E-journal Universitas Veteran Bangun Nusantara
Not a member yet
    2863 research outputs found

    Efektifitas Model Discovery Learning terhadap Keaktifan siswa dalam melakukan Senam Ritmik Kelas VII

    Get PDF
    Revolusi industri 4.0 memberikan dampak yang signifikan dalam dunia pendidikan seperti mengubah cara belajar dan pola pikir peserta didik. Namun, hal tersebut tidak didukung dengan pengajaran yang diterapkan di lembaga pendidikan. Sebagian besar sekolah formal di Indonesia masih menggunakan gaya mengajar konvensional yang cenderung bersifat ceramah. Akibatnya, tenaga pendidik tidak dapat mencetak peserta didik yang memiliki keterampilan abad 21 sebagai bentuk mewujudkan pendidikan berkualitas di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep dan implementasi gaya mengajar teknologis serta menganalisis peran gaya mengajar teknologis dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah studi pustaka dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode content analysist dengan mencari literatur dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya mengajar teknologis dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mewujudkan pendidikan yang berkuliatas melalui pengembangan keterampilan abad 21 pada peserta didik

    Urgensi Gaya Mengajar Teknologis Sebagai Fasilitator Bagi Peserta Didik dalam Membangun Keterampilan Abad 21 Guna Mewujudkan Pendidikan Berkualitas

    Get PDF
    Revolusi industri 4.0 memberikan dampak yang signifikan dalam dunia pendidikan seperti mengubah cara belajar dan pola pikir peserta didik. Namun, hal tersebut tidak didukung dengan pengajaran yang diterapkan di lembaga pendidikan. Sebagian besar sekolah formal di Indonesia masih menggunakan gaya mengajar konvensional yang cenderung bersifat ceramah. Akibatnya, tenaga pendidik tidak dapat mencetak peserta didik yang memiliki keterampilan abad 21 sebagai bentuk mewujudkan pendidikan berkualitas di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep dan implementasi gaya mengajar teknologis serta menganalisis peran gaya mengajar teknologis dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah studi pustaka dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode content analysist dengan mencari literatur dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya mengajar teknologis dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mewujudkan pendidikan yang berkuliatas melalui pengembangan keterampilan abad 21 pada peserta didik

    Pengaruh Literasi Digital, Adopsi Pembayaran QRIS, dan Preferensi Konsumen terhadap Peningkatan Transaksi Digital di Pasar Kreneng Denpasar

    Get PDF
    Digital transformation in Pasar Kreneng Denpasar is influenced by digital literacy, QRIS payment adoption, and consumer preferences, which, despite being supported by technological developments and government policies, still face challenges related to digital capabilities and cash-based transaction habits, thus requiring continuous education and assistance. The purpose of this study is to examine the effect of digital literacy, QRIS payment system adoption, and consumer preferences on the increase in digital transactions at Pasar Kreneng Denpasar. This study employs a quantitative approach conducted at Pasar Kreneng Denpasar with a population of 3,168 traders and consumers and a sample of 97 respondents selected through purposive sampling, using primary and secondary data collected via Likert-scale questionnaires and documentation, which were then analyzed using SPSS through validity and reliability tests, descriptive analysis, classical assumption tests, and multiple linear regression to examine the effects of digital literacy, QRIS adoption, and consumer preferences on the increase in digital transactions. The results indicate that digital literacy, QRIS payment adoption, and consumer preferences, both partially and simultaneously, have a positive and significant effect on increasing digital transactions at Pasar Kreneng Denpasar, with consumer preferences being the most dominant factor; therefore, the better the technological understanding, the wider the use of QRIS, and the stronger consumers’ preference for digital payments, the higher the intensity of digital transactions in this traditional market

    Product Design Training with Solidworks in the Effort of Student Independence at SMK 5 Surakarta

    No full text
    Surakarta 5 Vocational High School was an educational institution committed to improving students' digital skills and adapting to technological developments. In response to the needs and problems faced, this community service activity aims to organize product design training using SolidWorks software for students. This activity was expected to equip students with digital skills that were relevant to the industrial world, while fostering an entrepreneurial spirit. The training method includes delivering material through presentations and direct practice with guidance from lecturers and students. The training lasted for two days in the Mechanical Engineering laboratory of Surakarta 5 Vocational High School. The training was attended by 30 students from the Mechanical Engineering department. The results of this activity include improving students' abilities in using SolidWorks software, mastering digital-based product design techniques, and encouraging entrepreneurial potential through product design services and businesses. Thus, this training provides important provisions for students to be able to face challenges in the world of work or start independent businesses in the field of product design

    Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Industri Socolatte Di Desa Baroh Musa Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya

    No full text
    The development of digital technology, especially social media, has had a significant impact on the marketing strategies of small and medium enterprises. This study aims to analyze the effect of the use of Instagram social media on consumer purchasing interest in the Socolatte industry in Baroh Musa Village, Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency. The research method used is quantitative with a simple linear regression analysis technique. Data were obtained by distributing questionnaires to 100 respondents who were followers of the Socolatte Instagram account.The results of the study indicate that Instagram social media has a positive and significant effect on consumer purchasing interest. This is evidenced by the coefficient of determination (R²) value of 64.9%, which indicates that the Instagram social media variable is able to explain 64.9% of the variation in consumer purchasing interest, while it is influenced by other factors. Factors such as ease of access, quality of information, and interaction through Instagram are the main factors in attracting consumer purchasing interest.This study gives the impression for the Socolatte industry and other business actors to further maximize marketing strategies through social media, especially Instagram, in order to increase consumer appeal and trust in the products offered

    Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Tanaman Sayuran (Studi Kasus: Petani Sayuran di Kecamatan Landono)

    Get PDF
    Landono District is a fertile area with significant potential for agricultural development, including the cultivation of various types of vegetables. The variety of vegetable crops available allows farmers the flexibility to choose the type best suited to their land conditions, resource availability, and market opportunities. However, success in vegetable cultivation depends not only on agronomic aspects but also greatly on the farmer's ability to effectively manage their farming activities, particularly financial management. This study aims to analyze the feasibility of vegetable cultivation carried out by 27 farmers in Landono District. The vegetable farming sector plays a vital role in the economy, but farmers' success depends heavily on efficient business management and a thorough understanding of financial aspects. The data used in this study include detailed production costs (fixed and variable costs) and sales revenues for each farmer. The methodology employed includes descriptive analysis to outline the cost structure, revenue, and profit, as well as a financial feasibility analysis using the R/C (Revenue over Cost) ratio and Break Event Point (BEP). The results indicate that the average production cost structure is dominated by variable costs, particularly for fertilizer, pesticides, and labor. The average net income earned by farmers varies but generally indicates profitability. A feasibility analysis using the R/C ratio indicates that cultivating vegetable crops, including tomatoes, chilies, bitter melon, cucumbers, watermelons, and long beans, in Landono District is feasible with a ratio above 1. Meanwhile, the BEP calculation provides an overview of the minimum production level that must be achieved to cover all costs. These findings provide a basis for farmers to improve business efficiency and for policymakers to design more targeted support programs

    Strategi Komunikasi Politik Dalam Pemilihan Bupati Di Kabupaten Sukoharjo Periode 2021 – 2024: Studi Deskriptif Kualitatif Tim Pemenangan Pasangan Etik Suryani Dan Agus Santosa Di Desa Watubonang Kecamatan Tawangsari

    Get PDF
    Strategi Komunikasi Politik dalam Pemilihan Bupati di Kabupaten Sukoharjo Periode 2021-2024 (Studi Deskriptif Kualitatif Tim Pemenangan Pasangan Etik Suryani dan Agus Santosa di Desa Watubonang Kecamatan Tawangsari). Skripsi. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. 2022. Tujuan penelitian ini ialan: 1) untuk mengetahui strategi komunikasi politik tim pemenangan Etik Suryani dan Agus Santosa di Desa Watubonang Kabupaten Sukoharjo, 2) untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dari startegi komunikasi politik tim pemenangan Etik Suryani dan Agus Santosa di Desa Watubonang Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dikumpulkan dari observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan analisis data Miles dan Huberman yang meliputi empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Narasumber dalam penelitian ini ialah ketua tim pemenangan dan anggota tim pemenangan. Teori yang digunakan yaitu Political Marketing dalam tiga tahap. Hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) strategi komunikasi politik yang digunakan tim pemenangan Etik Suryani dan Agus Santosa yakni push marketing, pull marketing, dan pass marketing. pertama, strategi kampanye Push Marketing dilakukan dengan 3 cara: Kampanye Pertemuan Terbatas, Kampanye Door to Door, dan Blusukan. Kedua, strategi kampanye Pull Marketing dilakukan dengan menggunakan Media Konvensional dan Media Sosial. Ketiga, strategi kampanye Pass Marketing dilakukan dengan manjalin komunikasi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi pemuda. Serta komunikasi tim pemanangan Etik Suryani dan Agus Santosa memilih menggunakan metode-metode komunikasi seperti, komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, komunikasi massa, komunikasi organisasi, serta pesan persuasif yang berisi visi misi dan program kerja serta permohonan dukungan mampu membuat masyarakat memilih Etik Suryani dan Agus Santosa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukoharjo. 2) terdapat faktor pendukung dan penghambat strategi komunikasi politik tim pemenangan Etik Suryani dan Agus Santosa. Faktor pendukung diantaranya sosok figure Etik Suryani dan Agus Santosa yang merakyat, jujur, ramah, dan bersikap tegas serta bentuk visi misi yang mampu membuat masyarakat tertarik. Faktor penghambat diantaranya Pandemi Covid-19 dan masalah Financial serta Money PolitikStrategi Komunikasi Politik dalam Pemilihan Bupati di Kabupaten Sukoharjo Periode 2021-2024 (Studi Deskriptif Kualitatif Tim Pemenangan Pasangan Etik Suryani dan Agus Santosa di Desa Watubonang Kecamatan Tawangsari). Skripsi. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. 2022. Tujuan penelitian ini ialan: 1) untuk mengetahui strategi komunikasi politik tim pemenangan Etik Suryani dan Agus Santosa di Desa Watubonang Kabupaten Sukoharjo, 2) untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dari startegi komunikasi politik tim pemenangan Etik Suryani dan Agus Santosa di Desa Watubonang Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dikumpulkan dari observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan analisis data Miles dan Huberman yang meliputi empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Narasumber dalam penelitian ini ialah ketua tim pemenangan dan anggota tim pemenangan. Teori yang digunakan yaitu Political Marketing dalam tiga tahap. Hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) strategi komunikasi politik yang digunakan tim pemenangan Etik Suryani dan Agus Santosa yakni push marketing, pull marketing, dan pass marketing. pertama, strategi kampanye Push Marketing dilakukan dengan 3 cara: Kampanye Pertemuan Terbatas, Kampanye Door to Door, dan Blusukan. Kedua, strategi kampanye Pull Marketing dilakukan dengan menggunakan Media Konvensional dan Media Sosial. Ketiga, strategi kampanye Pass Marketing dilakukan dengan manjalin komunikasi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi pemuda. Serta komunikasi tim pemanangan Etik Suryani dan Agus Santosa memilih menggunakan metode-metode komunikasi seperti, komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, komunikasi massa, komunikasi organisasi, serta pesan persuasif yang berisi visi misi dan program kerja serta permohonan dukungan mampu membuat masyarakat memilih Etik Suryani dan Agus Santosa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukoharjo. 2) terdapat faktor pendukung dan penghambat strategi komunikasi politik tim pemenangan Etik Suryani dan Agus Santosa. Faktor pendukung diantaranya sosok figure Etik Suryani dan Agus Santosa yang merakyat, jujur, ramah, dan bersikap tegas serta bentuk visi misi yang mampu membuat masyarakat tertarik. Faktor penghambat diantaranya Pandemi Covid-19 dan masalah Financial serta Money Politi

    Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Tawangmangu

    No full text
    Kinerja pegawai yang merupakan tolak ukur keberhasilan seseorang dalam menjalankan tugas sangat diperlukan untuk meningkatkan akreditasi puskesmas. Puskesmas yang sudah memiliki akreditasi paripurna idealnya sudah memenuhi segala kebutuhan yang di perlukan pegawai, sehingga dapat memotivasi pegawai yang akhirnya akan meningkatkan kinerjanya. Puskesmas Tawangmangu merupakan puskesmas dengan akreditasi paripurpa. Berdasarkan hasil survei pendahuluan diketahui bahwa kinerja di Puskesmas Tawangmangu masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Tawangmangu. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini merupakan tenaga kesehatan. Obyek yang di teliti adalah kinerja tenaga kesehatan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling (n= 40). Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis SPSS chi-square tidak terdapat hubungan status kepegawaian, lama bekerja, pendapatan dan lingkungan kerja dengan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Tawangmangu dengan perolehan nilai p-value masing-masing variabel  yaitu >0,05

    Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Pasien Farmasi di Rumah Sakit Militer Banjarmasin

    Get PDF
    Kepuasan pasien menjadi indikator yang penting untuk menilai pelayanan rumah sakit dan berperan dalam membentuk citra serta kepercayaan masyarakat. Kualitas pelayanan berperan sebagai faktor utama dalam mempengaruhi kepuasan pasien karena mencakup aspek kecepatan, ketepatan, sikap petugas, dan kejelasan informasi. Penelitian ini diselenggarakan dengan tujuan memahami hubungan diantara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di Rumah Sakit Militer Banjarmasin. Kemudian dipergunakan metode kuantitatif melalui cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 responden dipilih mempergunakan purposive sampling melalui berupa kriteria pasien yang sudah menerima pelayanan farmasi dan bersedia menjadi responden. Variabel independen yang dipilih yaitu kualitas pelayanan yang diukur melalui 5 dimensi SERVQUAL, sementara untuk variabel dependen berupa kepuasan pasien yang diukur mempergunakan skala Likert 4 poin. Analisis data dilaksanakan dengan cara univariat dan bivariat melalui uji Chi-Square. Hasil yang didapat memperlihatkan kualitas pelayanan ada dalam kategori baik sejumlah 43%, sedangkan kepuasan pasien terbanyak ada dalam kategori kurang puas sejumlah 46%. Uji Chi-Square menghasilkan p-value=0,017 (p<0,05) dimana menjelaskan adanya hubungan secara signifikan diantara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan diantara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, sehingga peningkatan kualitas pelayanan akan memberi dampak positif untuk kepuasan pasien dan citra rumah sakit

    Feasibility of Layer Duck Farming in Wonomulyo Subdistrict, Polewali Mandar Regency

    Get PDF
    Duck egg farming is one of the important sources of income for rural communities, and the success of this business largely depends on cost efficiency and the level of profit obtained. This study aims to analyze the cost structure, revenue, and financial feasibility of duck egg farming in Wonomulyo Subdistrict based on the average data from 70 respondents. Data were collected through a survey method with structured interviews regarding the number of livestock, land area, production costs, and farm revenue. The results showed that the average number of ducks reared was 130 birds with an average land area of approximately 25 m² per farmer. Variable costs reached IDR 52,364,000 per year, while fixed costs amounted to IDR 5,190,000 per year, resulting in an average total production cost of IDR 57,554,000 per year. The average revenue from egg production was IDR 65,000,000 per year, yielding a net profit of IDR 7,446,000. Financial feasibility analysis indicated an R/C ratio of 1.13, a Break Even Point (BEP) of 28,777 eggs, and a Return on Investment (ROI) of 12.9% per year. These values demonstrate that duck egg farming is feasible to continue, as revenue exceeds production costs, profits are positive, and production is above the break-even point. The business can be further developed by improving cost efficiency and optimizing livestock productivity

    2,469

    full texts

    2,863

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-journal Universitas Veteran Bangun Nusantara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇