E-journal Universitas Veteran Bangun Nusantara
Not a member yet
    2863 research outputs found

    A Symbols of the Human Life Journey in the Poetry Collection Sesanti Tedhak Siti by Iman Budi Santosa: A Symbols of the Human Life Journey in the Poetry Collection Sesanti Tedhak Siti by Iman Budi Santosa

    No full text
    This study examines the symbols and meanings of Javanese traditional mythology in the poetry anthology Sesanti Tedhak Siti by Iman Budi Santosa. This poetry anthology contains the journey of human life from the first step on earth to the end of life. The purpose of this study is to reveal Javanese traditional mythology in the form of symbols and meanings found in the poetry collection Sesanti Tedhak Siti by Iman Budi Santosa. Therefore, this article discusses the forms of 1) denotative symbols and meanings, 2) connotative symbols and meanings, and 3) mythical symbols and meanings in the poetry collection Sesanti Tedhak Siti. The research method used an objective approach. The theory used was Roland Barthes' semiotics. The data consisted of expressions that were suspected to be Javanese mythological symbols. The data source is the poetry anthology Sesanti Tedhak Siti by Iman Budi Santosa. The data was obtained through heuristic and hermeneutic reading. Based on the analysis results, denotation, connotation, and myth were found. These findings symbolize the phases of human life, starting from stepping on the ground, adulthood, family life, old age, and death.Penelitian ini mengkaji simbol dan makna mitologi tradisi Jawa yang ada pada antologi puisi Sesanti Tedhak Siti karya Iman Budi Santosa. Antologi puisi ini berisi perjalanan hidup manusia mulai dari menginjakkan kaki pertama kali di tanah sampai menuju ke akhir hayat. Tujuan dari penelitian yaitu mengungkapkan mitologi tradisi Jawa berupa simbol dan makna yang terdapat pada kumpulan puisi Sesanti Tedhak Siti karya Iman Budi Santosa. Oleh karena itu, artikel ini membahas bagaima bentuk 1) simbol dan makna denotasi, 2) simbol dan makna konotasi, 3) simbol dan makna mitos pada antolotolgi puisi Sesanti Tedhak Siti. Metode penelitian menggunakan pendekatan objektif. Teori yang digunakan semiotika Roland Barthes.Data berupa ungkapan yang diduga merupakan simbol mitologis Jawa. Sumber data adalah antologi puisi Sesanti Tedhak Siti karya Iman Budi Santosa. Data didapatkan melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik. Berdasarkan hasil analisis ditemukan adanya denotasi, konotasi, dan mitos. Bentuk dari temuan tersebut menyimbolkan fase kehidupan manusia dimulai dari menginjakkan kaki ke tanah, masa dewasa, masa berkeluarga, masa tua, dan kematian

    Pemanfaatan Metode Geolistrik Resistivitas untuk Identifikasi Kondisi Tanah pada Perencanaan Jalur Perpipaan Bawah Tanah

    Get PDF
    The diversity of physical and chemical properties of subsurface layers makes geotechnical information essential in the early stages of construction planning, particularly for underground works such as pipeline routes. The heterogeneity of soil conditions can pose technical risks if not properly anticipated. The resistivity geoelectrical method is a non-destructive investigation technique that provides a depiction of subsurface resistivity distribution, helping to effectively and efficiently identify geological characteristics and soil structure. This study aims to examine the application of the resistivity geoelectrical method in identifying soil conditions as a technical basis for planning underground pipeline routes in Semarang City, Central Java. The survey was conducted at 24 observation points (GL 01–GL 24) using a quantitative approach and field experiment method. Data collection was carried out through direct measurements using specific electrode configurations to obtain resistivity values at each observation point. The interpretation results show variations in resistivity values that reflect differences in subsurface materials, such as clay, sand, and hard rock layers. These findings are used to assess excavation difficulty, potential landslides, and the likelihood of groundwater presence along the planned pipeline route. Thus, the use of the resistivity geoelectrical method has proven to provide detailed spatial information and supports safer and more efficient underground pipeline construction planning.Keberagaman sifat fisik dan kimia lapisan bawah permukaan bumi menjadikan informasi geoteknik sangat penting dalam tahap awal perencanaan konstruksi, khususnya untuk pekerjaan bawah tanah seperti jalur perpipaan. Ketidakhomogenan kondisi tanah dapat menimbulkan risiko teknis jika tidak diantisipasi secara tepat. Metode geolistrik resistivitas merupakan salah satu teknik investigasi non-destruktif yang mampu memberikan gambaran distribusi resistivitas bawah permukaan, sehingga membantu mengidentifikasi karakteristik geologi dan struktur tanah secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode geolistrik resistivitas dalam mengidentifikasi kondisi tanah sebagai dasar pertimbangan teknis perencanaan jalur perpipaan bawah tanah di Kota Semarang, Jawa Tengah. Survei dilakukan pada 24 titik lintasan (GL 01–GL 24) dengan pendekatan kuantitatif dan metode eksperimen lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran langsung menggunakan konfigurasi elektroda tertentu untuk memperoleh nilai resistivitas pada setiap titik pengamatan. Hasil interpretasi data menunjukkan variasi nilai resistivitas yang mencerminkan perbedaan jenis material bawah permukaan seperti lapisan lempung, pasir, dan batuan keras. Temuan ini digunakan untuk menilai tingkat kesulitan penggalian, potensi kelongsoran, dan kemungkinan keberadaan air tanah di sepanjang jalur pipa yang direncanakan. Dengan demikian, penggunaan metode geolistrik resistivitas terbukti dapat memberikan informasi spasial yang mendalam dan mendukung perencanaan konstruksi perpipaan bawah tanah secara lebih aman dan efisien

    Audit Keselamatan Jalan (Studi Kasus: Jalan Raya Kletek – Sidoarjo)

    No full text
    In the construction industry, tenders for the procurement of goods and services are carried out to select the company that will carry out the work. Companies that are interested and meet the requirements can participate in the tender bidding process, and the selected company will carry out the work based on the agreed contract. The high competition in the tender process and also the failure of the company is the reason this work was created, to help new companies understand and be able to participate in the auction process, this work was compiled. In this study, the literature study method or study of several articles, journals, books, and also circulars that are relevant to what the author wants to achieve, namely about the procurement process of goods / services in construction consultants. In the results of the literature study in this writing, it is known that many processes must be carried out to achieve the best results in the auction process for the provision of goods / services, because many regulations have changed, it is important for the provider to also review the applicable regulations such as the latest regulation from President No. 1 of 2025 concerning the existence of budget efficiency for construction, then the provider is obliged to be able to compile prices that are in accordance with the specifications of the auctioned project and must also remain within the limits of the existing efficient value, this writing is expected to be able to help small companies or those who are just building their businesses to be able to compete fairly and healthily.Dalam industri konstruksi, tender pengadaan barang jasa dilaksanakan untuk memilih perusahaan yang akan menjalankan pekerjaan. Perusahaan yang berminat dan memenuhi syarat dapat mengikuti proses penawaran tender, dan perusahaan terpilih akan melaksanakan pekerjaan berlandaskan kontrak yang telah disetujui.Tingginya persaingan dalam proses tender dan juga kegagalan bagi perusahaan menjadi alasan karya ini dibuat, untuk membantu perusahan perusahan baru dalam memahami dan dapat mengikuti proses lelang maka karya ini disusun Dalam kajian ini menerapkan metode studi literature atau kajian terhadap beberapa artikel, jurnal, buku, dan juga surat edaran yang relevan dengan apa yang ingin dicapai penulis yaitu tentang proses pengadaan barang/jasa pada konsultan konstruksi.Pada hasil dari kajian studi literature pada penulisan ini diketahui bahwa banyak proses yang harus diilakukan unntuk dapat mencapai hasil terbaik pada proses pelelangan penyediaan barang/jasa, dikarenakan banyak peraturan yang telah berubah penting dari pihak penyedia agar dapat juga mengkaji peraturan yang berlaku seperti peraturan terbaru dari Presiden No.1 Tahun 2025 tentang adanya efisiensi anggaran untuk konstruksi, maka dari pihak penyedia wajib dapat menyusun harga yang sesuai dengan sfesifikasi proyek yang dilelangkan dan juga harus tetap dalam batasan nilai efisien yang ada, penulisan ini diharapkan mampu membantu pagi perusahaan kecil atau yang baru membangun usahanya agar dapat ikut bersaing secara adil dan juga sehat

    Evaluasi Dampak Normalisasi Sungai Cikapundung Terhadap Pengurangan Banjir Di Kota Bandung

    No full text
    This study comprehensively evaluates the impact of the Cikapundung River normalisation program on flood risk reduction efforts in the city of Bandung. A qualitative approach was employed, utilising data triangulation methods that included direct field observations, in-depth interviews with relevant stakeholders and affected communities, and spatial documentation analysis involving land-use maps, satellite imagery, and historical flood event data. The findings indicate that the technical interventions implemented—such as sediment dredging, river channel widening, construction of embankments, and retention basins—have significantly contributed to reducing both the intensity and duration of flooding. However, the program’s implementation continues to face a range of challenges. Technically, limitations in downstream channel capacity and recurring sedimentation have diminished the long-term effectiveness of these measures. From a social perspective, resistance to the relocation of residents living along the riverbanks, low public awareness regarding river cleanliness, and limited public communication about the project’s urgency present significant barriers. In addition, uncontrolled land-use changes that deviate from spatial planning regulations have worsened hydrological conditions, reduced soil infiltration capacity, and increased surface runoff. Based on these findings, the study recommends a more integrative approach to planning and implementing river normalisation programs. This should include synchronisation with spatial planning policies, strengthened intersectoral and inter-jurisdictional coordination, and enhanced community participation in sustainable and participatory watershed management.Penelitian ini mengevaluasi secara komprehensif dampak program normalisasi Sungai Cikapundung terhadap upaya pengurangan risiko banjir di Kota Bandung. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode triangulasi data, mencakup observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan pihak-pihak terkait dan masyarakat terdampak, serta analisis dokumentasi spasial berupa peta tata ruang, citra satelit, dan data historis kejadian banjir. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi teknis yang dilakukan—antara lain pengerukan sedimen, pelebaran alur sungai, pembangunan tanggul, dan kolam retensi—telah memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan intensitas dan durasi genangan. Namun demikian, pelaksanaan program ini masih menghadapi berbagai tantangan. Secara teknis, keterbatasan kapasitas saluran di wilayah hilir serta sedimentasi ulang yang terjadi secara periodik mengurangi efektivitas jangka panjang. Dari aspek sosial, muncul resistensi terhadap relokasi warga yang tinggal di bantaran sungai, rendahnya tingkat kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai, serta keterbatasan komunikasi publik terkait urgensi proyek. Di samping itu, perubahan tata guna lahan yang tidak terkendali dan tidak sesuai dengan rencana tata ruang memperburuk kondisi hidrologis, menurunkan daya serap lahan, dan meningkatkan debit aliran permukaan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan yang lebih integratif dalam perencanaan dan pelaksanaan program normalisasi, yang mencakup sinkronisasi dengan kebijakan penataan ruang, penguatan koordinasi lintas sektor dan lintas wilayah administratif, serta peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara berkelanjutan dan partisipatif

    Analisis Quality Functional Deploymet (QFD) untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Treat Coffee and Beans

    Get PDF
    Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, kualitas pelayanan menjadi faktor kunci dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Treat Coffee and Beans, sebagai salah satu kedai kopi yang berkembang di Kota Medan, menghadapi tantangan dalam memenuhi ekspektasi pelanggan terhadap layanan yang cepat, ramah, dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Treat Coffee and Beans dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 98 pelanggan tetap dan wawancara dengan manajemen. Hasil analisis House of Quality menunjukkan bahwa atribut kebersihan dan kenyamanan restoran, kecepatan pelayanan, serta keramahan staf merupakan aspek yang paling diprioritaskan pelanggan. Berdasarkan hal tersebut, upaya peningkatan yang direkomendasikan meliputi penambahan tenaga kerja saat jam sibuk, pelatihan pelayanan bagi staf, serta penerapan sistem digital dalam pencatatan pesanan untuk meningkatkan efisiensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan QFD efektif dalam mengidentifikasi kebutuhan utama pelanggan dan merumuskan strategi peningkatan layanan yang tepat sasaran dan berorientasi pada kepuasan pelanggan

    Exploring the Dynamics of Teacher-Student Relationships in Vietnamese Higher Education: A Qualitative Study of EFL Teachers’ Relational Tools

    No full text
    This qualitative study investigates the relational tools used by Vietnamese EFL teachers in higher education, a critical yet underexplored aspect in the field of language education. Focusing on the perspectives of nine Vietnamese EFL teachers from two institutions, representing various career stages (novice, mid-career, and near-end), this research provides in-depth insights into the strategies employed to build and maintain effective teacher-student relationships. Employing semi-structured interviews, the study revealed three key themes: building rapport through personalized learning, nurturing a supportive classroom environment, and emphasis on empathy and understanding. These themes highlight the importance of tailoring teaching to individual student needs, creating inclusive and supportive classroom atmospheres, and employing empathy in understanding student challenges. The findings underscore the role of relational pedagogy and sociocultural theory in enhancing the effectiveness of EFL teaching and learning. The study also sheds light on the unique context of Vietnamese higher education, where cultural nuances play a significant role in the dynamics of language education. This study contributes to the broader discourse on EFL teaching methodologies, emphasizing the critical role of teacher-student relationships in successful language acquisition

    Indonesia's Digital Education Revolution: Enhancing Vocational Learning Through Technology-Driven Project-Based Methods

    No full text
    Indonesia is undergoing a transformative era in vocational education, pushed by the integration of technology-driven, project-based learning (PJBL) methodologies and Learning Management Systems (LMS). This comprehensive study examines the implementation and effectiveness of technology-driven project-based learning at SMK Cut Nya' Dien, utilizing a quasi-experimental design with 35 students divided into experimental and control groups. Using SPSS statistical analysis, the research demonstrates significant improvements in student learning outcomes, creativity measures, and engagement levels in the experimental group that utilized Google Classroom LMS with project-based learning approaches. This study is contributing to the growing body of literature supporting the efficacy of technology-integrated pedagogical methods in vocational education settings, providing empirical evidence for policy makers and educational practitioners seeking to enhance graduate employability and industry alignment. Results revealed statistically significant differences between groups (t (33) = 4.852, p = 0.0003) with a very large effect size (Cohen's d = 1.67), indicating substantial practical significance for educational implementation

    Fonologi: Variasi bunyi

    No full text
    Language is a primary means of communication that has historical, social and cultural value. One of the main aspects of language study is phonology, which discusses sound variation in language. The phenomenon of obah owahing swara in Javanese, which includes sound changes such as addition, subtraction, and shifting, is interesting to study, especially in the context of oral communication. This study aims to analyse the sound variation in the ‘Rasa’ video uploaded by the Gunungkidul Culture YouTube Channel. Using a descriptive qualitative approach, this study found three main categories of sound variation, namely penambahing swara, panyudaning swara, and gesehing swara, as well as free variation that shows flexibility in word pronunciation. The results of this study are expected to contribute to the preservation of the Javanese language and enrich the study of phonology in social and cultural contexts.Bahasa merupakan alat komunikasi utama yang memiliki nilai historis, sosial, dan budaya. Kajian linguistik, khususnya fonologi, membahas variasi bunyi dalam suatu bahasa yang dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena obah owahing swara dalam video "Rasa" dari Kanal YouTube Kebudayaan Gunungkidul. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi perubahan bunyi, termasuk penambahan, pengurangan, dan variasi bebas dalam bahasa Jawa. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga kategori utama variasi bunyi, yaitu penambahing swara, panyudaning swara, dan gesehing swara, dengan mayoritas perubahan terjadi pada penambahan dan pengurangan bunyi. Selain itu, ditemukan dua kasus variasi bebas dalam pengucapan kata tanpa mengubah maknanya. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi bunyi dalam bahasa Jawa tidak hanya disebabkan oleh kebiasaan penutur, tetapi juga oleh faktor sosial dan budaya yang memengaruhi penggunaan bahasa dalam komunikasi sehari-hari

    Effect of ZnCl2 Concentration as Extraction Medium on The Physical, Chemical Properties and Color Stability of Pandan Leaf Chlorophyll Extract

    Get PDF
    Chlorophyll in pandanus leaves is easily degraded during processing, resulting in changes in color intensity. Efforts to maintain the color intensity and color stability of chlorophyll involve the formation of chlorophyll complexes with metallochlorophyll using metals that have higher complex stability than natural metals in chlorophyll (Mg) by extraction. This study aimed to produce a stable and effective pandan leaf chlorophyll extract using ZnCl2 extraction media. The phases of the chlorophyll leaf extraction process are leaf washing, cutting, grinding in ZnCl2 solution (0, 500, 750, and 1000 ppm), filtering, and heating with an autoclave at a temperature of 110 °C for 15 minutes. Chlorophyll leaf extracts analyzed ash levels, chlorophyll levels, carotenoid levels, color, and color stability. The experimental design used in this study is a complete random design with one factor. The data obtained was analyzed with One-Anova using IBM SPSS Version 25. The results of the analysis showed that chlorophyll leaf extract produced high chlorophyll levels and the color was most stable at 1000 ppm ZnCl2 concentrations with chlorophyll levels of 125.35 mg/L; ash content of 0.13 g/100 ml; carotene content of 0.40 micromol/L; and green color intensity -2.98. Pandan leaf chlorophyll extract with a ZnCl2 concentration of 1000 ppm has the potential to be used as a natural coloring agent. Keywords: pandan leaf extract, ZnCl2, chlorophyll, heating, autoclavin

    Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Dengan Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Suku Batak Karo Pada Kelas X SMA Negeri 1 STM Hilir

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi siswa kelas X di SMA Negeri 1 STM hilir melalui penerapan media pembelajaran berbasis kearifan lokal Suku Batak Karo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis siswa, yang ditunjukkan oleh hasil ulangan harian yang masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Pada setiap siklus, peneliti menerapkan strategi pembelajaran yang dirancang secara bertahap, dengan fokus pada perbaikan pendekatan pembelajaran, pemberian umpan balik yang lebih spesifik, serta peningkatan intensitas latihan menulis dan diskusi kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan menulis siswa. Pada siklus I, hanya 17,65% siswa yang mencapai nilai di atas KKM, sedangkan pada siklus II, persentase tersebut meningkat menjadi 87,35%. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media berbasis kearifan lokal sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi serta memperkuat pemahaman siswa terhadap struktur dan isi tulisan

    2,469

    full texts

    2,863

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-journal Universitas Veteran Bangun Nusantara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇