Research Repository of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
966 research outputs found
Sort by
Using critical reading strategies; one way for assessing students’ reading comprehension
Assessment is the evaluation for the students’ ability in one material or one subject of learning in
order to know how far the students understand the material are, and it needs an authentic one to get
the best result of the students’ learning. Many assessment have been done in assessing students’
reading comprehension, meanwhile not all assessment is appropriate to the students’ need.
Moreover, in assessing students’ reading comprehension, an authentic assessment can be in the real
world or the real context for their living and their environment. An Authentic Task is an assignment
given to students designed to assess their ability to apply standard-driven knowledge and skills to
real-world challenges. One way to assess students’ reading comprehension can be done by using
Critical Reading Strategies. It is known that the strategy help the students in comprehending the
contents of the text well. By applying the strategies, the students will be more comprehend about the
text. It is realized that it is difficult for the students to use it, meanwhile it is proved that it makes the
students understand the text well. Thus, it can be concluded that the students’ reading
comprehension can be evaluated by using Critical Reading Strategies, and it is proved that it has
good result
Bentuk kriminal warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II b Padangsidimpuan
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah semakin maraknya angka kriminalitas di Kota Padangsidimpuan ditandai dengan makin maraknya tindakan kriminalitas di lingkungan masyarakat yang ditangani Lapas Kelas II B Padangsidimpuan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bentuk kriminalitas dan faktor penyebabnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bentukbentuk dan faktor penyebab prilaku kriminal serta upaya mengatasi dan penanggulangan tindakan criminal di Kota Padangsidimpuan dengan menggunakan
metode deskriftif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyimpangan sosial/kriminalitas yang dominan terjadi di Kota Padangsidimpuan adalah penyalahgunnan narkoba dan kesusilaan, dan faktor penyebabnya adalah factor
ekonomi, lingkungan dan keluarga. Upaya mengatasi dan menanggulangi tindakan kriminal dengan penegakan hukum oleh lembaga criminal justice system dan upaya pembinaan oleh Lembaga Pemasyarakatan secara maksimal
Pengaruh lingkungan sosial utama terhadap pelaksanaan ibadah solad fardu remaja awal usia 13-18 tahun di pedesaan ”x” Kabupaten Padang lawas Sumatera Utara
Environmentally social have influence that really sensitif to adolescent religious service performing. There is stripling, which obedient perform religious service and there is also stri pling that don't obedient. Obedient deep eks periment this focus it is especially performing sholat five times, thus that becomes research question in write-up it is: 1). how is social en vironmental picture adolescent; 2). how is re ligious service performing picture sholst five their time, and 3). Like which influence envi ronmentally social to sholat's religious service performing five.
Social environmental research main is fam ily, neighbour, coeval friend and social organ ization that is followed, meanwhile sholad far dhu is sholad five time that becomes to do bit stripling at silvan "x. framework thoughts that is advanced is getting better main social environment this therefore getting steady eks perince sholad five time that is meant.
This research is observational quantitative descriptive. Population in observational it is exhaustive stripling but one becomes sample be only that old 13 18 years that total 32 per son. This research is total population. Instru ment that is utilized is questionnaire. Before instrument is utilized beforehand done by va lidity quiz, reliabilitas, meanwhile analisis uti lizes product moment's correlation, determi nansi's coefficient, regression equation and li near regression quiz.
Of count result points out to assess a 39,22, point b-0,403, soc-39,22 +0,403X It points out that variable y. gets to be pre dicted by equation 39,22 +0,401X. If varia ble x well worth I therefore point as big as 39,22. After beca done count on attachment to sce variable influence x to Variable y. sc quired f as big as 7,36. After f computing gotten then combination witch goes to f table as big as 3.98. Acquired thus f computing ^ f table whuch is 7.36 ^3.98.
Base that arithmetic result can be con cluded that there is influence which signifikan among variable x to variable Y. Thus can con clude hypothesis in observational it is ac cepted, in other words available influence that signifikan among environmental social to ado lescent religious service performing in particu lar sholat mandatory five times at Silvan 'x" (Batusundung)
Larangan perkawinan di antara dua khotbah: tinjauan Hukum Islam atas praktik perkawinan di Desa Sibiruang Kabupaten Kampar Riau
In the Islamic law there is a marriage prohibition related to time, which is a prohibition on getting married when a person performs ihram, both the ihram of hajj and ihram of umrah and in the iddah period. The people of Sibiruang Village, Koto Kampar Hulu District, Kampar Regency, Riau Province, besides adhering to Islamic law, are still firmly adhered to the customs that have been passed hereditary to the prohibition of marriage between two praying sermons of Eid al-Fitr and Eid al-Adha or from the 1st Shawwal after the Eid al-Fitr to 10 Zulhijjah before the Eid al-Adha. Sibiruang people believe if someone violates, he will get a negative impact on the life of his family someday. This articlewants to examine the marriage prohibition between two praying sermons of Eid al-Fitr and Eid al-Adha and the traditional custom sanctions for those who break the perspective of Islamic law
Sistem layanan dan informasi perpustakaan fakultas pada perguruan tinggi
Libraries as the provision of information, airport users must have either directly or requesting served by mail, telephone and others. Use of the library at the Faculty in Higher Education is still limited among certain such students, educators and the community for the purpose of learning, teaching, and writing a thesis or a thesis or research proposals and reports. Good service system needs to be owned by a library, it is a must to achieve the purpose of the library as an information, as well as the availability of a complete library materials describe the quality of the library at the Faculty. Improved services and expectations of library users would treasury library materials or the latest update is the progress of a library. Services in the library is needed to further motivate users in the functioning of the library
Posisi ulama dalam pemerintahan Kota Padangsidimpuan
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang posisi ulama dalam pemerintahan di Kota Padangsidimpuan. Mengingat posisi ulama adalah posisi yang harus dipertimbangkan oleh kalangan pemerintah sebagai bagian
dari unsur masyarakat yang memiliki potensi yang tidak dimiliki oleh orang kebanyakan dan ulama adalah mitra pemerintah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan perolehan data melalui observasi dan wawancara terhadap ulama dan cendekiawan muslim yang ada di Kota Padangsidimpuan.Hasil penelitian mendapatkan bahwa gaya pemerintahan Kota Padangsidimpuan kurang memperhatikan kegiatan keagamaan, kecuali yang rutinitas seperti MTQ, dan kegiatan pada bulan Ramadhan. Kegiatan mensejahterakan
masyarakat pun belum terlihat. Perhatian pemerintah kepada sector pendidikanyang merupakan symbol kota Padangsidimpuan juga luput dari perhatian. Peran ulama juga terasa masih kecil dalam memberikan kontribusi untuk pembangunan, komunikasi yang terjalin adalah komunikasi satu arah belum
tercipta saling membutuhkan. Karena peran ulama masih kecil sehingga ulama belum bisa memberikan warna ulama kepada pemerintah. Pemerintah menjauh dari ulama. Pemerintah mendekat kepada ulama dalam waktu-waktu tertentu,
dan itupun jika ulama tersebut besar pengaruhnya di masyarakat. Saluran komunikasi antara ulama dan masyarakat masih tradisional belum dalam bentuk yang modern dan akurat, sehingga banyak yang tidak dapat diserap pemerintah
akhirnya pemerintah kecil memberikan penghargaan kepada ulama karena kecil pula kontribusi ulama terhadap pemerintah
Pengaruh motivasi dan metode mengajar terhadap prestasi mata kuliah hadits mahasiswa IAIN Padangsidimpuan
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang metode
pembelajaran yang di pakai oleh dosen dan gambaran motivasi yang dibuat
kepada mahasiswa serta terlihat pengaruh motivasi dan metode pembelajaran
terhadap prestasi belajar mata kuliah Hadits Mahasiswa IAIN
Padangsidimpuan. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa Motivasi dari
dosen mata kuliah Hadits termasuk dalam kategori sedang dengan dan
metode mengajar dosen juga termasuk kategori sedang. Sedangkan prestasi
mata kuliah Hadits mahasiswa IAIN Padangsidimpuan masuk kategori Baik
dengan rata-rata perolehan nilai 76,75 (kategori nilai B). Temuan penelitian ini
memperlihatkan bahwa motivasi dari dosen dan metode mengajar dosen baik
secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama mempunyai pengaruh
yang signifikan terhadap prestasi mahasiswa dalam mata kuliah Hadits
Ulama berbagi otoritas: fungsi dan peran MUI Kota Padangsidimpuan dalam meningkatkan kesadaran dan budaya hukum masyarakat
Otoritas berkaitan dengan pengaruh seseorang, kewenangan, memerintah,
mengendalikan orang lain sehingga menimbulkan ketundukan secara suka rela.
Otoritas MUI Kota Padangsidimpuan dalam menjalankan fungsi secara teoritis
adalah sebagai wadah musyawarah, silaturrahmi para ulama, zuama dan
cendekiawan muslim dalam mengayomi umat, mengembangkan dan
mengamalkan ajaran Islam, menggalang ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan
yang Islami. Sebagai wadah yang mewakili umat Islam dalam hubungan dan
konsultasi antar umat beragama serta pemberi fatwa kepada umat Islam dan
pemerintah, baik diminta maupun tidak diminta. Otoritas MUI Kota
Padangsidimpuan tengah berhadapan dengan arus globalisasi, liberalisasi,
lembaga-lembaga yang memiliki otoritas, organisasi sosial keagamaan Islam
lainnya. Untuk itu fungsinya harus dikembangkan sesuai kualitas dan kuantitas
persoalan hidup yang semakin berkembang. Sementara dalam hal peran secara
praktis telah berbagi otoritas dengan lembaga yang memiliki otoritas murni dan
otoritas yang diciptakan, sehingga otoritas itu terpencar dan terfungsikan olehlembaga lain. Dalam banyak hal, otoritas MUI Kota Padangsidimpuan lebih
banyak diarahkan pada upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat,
kemudian baru mengarah pada upaya meningkatkan budaya hukum
masyarakat
Strategi reflektif dan transinternal sebagai upaya menumbuhkan penghayatan siswa dalam pembelajaran PAI
Pembelajaran PAI di sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar sampai
ke tingkat lanjutan atas bahkan pembelajaran agama di perguruan
tinggi, umumnya lebih berorientasi kognitif. Peserta didik lebih
ditekankan untuk mengetahui ajaran agama, sementara aspek
penghayatan dan keterampilan/pengamalan terabaikan. Hal ini
menyebabkan peserta didik tau tapi tidak mengamalkan ajaran
agama. Untuk memperbaiki kekeliruan tersebut peneliti berupaya
menawarkan strategi pembelajaran yang berorientasi afektif yaitu
strategi pembelajaran reflektif dan transinternal. Penelitian ini
dilaksanakan di kelas X 5 SMA N 3 Padangsidimpuan dengan siswa
berjumlah 39 orang yang keseluruhannya beragama Islam, 17 lakilaki
dan 22 perempuan. Adapun rancangan penelitian dilakukan
dengan tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan,
observasi dan refleksi. Sedangkan jenis data yang akan dikumpulkan
adalah sikap, kesadaran rasional dan keluasan wawasan siswa serta
perasaan dan penghayatan siswa terhadap nilai-nilai ajaran Islam.
Analisis data secara naratif dan juga menggunakan analisis statistik
deskriptif dalam bentuk tabulasi frekuensi. Dalam pelaksanaannya,strategi reflektif maupun transinternal telah berhasil menumbuhkan
sikap mental, kesadaran rasional, keluasan wawasan, perasaan
kagum akan kekuasaan Allah, empati terhadap sesama makhluk
Allah, terdorong untuk merubah perilaku yang kurang baik dan
meningkatkan perbuatan baik
Optimalisasi zakat dalam ekonomi Islam
As a pillar of Islam, zakat is the economic foundation of moslems. The
distribution of zakat for productive activities has certainly brought positive
impacts on the national development. Also, zakat has been the main capital of
the lower economic society. In the Islamic economic discussion, zakat promotes
the justice values focusing on the micro economy. As the social instrument, zakat
plays an important role in the moral and social-based economic development.
As Mannan points out that zakat is built upon the five principles namely faith,
productivity, logical reasoning, easiness, and truth. This writing reveals the role
of zakat in the history and its contribution for ritual worship as well as the
moslem’s prosperity, particularly for the mustahiq, those who receive the zakat.
The question remains is whether zakat is believed as the asset of socio-economic
growth or as a mere Islamic ritual. Another question is about the management of
zakat which should be productive rather than consumptive. This writing deals
with the discussion of zakat as an Islamic ritual which is inherent with socioeconomic
context. This writing uses the comparative approach between
normative principles (al-Qur’an and Hadits) and its socio historical implication