Ishlah - Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah
Not a member yet
    267 research outputs found

    Teologi Pembebasan Ali Syari’ati (Kajian Humanisme dalam Islam)

    Get PDF
    Abstract  As one of the most prominent Muslim thinkers of modern times, Ali Syari 'ati's role in resisting the repression of Pahlevi's regime is undeniable. He presented himself as a propagandist gusting the spirit of youth in Iran in the 1970's to rise up and resist the authoritarian and oppressive regime of Pahlevi. Ali Syari 'ati had succeeded in building a revolutionary islamic ideology on the foundations of tauhid to elevate degrees and support egalitarianism in humans. In the view of Ali Syari 'ati, tauhid is a oneness between god, human, and the universe. Therefore, any form of social discrimination, injustice, depotism, and persecution must be opposed because it is separate from the rivals of tauhid. It's a library research which deals with liberation theological thinking in the perspective of Ali Syari 'ati in lifting and fighting for emancipation, responsibility and human freedom. The subject of this post is the biography of Ali Syari 'ati, the views of the tauhid world: the tauhid is the free previews of Ali Syari 'ati, the religious humanistic concept Ali Syari'ati, and the tauhid scheme of thought in the religious humanistic concept of Ali Syari'ati. Abstrak Sebagai salah satu pemikir Muslim terkemuka di zaman modern, peran Ali Syari’ati dalam melawan penindasan rezim Pahlevi tidak dapat dimungkiri lagi kebenarannya. Ia tampil sebagai propagandis yang membakar semangat kaum muda di Iran pada 1970-an untuk bangkit dan melawan rezim Syah Pahlevi yang otoriter dan menindas. Ali Syari’ati berhasil membangun ideologi Islam yang revolusioner dengan fondasi tauhid untuk mengangkat derajat dan menyokong egalitarianisme (persamaan) pada manusia. Dalam pandangan Ali Syari’ati, tauhid adalah kesatuan antara Tuhan, manusia, dan alam semesta. Maka, segala bentuk diskriminasi sosial, ketidakadilan, kedzaliman, dan penindasan harus dilawan karena termasuk hal yang syirik (lawan tauhid). Tulisan ini merupakan library research yang membahas tentang pemikiran teologi pembebasan dalam prespektif Ali Syari’ati dalam mengangkat dan memperjuangkan emansipasi, tanggung jawab dan kebebasan manusia. Sub pembahasan dalam tulisan ini adalah biografi Ali Syari’ati, pandangan dunia tauhid: Tauhid yang membebaskan prespektif Ali Syari’ati, konsep religius humanistik Ali Syari’ati, serta skema pemikiran tauhid dalam konsep religius humanistik Ali Syari’ati

    Metode Menentukan Kesahihan Hadis: Teori dan Aplikasi aL-Hakim dalam Kitab aL-Mustadrak ‘Ala Shahihain

    Get PDF
    Al-Hakim adalah tokoh ahli hadis yang berpengaruh dalam dunia Islam. Salah satu karyanya yang familiar adalah al-Mustadrak ‘ala al-Shahihain, yang merupakan bentuk manifestasi aplikasi metode al-Hakim dalam menentukan kesahihan hadis. Tulisan ini bermaksud melakukan eksplorasi lebih jauh metode al-Hakim dalam menentukan kesahihan hadis yang dia manifestasikan dalam karyanya tersebut. Dengan metode deskriptif-analitis, didapati kesimpulan bahwa al-Hakim menggunakan prinsip ijtihad dalam menentukan metode kesahihan hadis, dan ia membaginya menjadi empat paradigma sudut pandang; (1) dilihat dari kriteria kesahihan hadis, (2) dilihat dari klasifikasi hadis, (3) dilihat dari pendekatan status sanad dan matan, dan (4) dilihat dari standar penentuan kesahihan hadis. Adapun langkah yang dilakukan dalam menentukan kesahihan hadis berdasarkan syarat perawi, al-Hakim membagi menjadi lima kategori, yakni; (1) hadis yang sesuai dengan syarat Shahihain, (2) hadis yang sesuai dengan syarat al-Bukhari, (3) hadis yang sesuai dengan syarat Muslim, (4) hadis yang sesuai dengan syarat al-Hakim, dan (5) hadis yang tidak dinilai al-Hakim. &nbsp

    PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS) DI DESA KOTO BARU KECAMATAN KOTO BARU (2020): Pebi Julianto

    Get PDF
    Community Participation in a Self-Help Housing Stimulation Program (BSPS) in Koto Baru Village in Koto Baru (2020) with the problem formulation How is Community Participation in a Self-Help Housing Stimulant Assistance Program (BSPS) in Koto Baru Village in Koto Baru (2020) ?Research Objectives To determine Community Participation in a Self-Help Housing Stimulant Assistance Program (BSPS) in Koto Baru Village in Koto Baru (2020). This study uses a qualitative approach where data is obtaneid through field interviews of 9 informants who refer to the research indicators namely, (1) Stages of participation (2)Type of participation (3)Level of participation (4) Faktors that affect participation. The data obtained in the field were analyzed based on researchers’ interpretation which then triangulated the data and displayed excerpts of answers from research informants. The result of this study can be concluded that the Koto Baru Village has the right to be made a priority in the BSPS program, the community Participation is considered lacking in the implementation of the BSPS Program, the contributing factors are the lack of self-help in the form of money form government and the community is not involved in decision making, for that the authors suggest that the government directs, guides and controls the implementation of the BSPS program in the future so that it can run well

    Strategi Diplomasi Indonesia dalam Pembebasan Papua Tahun 1949-1963

    Get PDF
    Masa perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam upaya pembebasan Papua menjadi agenda besar dalam penghapusan kolonialisme. Sehingga upaya diplomatik dilakukan baik itu diplomasi terbuka maupun tertutup. Untuk menjawab permasalahan tersebut dilakukan penelitian sejarah dengan menggunakan langkah-langkah metode penelitian yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian meliputi diplomasi terbuka dengan cara melalui sidang umum PBB tahun 1954-1957, Konferensi Asia-Afrika 1955 dan kebijakan kofrontasi. Selanjutnya Diplomasi Tertutup melalui diplomat Amerika Serikat Ellsworth Bunker yang diperintah langsung oleh Sekjen PBB U Thant, usulan ini menjadi jalan keluar menuju perdamaian untuk menghentikan perselisihan antara Indonesia dan Belanda atas masalah Papua. &nbsp

    Membangun Ecotheology Qur’ani : Reformulasi Relasi Alam dan Manusia dalam Konteks Keindonesiaan

    Get PDF
    Penelitian ini menunjukkan hakikat penting relasi manusia (makhluk) dan alam dengan mengedepankan nilai agama Islam. Komponen alam ini terdiri dari hewan, air, tanah dan udara. Prinsip ecotheology ini membangun doktrin kepedulian umat muslim terhadap lingkungan, karena lingkungan telah menjadi isu penting dan sangat mengkhawatirkan pada masa sekarang. Terdapat pedoman penting yang harus diperhatikan dalam ecotheology Qur’ani ini, yakni pilar ketauhidan, khilafah, dan akhīrah (akuntabilitas). Prinsip ini dieksplorasi dari nilai-nilai yang telah diajarkan di dalam al-Qur’an dengan mengedepankan prinsip teologi. Hasil ini diharapkan mampu mengarusutamakan kembali perhatian umat Islam terhadap alam yang telah abai dengan ciptaan Tuhan dan berdampak pada upaya umat Islam mencegah, menjaga serta melestarikan segala ciptaan Tuhan, melalui pola pikir ataupun tindakan

    Kandungan al-Fātihah Karya Bahrum Rangkuti (Koherensi al-Fātihah dengan Pancasila)

    Get PDF
    Tulisan ini mengkaji tentang salah satu karya tafsir Indonesia, yakni buku Kandungan Al-Fatihah yang ditulis oleh Bahrum Rangkuti, salah satu sastrawan Indonesia. Pokok permasalahan yang dikaji adalah: bagaimana penafsiran Rangkuti terhadap surah al-Fatihah yang dikoherensikan dengan Pancasila, bagaimana manhaj, thariqah, lawn, dan uslub tafsirnya. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) dengan menggunakan metodologi penafsiran al-Qur’an dan diintegrasikan dengan pendekatan filologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Rangkuti dalam bukunya menafsirkan surah al-Fatihah dengan visi kebudayaan, lalu menghadapkannya dengan Pancasila. Rangkuti menjelaskan bahwa surah al-Fatihah mengandung lima pokok (ushul), yaitu Allah, Rabb al-‘Alamin, al-Rahman, al-Rahim, dan al-Malik. Dari lima pokok ini, kemudian Rangkuti menjelaskan bahwa di dalamnya juga mengandung penjelasan tentang aspek politik, sosial, ekonomi, lalu mengaitkannya dengan Pancasila. Adapun manhaj yang digunakan dalam karya tersebut adalah dominan ke tafsir bi al-ra’yi di samping juga terdapat beberapa penafsirannya menggunakan tafsir bi al-ma’tsur. Thariqah/ metode tafsirnya adalah tahlili (analisis) dengan lawn/corak adab al-ijtima’i (sosial kemasyarakatan). Sedangkan uslub (sistematika) tafsirnya dimulai dengan penjelasan tentang al-Fatihah, maksud masing-masing ayat, selanjutnya diuraikan kandungan surah al-Fatihah ke dalam bab-bab yang terdapat dalam buku tersebut sampai akhir. &nbsp

    Tradisi Budaya Masyarakat Islam di Tatar Sunda (Jawa Barat)

    Get PDF
    Di era globalisasi ini arus perubahan budaya lintas negara sangat cepat terjadi. Di satu sisi sangat mengkhawatirkan dan satu sisi lain menggembirakan. Kekhawatiran tersebut dirasakan karena perubahan budaya bersifat Trans-Nasional akan mengubah struktur identitas budaya-budaya lokal yang sudah mapan digantikan dengan budaya yang lebih bersifat radikal, tanpa kompromi. Menggembirakannya adalah budaya lokal yang dapat bertahan dari hembusan badai yang menghadang dengan sangat kencang akan menjadi model dan contoh dari bangsa-bangsa lain untuk dapat belajar dari budaya kita. Tulisan ini akan menjelaskan bagaimana sebuah budaya lokal di Tatar Sunda (Jawa Barat) mampu berakulturasi dengan agama Islam yang dianut oleh masyarakat Sunda sebagai agama mayoritas menjadikan agama Islam dijalankan dalam aspek kehidupan berbaur dengan budaya setempat dengan mengakar kuat bahwa Islam adalah Sunda dan Sunda adalah Islam. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metodologi kualitatif. Digunakannya metode ini agar mudah menjelaskan (to eksplanation)  suatu fenomena yang terjadi di masyarakat Tatar Sunda (Jawa Barat) dengan menggunakan kajian budaya dengan tahap heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi

    Islam Kaffah Menurut Pandangan Ibnu Katsir

    Get PDF
     Kata kaffah di dalam al-Qur’an terdapat satu kali yaitu dalam QS. al-Baqarah ayat 208, dan Islam secara menyeluruh di dalam al-Qur’an terdapat dalam surat al-Baqarah ayat 208, surat an-Nisa’ ayat 125, surat al-An’am ayat 153 dan 162. Untuk memahami makna Islam secara kaffah (menyeluruh), peneliti mengambil penafsiran dan pemahaman Ibnu Katsir terkait dengan Islam dalam Tafsir Ibnu Katsir. Adapun alasan-alasan mengangkat tokoh Ibnu Katsir antara lain, pertama, ia merupakan salah satu ulama kontemporer yang sangat berpengaruh di Indonesia sehingga akan lebih mudah untuk memahami kontekstualisasi antara Islam dengan lingkungan dengan masyarakat muslim Indonesia. Kedua, pemikiran Ibnu Katsir di bidang tafsir banyak dikenal dan diikuti oleh masyarakat Indonesia karena dalam menafsirkan al-Qur’an ia menggunakan bahasa yang sederhana, ringan, dan mudah dimengerti baik oleh kalangan akademisi maupun masyarakat umum.   &nbsp

    Dakwah Sirriyah dan Jahriyah Perspektif Al-Quran

    Get PDF
    Dakwah merupakan kegiatan penyebarluasan ajaran agama Islam, pelakunya disebut daʻi. Berdasarkan nash Al-Quran, kata daʻi pertama kali digunakan untuk Allah, Iblis, baru setelah itu Rasulullah SAW. Saat mengemban misi Allah SWT tersebut, Rasulullah SAW pertama kali melaksanakannya dengan cara sembunyi-bunyi, karena selain Islam adalah agama baru yang ajaranya intinya adalah mentauhidkan Allah SWT, dakwah Nabi Muhammad juga mendapat penolakan dari kaum kafir Quraisy. Lima sebab yang mendorong keras orang-orang Quraisy menentang seruan Islam, yaitu: 1) Mereka tidak dapat memilah dan memisahkan antara kenabian dengan kekuasaan. Mereka beranggapan bahwa mengikuti seruan Muhammad berarti menyatakan diri tunduk dan taau kepada Bani Abdul Muthalib. 2) Nabi Muhammad mengkampanyekan persamaan hak dan kedudukan antara kalangan bangsawan dan hamba sahaya. 3) Para pemuka Quraisy tidak terima ajaran Nambi Muhammad tentang kebangkitan dan pembalasan di alam akhirat. 4) Taklid  kepada ajaran dan kepercayaan nenek moyang adalah kebiasaan yang sudah mengakar pada bangsa Arab. 5) Pemahat dan pedagang patung beranggapan bahwa Islam sebagai agama yang menghambat rezeki mereka. Setelah itu, dengan semakin banyaknya penganut agama Islam, serta jaminan keamanan dari beberapa sahabat, Nabi Muhammad secara berangsur berdakwah dengan cara terbuka atau terang-terangan. &nbsp

    Debut Politik Muhammad Ibn Abdul Wahhab & Muhammad Ibn Saud

    Get PDF
    Pada pertengahan abad 18 tepatnya tahun 1746, kekuasaan baru Saudi Arabia berhasil dibentuk dan dimulai dengan dua orang yang  berpengaruh yakni Muhammad Ibn Saud dan Muhammad ibn Abdul Wahhab. Melalui otoritas keagamaannya, kedua tokoh ini melalui beberapa gagasan-gagasannya yang terobsesi memurnikan syariat Islam dari perilaku bid’ah, khurafat, dan takhayul. Penelitian ini bertujuan untuk menelisik lebih jauh bagaimana pemikiran teologi Muhammad Ibn Abdul Wahhab, kondisi sosial, ekonomi Arab Saudi, dan pengaruhnya  dalam dunia perpolitikan hingga terbentuknya al-Mamlakah al-‘Arabiyyah al-Su’udiyyah? Penelitian ini menggunakan riset berbasis pustaka (library-based research), yaitu dengan mengumpulkan data sekaligus meneliti refrensi-refrensi terkait yang digunakan untuk memberikan gambaran yang dimaksud dengan mengacu pada tulisan-tulisan Muhammad Ibn Abdul Wahhab sebagai sumber primer dan literatur-literatur lain yang berkaitan dengan objek penelitian sebagai sumber rujukan sekunder

    255

    full texts

    267

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ishlah - Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇