Innovatio: Journal for Religious Innovation Studies
Not a member yet
    137 research outputs found

    PROHIBITION OF TRANSGENDER MARRIAGE ACCORDING TO BUYA HAMKA (IN THE BOOK OF TAFSIR AL-AZHAR)

    Full text link
    This journal examines the prohibition on transgender marriage according to Buya Hamka in the Al-Azhar commentary book. Transgender is a symptom of a person's dissatisfaction because they feel there is no match between their physical form and genitals and their mental state or because they are dissatisfied with their genitals. The final results of this research can be concluded, namely: The prohibition of transgender according to Hamka is based on an-Nisa' verse 119, ar-Rum verse 30 and al-Baqarah: 216, hadith, ijma' and fatwa, that transgender behavior is actions and behavior that being deceived by Satan and following one's desires, including the act of changing Allah SWT's creation, transgender is an act that does not function Allah's creation according to its function, according to nature. Transgender is the act of resembling the opposite sex, the perpetrator received a curse from Rasulullah S.A.W and is classified as a Haram act. According to Buya Hamka, the prohibition on transgender marriages means same-sex marriages occur, sexual intercourse is not in accordance with nature, there is no fertility (procreation), the goal of marriage cannot be achieved, and the five basic principles of religion are threatened, namely religion, reason, the right to life, property and offspring. Genital surgery carried out by transgender people causes greater harm. Islam is determined by external aspects or physical indications, not psychologically

    THE EXISTENCE OF INTEGRATED ISLAMIC EDUCATION IN MALAYSIA

    Full text link
    The Philosophy of Integrated Education covers the whole of the sciences between religious sciences and world sciences. Simply put, integrated education means education that integrates the knowledge of fardhu ain and kifayah. Integrating Islamic education also means integrating useful knowledge or aqli knowledge with naqli knowledge. Integrated education aims to form a moral balance and spiritual development to achieve knowledge, which is an integrated goal in the pursuit of knowledge. Meanwhile, the practice of integrated education from a pedagogical point of view is based on four elements, namely creativity, reflectivity, reciprocity and responsibility. All elements support the integration of knowledge and practice in terms of innovation and in line with current technological advances. The progress and change of Islamic education in Malaysia in accordance with the philosophical principles and policies are set by the Ministry of Education Malaysia based on the National Philosophy of Education and the Philosophy of Islamic Education. The methodology of this study is in the form of literature and direct observation (involved). This article aims to explain integrated education from the point of view of educational philosophy, integrated education from the point of pedagogy, and the existence of integrated education and its challenges in Malaysia. The existence of integrated Islamic education in Malaysia based on the National Philosophy of Education and the Philosophy of Islamic Education to form and apply Islamic or pure values ​​guided by al-Quran and al-Sunnah in integrating knowledge has recently emerged challenged its integration with critical, creative, and innovative thinking practices.   Abstrak: Filsafat Pendidikan Terpadu mencakup keseluruhan ilmu antara ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu dunia. Secara sederhana, pendidikan terpadu berarti pendidikan yang memadukan ilmu fardhu ain dan kifayah. Mengintegrasikan pendidikan Islam juga berarti memadukan ilmu yang bermanfaat atau ilmu aqli dengan ilmu naqli. Pendidikan terpadu bertujuan untuk membentuk keseimbangan moral dan perkembangan spiritual untuk mencapai ilmu pengetahuan, yang merupakan tujuan terpadu dalam mengejar ilmu pengetahuan. Sementara itu, praktik pendidikan terpadu dari sudut pandang pedagogis didasarkan pada empat unsur, yaitu kreativitas, reflektifitas, timbal balik, dan tanggung jawab. Semua elemen tersebut mendukung integrasi pengetahuan dan praktik dalam hal inovasi dan sejalan dengan kemajuan teknologi saat ini. Kemajuan dan perubahan pendidikan Islam di Malaysia sesuai dengan prinsip dan kebijakan filosofis yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Malaysia berdasarkan pada Filsafat Pendidikan Nasional dan Filsafat Pendidikan Islam. Metodologi penelitian ini berupa studi pustaka dan observasi langsung (terlibat). Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pendidikan terpadu dari sudut pandang filsafat pendidikan, pendidikan terpadu dari sudut pedagogi dan keberadaan pendidikan terpadu dan tantangannya di Malaysia. Dengan demikian, keberadaan pendidikan Islam terpadu di Malaysia berdasarkan Filsafat Pendidikan Nasional dan Filsafat Pendidikan Islam untuk membentuk dan menerapkan nilai-nilai Islam/murni yang berpedoman pada al-Quran dan al-Sunnah dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan akhir-akhir ini muncul tantangannya. integrasi dengan praktik berpikir kritis, kreatif dan inovatif.  Kata-kata kunci: filsafat pendidikan Islam terpadu, unsur pendidikan Islam terpadu, pengetahua

    WORK AWARDS: CONCEPTS AND POLICIES FOR NON-PNS LECTURERS AT PTKIN

    Full text link
    Job appreciation is an important study in human resource management (HRM). Job rewards are a motivating strategy to mobilize HR in achieving organizational goals. Work awards are the total rewards received by employees for their contributions to the organization. The types of rewards that organizations can give to employees are intrinsic rewards (sourced from employees) and extrinsic rewards (sourced from the organization). The award must meet six factors which include: (1). Availability (Availability); (2). Appropriateness (timeliness); (3). Relating to performance (performance contingency; (4). Durability); (5). Fairness (equity); and (6). Clear (visibility). The work award policy for Non-PNS lecturers at PTKIN is clearly stated in the rights of non-civil servant lecturers Regulation of the Minister of Religion Number 3 of 2016 concerning Appointment of Permanent Lecturers who are not Civil Servants of State Religious Universities. Abstrak: Penghargaan kerja merupakan kajian penting dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM). Penghargaan kerja merupakan strategi memotivasi untuk menggerakan SDM dalam mencapai tujuan organisasi. Penghargaan kerja merupakan keseluruhan imbalan yang diterima oleh pegawai atas kontribusi yang diberikannya kepada organisasi. Adapun jenis penghargaan yang dapat diberikan organisasi kepada pegawai berupa penghargaan intrinsik (bersumber dari pegawai) dan ekstrinsik (bersumber dari organisasi).   Pengahargaan harus memenuhi enam faktor yang meliputi: (1). Ketersediaan (Availability); (2). Kepantasan (timeliness); (3). Berhubungan dengan kinerja (performance contingency; (4). Tahan lama (durability); (5). Keadilan (equity); dan (6). Jelas (visibility). Kebijakan penghargaan kerja bagi dosen Non PNS di PTKIN tertuang secara jelas di dalam hak dosen Non PNS Peraturan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pengangkatan Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri. Kata-kata kunci: konsep penghargaan kerja, kebijakan, dosen non PN

    WAQF OF THE BANGSAMORO IN THE PHILIPPINES: ISSUES AND CHALLENGES: ISSUES AND CHALLENGES

    Full text link
    Waqf, as an Islamic public finance mechanism, can be seen as a tremendous forthcoming instrument that plays a noteworthy role in generating a prominent source of financing for the state and the needs of the multipart and growing Muslims. Waqf is an essential factor of the Islamic economic instruments, which is positively believed, can solve the socio-economic problem mainly in the good challenge to eradicate poverty due to scarcity and insufficiency of income and employment. Although Waqf has been implemented in the Philippines for many years, it has yet to contribute to the welfare of the people today. Thus, this study used a qualitative research method from library research and web-based journals and articles. The literature on the development and management of waqf properties was gathered and reviewed thoroughly. Prior studies provided interesting insight on the importance of Masjid, madrasah, healthcare centers, and integrated schools before the Marawi City war broke up in May 2017. Secondary data on the recent position of the waqf properties in Marawi City has been obtained from the newspaper, Television News Watch, and YouTube. This study tries to discuss issues and challenges facing Muslims during the implementation of Waqf. Therefore this paper proposed a simple action plan that Bangsamoro should take to improve the effectiveness and efficiency of Waqf. In addition, the paper will identify the significant impact of Waqf implementation in the Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao (BARMM) towards generating economic growth in the Provinces of the BARMM. Abstrak: Wakaf, sebagai mekanisme keuangan publik Islam, dapat dilihat sebagai instrumen masa depan yang luar biasa yang memainkan peran penting dalam menghasilkan sumber pembiayaan yang menonjol bagi negara dan kebutuhan umat Islam yang beragam dan berkembang. Wakaf merupakan faktor penting dari instrumen ekonomi Islam, yang diyakini secara positif dapat memecahkan masalah sosial ekonomi terutama dalam tantangan yang baik untuk memberantas kemiskinan akibat kelangkaan dan ketidakcukupan pendapatan dan lapangan kerja. Meskipun Wakaf telah diterapkan di Filipina selama bertahun-tahun, namun hingga saat ini belum memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dari penelitian kepustakaan dan jurnal serta artikel berbasis web. Literatur tentang pengembangan dan pengelolaan harta wakaf dikumpulkan dan ditinjau secara menyeluruh. Studi sebelumnya memberikan wawasan menarik tentang pentingnya masjid, madrasah, pusat kesehatan, dan sekolah terpadu sebelum perang Kota Marawi pecah pada Mei 2017. Data sekunder tentang posisi harta benda wakaf di Kota Marawi baru-baru ini diperoleh dari surat kabar, Tontonan Berita Televisi, dan YouTube. Kajian ini mencoba membahas isu dan tantangan yang dihadapi umat Islam selama pelaksanaan wakaf. Oleh karena itu, artikel ini mengusulkan rencana aksi sederhana yang harus diambil Bangsamoro untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi Wakaf. Selain itu, makalah ini akan mengidentifikasi dampak signifikan implementasi Wakaf di Daerah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao (BARMM) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi BARMM. Kata kunci: wakaf, sosial ekonomi, pengembangan, pengelolaan, administrasi wakaf &nbsp

    PRINCIPAL LEADERSHIP, E-LEARNING SUPERVISION, TEACHER PERFORMANCE WITHIN LEARNING TRANSFORMATION AT MADRASAH ALIYAH NEGERI IN JAMBI PROVINCE

    Full text link
    Learning transformation is heavily influenced by leadership, supervision, and teacher performance. Leadership has a very important role in realizing learning transformation, while supervision is a coaching activity on how to assist teachers in improving teaching using e-learning, whereas teacher performance is how to see the result of the work achieved by teachers in realizing learning transformation.This study aims to reveal the relationship between principals' leadership, e-learning supervision, and teacher performance with the transformation of learning at Madrasah Aliyah Negeri (well-known MAN) in Jambi Province. The research approach is a quantitative with a survey method. The research population is civil servant teachers with a total sample of 94 teachers selected by total sampling. The research data were analyzed using Pearson's Product Moment correlation and multiple regression using the SPSS version 23.0. The results showed that the implementation of principal's leadership had a strong significant correlation with learning transformation (77.2%), e-learning supervision had a moderately significant correlation with learning transformation (53.1%), teacher performance had a strong significant correlation with learning transformation (69,7%), and the implementation of principal leadership, e-learning supervision, teacher performance together have a very strong significant correlation with learning transformation (83.5%). This study recommends that learning transformation will increase if the application of principal leadership, e-learning supervision, and teacher performance is given at MAN in Jambi Province. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan kepemimpinan kepala sekolah, supervisi e-learning, dan kinerja guru dengan transformasi pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri di Provinsi Jambi. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah guru Pegawai Negeri Sipil dengan jumlah sampel 94 guru yang dipilih secara total sampling. Data penelitian dianalisis dengan teknik korelasi Product Moment Pearson dan regresi berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 23.0. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kepemimpinan kepala sekolah berkorelasi signifikan yang kuat dengan transformasi pembelajaran (77,2%), supervisi e-learning berkorelasi signifikan yang sedang dengan transformasi pembelajaran (53,1%), kinerja guru berkorelasi signifikan yang kuat dengan transformasi pembelajaran (69,7%), dan implementasi kepemimpinan kepala sekolah, supervisi e-learning, kinerja guru secara bersama-sama berkorelasi signifikan yang sangat kuat dengan transformasi pembelajaran (83,5%). Penelitian ini merekomendasikan bahwa transformasi pembelajaran akan meningkat jika penerapan kepemimpinan kepala sekolah, supervisi e-learning, dan kinerja guru diberikan di MAN Provinsi Jambi. Kata-kata kunci: kepemimpinan, supervisi e-learning, kinerja guru, transformasi pembelajara

    THE IMPLEMENTATION OF NIKAH SIRI WITH THE PURPOSE OF MAINTAINING FAMILY SALARY BENEFITS: THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC LAW: Nikah Siri

    Full text link
       This paper aims to determine the implementation of “Nikah Siri” (Unofficially, unregister marriages) with the aim of maintaining family salaries. “Nikah Siri” namely marriages carried out under the hands, not officially registered in front of the Office of Religious Affairs (it is called KUA in Indonesia), or they are not published because they are secret, but they are carried out in accordance with Islamic law. There are two opinions of Nikah Siri in terms of the perspective of Islamic law, namely ‘allowed’ or ‘prohibited’. It is permissible if the marriage under the hand (siri) is carried out in accordance with the terms and pillars of Islamic marriage. It is prohibited when it is invalid because it does not describe legal certainty for future generations and violates the rules contained in Law no. 1 of 1974. This law is the consensus of the Ulama' that Muslims must obey to ensure legal certainty and the benefit of the ummah. The implementation of Nikah Siri with the purpose of maintaining family salaries, including fraud against the state, which should be a husband who receives a pension from his deceased wife if he remarries another woman, the pension salary is stopped according to Indonesian laws and regulations.            Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan nikah siri dengan tujuan mempertahankan gaji keluarga. Nikah Siri yakni nikah yang dilaksanakan dan tidak didaftarkan secara resmi di depan Petugas Pencatat Nikah (KUA), tidak dipublikasikan kerena sifatnya secara diam-diam, tapi dilaksanakan sesuai dengan hukum Islam. Nikah Siri ditinjau dari perspektif Hukum Islam, terdapat dua pendapat yakni boleh atau dilarang. Pendapat yang menyatakan boleh, bila nikah siri dilaksanakan sesuai dengan syarat dan rukun perkawinan Islam. Pendapat yang melarang nikah siri tidak sah karena tidak menggambarkan kepastian hukum bagi generasi penerusnya dan menyalahi aturan yang terkandung dalam UU No. 1 Tahun 1974, dimana undang-undang ini merupakan ijma’ para Ulama’ yang wajib ditaati umat Islam untuk menjamin kepastian hukum dan kemashlahatan ummat. Nikah siri yang pelaksanaannya dibarengi dengan motivasi untuk mempetahan gaji keluarga, termasuk kepada penipuan terhadap negara, yang seharusnya suami yang mendapat pensiunan dari almarhumah isterinya bila menikah lagi dengan perempuan lain, maka gaji pensiun tersebut terhenti menurut peraturan perundang-undangan Indonesia.  Keyword: nikah siri, tunjangan keluarga, dan hukum Isla

    THE SOCIETY’S PERCEPTION TOWARDS THE IMPLEMENTATION OF THE QUR'AN VERSES IN THE MODE OF TRANSPORTATION: A STUDY OF LIVING QUR’AN: THE SOCIETY’S PERCEPTION

    Full text link
    This study aims to analyze the actions of the community in making the verses of the Qur'an as a reminder towards Allah SWT placed in the transportation mode section. The method used to answer this research problem is a qualitative research paradigm with an interpretative/hermeunetic approach. The data collection technique was carried out using content analysis which was then elaborated or completed with the results of observations, interviews, and documentation. Meanwhile, to analyze the validity of the data is done by a triangulation. Based on the approach used, the researcher found out the following important things: First, drivers or riders who put verses of the Qur'an in their vehicles are to increase their confidence in driving, to increase their business development, to remember more God the Almighty, to be calmer, to increase their pray, and to be always careful when driving. Second, the other purpose is to make it easy to find a blessed sustenance, to pray while they are on the road, and be safe on their trip. Third, meanwhile the response from religious leaders regarding the use of the verses of the Qur'an in transportation modes are positve when it is not degrading the Qur'an and there should be a compatibility with vehicle users – they place the verses on the top front of the vehicle. Constrastly, there are negative views such as being stepped on or not respecting them. In addition, the verses of the Qur'an should not actually need to be placed in the transportation mode because if the drivers or riders really wish to read the Al-Qur'an, they can stop and implement at the prayer room or mosque. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindakan masyarakat dalam menjadikan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai pusat ingatan menuju Allah Swt yang diletakkan pada bagian moda transportasi. Metode yang digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian ini adalah paradigma penelitian kualitatif dengan pendekatan interpretative/hermeunetik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan analisis isi (content analysis) yang kemudian dielaborasi atau dilengkapi dengan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisa keabsahan datanya dilakukan dengan trianggulasi. Adapun temuan dalam penelitian ini yaitu: Pertama, Pengguna kendaraan bertuliskan ayat-ayat Al-Qur’an mempunyai persepsi bahwa dengan adanya ayat tersebut semakin menambah keyakinan dalam berkendara, kelancaran dalam usaha, lebih ingat kepada yang maha kuasa, lebih tenang, selalu ingat untuk berdo’a, serta selalu berhati-hati dalam berkendara. Kedua, Tujuan dari penggunaan ayat-ayat Al-Qur’an di moda transportasi yaitu: agar mudah mencari rizki yang berkah, do’a dalam perjalanan, dan selamat dalam perjalanan. Ketiga, Adapun tanggapan dari tokoh agama terkait penggunaan ayat-ayat Al-Qur’an di moda transportasi yaitu: sesuatu yang positif ketika bersifat tidak merendahkan Al-Qur’an. Adanya kesesuaian dengan pengguna endaraan. Meletakkan ayat-ayat tersebut dibagian depan atas dari kendaraan. Namun ada negatifnya, seperti akan terinjak ataupun kurang menghormatinya. selain itu, seharusnya ayat-ayat Al-Qur’an itu juga sebenarnya tidak perlu diletakkan di moa transportasi. Karena jika menghendaki untuk membaca Al-Qur’an sebaiknya berhenti dahulu di musholla atau masjid. Kata kunci: persepsi, masyarakat, ayat-ayat al-qur’an, moda transportas

    THE EFFECT OF TEACHER TEACHING VARIATIONS AND STUDENTS' ATTENTION TO LEARNING OUTCOMES IN ISLAMIC EDUCATION SUBJECTS

    Full text link
    The purpose of this study was to obtain data so that it is known the effect of variations in teacher teaching on learning outcomes, student attention to learning outcomes, and variations in teacher teaching and student attention together on learning outcomes in Islamic Education (PAI) subjects. This type of research is quantitative using associative descriptive method. The population in this study were all students at SMPN Bayang District as many as 1050 students. The sampling technique is Proportional Startified Random Sampling, in order to obtain a sample of 91 students. Data collection techniques through questionnaires and documentation studies. Processing data by testing requirements analysis and hypothesis testing. The research result shows that there is a significant effect in teacher teaching variations towards study result, students’ attention towards study result, and there is a significant effect between teacher teaching variations and students’ attention altogether in Islamic Education subject. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data sehingga diketahui pengaruh variasi mengajar guru terhadap hasil belajar, perhatian peserta didik terhadap hasil belajar, dan variasi mengajar guru dan perhatian peserta didik  secara bersama-sama terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SMPN Se  Kecamatan Bayang sebanyak 1050 peserta didik. Teknik pengambilan sampel yaitu Proportional Startified Random Sampling, sehingga diperoleh sampel 91 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui angket dan studi dokumentasi. Pengolahan data dengan cara uji persyaratan analisis dan uji hipotesis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variasi mengajar guru terhadap hasil belajar, perhatian peserta didik terhadap hasil belajar, dan terdapat pengaruh yang signifikan antara variasi mengajar guru dan perhatian peserta didik secara bersama-sama pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Kata-kata kunci: variasi  mengajar guru, perhatian peserta didik, hadil belaja

    THE EFFORT OF SUNDAY SCHOOL TEACHERS TO LOVE AND EDUCATE CHILDREN TO FULFIL THE GOD’S DESIGN THROUGH THEIR PERSONALITY

    Full text link
    The author investigated the efforts of Sunday school teachers to love and educate children to fulfil God's design through their personalities. The research method was a descriptive qualitative study with a library research approach. The lack of understanding of a Sunday school teacher on students' personality, character, and temperament was one aspect that triggers why Sunday school teachers did not love and educate children wholeheartedly. Therefore, it is essential for Sunday school teachers to love and educate children to fulfil God's design through their personalities. Loving and educating children aims to reach their maximum potential for Jesus in the context of the gifts and qualities that God has abundantly bestowed upon each child. Sunday school teachers need to educate children to attain higher levels of spiritual excellence in pious, wise and knowledgeable and learned personalities. The purpose of studying the personality of Sunday school children is to understand, reach, and teach students more effectively through the unique personality that God has given to students so that we can bring honour and glory to God. Abstrak: Penulis menginvestigasi upaya guru sekolah minggu mengasihi dan mendidik anak-anak untuk memenuhi rancangan Allah melalui kepribadiannya. Metode penelitian pada penulisan artikel ini adalah  menggunakan  metode kajian kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research. Kurangnya pemahaman seorang guru sekolah minggu  terhadap kepribadian, karakter, dan tempramen peserta didik, merupakan salah satu aspek yang memicu mengapa guru sekolah minggu kurang mengasihi dan mendidik anak-anak dengan sepenuh hati. Oleh sebab itu sangat penting peranan guru sekolah minggu untuk mengasihi dan mendidik anak-anak untuk memenuhi rancangan Allah lewat kepribadiannya. Mengasihi dan mendidik anak-anak bertujuan  untuk mencapai potensi mereka secara maksimal bagi Yesus dan melakukan hal ini dalam konteks karunia dan kualitas yang telah dikaruniakan Tuhan secara limpah kepada masing-masing anak. Guru sekolah minggu perlu mendidik anak-anak untuk mencapai level keunggulan rohani yang lebih tinggi dalam kepribadian yang saleh, bijaksana dan berpengetahuan serta terpelajar. Tujuan mempelajari kepribadian  anak-anak sekolah minggu adalah untuk memahami, menjangkau, dan mengajar murid-murid secara lebih efektif melalui kepribadian khususnya yang diberikan Allah kepada anak didik, sehingga kita bisa mendatangkan kehormatan dan kemuliaan bagi Allah. Kata-kata kunci: guru sekolah minggu, kepribadian, mengasihi, mendidi

    IBN RUSYD MEETS RELIGION, PHILOSOPHY AND SCIENCE: IBN RUSYD

    Full text link
    Ibn Rusyd is one of the philosophers who sought to combine religion and philosophy based on Islamic teachings, such as his belief that philosophy is not incompatible with Islam. Even Muslims are required to study it or are encouraged to do so. This research seeks to learn about Ibn Rusyd's efforts in bringing religion, philosophy, and science together and the relevance of Ibn Rusyd's thinking in bringing religion, philosophy, and science together in modern life. The writer uses content analysis, a research method that employs procedures to draw valid conclusions from books and documents. An analysis of Ibn Rusyd's thoughts on harmonizing religion, philosophy, and science, by making a justification classification based on the capacity of Muslim religious understanding will substantially prove a point. Because basically, one's understanding of religion at a certain level will not be separated from the function of reason as a promoter of rational thought. Without reason, one will not be able to accept the truth of religion, even if it is at a low "rational" level. This shows that the relationship between rational truth and religion will never be contradictory. What can be contradictory is human understanding of the contents of revelation. Abstrak: Ibnu Rusyd merupakan salah satu tokoh filsuf yang berupaya menggabungkan antara agama dan filsafat dengan berlandaskan prinsip-prinsip ajaran Islam, seperti pendapat beliau bahwa filsafat tidaklah bertentangan dengan islam, bahkan orang islam diwajibkan atau sekurang-kurangnya dianjurkan untuk mempelajarinya. Penelitian ini ingin mengetahui upaya-upaya Ibn Rusyd dalam mempertemukan agama, filsafat dan sains serta ingin mengetahui relevansi pemikiran Ibn Rusyd mempertemukan agama, filsafat dan sains dalam kehidupan sekarang. Metode yang digunakan adalah content analysis yaitu metode penelitian yang memanfaatkan seperangkat prosedur untuk menarik kesimpulan yang sahih dari sebuah buku dan dokumen. Analisis terhadap pemikiran-pemikiran Ibn Rusyd dalam menyelaraskan agama, filsafat, dan sains, dengan cara membuat klasifikasi pembenaran berdasarkan tingkatan kapasitas pemahaman keagamaan kaum Muslimīn, secara substansial akan menemukan titik simpul. Karena pada dasarnya, pemahaman seseorang terhadap agama pada tingkatan tertentu tidak akan terlepas dari fungsi akal yang sebagai promotor suatu pemikiran yang rasional. Tanpa akal seseorang tidak akan dapat menerima kebenaran agama, meskipun dalam tingkatan “rasional” yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan kebenaran rasio dan agama tidak akan pernah bertentangan, yang bisa bertentangan adalah pemahaman manusia terhadap isi kandungan yang di bawa oleh wahyu. Kata Kunci: Ibn Rusyd, Agama, Filsafat dan Sain

    129

    full texts

    137

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Innovatio: Journal for Religious Innovation Studies
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇