E-Journal Universitas Dwijendra
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
Peran Strategis Guru Penggerak Sebagai Penguatan Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar
Penelitian ini berujuan untuk mengetahui penguatan implementasi merdeka belajar melalui peran strategis guru penggerak. Metode yang diaplikasikan dalam penulisan artikel penelitian ini adalah kualitatif. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka. Data yang dikumpulkan kemudian dilakukan analisis secara mendalam dengan menggunakan pisau analisis konten. Selanjutnya hasil penelitian disajikan secara deskriptif kualitatif sesuai dengan pokok permasalahan dan tujuan dilaksanakannya penelitian ini. Hasil penelitian ini membuktikan, peran strategis dari guru penggerak, yaitu (1) Guru penggerak juga berperan mengubah pola transformasi pendidikan, yang sebelumnya dari pola terpusat pada guru menuju ke arah desentralisasi dengan memposisikan guru penggerak menjadi agen dan pemimpin proses transformasi; (2) sebagai penggerak disekolah yang berdasarkan pada pengalaman mengajar di sekolah. Guru penggerak bertugas menggerakan semua komponen pendidikan agar terlibat dan berpartisipasi secara aktif dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan; (2) Guru penggerak mampu mengarahkan, membentuk dan mengembangkan secara utuh dan menyeluruh kepribadian siswa; (4) Guru penggerak merupakan pemimpin dalam pembelajaran diera merdeka belajar dengan kemampuan menggerakkan lingkungan pendidikan untuk mewujudkan nyatakan pendidikan unggul yang berpusat pada siswa
Peran Guru dalam Adaptasi dan Implementasi Kurikulum Merdeka
Kurikulum Merdeka hadir sebagai angin segar bagi perubahan dunia pendidikan Indonesia yang menuntut adaptasi dan inovasi dari guru. Tujuan penelitian adalah mengkaji peran krusial bagi guru dalam beradaptasi dan mengimplemantasikan kurikulum antara lain; (1) Guru harus memahami secara mendalam filosofi dan dasar Kurikulum Merdeka, perubahan perspektif menggunakan pendekatan yang berpusat kepada peserta didik diperlukan untuk implementasinya. (2) Guru harus memperoleh kemampuan dan pedagogi baru. Kemampuan seperti penguasaan pembelajaran berdiferensiasi, penilaian yang akurat, dan penggunaan teknologi pendidikan yang efektif adalah contohnya. (3) Keberhasilan Kurikulum Merdeka bergantung pada kerja sama tim dalam membuat ekosistem belajar yang mendukung dan kondusif, guru wajib berkolaborasi dengan orangtua, dan komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian diskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data digunakan adalah studi dokumen. Analisis tematik digunakan sebagai teknik analisis data kualitatif untuk menganalisis data yang diperoleh dari studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa peran guru menentukan strategi dan solusi praktis untuk membantu mereka beradaptasi dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan sukses. Peran guru dalam adaptasi dan implementasi Kurikulum Merdeka dapat dilakukan dengan memahami prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka; menyesuaikan diri dengan perubahan kurikulum; merancang pembelajaran yang berpusat harus pada peserta didik; mengikuti pelatihan dan pengembangan professional; bergabung dengan komunitas belajar; mencoba berbagai metode dan pendekatan pembelajaran; mencoba berbagai metode dan pendekatan pembelajaran; dan membangun komunikasi yang terbuka dengan orang tua dan pemangku kepentingan lainnya. Kontribusi hasil penelitian ini dapat mendorong optimalisasi peran guru dalam mewujudkan tujuan Kurikulum Merdeka guna menciptakan generasi muda Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi bangs
Model Pembelajaran Paired Story Telling dalam Pembelajaran Menulis Cerita Fantasi Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran paired story telling terhadap kemahiran menulis cerita fantasi sederhana siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tanjungpinang tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi eksperimen dengan metode yang digunakan adalah kuantitatif. Data pada penelitian ini berupa kemahiran menulis cerita fantasi siswa menggunakan model pembelajaran paired story telling di SMP Negeri 7 Tanjungpinang. Sumber data penelitian adalah kemahiran menulis pretest dan posttest peserta didik yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran paired story telling dan tidak diberi perlakuan. Adapun subjek peserta didik dalam penelitian ini berjumlah 27 orang dan sampel penelitian dua kelompok yaitu eksperimen dan kontrol. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran paired story telling terhadap kemahiran menulis cerita fantasi, yang ditunjukkan dengan uji non parametric menggunakan uji mann whitney dengan taraf Asymp. Sig (2-tailed) 0,045<0,05 yang berrati Ho ditolak Ha diterima. Dengan Demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemahiran menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tanjungpinang tahun ajaran 2023/2024
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN AGROWISATA TAMAN UPAKARA DAN USADHA DI DESA BANJAR ANYAR, KEDIRI, TABANAN
Planning and design of Upakara and Usada Park Agrotourism aims to create a tourist attraction that focuses on the preservation of upakara and usada plantations and is able to provide education to the public about the importance of protecting the environment, so the focus point in this research is finding interesting themes and design concepts that inspire People's interest in visiting agro-tourism objects and increasing their interest in paying more attention to the environment. The method used in the research is the primary data collection method which is carried out by means of interviews and secondary which is carried out by means of literature study. Then SWOT analysis is used to explore the potential of the research object in order to obtain design concepts and themes. The results of this analysis produce a conclusion on the design theme which is the final goal of this research
PENYIDIKAN TERHADAP KASUS PENYALAHGUNAAN BAHAN BAKAR MINYAK MAUPUN LIQUEFIED PETROLEUM GAS DISUBSIDI PEMERINTAH
Although the legal framework regarding Oil and Gas in Indonesia has been regulated through Law Number 22 of 2001 concerning Oil and Natural Gas, in practice, there are still frequent occurrences of misuse in the transportation and distribution of subsidized fuel oil, particularly kerosene and Liquefied Petroleum Gas (LPG). This study aims to examine the investigation process of subsidized fuel and LPG misuse cases within the jurisdiction of the Bali Regional Police (Polda Bali), as well as to analyze the legal measures undertaken by the Bali Regional Police to combat such criminal acts, with reference to the District Court Decision Number 958/Pid.Sus/Lh/2021/PN Dps. This research adopts an empirical legal research method with a descriptive approach, utilizing both primary and secondary data collected through interviews and documentation techniques. The theoretical framework applied includes the theory of the rule of law, the theory of law enforcement, the theory of legal certainty, and the theory of crime prevention. The research findings indicate that law enforcement against the hoarding and misuse of subsidized fuel within the Bali Police jurisdiction has not been effective, as evidenced by an increasing trend of violations over the past three years. The police's efforts to address these offenses involve pre-emptive, preventive, and repressive measures. In conclusion, despite the existence of legal regulations, the effectiveness of enforcement remains suboptimal, necessitating stronger implementation and inter-institutional coordination to reduce the misuse of subsidized fuel and LPG in Bali
TINJAUAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKSANAAN UU NO. 23 TAHUN 1997 TENTANG PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
Criminal law serves as a coercive instrument to protect society from harmful acts, including those that result in environmental pollution. Environmental pollution refers to the entry of living organisms, substances, energy, and/or other components into the environment due to human activities, thereby reducing its quality to a level that renders it unfit for its intended function. This study aims to examine and understand the criminal law policy in the implementation of Law Number 23 of 1997 concerning Environmental Management, both in the present and in the future. The research employs a normative legal method with a statutory approach. The findings indicate that the current environmental criminal law policy has not been effectively enforced, as enforcement efforts are still limited to administrative warnings, with no criminal sanctions applied. Court decisions have not yet resulted in imprisonment or penal measures against perpetrators of environmental pollution. In the future, criminal law policy should be strengthened through enhanced environmental monitoring, particularly in relation to category C mineral mining activities that cause environmental degradation, and by developing environmental supervision manuals. The study concludes that the current enforcement of environmental criminal law policy remains suboptimal due to the absence of penal verdicts and insufficient governmental commitment to environmental protection. Future policy must include more rigorous oversight and the implementation of clear enforcement guidelines to ensure environmental sustainability
PEMBINAAN WARGA LANJUT USIA MELALUI PENDEKATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA WANA SERAYA DENPASAR
Fase lanjut dalam kehidupan manusia ketika seseorang telah berusia >60 tahun dan mengalami penurunan serta perubahan pada fisik atau disebut dengan lansia. Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia tersebut juga berakibat kepada semakin besarnya beban yang harus ditanggung oleh keluarga, masyarakat dan pemerintah dalam menyediakan pelayanan dan fasilitas lainnya bagi kesejahteraan lanjut usia. Panti Sosial Tresna Werdha di Bali, merupakan upaya Pemerintah untuk mengayomi para Lansia (orang lanjut usia) yang hidup miskin dan terlantar. Dalam melakukan pembinaan, perawat membutuhkan kemampuan komunikasi antar pribadi yang efektif sehingga mudah dipahami oleh para lansia. Oleh karena itu penelitian ini menganalisis pembinaan warga lanjut usia melalui pendekatan komunikasi antar pribadi di Panti Sosial Tresna Werdha Wana Seraya Denpasar dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perawat melakukan pembinaan pada warga lanjut usia terjadi melalui kegiatan sehari- hari baik seperti saat makan, menonton televisi ataupun melalui kegiatan seperti adanya hiburan yang dilakukan di Panti Sosia
Inovasi Pembelajaran Paradigma Baru Melalui Pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) Terhadap Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan inovasi pembelajaran paradigma baru melalui pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) pada mata pelajaran Matematika di SMK Negeri 2 Semarang. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran, informan adalah guru Matematika SMK Negeri 2 Semarang, dokumen terkait dengan pembelajaran paradigma baru melalui pendekatan TaRL. Teknik pengumpulan data dengan triangulasi sumber berupa observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran paradigma baru melalui pendekatan TaRL sesuai dengan tahap-tahap pendekatan TaRL yakni melaksanakan asesmen, menyusun rancangan pembelajaran dan pelaksanaannya,serta melakukan refleksi dan evaluasi terhadap pembelajaran
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT INDUSTRI KREATIF DI KABUPATEN BADUNG DENGAN PENDEKATAN DESAIN KONTEMPORER
Structural development in the economy is not only about the use of natural resources but has now spread to the use of human resources. In the 1990s the internet entered Indonesia and until now in 2024, the internet has changed a lot in the way people communicate, even changing the way people trade and work. Countries in the world are competing to dominate international markets by developing technology and developing human resources. Under the leadership of the
7th President of the Republic of Indonesia, Indonesia is targeted to become a developed country in
2045. To support the ideals of the Indonesian state, human resources need to be prepared and trained to compete with countries in the world. Indonesia needs to develop a creative industry sector that utilizes skills, creativity and talent. The creative industry has a positive impact on cultural, social and educational preservation. Preparations need to be planned from the village level to the national level. Every region in Indonesia needs to have a creative industry center to support and stimulate the creativity of the country's creative children. This research will plan a creative industry center in Badung Regency, Bali Province. Badung Regency is the district that has the highest tourism visits. According to the creative economy agency, in 2021 there are 17 creative industry sub-sectors. Of the 17 existing sub-sectors, the creative center will facilitate 4 sub-sectors starting from applications, visual communication design, photography and advertising which will be planned to create an ecosystem that will collaborate with MSMEs. is in Badung Regency. The creative center will be planned with the aim of being a gathering place for startup players, as a place for education and recreation. The creative center in Badung Regency is planned in the form of a building which will be planned to facilitate the activities of 4 subsectors and MSMEs. The creative center building needs to be designed to be more developed in line with current design developments. The contemporary design concept is a concept that will be applied to creative industrial building planning because contemporary design is an architectural style that has developed according to the time