E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
Pengenalan Literasi Digital melalui Cerita Narasi Berbahasa Inggris pada Aplikasi Youtube sebagai Penanaman Karakter Anak
Abstrak
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui fenomena Pengenalan Literasi Digital melalui Cerita Narasi Berbahasa Inggris pada Aplikasi YouTube sebagai Penanaman karakter anak di Taman Kanak-kanak Tunas Mekar II Desa Tegaljadi. Pertama, untuk mengetahui proses atau tahapan kegiatan pembelajaran pengenalan melalui cerita narasi berbahasa Inggris pada aplikasi YouTube sebagai penanaman karakter anak, kedua untuk mengetahui nilai-nilai karakter yang dapat ditumbuhkan dalam kegiatan pembelajaran melalui cerita narasi berbahasa Inggris pada aplikasi YouTube sebagai penanaman karakter anak di TK Tunas Mekar II ini. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara kepada guru dan orang tua. Adapun hasilnya, pertama proses atau tahapan kegiatan disusun tahapan dimulai dari pemberian link YouTube kepada anak dan orang tua, menonton cerita narasi secara bersama sama, mengenal beberapa kata Bahasa Inggris yang ada pada cerita, mengenal warna, bentuk objek, menghitung objek yang terdapat pada cerita narasi dengan Bahasa Inggris, bernyanyi dengan English Rhyme, berfikir kritis terhadap sebuah permasalahan, dan mendapatkan pemeblajaran nilai moral yang terkandung pada cerita narasi tersebut. Kedua, terdapat 18 karakter tang dapat ditumbuhkan dalam kegiatan pendidikan ekowisata ini seperti religious, jujur, toleran, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab ditambah kemampuan nalar anak yang cerdas menerima dan menyebarkan informasi yang baik, nyata, dan memupuk perdamaian.
Kata Kunci: literasi digital, cerita naratif, aplikasi YouTube, karakter ana
An Analysis of Students’ Perception on Code Mixing Used in ELT: A Case Study at Dwijendra Primary & Secondary School
Campur kode sering terjadi dalam tuturan siswa dan guru di kelas Bahasa Inggris. Sehingga perlu dilakukan investigasi yang melibatkan persepsi siswa untuk mengetahui penggunaan campur kode dari sudut pandang siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa tentang penggunaan campur kode dalam ELT di SDN Dwijendra Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 99 siswa SD dan SMP Dwijendra yang terdiri dari 32 siswa kelas XI, 31 siswa kelas VIII dan 36 siswa kelas VI. Subyek tersebut ditentukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data difasilitasi dengan menggunakan kuesioner tertutup. Kuesioner yang diadaptasi dari Khairunnisa (2016) adalah kuesioner tipe Likert yang terdiri dari 13 item. Hasilnya adalah siswa memiliki persepsi positif tentang penggunaan campur kode oleh guru mereka selama proses belajar mengajar bahasa Inggris. Mereka percaya bahwa cara guru mereka memadukan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris di kelas bahasa Inggris mereka dapat memberi mereka paparan yang cukup saat mereka belajar bahasa Inggris. Selain itu, dapat meningkatkan pemahaman mereka dan membantu mereka mempelajari kata-kata bahasa Inggris baru
Pengembangan dan Penataan Rekreasi Wisata Alam Air Terjun Tukad Cepung
Rekreasi Wisata Alam Air Terjun Tukad Cepung merupakan destinasi wisata alam yang dalam beberapa tahun terakhir dari segi kunjungan mengalami peningkatan yang sangat pesat, pada tahun 2016 jumlah kunjungan mencapai 18,754 wisatawan dan tahun 2017 mencapai 31,636 wisatawan. Namun perkembangan tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan fasilitas yang ada, kondisi fasilitas saat ini tidak tertata dengan baik dan masih sangat minim untuk dapat mengimbangi jumlah kunjungan tersebut, sehingga pengembangan dan penataan fasilitas pada Rekreasi Wisata Alam Air Terjun Tukad Cepung sangat diperlukan.
Dari uraian di atas dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut. Bagaimana konsep Pengembangan dan Penataan Rekreasi Wisata Alam Air Terjun Tukad Cepung? Fasilitas apa saja yang dibutuhkan pada Rekreasi Wisata Alam Air Terjun Tukad Cepung?
Dalam Pengembangan dan Penataan Rekreasi Wisata Alam Air Terjun Tukad Cepung, konsep dasar yang diterapkan pada Pengembangan dan Penataan Rekreasi Wisata Alam Air Terjun Tukad Cepung adalah Rekreatif dan Nyaman. Sedangkan tema yang akan diterapkan yaitu Green Architecture, Green Architecture atau Arsitektur Hijau adalah arsitektur yang minim mengonsumsi sumber daya alam, ternasuk energi, air, dan material, serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Tema ini ditentukan berdasarkan beberapa pendekatan yaitu: pendekatan fungsional, pendekatan iklim dan lingkungan dan pendekatan latar belakang budaya.
Konsep Pengembangan dan Penaataan Rekreasi Wisata Alam Air Terjun Tukad Cepung terdiri dari konsep zoning, bentuk dan massa bangunan, sirkulasi dan parkir, jalur pejalan kaki, ruang terbuka dan penanda
ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA BUDUK KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG
Sampah merupakan sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat maupun cair. Pesatnya perkembangan penduduk, menyebabkan jumlah sampah hasil aktivitas penduduk dari tahun ke tahun semakin meningkat khususnya di Desa Buduk Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Permasalahan dari penelitian ini adalah proses pengolahaan sampah di Desa Buduk mulai dengan pewadahan yang tidak tersedia, pengumpulan, pemindahan pengangkutan, pengolahan dan pembuangan akhir yang dilakukan belum sesuai mekanisme. Tujuan dari penilitian adalah untuk mengetahui bagaimana sistem pengolahan sampah yang ada di Desa Buduk Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif bisa dipahami sebagai prosedur riset yang memanfaatkan data deskriptif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan pelaku yang dapat diamati. Teknik penelitian yang dilakukan dengan cara survei lapangan, focus group discussion yang melibatkan partisipan, wawancara terbuka, dan studi literatur. Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perbekel Buduk, Ketua BUMDes Buduk Mitra Winangun dan yang terkait di desa. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengelolaan sampah di Desa tersebut masih kurang baik hal ini dikarenakan tidak adanya lahan untuk pengelolaaan sampah, fasilitas sarana dan prasarana yang masih belum memadai, dan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah akan pentingnya pengelolaan sampah dengan baik dan benar. Saran yang bisa diberikan adalah dengan melakukan sosialisasi tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar, jadwal rutin gotong royong bersih desa dan memasukkan anggaran untuk pembangunan yang akan digunakan untuk tempat pengelolaan sampah
PENERAPAN PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS TRI HITA KARANA DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA KELAS III SD
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan kuat peneliti untuk menegetahui penerapan pembelajaran tematik berbasis Tri Hita Karana dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa kelas III SD Bina Tunas Denpasar.Kecerdasan Interpersonal memiliki peranan sangat penting dalam kehidupan sosial siswa. metode yang digunakan adalah pembelajaran tematik berbasis Tri Hita Karana,Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel total.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan ,sebanyak dua kali siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri dua tahap yaitu: 1) perencanaan 2) pelaksanaan 3) observasi/evaluasi 4) refleksi,Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi.Data dianalisis dengan cara mencari skor rata-rata dan persentase kecerdasn interpersonal siswa data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan :siklus I,sebanyak 1 orang memperoleh skor 14 dengan nilai persen 46,6,%,sebanyak 1 orang memperoleh skor skor 15 dengan nilai persentase 50%, sebanyak 4 orang skor 16 dengan nilai persentase 53,3%, keseluruhan siswa Dalam katageri cukup.dalam siklus II mengalami peningkattan hal tersebut dapat dilihat dari sebanyak 3 orang memperoleh skor 25 dengan nilai persentase 83,3%,sebanyak 2 orang siswa mendapatkan skor 26 dengan nilai pesentase 86,6% dan 1 orang siswa memperoleh skor 27 dengan nilai persentase 90%. Pada siklus II ini seluruh siswa dalam katagori “sangat baik”.Maka dapat disimpulkan penelitian ini mengalami peningkatan
PENGEMBANGAN BUKU CERITA ANAK BERNUANSA BUDAYA LOKAL SUBTEMA MANUSIA DAN LINGKUNGAN K13 KELAS V SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita anak berdasarkan komponen-komponen buku cerita yang baik serta muatan sikap dan muatan pembelajaran pada subtema Manusia Dan Lingkungan Kurikulum 2013, serta untuk mengetahui efektifitas buku cerita yang dihasilkan tersebut dalam pembelajaran. Pengembangan buku cerita ini dilakukan dengan memasukkan muatan buaya lokal yang mendukung muatan yang terkandung dalam cerita. Penelitian ini melanjutkan hasil penelitian pengembangan desain dan produk menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementatian, Evaluation) oleh Lodo, Noni (2017) berupa prototipe buku cerita berbasis muatan tema. Penelitian ini mengembangkan prototipe tersebut melalui tiga tahapan terakhir yaitu Development, Implementatian, dan Evaluation. Subjek pada penelitian ini adalah 2 orang ahli, 2 orang guru kelas V dan 29 orang siswa kelas V Sekolah Dasar. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk minat baca siswa, lembar observasi sikap siswa dan tes hasil belajar. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) buku cerita berjudul “Hujan Sang Penolong” sudah memuat sikap spiritual, sikap sosial, dan muatan pembelajaran serta terdapat budaya lokal yang mendukung seperti kewajiban bersembahyang Mebanten Canang, dan permainan tradisionaldan Megoak-goakan. (2) Hasil efektivitas penggunaan buku cerita terhadap sikap siswa sebesar 3,19 (sangat efektif); terhadap minat baca siswa sebesar 4,32 (sangat efektif); dan terhadap hasil belajar siswa 2,5 (sangat efektif)
Demokrasi Dengan Kotak Kosong Dalam Pilkada Tahun 2020 Di Kabupaten Badung Bali
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pelaksanaan dan hasil demokrasi dengan Kotak Kosong dalam Pilkada Tahun 2020 di Kabupaten Badung Bali. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum Badung (KPUD): 1 Orang, Komisioner KPUD Badung : 2 Orang. Teknik pengumpulan data digunakan melalui obserwasi dengan melakukan pengamatan di lokasi penelitian dan teknik wawancara. Wawancara dilakukan kepada Ketua KPUD Badung dan Komisioner KPUD Badung: 2 Orang, serta teknik dokumentasi dengan cara meminta data pendukung yang ada kaitan dengan Penelitian tersebut, Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan, bahwa data perolehan suara pasangan calon, data menunjukan yakni: adapun Partisipasi pemilih di Kecamatan se-Kabupaten Badung yakni, Kuta 75,68%, Mengwi 93,81%, Abiansemal 94,14%, Petang 93,13%, Kuta Selatan 69,40% dan Kuta Utara 78,39%. Perolehan Partisipasi Tahun 2020 ini mengalami peningkatan, dari Pilkada lima tahun lalu yang hanya memperoleh 68,34%. Hasil Rekapitulasi, menerangkan Kolom Kosong mendapatkan 16.172. Suara, Sedangkan Pasangan GiriAse 285.241, suara
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS SAINTIFIK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA KELAS V SD DWIJENDRA DENPASAR
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui penerapan model pembelajaran tematik berbasis saintifik dapat meningkatkan keterampilan proses siswa, 2) Untuk mengetahui respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran tematik berbasis saintifik dalam meningkatkan keterampilan proses siswa kelas V SD Dwijendra Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan tes keterampilan proses. Analisis datanya menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tematik berbasis saintifik dapat meningkatkan keterampilan proses. Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan keterampilan proses dan respon siswa disetiap siklus yaitu pada siklus I, total nilai tes keterampilan proses siswa 2853.33 dengan skor rata-rata 73.16, dengan ketuntasan ada 28 orang siswa (71,79 %) siswa yang tuntas diatas KKM. Sedangkan pada siklus II diperoleh total nilai akhir 3310 dengan rata-rata 84.87, dengan ketuntasan 100% siswa tuntas diatas KKM. Hasil observasi respon siswa pada siklus I diperoleh total nilai 3025.00 dengan rata-rata 77.56, dengan persentase siswa yang dapat merespon dengan sangat baik 3 orang (7,69%), merespon dengan baik 12 orang siswa (30,77%), dapat merespon cukup sebanyak 12 orang (30,77%), dan yang kurang respon ada 12 orang (30,77%). Pada siklus II hasil observasi respon siswa meningkat menjadi 3400 dengan rata-rata 87,18 dengan rincian sebanyak 13 orang siswa (33,33%) sudah merespon dengan sangat baik, 25 orang siswa (64,10%) merespon dengan baik, dan 1 orang (2,56%) merespon dengan cukup. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan pengimplementasian model pembelajaran tematik berbasis saintifik dalam proses pembelajaran dilakukan secara berkesinambungan, khussunya dalam mengatasi permasalahan serupa
STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS DENGAN PEMANFAATAN INSENTIF PAJAK DAN DIGITALISASI UMKM DI ERA NEW NORMAL
Musibah non alam yang melanda seluruh dunia yaitu virus Covid-19 telah berdampak begitu besar terhadap aspek kehidupan baik secara sosial, politik, dan stabilitas ekonomi baik di Indonesia maupun diluar Indonesia. Upaya besar dilakukan untuk melakukan pemulihan terhadap ekonomi nasional yang dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Keuangan yaitu salah satunya dengan cara memberikan bantuan pemanfaatan Insentif pajak bagi para pelaku usaha UMKM di Indonesia yang diterbitkan pada tanggal 16 juli 2020 . Pemberian insentif pajak dilakukan pemerintah diantaranya dikarenakan menurunnya produktifitas penjualan sehingga pemerintah dirasa wajib berperan dalam membantu memulihkan perekonomian. Disamping adanya peran pemerintah, para pelaku bisnis UMKM diharuskan untuk dapat berkembang dalam menyusun strategi bisnis diantaranya dengan inovasi digitalisasi UMKM tujuannya adalah untuk merangsang pertumbuhan penjualan, memperluas jaringan pangsa pasar serta dapat membantu meminimalisir biaya operasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT dengan melihat eksternal dan internal yang dapat mempengaruhi pemanfaatan insentif pajak dan pelaksanaan digitalisasi UMKM sebagai strategi dalam pengembangan bisnis
PERANAN KOMPETENSI KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME DOSEN MENYONGSONG GERAKAN MERDEKA BELAJAR
The competency of lecturer is the combination of holistic personal, scientific, technological, social, and spiritual competence which construct a standard competency of a lecturer which covers mastery of material, understanding of students in educated lesson, personal, and professional development. There are four competencies of lecturer in general, namely: pedagogical, professional, social, and personal competencies. Those competencies deductively require the lecturer to be competence in science and technology as well as good communication skill.This study aimed specifically at analyzing the importance of communication competency for lecturer in freedom to learn era. The lecturer is expected to create harmonious relationship to the students in guiding students’ development based on the era. The problem studied was regarding the role of communication competency to improve professionalism of lecturer in freedom to learn era.The inventoried problem was studied using structural-functional and constructive theories. The lecturer has communicative competency in freedom to learn era to run effective teaching and learning activity. The lecturer is not merely a teacher and educator but also as facilitator which guides students to reveal their identity and develop independently as according to the era for getting ready to futur