Innovatio: Journal for Religious Innovation Studies
Not a member yet
137 research outputs found
Sort by
DESAIN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PEMODELAN MATEMATIKA UNTUK SISWA SMA DI ABAD 21
Pembelajaran Matematika pada abad 21 dituntut untuk dapat menjadikan pembelajaran lebih bermakna. Tujuan penelitian ini adalah melihat efek potensial penggunaan model pembelajaran pemodelan matematika. Penelitian ini menggunakan metode penelitian design research ini terdiri dari 3 fase yaitu Preliminary Design (Desain Permulaan) ,Experiment, dan Retrospective Analysis. Penelitian ini telah menghasilkan produk Lembar Aktivitas Siswa (LAS) dengan 3 aktivitas, yang mana produk ini telah valid dan praktis berdasarkan tahapan expert review bersama guru, tahap one-to-one dan small group . Rekomendasi penelitian ini adalah dapat melaksanakaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran pemodelan matematika kedepannya pada materi lainnya
DEVELOPMENT OF PROJECT-BASED LEARNING TOOLS INTEGRATED WITH STEM AND LOCAL CONTENT OF KELINTANG JOLO FOR SOUND WAVE
The aim of this study is to develop a project-based learning (PjBL) instructional module integrated with STEM concepts and Jambi's local wisdom. The development model used in this study is the 4-D model, which consists of four stages: define, design, develop, and disseminate. In this study, the researchers only developed the product up to the development stage. Product validation was conducted by two expert lecturers and one educator. The outcome of this study is a STEM-based PjBL instructional module integrated with Jambi's local content on the topic of sound waves, consisting of a lesson plan (RPP) and a student worksheet (LKPD). The feasibility results for the RPP developed by the expert lecturers reached 94.71%, while the teacher's assessment reached 96.47%. Meanwhile, the feasibility results for the LKPD developed by the expert lecturers reached 96%, and the teacher's assessment reached 97%. Additionally, the practicality results for the LKPD yielded an average percentage score of 94.11%, categorized as "very good." Therefore, both the RPP and LKPD products are suitable for implementation.
Keywords: Sound Waves, Instructional Module, STEM-Integrated PjBL Based on Local Wisdom
MARKETING MANAGEMENT OF EDUCATIONAL SERVICES IN ENHANCING COMMUNITY MOTIVATION TOWARDS INTEGRATED ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL
This research is motivated by the increasing growth of education, leading to intense competition among schools. Schools that are unable to compete certainly diminish the motivation of the community to choose them as their children's school, and there is a possibility that the school will be abandoned by its students. This study aims to determine how the marketing management of educational services conducted by SD IT Al Izhar Pekanbaru enhances community motivation towards the school. The method used in this research is qualitative with a descriptive approach. Data collection is carried out through observation, interviews, and documentation. Furthermore, data are analyzed starting from the stages of data collection, data simplification, data presentation, to drawing conclusions. The results of the study show that SD IT Al Izhar Pekanbaru implements marketing management of educational services from planning, organizing, implementing, to controlling. Planning involves searching for information about community needs, service design, programs, promotional strategies, and other innovations. Organizing involves dividing roles and tasks among stakeholders such as survey teams, promotion design teams, promotion execution teams, and controllers. Implementation is carried out by the team according to the established plan utilizing various digital media. Control is performed by all stakeholders to ensure that activities are in accordance with the plan. Through the systematic application of marketing management of educational services, SD IT Al Izhar Pekanbaru has built a reputation as a trusted provider of education in the community
IMPLEMENTASI METODE WAḤDAH DALAM MENINGKATKAN TAHFIDZ AL-QUR’AN SISWA MIS TERPADU MULIA BUANA PARUNGPANJANG BOGOR
MIS Terpadu Mulia Buana Parungpanjang Bogor is one of the leading elementary schools that prioritizes learning tahfidz Al-Qur'an for all students with a target of memorizing 1 juz (juz 30) for each graduate. The method applied by tahfidz teachers at Mulia Buana Integrated MIS is the waḥdah method. This research seeks to explore further the steps for implementing the waḥdah method implemented by Mulia Buana Integrated MIS, and aims to examine the factors that influence students' success in achieving memorization targets. This research uses qualitative methods with observation, interview and documentation data collection techniques. The data analysis technique goes through the stages of data reduction, data presentation and conclusions. From the results of the study, it is known that there is a significant influence of using the waḥdah method in increasing memorization of Al-Qur'an tahfidz in the Mulia Buana Integrated MIS. The successful presentation of tahfidz at MIS Mulia Buana reached 84%. It is also known that apart from implementing the waḥdah method well, there are other factors that contribute to the success of tahfidz Al-Quran, including: student motivation, encouragement from tahfidz teachers, and support from students' parents
DINAMIKA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI MINANGKABAU: DARI SURAU KE PESANTREN
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses terjadinya perubahan lembaga pendidikan Islam di Minangkabau dari surau ke pesantren. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan/library research. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan langkah heuristik, kritik sumber, sintesis, dan penulisan. Sebagai temuan dari penelitian ini adalah pertama antara pendidikan surau dan pesantren memiliki perbedaan yang prinsip. Perbedaan yang paling prinsip adalah pada pendidikan surau suasana demokrasi sangat terbuka, pendidikan bukan hanya persoalan agama, tetapi juga persoalan sosial kehidupan, serta proses pembelajaran adat atau budaya. Sementara pada pendidikan pesantren kyai adalah orang yang paling dihormati dan berkah kyai sebagai jalan memperoleh pengetahuan, pendidikan terfokus pada agama. Kedua terjadinya transformasi surau ke pesantren bukan saja karena modernisasi pendidikan, tetapi politik pendidikan agama juga memiliki andil besar dalam perubahan tersebut. Ketiga secara konstitusi transformasi surau ke pesantren sangat bertentangan dengan konstitusi, karena tugas pemerintah adalah memajukan kebudayaan nasional sebagaimana termuat dalam pasal 32
AUTHORITY OF THE WOMAN "BU NYAI" IN LEADING BUSTANUL ULUM ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN LENTENG POREH SUMENEP
This study examines Nyai's power as head of the Bustanul Ulum Lenteng Poreh Sumenep Islamic boarding school. Women's lives are badly impacted in both the private and societal realms by the issue of women's ontology, defined as God's creation from a man's rib. Women in positions of knowledge and high social prestige, such as Nyai Ustadzah and Lecturers, are unaffected by this issue. Women's leadership abilities are questioned simultaneously as religious dogma lists women as number two. Thus, it casts doubt on the legitimacy of women. Consequently, a strategy is required as a direction for study. The author applies Max Weber's theory to determine Nyai's leading authority and power. Weber divides authority into three parts: namely, management that is traditional, charismatic, legal, and rational. Weber divides authority into three parts: namely, management that is traditional, charismatic, legal, and rational. According to Weber, formal authority based on an old tradition and the position of power based on that tradition is reasonable and deserves respect, thus seeing the old tradition that has developed in a society where Nyai Amaniah is the heir to the leadership of the Bustanul Ulum Islamic Boarding School who has the right to lead even if a woman is called a Nyai.
Abstrak: Tulisan ini mengkaji tentang otoritas kepemimpinan ibu nyai di dalam memimpin pondok pesantren Bustanul Ulum Lenteng Poreh Sumenep. Masalah Ontologi perempuan yang digambarkan ciptaan Tuhan dari tulang rusuk laki-laki berdampak negatif terhadap kehidupan perempuan baik di wilayah privat maupun sosial. Masalah tersebut tidak banyak berpengaruh pada posisi perempuan yang memiliki keilmuan dan status sosial yang tinggi, seperti Nyai Ustadzah dan Dosen. Keraguan akan kompetensi kepemimpinan perempuan bersamaan dengan dogma agama yang menyebut perempuan secara eksplisit mahluk nomor dua. Sehingga memunculkan keraguan tentang kredibilitas perempuan. Maka perlu adanya pendekatan sebagai panduan analisis. Maka penulis menggunakan teori Max Weber untuk mengetahui otoritas dan kekuasaan Nyai sebagai pemimpin, Weber membagi otoritas tiga bagian: yaitu otoritas yang bersifat tradisional, kharismatik, legal rasional. menurut Weber otoritas tradisional berdasarkan tradisi lama serta kedudukan kekuasaan yang dilandasi tradisi itu adalah wajar dan patut dihormati, dengan demikian melihat tradisi lama yang berkembang di masyarakat bahwa Nyai Amaniah merupakan pewaris pimpinan Pondok Pesantren Bustanul Ulum yang berhak memimpin meskipun seorang perempuan yang disebut dengan Nyai.
Kata Kunci: Otoritas Perempuan, Pemimpin pesantren.
 
A STUDY OF LITERATURE ON GAME ADDICTION WITH VIOLENT CONTENT AMONG ADOLESCENTS AND THE ROLE OF COUNSELLORS
Technological developments are now increasingly sophisticated. In Indonesia, the use of the internet, especially among adolescents, is a cause for concern. One of the most accessed content is game onlines. Game onlines that contain elements of violence can have various impacts on adolescents. Starting from psychological problems such as aggressive behavior to disrupt learning outcomes. Then the role of the counsellor in reducing the influence of playing online games that contain violent content is by carrying out guidance and counseling services, namely by conducting information services, individual counseling services, group guidance services and also group counseling services. The research method used is library research using various sources such as books, articles, and journals which are information gathering tools used, both from within and outside the country. This paper describes the dangers of the influence of game onlines that contain elements of violence on adolescents.
Abstrak: Perkembangan teknologi kini semakin canggih. Di Indonesia, penggunaan internet khususnya di kalangan remaja cukup memprihatinkan. Salah satu konten yang paling banyak diakses adalah game online. Game online yang mengandung unsur kekerasan dapat menimbulkan berbagai dampak bagi remaja. Mulai dari masalah psikologis seperti perilaku agresif hingga mengganggu hasil belajar. Kemudian peran konselor dalam mengurangi pengaruh bermain game online yang mengandung konten kekerasan adalah dengan melakukan layanan bimbingan dan konseling yaitu dengan melakukan layanan informasi, layanan konseling individu, layanan bimbingan kelompok dan juga layanan konseling kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan berbagai sumber seperti buku, artikel, dan jurnal yang merupakan alat pengumpul informasi yang digunakan, baik dari dalam maupun luar negeri. Tulisan ini menjelaskan tentang bahaya pengaruh game online yang mengandung unsur kekerasan pada remaja.
Kata Kunci: Masa remaja, game, konten kekerasan, agresi
 
MAPPING THE COMMODIFICATION OF RELIGION IN PHILOSOPHICAL-ETHICAL DISCOURSE
This work examines the philosophical-ethical debate regarding the commodification of religion amidst the duality of views regarding the commodification of faith that are developing, both from a negative and positive perspective. In the process, the author conducted a literature review of works about the commodification of religion from various perspectives, leading them to a philosophical-ethical analysis to obtain valid and reliable information. In the end, the author found two significant views regarding the commodification of religion in ethical philosophical discourse. First, some see the commodification of belief as a negative thing, thus positioning it as a process that has a secular nuance, is synonymous with capitalism, and must be avoided. Instead, it is feared that the commodification of religion will have the impact of dimming and disappearing the spiritual and social power of faith as a determinant of socio-religious action, as happens in traditional societies. However, on the other hand, some groups see it from a positive perspective, placing the commodification of religion as part of the process of adapting religion to modernity, which inevitably must be passed if religion is to survive in today's transmodern era, which is filled with consumerist desires or extraordinary consumerism. Instead, these groups see that consumerism does not significantly influence religious spirituality. Instead, it will expand the reach of religion and all its attributes at the global level.
Abstrak: Tulisan ini mengkaji perdebatan etika filsafat mengenai komodifikasi agama di tengah dualitas pandangan komodifikasi agama yang berkembang, baik dari sudut pandang negatif maupun positif. Dalam prosesnya, penulis melakukan tinjauan pustaka terhadap karya-karya tentang komodifikasi agama dari berbagai sudut pandang, menganalisis etika filsafat untuk memperoleh informasi yang valid dan dapat dipercaya. Penulis menemukan dua pandangan signifikan mengenai komodifikasi agama dalam wacana etika filsafat.Pertama, ada yang memandang bahwa komodifikasi agama sebagai hal yang negatif sehingga memposisikannya sebagai proses yang bernuansa sekuler, identik dengan kapitalisme, dan harus dihindari. Sebaliknya, komodifikasi agama dikhawatirkan akan berdampak meredupkan dan menghilangkan kekuatan spiritual dan sosial agama sebagai penentu tindakan sosial keagamaan, seperti yang terjadi pada masyarakat tradisional. Namun di sisi lain, sebagian kalangan melihatnya dari sudut pandang positif, dengan menempatkan komodifikasi agama sebagai bagian dari proses adaptasi agama terhadap modernitas, yang mau tidak mau harus dilalui jika agama ingin bertahan diera transmodern saat ini yang penuh dengan tuntutan dengan keinginan konsumeris atau konsumerisme yang luar biasa. Sebaliknya, kelompok tersebut menilai konsumerisme tidak berpengaruh signifikan terhadap spiritualitas keagamaan. Sebaliknya, hal ini akan memperluas jangkauan agama dan segala atributnya di tingkat global.
Kata kunci: Komoditas, Spiritualitas, Kapitalisme, Budaya Konsumen, Modernita
THE ROLE OF SCIENTIFIC THINKING TOOLS IN SCIENCE DEVELOPMENT
This article discusses the role of scientific thinking tools in developing science. Over time, science has also expanded. The development of science must be connected to the human ability to think scientifically. Tools are needed to carry out scientific thinking activities: language, logic, mathematics, and statistics. Mastering good scientific thinking tools should also support good scientific thinking skills. One step towards mastery is knowing the role of each means of thinking in Scientific thinking. This article was developed using qualitative methods to review related literature. The results obtained are presented as a description that directly discusses the role of scientific thinking tools in developing science.
Abstrak: Artikel ini membahas tentang peranan sarana perbikir ilmiah dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Sesuai dengan perkembangan zaman, maka ilmu pengetahuan juga mengalami perkembangan. Perkembangan ilmu pengetahuan tidak terlepas dari kemampuan manusia untuk berpikir secara ilmiah. Untuk dapat melakukan kegiatan berpikir ilmiah dengan baik maka diperlukan sarana, berupa: bahasa, logika, matematika dan statistika. Kemampuan berpikir ilmiah yang baik hendaklah didukung dengan penguasaan sarana berpikir ilmiah yang baik pula. Salah satu langkah ke arah penguasaan itu adalah mengetahui dengan benar peranan masing-masing sarana berpikir tersebut dalam keseluruhan proses berpikir ilmiah. Artikel ini dikembangkan dengan metode kualitatif berupa pengkajian literatur yang terkait. Hasil yang didapatkan disajikan dalam bentuk deskripsi yang mebahas langsung tentang peranan sarana berpikir ilmiah dalam perkembangan ilmu pengetahuan
Kata kunci: Berpikir, ilmiah, bahasa, logika, matematika, statistik
ACTIVE LEARNING STRATEGIES INCREASING MOTIVATION TO LEARN ISLAMIC RELIGIOUS AT THE PRIMARY SCHOOL (SDIT) INSAN RABBANI LAMPUNG
Motivation for learning is needed to generate enthusiasm for learning and acquiring knowledge. This research method is qualitative through observation, interviews, and documentation. This research was conducted at Primary School IT Insan Rabbani Kotabumi, North Lampung. This study aims to discover that the application of active learning strategies in learning Islamic religious education can significantly impact learning Islamic religious education. The results obtained in this study are that the Primary School IT Insan Rabbani uses various learning methods in the learning process because that way, students have the motivation to study religion and are motivated to be active in learning, The learning methods used are such as Snowball Throwing, making creations, being present in front of the class, singing, and asking questions. Learn with various methods so that students are active and motivated to study Islamic religious education, and, in this way, students can more easily understand and remember Islamic religious education lessons.
Abstrak: Motivasi dalam pembelajaran sangat dibutuhkan untuk membangkitkan semangat belajar dalam memperoleh ilmu pengetahuan. Metode penelitian ini ialah kualitatif dengan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SDIT Insan Rabbani Kotabumi Lampung Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif dalam pembelajaran Pendidikan agama islam dapat memberikan dampak yang besar pada pembelajaran Pendidikan agama islam. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini ialah SDIT Insan Rabbani menggunakan berbagai macam metode pembelajaran dalam proses pembelajaran karena dengan begitu siswa memiliki motivasi untuk belajar ilmu agama, dan termotivasi untuk aktif dalam pembelajaran, metode pembelajaran yang digunakan yaitu seperti: ‘Snowball Throwing’, membuat kreasi kemudian di presentasikan di depan kelas, menyanyi dan tanya jawab. Membuat pembelajaran dengan berbagai macam metode agar siswa aktif dan memiliki motivasi untuk belajar Pendidikan agama islam dan dengan begini siswa jadi lebih mudah memahami dan mengingat pelajaran Pendidikan agama islam.
Kata Kunci: Strategi Pembelajaran Aktif, Motivasi, Pendidikan Agama Islam