melebarkan ruas jalan menunjukan nilai derajat kejenuhan Jl. S. Alimuddin dan Jl. O. Iskandardinata mengalami penurunan dibawah DS maks 0,75. Sedangkan Simpang Gunung Manggah masih diatas DS maks 0,75

    Analisa Penerapan Manajemen Waktu Pada Proyek Pembangunan Bendungan Lau Simeme

    No full text
    Proyek kontruksi menjadi suatu kegiatan yang sangat penting dan memerlukan penerapan manajemen waktu yang baik. Ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab terjadinya keterlambatan, maka dari itu diperlukan suatu analisa mengenai pelaksanaan manajemen waktu proyek. Pada penelitian ini digunakan metode CPM (Critical Path Method) untuk menghitung total durasi dan manajemen waktu dalam melakukan percepatan dalam suatu proyek. Total durasi yang telah didapat akan di crashing untuk mendapatkan waktu yang lebih cepat agar proyek dapat selesai secepat mungkin. Hasil penelitian ini pada proyek pembangunan Bendungan Lau Simeme terdapat 12 jalur kritis dan menghasilkan total waktu 984 hari

    Analisis Stabilitas Retaining Wall Pada Blok Landfill Sanitari TPA

    No full text
    Kestabilan dinding penahan tanah merupakan suatu hal yang paling penting dalam struktur pembangunan TPA. Untuk menunjang strukturnya, dinding penahan tanah kuat terhadap gaya geser, gaya guling dan daya dukung sehingga perlu dianalisis apakah dinding tersebut aman. Seperti halnya dinding penahan tanah pada TPA Dusun Sungai Basah Tadukan Raga Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang yang menunjukan tumpukan tanah lebih tinggi dari pada dinding penahan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai faktor keamanan dinding penahan tanah. Pada TPA dusun sungai basah menggunakan metode perhitungan analisis Coulomb dan Rankine. Hasil analisis menunjukan bahwa metode Rankine pada perhitungan stabilitas gaya guling pada Rankine mendapatkan hasil SF 1,858>1,5 sedangkan Coulomb SF 2,039>1,5. Stabilitas terhadap gaya geser untuk Rankine 1,8488>1,5 sedangkan Coulomb 2,032>1,5 dinyatakan aman. Faktor keamanan daya dukung tanah mendapat hasil 3,83>1,5 dinyatakan aman. Dari hasil analisis dapat disimpulkan dinding penahan tanah TPA dusun sungai basah  aman terhadap gaya geser, gaya guling dan daya dukung tanah

    Analisis Potensi Likuifaksi Berdasarkan Data Bore Log Pada Proyek Reklamasi Belawan Phase-1

    No full text
    Belawan merupakan salah satu wilayah di Sumatera Utara dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Belawan dijadikan sebagai Pelabuhan, tempat kapal-kapal bersandar untuk kapal penumpang maupun kapal pengangkut logistik. Salah satu terminal di area Pelabuhan belawan membutuhkan perluasan lahan, sehingga pemerintah Propinsi Sumatera Utara membuat proyek reklamasi untuk memperluas terminal peti kemas guna memaksimalkan potensi belawan serta membuat proses bongkar-muat barang logistik menjadi lebih efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi likuifaksi pada Proyek Reklamasi Belawan Phase-1 ketika terjadinya gempa pada kekuatan  7,0 SR, dan 8,0 SR pada BH.01 dan. Berdasarkan peta persebaran tanah, Belawan merupakan wilayah dengan jenis tanah organik. Metode penelitian yang digunakan ialah menggunakan data primer dari data bore log proyek, kemudian data sekunder menggunakan data dari website Puskim PU. Tahapan penelitian ini ialah mengambil data tanah dari proyek dan data gempa dari Puskim PU, kemudian melakukan metode perhitungan analisis potensi likuifaksi menggunakan metode Young-Idriss dengan metode Idriss Boulanger. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah potensi likuifaksi hanya terjadi pada lapisan tanah 01.00 – 01.50 berdasarkan Desain Spektra Indonesia Puskim PU pada BH.01

    The Far-Reaching Impact of the Red Sea Shipping Crisis

    No full text
    MENA FCV Economic Series Brief No. 1 is the first of a new series of World Bank notes analyzing recent economic and social developments and special issues in Fragile, Conflict, and Violence (FCV) situations in the Middle East and North Africa (MENA) region

    New Insights from Nigeria and India

    No full text
    Traditionally, mini grids have been viewed as “off-grid” systems that are built and operated solely for communities without electricity. The reality, however, is that millions of people in Sub-Saharan Africa and India who are connected to the main grid suffer from poor grid reliability (“weak grid”), sometimes with a power supply of less than 4 to 8 hours daily and with frequent disputes over the accuracy of billing. As a backstop, these poorly served customers often find themselves forced to rely on small fossil fuel–powered generators that are noisy, polluting, and expensive to operate. "Mini Grid Solutions for Underserved Customers: New Insights from Nigeria and India" explores another option: undergrid mini grids. These are mostly solar hybrid–powered mini grids built and operated by private companies in areas already connected with the main electricity grid but facing poor technical and commercial service. This comprehensive book examines how undergrid mini grids can create win-win-win outcomes for retail customers, distribution enterprises, and mini grid developers. Drawing on extensive discussions with pioneering developers, the book showcases detailed case studies from Nigeria and India, shedding light on the challenges and opportunities of interconnected and non-interconnected undergrid mini grids. The authors address technical issues of grid interconnection and delve into the policy and regulatory considerations crucial for the financial sustainability and success of undergrid mini grids. The book is an invaluable resource for policy makers, energy practitioners, and researchers seeking practical insights to bridge the electricity access gap, empower communities with reliable and affordable electricity, and drive environmentally and commercially sustainable development. • “The report is rich with insight, not least because the authors have been able to contrast the Nigeria and India approaches taken by the respective private sectors in each country. The five case studies are very valuable. The authors have powerfully illustrated the importance of the policy and regulatory framework and how that translates into investor behavior.” — Mohua Mukherjee, Senior Research Fellow, Oxford Institute of Energy Studies • “This great report represents a pivotal turning point in the history of energy and has global implications for the role of mini grids for communities that have been poorly served by main grid utilities.” — Peter Lilienthal, Founder HOMER Energy • “This is a tremendous addition to the literature on mini grids and an important guide for all of us practitioners working in this area.” — James Sherwood, Director of Research & Innovation, RMI | Global South Program • “This refreshingly honest and open report provides an excellent overview of interconnected and isolated mini grids, as well as a thorough analysis of key ground-level implementation issues in regulation, business, and engineering.” — Joanis Holzigel, Chief Operating Officer, INENSU

    FY 2023 Kyrgyz Republic Country Opinion Survey Report

    No full text
    The Country Opinion Survey in the Kyrgyz Republic assists the World Bank Group (WBG) in better understanding how stakeholders in the Kyrgyz Republic perceive the WBG. It provides the WBG with systematic feedback from national and local governments, multilateral/bilateral agencies, media, academia, the private sector, and civil society in the Kyrgyz Republic on 1) their views regarding the general environment in the Kyrgyz Republic; 2) their overall attitudes toward the WBG in the Kyrgyz Republic; 3) overall impressions of the WBG’s effectiveness and results, knowledge work and activities, and communication and information sharing in the Kyrgyz Republic; and 4) their perceptions of the WBG’s future role in the Kyrgyz Republic

    173

    full texts

    6,430

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Politeknik Negeri Samarinda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇