E-Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
6430 research outputs found
Sort by
Sosialisasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan kepada Generasi Penerus Majelis Taklim AtTawabien Samarinda
Majelis taklim Attawabien merupakan tempat kegiatan siar islam yang memiliki lingkungan cukup komplek. Termasuk komponen didalamnya meliputi sarana kegiatan pengajian berupa meja, kursi dan alquran serta buku-buku islam penunjang lainnya yang bervariasi beserta fasilitas dan peralatannya. Sarana, fasilitas dan peralatan yang digunakan harus dipelihara sesuai dengan teknis dan fungsinya guna menjaga keamanan dan mencegah terjadinya resiko bahaya termasuk bahaya kebakaran. Upaya ini dilaksanakan dalam rangka memberikan rasa aman kepada para anak didik pada kegiatan pengajian, pengurus majelis taklim dan masyarakat disekitarnya. Tujuan kegiatan Pengabdian ini adalah terwujudnya peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang tindakan yang harus dilakukan dalam menghadapi kebakaran serta betapa pentingnya pencegahan dan penanggulangan kebakaran bagi warga melalui sosialisasi tentang penggunaan alat pemadam api ringan kepada muda mudi generasi penerus di Majelis taklim At-towwibin jalan DR.Sutomo Samarinda dan juga terciptanya keharmonisan antara lingkungan civitas akademika dengan masyarakat tempat diadakannya program kegiatan pengabdian ini. Metodologi pelaksanaan program ini menggunakan metode sosialisasi dan tata cara penggunaan alat pemadam api ringan. Hasil dari kegiatan ini berupa laporan kegiatan, media cetak dan video kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta sosialisasi tentang penggunaan alat pemadam api ringan kepada muda mudi generasi penerus di Majelis Taklim At-towwibin jalan DR.Sutomo Samarinda
Pelatihan Operator Forklift untuk Warga Loa Duri Ilir Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara
Banyak industri, khususnya di bagian warehouse yang sudah menggunakannya untuk memindahkan barang yang tidak dapat diangkat oleh tenaga manusia. Pengoperasian truk garpu juga bisa Anda lakukan baik indoor maupun outdoor. Beberapa peralatan dan utilitas telah dikembangkan untuk mencapai hal ini, dan di antaranya, terutama ketika bekerja di dalam gedung, adalah menggunakan forklift. Dalam pengoperasian alat berat banyak hal dan aspek yang harus diperhatikan, mulai dari ketrampilan dan skill operator, prosedur pengoperasian alat, aspek keselamatan kerja dan aspek perawatan dan troubleshooting. Tujuan dari pelatihan ini peserta diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan alat berat pada khususnya forklift. Pelatihan pengoperasian alat berat ini dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasi dan latihan yang disertai dengan tanya jawab. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kemampuan dalam mengoperasikan alat berat khususnya forklift diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan serta membekali para peserta untuk lebih maksimal lagi dalam pengoperasian forklift sehingga dalam pengoperasiannya tidak terjadi kecelakaan akibat kecerobohan dan keteledoran pengguna forklift. Oleh karena itu, para peserta wajib memahami dan dapat melakukan praktek pengoperasian forklift secara baik dan benar
Pencegahan Stunting di Desa Talaga Melalui Program SANTAP: Solusi Atasi Stunting dengan Biji Pepaya
Stunting merupakan masalah serius yang dihadapi Indonesia pada saat ini, masalah ini mempengaruhi kesehatan dan sosial masyarakat serta keberlangsungan bangsa dimasa yang akan datang, salah satu penyebab stunting adalah terjadinya infeksi yang tidak tertangani pada bayi dan anak-anak. Program ini bertujuan untuk mencegah stunting dengan mengatasi masalah cacingan. Sebagai alternatif mengatasi cacingan tersebut adalah dengan memberikan obat dari bahan dasar alam yaitu biji buah papaya yang diolah dan dijadikan puding. Sasaran utama adalah pada anak-anak di desa Talaga, program dilaksanakan dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pudding dari biji papaya kepada masyarakat desa Talaga. Dengan keterlibatan mitra seperti puskesmas setempat, kader Kesehatan dan pemerintah desa, program ini terlaksana dengan baik dan mendapatkan atensi yang baik dari masyarakat. Masyarakat menjadi paham terhadap pentingnya mengatasi terjadi cacingan pada anak yang menjadi salah satu faktor penyebab stunting serta dapat memanfaatkan bahan yang sering tidak digunakan seperti biji pepaya dalam mengatasi masalah kesehatan mereka
Renovasi Jembatan di Dusun Sungai Tempurung Desa Kutai Lama Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara
Dusun Sungai Tempurung merupakan daerah terpencil yang terletak di Desa Kutai Lama, salah satu dari delapan desa di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Di dusun tersebut terdapat sebuah jembatan kayu yang sehari-harinya digunakan masyarakat sekitar sebagai akses perjalanan pergi dan datang menuju Dusun Sungai Tempurung, namun kondisi jembatan kotor dan dipenuhi rerumputan liar serta jalan akses menuju jembatan belum diperkeras sehingga saat terjadi hujan menimbulkan genangan air pada bagian-bagian yang berlubang. Dengan demikian pengabdian ini bertujuan melakukan renovasi jembatan Dusun Sungai Tempurung Desa Kutai Lama. Renovasi jembatan Dusun Sungai Tempurung dilaksanakan dengan kegiatan penambalan jalan akses ke jembatan yang berlubang, pembersihan daerah sekitar jembatan dan pengecatan ulang jembatan. Dengan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini telah berhasil merenovasi jembatan Dusun Sungai Tempurung sehingga tersedia konektivitas yang aman dan nyaman untuk dilalui oleh masyarakat yang berdampak pada peningkatan perekonomian penduduk setempat
Pelatihan Robotika dan Coding untuk Mengembangkan Kreativitas dan Inovasi Siswa MTs Guppi Jatiroto, Wonogiri
This community service program aims to enhance students’ technological literacy through robotics and coding training at MTs Guppi Jatiroto, a junior high school located in a rural area of Wonogiri Regency, Central Java. The school faces limited access to technology, lacks teachers with expertise in programming and robotics, and has low student awareness of technological innovation. The training program was designed to be structured and interactive, consisting of two main sessions: introduction to basic robotic components and block-based visual programming. The activity was carried out by a team of lecturers and students from Universitas Sanata Dharma and involved 12 students divided into four small groups. Although the number of participants fell short of the initial plan, the training successfully increased students’ engagement and enthusiasm through hands-on practice and motivational rewards. One of the key findings was the active participation of a student with special needs, indicating the inclusivity potential of technology-based education. The activity also inspired several teachers to explore robotics and coding, suggesting long-term sustainability. This program demonstrates that even with limited resources, a well-designed and inclusive approach to technology education can foster creativity and improve students’ competitiveness in rural areas. It is a promising model for similar programs in underserved regions
Pendampingan Kegiatan Posyandu sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Balita, Remaja, Ibu Hamil dan Lansia di Desa Karangmangu
Public health is one of the key aspects in improving the quality of life, particularly among vulnerable groups such as infants, adolescents, pregnant women, and the elderly. Posyandu is a community-based health service that plays a strategic role in promotive and preventive efforts. This community service activity aims to support and optimize the implementation of Posyandu in Karangmangu Village, thereby enhancing public awareness and promoting healthy living behaviors. The methods employed include mentoring Posyandu cadres, health education sessions, monitoring the nutritional status of infants, health check-ups for pregnant women, reproductive health education for adolescents, and health examinations for the elderly. The results of the activities showed an increase in community participation in Posyandu activities, improved understanding of healthy living patterns, and the availability of more structured health data as a basis for program follow-up. In conclusion, Posyandu support has proven effective in improving the quality of community health services across all age groups and serves as a strategic effort in supporting the health status of the community in Karangmangu Village
Pemberdayaan Siswa SMA PGRI Sendang melalui Workshop Entrepreneurship untuk Membangun Mental Digitalpreneur di Era Society 5.0
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan di Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung dengan fokus pada pemberdayaan generasi muda melalui literasi kewirausahaan digital. Mayoritas masyarakat desa masih bergantung pada sektor pertanian dan peternakan, sementara pemanfaatan teknologi digital dalam usaha ekonomi lokal masih terbatas. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim KKN menyelenggarakan Workshop Entrepreneurship bertema “Membangun Mental Digitalpreneur Muda di Era Society 5.0” di SMA PGRI Sendang. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta studi kasus ringan yang diikuti oleh 44 siswa kelas XII. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para siswa mampu memahami konsep dasar kewirausahaan, mengenali peluang dan tantangan di era Society 5.0, serta memperoleh keterampilan praktis dalam membangun usaha berbasis digital. Workshop ini mendorong lahirnya kesadaran baru di kalangan pemuda untuk memanfaatkan potensi lokal dengan strategi pemasaran digital, sehingga diharapkan dapat menciptakan ekosistem wirausaha berkelanjutan yang berkontribusi pada pembangunan ekonomi desa.
Kata Kunci: Kewirausahaan, Digitalpreneur, Society 5.0, Workshop, SM
PENGARUH FAKTOR INTERNAL TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI 2020-2024)
This study aims to analyze the influence of internal corporate factors on stock prices in the mining sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2020–2024. The internal factors examined include liquidity ratio represented by the Current Ratio (CR), profitability through Return on Equity (ROE) and Earnings Per Share (EPS), and capital structure through the Debt to Equity Ratio (DER). This research employs a quantitative approach using multiple linear regression analysis, preceded by classical assumption testing to ensure the validity of the estimation model. The population includes 62 mining companies listed on the IDX, with sample selection conducted using purposive sampling based on specific criteria. The simultaneous (F-test) results indicate that the four independent variables collectively have a significant effect on stock prices. The partial (t-test) results show that ROE and EPS have a significant individual influence, while CR and DER demonstrate varying effects depending on the financial characteristics of each entity. The coefficient of determination (R²) suggests that these internal factors provide a strong explanatory power for stock price variations, although external factors also influence stock price dynamics. These findings offer important implications for corporate management to enhance internal financial performance as a strategic tool for increasing market value, and for investors in evaluating investment feasibility based on fundamental indicators
ANALISIS PERAN AUDIT INTERN, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, DAN INTEGRITAS TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN PADA PT.PAMAPERSADA NUSANTARA SITE KPCS
This study aims to examine the influence of internal audit, internal control systems, and integrity on fraud prevention at PT Pamapersada Nusantara Site KPCS. The data used in this research is primary data obtained through questionnaires distributed to 48 respondents who are office employees of PT Pamapersada Nusantara Site KPCS. This study employs a quantitative approach with data analysis conducted using SPSS. The analytical tools used include validity testing, reliability testing, and multiple linear regression analysis to test the effect of each variable on fraud prevention.
The results show that internal audit has a positive and significant effect on fraud prevention at PT Pamapersada Nusantara Site KPCS, with a t-value of 2.209 (t-count > t-table, 2.209 > 2.015) and a significance value of 0.032 (< 0.05). Meanwhile, the internal control system has no positive and significant effect, with a t-value of 1.029 (t-count < t-table, 1.029 < 2.015) and a significance value of (0.309 > 0.05). Integrity has a positive and significant effect on fraud prevention, with a t-value of 2.207 (t-count > t-table, 2.207 > 2.015) and a significance value of 0.033 (< 0.05). The R value of 0.750 and R Square of 0.562 indicate that 56.2% of the variation in fraud prevention can be explained by the three variables. The F-test result shows that the regression model is simultaneously significant (F = 18.854; sig = 0.000)..
 
Land Policies and Institutions for Equitable and Resilient Growth in Africa
In coming decades, Africa's urban populations will expand, and the effects of climate change be more keenly felt. Land policies and institutions will be key for urban dwellers to be able access productive jobs, breathe clean air, and live in decent housing; for entrepreneurs, especially women, to leverage land for productive investment; and for farmers to diversify, insure against shocks, and accumulate capital. Yet, many African land registries perform poorly, command little trust, and have failed to capitalize on opportunities to improve quality, relevance, and outreach via digital interoperability, use of earth observation, and connectivity. Literature highlights scope for regulatory and institutional reforms to (a) expand property taxation and land value capture and to improve urban service delivery, planning, and land use regulations; (b) increase quality and affordability of land services and access to land price and ownership data; (c) guide issuance of rural land use rights to reduce barriers to rural factor markets, including by spatially enabling farmer registries to improve subsidy targeting and effectiveness; and (d) demarcation and transparent decentralized management of public land to attract investment, including in climate finance, without fueling corruption, and to manage disputes before they escalate into ethnic violence