E-journal Universitas Veteran Bangun Nusantara
Not a member yet
2863 research outputs found
Sort by
Upaya Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Novick pada Siswa Kelas VIII MTs Al Jauhar
Students have different characteristics and backgrounds. One way for teachers to meet the learning needs of students who have different characteristics is to apply the Novick learning model. This research aims to increase student activity and learning outcomes through the Novick learning model on flat-sided geometric material. This research is classroom action research (PTK) with four stages, namely planning, action, observation, and reflection. The subjects in this research were 24 students in class VIII A of MTs Al Jauhar. The research results showed an increase in the weight value of student activities in the initial condition of 11 or 24,75 to 20 or 45,00% in cycle I, then increased to 27 or 60,75% in cycle II, and again increased to 35 or 97,22% in cycle III. Then from the results of the average value of the conditions initial 62,1 to 70,41 in cycle I, then increased to 73,75 in cycle II, and increased again to 85 in cycle III. This research appears to be a process of increasing activity and results from student learning from before the action, after the action in cycle I, cycle II, and cycle III in learning using the Novick learning model in the classroom after going through 3 cycles. The results of this research state that there is an increase in student activity and learning outcomes when implementing the Novick learning model
Sosialisasi Sosialisasi dan Edukasi Bahaya HIV/ AIDS pada Karang Taruna Desa Tanjung
Kasus HIV (ODHIV) pada bulan September 2023, terdapat sekitar 515.455. Di Jawa Tengah, pada tahun 2022 tercatat 1.484 kasus, sementara di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2023 jumlah kasus mencapai 102. Kementerian Kesehatan telah meluncurkan program Three Zero HIV/AIDS 2030 dengan tujuan untuk mencapai zero infeksi baru, zero kematian, dan zero stigma serta diskriminasi terhadap HIV/AIDS pada tahun 2030. Di Desa Tanjung, terdapat kekhawatiran terkait pengetahuan rendah tentang HIV/AIDS di kalangan remaja karang taruna. Untuk mendukung program pemerintah, Tim PPK Ormawa melakukan pemetaan permasalahan dan mengimplementasikan pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi bahaya HIV/AIDS kepada remaja karang taruna. Setelah sosialisasi dan edukasi, dilakukan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 30%. Kesimpulannya, sosialisasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja karang taruna mengenai bahaya HIV/AIDS, mendukung upaya pemerintah dalam pencapaian program Three Zero
Masterplan Eco-Technovillage dalam Dimensi Ekologi menuju IDM Desa Mandiri Berkelanjutan Desa Sidorejo, Tirtomoyo, Wonogiri
Sustainable Development Goals (SDGs) desa merupakan urgensi komitmen global dan nasional dalam upaya tindakan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mengatasi tantangan yang dihadapi, melalui pengembangan infrastruktur keberlanjutan. Permasalahan rendahnya indeks ekologi dan lingkungan desa di kabupaten Wonogiri dengan status penilaian IDM: 0.6852 (sebagai desa Berkembang), dengan menggunakan tiga aspek penilaian yakni; penilaian terhadap Indeks Ketahanan Sosial (IKS: 0.806), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE: 0.667) dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL: 0.533.). Masterplan Eco-Technovillage dalam Peningkatan Dimensi Ekologi & Pengentasan Kemiskinan menuju IDM Desa Mandiri Berkelanjutan Desa Sidorejo, Tirtomoyo, Wonogiri berupa RTH Publik dengan konsep Eco-Tecnovillage, Menghasilkan draft Peraturan Desa (PERDES) dan aturan bersama dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan, Penerapan aplikasi berbasis android pembuatan rencana anggaran biaya (RAB) jalan desa ramah lingkungan yang berkelanjutan dengan penerangan jalan desa hemat energi berbasis surya cell. Terdapat pengaruh dampak kemanfaatan kegiatan peningkatan dimensi ekologi Indek Ketahanan Lingkungan (IKL) Desa Sidorejo terhadap perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program infrastruktur dalam peningkatan Indek Desa Membangun (IDM) desa di Kecamatan Tirtomoy
Analisis Pengaruh Fluktuasi Harga Hasil Pertanian Hortikultura Terhadap Keuntungan Penjualan Karipap Pada UMKM Mamapiet Tegal
This study aims to analyze the effect of the increase in the price of horticultural agricultural products on the profit of curry sales in Mamampiet Tegal MSMEs. This research focuses on three main horticultural commodities, namely carrots, potatoes, and chili, which are the main raw materials in making curry. The research method used is a simple linear regression analysis with independent variables in the form of horticultural raw material prices and dependent variables in the form of curry sales profits. The data used in this study is secondary data obtained from Mamampiet MSMEs and related agencies. The results of the study show that the increase in the price of carrots, potatoes, and chili has a significant influence on the decrease in curry sales profits. This increase in raw material prices has led to an increase in production costs, which is not offset by the increase in the selling price of curry. The analysis of production costs shows that total costs, revenues, profits, Net B/C ratios, and BEP (Break-Even Point) have changed significantly along with fluctuations in raw material prices. The conclusion of this study is that the increase in the price of horticultural agricultural products has a negative impact on the profit of the sale of curry pap for Mamampiet MSMEs. Therefore, it is recommended that Mamampiet MSMEs look for alternative raw materials that are more stable in price, as well as innovate products and marketing strategies to increase competitiveness and profits
Egg Quality of Layer Hens Reared in Two Different Housing Systems
This study aims to determine whether there is a significant difference in the quality of eggs from chickens raised in closed-house and open-house cages. This study was conducted in Close housed and house cages for Isa Brown strain layer chickens in the Blitar Regency area in May 2024. The materials used in this study were 40 eggs of 68-week-old Isa Brown strain chickens kept in closed houses and open houses. This research was conducted using an experimental quantitative method using an unpaired t-test, which was analyzed using the Microsoft Excel application. The results showed that the egg weights of chickens reared in the closed house and open house were 63.80 g and 59.68 g; the egg index was 79.06 from the closed house cage and 76.19 from the open house cage. The Yolk index was 0.65 from the closed-house cage and 0.74 from the open-house cage. Haugh Unit (HU) 61.90 from the closed house cage and 64.40 from the open house cage. This study concludes that there is a significant difference in the quality of eggs from chickens reared in closed and open houses. The best egg weight and index were found in chickens reared in a closed house. At the same time, the best yolk index and HU were found in eggs from hens reared in open houses
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik dalam Kehidupan Sehari-Hari
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila untuk meningkatkan karakter peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan pendidikan karakter banyak terjadi pada anak sekolah dasar, hal ini terjadi akibat kurangnya pemahaman peserta didik terhadap sikap benar salah yang kurang arahan dari pihak sekolah terkait pendidikan karakter. Pancasila sebagai ideology berperan penting dalam membentuk karakter masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Pancasila harus dipahami dan dikomunikasikan kepada masyarakat melalui nilai-nilai yang terkandung dalam setiap butir pancasila. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas VI SDN 3 Temulus. Teknik pengumpulan data observasi dan wawancara, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai pancasila yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran dan pembiasaan berdasarkan petunjuk guru dapat membentuk karakter siswa sekolah dasar. Pendidikan karakter yang bersumber dari pancasila hendaknya terus diterapkan dalam dunia pendidikan khususnya pada jenjang pendidikan dasar, guna meningkatkan kualitas bangsa Indonesia di masa depan.
ReferensiAdlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., & Chotimah, O. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. 6(1), 974–980.
Anatasya, E., & Dewi, D. A. (2021). Mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan karakter peserta didik sekolah dasar. 9(2), 291–304.
Bintari, D. P., Masyithoh, D., & Pratiwi, D. M. (2021). Jurnal Sumbangsih Pentingnya Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Pada Remaja di Era Society 5 . 0. December, 156–163.
Dila, O. (2021). Hakikat Manusia: Pengetahuan (Knowladge), Ilmu Pengetahuan (Sains), Filsafat Dan Agama. 5(2), 143–159.
Dole, F. E. (2021). Pengaruh Pendidikan Karakter terhadap Kedisiplinan Peserta Didik di Sekolah Dasar. 3(6), 3675–3688.
Hartanti, R., & Said, E. (2020). Penanaman Pendidikan Moralitas Dan Nilai Pancasila Anak Usia Dini Dalam Perkembangan Iptek. 20, 11–17.
Hasanah, U. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Di Kalangan Generasi Millenial Untuk Membendung Diri Dari Dampak Negatif Revolusi Indutri 4.0. 6948, 52–59.
Ismail, S., Suhana, S., & Yuliati Zakiah, Q. (2021). Analisis Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Mewujudkan Pelajar Pancasila Di Sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(1), 76–84. https://doi.org/10.38035/jmpis.v2i1.388.
Juliani, A. J., & Bastian, A. (2021). Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Wujudkan Pelajar Pancasila. 257–265.
Manalu, J. B., Sitohang, P., Heriwati, N., & Turnip, H. (2022). Prosiding Pendidikan Dasar Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar.
Mahesa Centre Research, 1(1), 80–86. https://doi.org/10.34007/ppd.v1i1.174
Namira. (2022). Implementasi nilai-nilai pancasila sebagai pedoman generasi milenial dalam bersikap di media sosial. 4(4), 67–71.
Putri, S. A. (2021). Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Generasi Milenial. 19, 57–74.
Ratri, E. P. (2022). Urgensi Pancasila Dalam Menanamkan Jiwa Nasionalisme Pada Generasi Muda Di Era Globalisasi. 1.
Resmana, M. T., & Dewi, D. A. (2021). Pentingnya Pendidikan Pancasila untuk Merealisasikan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat. 9(2), 473–485.
Samosir, O. (2023). Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan Tinjauan Filosofis atas Demokrasi dari Sila IV Pancasila. Seminar Nasional Filsafat Teologi, 53–63.
Sari, R., & Najicha, F. U. (2022). Memahami Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Dasar Negara. 7(1), 53–58.
Shofia, M., & Dadan, S. (2021). Pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 05(01), 1561.
Sianturi, Y. R. U., & Dewi, D. A. (2021). Penerapan Nilai Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari Hari Dan Sebagai Pendidikan Karakter. Jurnal Kewarganegaraan, 5(1), 222–231. https://doi.org/10.31316/jk.v5i1.1452
Wahyu Ariyani, O., & Prasetyo, T. (2021). Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1149–1160. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.892
Wandani, A. R., & Dewi, D. A. (2021). Penerapan Pancasila Sebagai Dasar Kehidupan Bermasyarakat. De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(2), 34–39. https://doi.org/10.56393/decive.v1i2.225.
Wika, A., Harmawati, Y., & Pd, M. (2021). Pendidikan Pancasila sebagai pendidikan multikultural. 9(1), 51–57.
Yuherman, A. (2023). Peningkatan Nilai-Nilai Demokrasi dan Nasionalisme Pada Mahasiswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. 8(3)
SERANGAN PENGGEREK BATANG KAKAO DI KOTA PAYAKUMBUH, SUMATERA BARAT
Cocoa stem borer (CSB) (Zeuzera coffeae) is a main pest on cocoa plant. The research aimed to study the CSB attack in cocoa plantation in Payakumbuh. The research was conducted in cocoa plantation of Payakumbuh from November 2023 to February 2024. Survey method was used in the study and purposive random sampling was used to determine sampling. The criteria to determine locations were ± 0.5 hectare of cocoa plantation and cocoa age was ± 4 years. According to criteria, 2 districts were chosen, Lamposi Tigo Nagari and Payakumbuh Timur. In each district, 5 sub-districts were chosen and in each sub-district, 2 cocoa plantations were chosen. The imaginary diagonal line was formed to determine sampling plants. The result showed that the percentage of attacked plant by Z. coffeae was 0.75% and percentage of attacked stem and branch was 0.70
ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP OF TEACHER ASSESSMENT WITH CONSTRUCTIVISM LEARNING THEORY IN BUILDING SUSTAINABLE UNDERSTANDING AT SDN KENEP 03
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi keterkaitan assesmen guru dengan teori belajar konstruktivisme dalam membangun pemahaman yang berkelanjutan pada peserta didik kelas IV di SDN Kenep 03. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Dalam menganalisis data penelitian ini, peneliti menggunakan tiga jalur analisis data kualitatif, yiatu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori belajar konstruktivisme memiliki peran penting dalam pelaksanaan kegiatan assesmen bagi peserta didik di kelas IV di SDN Kenep 03. Hal tersebut terlihat dari berjalannya kegiatan assesmen tersebut di dalam kelas IV di SDN Kenep 03. Teori konstruktivisme dengan asesmen sangat erat kaitannya karena keduanya menekankan pada pentingnya pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dalam sudut pandang teori konstruktivisme, asesmen digunakan untuk memahami bagaimana peserta didik membangun pengetahuan mereka sendiri. Asesmen serta konstruktivisme berfokus untuk mengukur pemahaman yang dimiliki peserta didik, mempertimbangkan kerangka pemikiran unik masing-masing individu. Pendekatan asesmen dan konstruktivisme menekankan pada pemberian umpan balik yang konstruktif, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk merefleksikan pemahaman mereka, dan mendorong perkembangan pemikiran kritis dalam pemecahan suatu masalah. Dengan demikian, asesmen dalam konteks konstruktivisme tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga memperhatikan proses pembelajaran yang dialami peserta didik.
Kata kunci: Konstruktivisme, Assesmen, PemahamanThis study aims to analyze the relationship between teacher assessment and constructivism learning theory in building sustainable understanding in grade IV students at SDN Kenep 03. This type of research is qualitative research. In analyzing the data of this study, researchers used three lines of qualitative data analysis, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Constructivism learning theory has an important role in the implementation of assessment activities for students in class IV at SDN Kenep 03. This can be seen from the running of the assessment activities in class IV at SDN Kenep 03. Constructivism theory and assessment are closely related because both emphasize the importance of learner-centered learning. In the viewpoint of constructivism theory, assessment is used to understand how students construct their own knowledge. Assessment as well as constructivism focuses on measuring the understanding that learners have, considering each individual's unique frame of mind. Assessment and constructivism approaches emphasize providing constructive feedback, giving learners opportunities to reflect on their understanding, and encouraging the development of critical thinking in problem solving. Thus, assessment in the context of constructivism not only measures the end result, but also pays attention to the learning process that students experience.
Keywords: Constructivism, Assessment, Comprehensio
IMPLEMENTATION OF THE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) MODEL IN IMPROVING COLLABORATION CAPABILITY CLASS V PRIMARY SCHOOL STUDENTS
This research aims to describe the TGT model in improving collaboration skills in students. This research is descriptive research with a quantitative approach. The research was conducted on class V students at SD N 1 Sribitan, totaling 24 students, using data collection techniques through observation and tests. The data obtained was tested for validity and reliability. The results of data processing show that the collaboration abilities of class V students at SD N 1 Sribitan are categorized as always increasing in each cycle. This statement is based on the results of students' collaboration abilities, namely before the treatment the average was 60 and after the treatment in cycle I it became 72, and the results from cycle II got an average score of 90, and there was an increase in collaboration which was marked by the achievement of collaboration indicators.So it can be concluded that the application of the TGT model can have a good effect on students' collaboration abilities, because there is an increase in collaboration abilities in cycles I and II.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model TGT dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi pada peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan pada peserta didik kelas V SD N 1 Sribitan yang berjumlah 24 peserta didik dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Data yang diperoleh diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kemampuan kolaborasi peserta didik kelas V SD N 1 Sribitan dikategorikan selalu meningkat pada setiap siklusnya. Pernyataan tersebut berdasarkan hasil kemampuan kolaborasi peserta didik, yakni sebelum adanya perlakuan nilai rata-ratanya adalah 60 dan setelah adanya perlakuan pada siklus I menjadi 72, dan hasil dari siklus II mendapatkan nilai rata-rata 90, serta terdapat peningkatan kolaborasi yang ditandai dengan tercapainya indikator kolaborasi. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model TGT dapat berpengaruh baik terhadap kemampuan kolaborasi peserta didik, karena terjadi peningkatan kemampuan kolaborasi pada siklus I dan II
Penggunaan Metode Discovery Learning Berbantuan Media Poster dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas metode discovery learning dan media poster pada pembelajaran teks deskripsi. Teks yang kerap dianggap remeh, tetapi tidak sedikit peserta didik di kelas VIIC SMP Negeri 7 Jakarta yang justru menyalahartikan teks deskripsi sebagai teks cerita. Setelah diberikan pengantar mengenai makna teks deskripsi, peserta didik akan dituntut untuk belajar aktif dalam menulis teks deskripsi. Pada prosesnya, media poster akan berperan sebagai stimulus dalam pembelajaran dengan metode discovery learning ini. Tiga hal yang akan diamati pada penelitian ini adalah proses pembelajaran, peningkatan keterampilan menulis, dan perubahan perilaku peserta didik dengan menggunakan metode discovery learning berbantuan media poster. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan metode discovery learning berbantuan media poster. Terdapat pula peningkatan nilai peserta didik pada ketiga siklus. Keaktifan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran pun meningkat. Adanya peningkatan baik keterampilan maupun sikap peserta didik yang signifikan pada proses pembelajaran melalui metode discovery learning dan media poster menunjukkan nilai efektivitas yang tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas metode discovery learning dan media poster pada pembelajaran teks deskripsi. Teks yang kerap dianggap remeh, tetapi tidak sedikit peserta didik di kelas VIIC SMP Negeri 7 Jakarta yang justru menyalahartikan teks deskripsi sebagai teks cerita. Setelah diberikan pengantar mengenai makna teks deskripsi, peserta didik akan dituntut untuk belajar aktif dalam menulis teks deskripsi. Pada prosesnya, media poster akan berperan sebagai stimulus dalam pembelajaran dengan metode discovery learning ini. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan teknik pengumpulan data kuantitatif dan data kualitatif. Maka teknik analisis yang digunakan ialah analisis kuantitatif dan analisis kualitatif dengan bentuk pengumpulan data tes tulis, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tiga hal yang akan diamati pada penelitian ini adalah proses pembelajaran, peningkatan keterampilan menulis, dan perubahan perilaku peserta didik dengan menggunakan metode discovery learning berbantuan media poster. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan metode discovery learning berbantuan media poster. Terdapat pula peningkatan nilai peserta didik pada ketiga siklus. Keaktifan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran pun meningkat. Adanya peningkatan baik keterampilan maupun sikap peserta didik yang signifikan pada proses pembelajaran melalui metode discovery learning dan media poster menunjukkan nilai efektivitas yang tinggi