Iktisyaf - Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf
Not a member yet
    41 research outputs found

    Pemanfaatan Media Digital dalam Dakwah Thoriqoh Qodiriyah Naqsyabandiyah PP Suryalaya

    Full text link
    Thoriqoh Qodiriyah Naqsyabandiyah PP Suryalaya merupakan salah satu thoriqoh yang disebut sebagai tasawuf modern. Dikatakan demikian, karena thoriqoh ini tidak menutup mata dan menerima dengan tangan terbuka, bahwasanya perkembangan zaman yang sangat pesat ini dapat dijadikan sebuah wadah untuk mengembangkan sayapnya lebih luas, dengan memanfaatkan media digital untuk menyiarkan ajaran-ajaran TQN PP Suryalaya. Penelitian ini dilakukan, bertujuan untuk mengetahui apa saja cakupan media yang mayoritas digunakan oleh ikhwan TQN PPSS dan bagaimana dampaknya terhadap ikhwan dan perkembangan dakwah TQN PP Suryalaya. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif diharapkan dapat menjawab bagaimana pemanfaatan media digital dalam dakwah Thoriqoh Qodiriyah Naqsyabandiyah PP Suryalaya dengan objek penelitian adalah ikhwan dan beberapa media digital. Kerangka pemikiran berangkat dari teori New medi

    PESAN DAKWAH SUFISTIK DALAM PAGELARAN WAYANG

    Full text link
    ABSTRAK Perkembangan dakwah islam senantiasa berkolaborasi dengan tingkat kebudayaan suatu masyarakat, tidak terkecuali dakwah yang dilakukan Ki Dalang Wawan Ajen, beliau senantiasa menyebarkan dakwah dengan pendekatan etnografi, sehingga melahirkan dakwah yang humanistik. Metode deskriftif dan pendekatan kualitatif serta data dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Ditelaah menggunakan teori onong uchjana yaitu teori estetika. Sehingga hasilnya adalah pesan dakwah untuk menjauhi penyakit-penyakit hati dengan bertasawuf

    BIMBINGAN PRA NIKAH DALAM MBENTUKAN KELUARGA SAKINAH

    Full text link
    Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial. Upacara pernikahan memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial. Penggunaan adat atau aturan tertentu kadang-kadang berkaitan dengan aturan atau hukum  agama tertentu pula. Secara rasionalis rumah tangga begitu mudah dipahami, berbeda dengan praktik yang kadang jauh dari prasangka sebelumnya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori yang disampaikan oleh Prayitno, bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa; agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri; dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan; berdasarkan norma-norma yang berlaku.Tujuan penenlitian ini Untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan Bimbingan Konseling Pranikah calon pengantin di KUA Kecamatan Panjalu dan Bagaimana hasil akhir juga dampak dari proses pelaksanaan Bimbingan Konseling Pranikah dalam membentuk keluarga sakinah di KUA Kecamatan Panjalu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, sedangkan pendekatan menggunakan study fenomenologi yang mengungkapkan berbagai peristiwa dalam ranah penelitian yang bertempat di KUA panjalu. Berdasarkan hasil penelitian tentang bimbingan pranikah dalam membentuk keluarga sakinah di KUA Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut: Bimbingan Pranikah dalam membentuk keluarga Sakinah di KUA Kecamatan Panjalu terbagi menjadi dua bentuk yaitu bimbingan secara individu dan kelompok, akan tetapi bimbingan pranikah individu tidak efektif di karenakan calon pengantin tidak langsung mendaftar ke KUA akan tetapi di urus langsung oleh petugas dari desa yaitu (Petugas Pembantu Pencatat Nikah) P3N

    METODE PEMBIASAAN BIMBINGAN KEAGAMAAN DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH SANTRI DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH AL ISTIQOMAH

    Full text link
    Akhlak menempati posisi yang sangat penting dalam Islam, oleh karena itu, seorang muslim berkewajiban memiliki akhlak sesuai dengan ajaran Islam. Hal ini sudah dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW yang merupakan suri tauladan untuk seluruh umat manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran secara jelas bagaimana bimbingan keagamaan, materi bimbingan keagamaan, faktor pendorong dan penghambatnya, serta profil akhlak santri di DTA Al-Istiqomah. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan tehnik pengumpulan data, berupa angket, wawancara dan dokumentasi sehingga informasi yang diterima benar-benar obyektif. Sementara dalam proses analisa datanya menggunakan analisa data kualitatif dan kuantitatif melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa akhlak santri diniyah termasuk kategori tinggi. Dalam penelitian ini, terungkap bahwa lembaga DTA Al-Istiqomah sudah dapat memfasilitasi anak didik dengan materi dan sarana belajar yang proporsional bagi anak didik. Sebagai lembaga DTA Al-Istiqomah yang berlabelkan pendidikan Islami, lembaga ini berusaha untuk menampilkan guru pembimbing sebagai figur sentral untuk dicontoh. Berdasarkan hasil penelitian maka metode yang digunakan di DTA Al Istiqomah dalam proses belajar  telah sesuai dan perlu ditingkatkan dalam rangka membentuk akhlakul karimah  santri diniyah (DTA) Al Istiqomah sehingga menjadi teladan yang mampu menanamkan nilai-nilai ke Islaman

    ANALISIS PESAN DAKWAH SEMBILAN PILAR PERADABAN DUNIA THORIQOH QODIRIYAH NAQSYABANDIYAH PONDOK PESANTREN SURYALAYA – SIRNARASA

    Full text link
    Thoriqoh Qodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya-Sirnarasa  sebagai salah satu jawiyah spiritual yang mu’tabar mempunyai way of life dan sebuah belief system berupa Tanbih, sebagai salah satu pedoman dalam mengamalkan, mengamankan dan melestarikan ajaran Thoriqoh Qodiriyyah Nasyabandiyyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya-Sirnarasa. Syeikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul QS (Abah Aos) Silsilah ke-38 sebagai penerus kemursyidan Syeikh Ahmad Sohibul Wafa Tajul ‘Arifin QS (Abah Anom) Silsilah ke-37 Thoriqoh Qodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya-Sirnarasa, merinci dan mengambil intisari kandungan dari Tanbih, yang dinamakan “Sembilan Pilar Peradaban Dunia”, sebagai pesan dakwah dalam mengamalkan, mengamankan dan melestarikan ajaran Thoriqoh Qodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya-Sirnarasa. Oleh karena itu maka munculah masalah yang penulis anggap menarik untuk dijadikan sebuah kajian. Pertama mengkaji dan menganalisis pesan dakwah sembilan pilar peradaban dunia thoriqoh qodiriyah naqsyabandiyah pondok pesantren suryalaya-sirnarasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi. Analisis isi (content analysis) adalah penelitian yang bersifat pembahasan mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis atau tercetak dalam media massa. Pelopor analisis isi adalah Harold D. Lasswell, yang memelopori teknik symbol coding, yaitu mencatat lambang atau pesan secara sistematis, kemudian diberi interpretasi. Analisis pesan dakwah dalam sembilan pilar peradaban dunia thoriqoh qodiriyah naqsyabandiyah pondok pesantren suryalaya-sirnarasa meliputi: Butir 1 Mendorong ikhwan dan akhwat untuk memiliki sikap tawadhu, taraahum, tawa’ad dan ta’atuf , Butir 2 Mendorong ikhwan dan akhwat untuk memiliki sikap tawadhu dan menjauhi sikap takabbur, Butir 3 Mendorong ikhwan dan akhwat untuk memilki sikap  tulus, rendah hati, setia, berpikir positif, ceria, bertanggung jawab, percaya diri, berjiwa besar, santai dan empati, Butir 4 Mendorong ikhwan dan akhwat untuk memiliki sikap syukur dan rasa  kepekaan sosial, Butir 5 Mendorong ikhwan dan akhwat untuk memiliki sikap menghormati ulama, Butir 6 Mendorong ikhwan dan akhwat untuk menjauhi sikap sombong dan bangga diri, Butir 7 Mendorong ikhwan dan akhwat untuk memiliki sikap toleransi dan menjauhi sikap tajassus, Butir 8 Mendorong ikhwan dan akhwat untuk memiliki sikap istiqomah, Butir 9 Mendorong ikhwan dan akhwat untuk memiliki rasa kasih sayang menyayangi

    METODE BIMBINGAN ROHANI BAGI PASIEN RAWAT TUBERKULOSIS

    Full text link
    Pasien yang diperlukan rawat inap di rumah sakit akan perlu seseorang yang dapat memberikan dorongan dan stimulus untuk mempercepat pemulihan. Selain untuk keluarga sebagai encourager, tentu saja, diperlukan personel terampil mampu menyediakan panduan, arah, dan saran-saran pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program bimbingan rohani di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya dan mendeskripsikan Layanan Bimbingan Rohani Islam bagi Pasien Rawat Inap Tuberkulosisi (TBC) di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya serta Hasil dari Bimbingan Rohani itu sendiri berdasarkan analisis manajemen bimbingan dan konseling. Dimana program dan proses bimbingan rohani ini diperlukan dengan metode bimbingan rohani yang di terapkan untuk meningkatkan pelayanan terbaik bagi pasien dan sumber daya insani baik di lingkungan rumah sakit maupun di masyarakat. Rumah sakit RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya dijadikan sumber data untuk mendapatkan potret pelaksanaan bimbingan rohani Islam di rumah sakit. Dan metode yang dipakai dalam bimbingan rohani. Datanya diperoleh dengan cara wawancara bebas, observasi, dan studi dokumentasi. Semua data dianalisis dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman (Mycobacterium tuberculosis) Kuman ini berbentuk batang, kuman tersebut biasanya masuk kedalam tubuh manusia melaliui udara yang di hirup kedalam paru, kemudian kuman tersebut dapat menyebar dari paru kebagian tubuh lain melalui sistem peredaran darah, sistem saluran limfa, melalui saluran pernapasan (broncus)  atau penyebaran langsung ke bagian-bagian tubuh lainnya. Kajian ini menunjukkan bahwa Program Layanan Bimbingan Rohani Islam bagi Pasien Rawat Inap Tuberkulosis (TBC) di RSUD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya yaitu : Pembinaan mental spiritual bagi karyawan, Budaya Islami rumah sakit (Islamic Hospital Culture), Bimbingan rohani Islam bagi pasien, Dakwah Sosial, adapun prosesnya adalah : Memberikan masukan tentang agama, Memberikan motivasi, membantu melaksanakan ibadah wajib seperti shalat dan wudu. Sedangkan hasil dari pelaksanaan bimbingan adalah pasien yang di berikan bimbingan rohani lebih cepat kesembuhannya di bandingkan dengan pasien yang tidak di berikan bimbingan rohani

    Klasifikasi Pesan Dakwah Dalam Maklumat-Maklumat Abah Aos

    Full text link
    Kalsifikasi Pesan Dakwah Dalam Maklumat-Maklumat Abah Aos ialah pengkategorian terhadap maklumat yang telah dikeluarkan oleh Syeikh Mursyid. Syeikh Muhammad Abdul Gaos SM merupakan Guru Mursyid TQN PP. Suryalaya yang ke-38. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui secara jelas apa saja maklumat-maklumat Abah Aos yang telah dikeluarkan dari awal kemursyidan hingga saat ini dan bagaimana klasifikasi pesan dakwah dalam maklumat-maklumat Abah Aos. Adapun pendekatan yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan yang berjenis kualitiatif, dengan menggunakan metode analisis isi. Hasil dari penelitian ini, Klasifikasi Pesan Dakwah Dalam Maklumat-Maklumat Abah Aos terdiri dari Aqidah yang berisikan do’a dalam maklumat yang merupakan wujud dari keyakinan terhadap Tuhan, Syari’ah berisikan maklumat berupa amaliyah mursyid yang harus dilaksanakan sesuai dengan tuntunan yang telah ditetapkan dan Akhlaq berisikan maklumat mengeni pesan akhlaq manusia terhadap sesama dan Tuhannya

    Pengaruh ‘Amaliyah Dzikir Thoriiqoh Qoodiriyah Naqsyabandiyah Ma’had Suryalaya Terhadap Self Control Pada Remaja Di Madrasah Al-Hanin Bekasi

    Full text link
    Pengaruh ‘Amaliyah Dzikir Thoriiqoh Qoodiriyah Naqsyabandiyah Ma’had Suryalaya Terhadap Self control Pada Remaja Di Madrasah Al-Hanin Bekasi. Masa Remaja adalah masa yang identik dengan rasa ingin tahu yang meningkat untuk mencari jati dirinya. Tidak sedikit remaja terjerumus ke dalam  hal negatif seperti pergaulan bebas, penyimpangan hingga pelanggaran norma. Namun tidak sedikitpula remaja yang melakukan berbagai hal positif hingga melakukan inovasi. Hal itu tergantung pada self control masing-masing individu. Semakin tepat kualitas self controlnya maka akan semakin postif juga hal yang dilakukan, begitu sebaliknya semakin rendah kualitas self controlnya maka akan semakin negatif juga hal yang dilakukan. Dengan begitu ada banyak faktor yang mempengaruhi self control, salah satunya yaitu dengan mengamalkan dzikir TQN Ma’had Suryalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh amaliyah dzikir TQN Ma’had Suryalaya terhadap self control pada remaja di Madrasah Al-Hanin Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil dari penelitian menunjukkan (Ha) diterima atau ada pengaruh signifikan dzikir TQN Ma’had Suryalaya terhadap self control pada remaja di madrasah Al-hani

    METODE DAKWAH REMAJA DI PEDESAAN

    Full text link
    Salah satu sasaran dakwah yang menjadi kekhawatiran masyarakat saat ini ialah remaja. Masa remaja adalah masa yang sangat rentan mengalami penyimpangan yang sering disebut “kenakalan remaja”, kenakalan remaja sebagian besar diakibatkan oleh krangnya pendidikan keagamaan, bimbingan akhlak, dan pergaulan. Tokoh da’i sangat mempunyai peran yang penting untuk mengantisipasi hal ini. Dan untuk menghadapi remaja yang sangat beragam, tentunya da’i harus mempunyai strategi dan metode yang tepat untuk menghadapi remaja, seperti yang dilakukan oleh para tokoh da’i di Dusun Cikupa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis. Penelitian ini berupaya menggali informasi tentang : 1)  metode dakwah remaja yang digunakan di Desa Cikupa. 2) faktor keberhasilan dan hambatan dakwah remaja di Desa Cikupa, 3) signifikansi metode dakwah remaja pedesaan di Desa Cikupa terhadap pengembangan dakwah kontemporer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan menggunakan metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara dengan para narasumber dan observasi di lapangan. Proses analisis yang digunakan dalam penelitian ini melalui reduksi data, penyajian data, kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Setelah melakukan penelitian, penulis memperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) metode dakwah remaja yang diterapkan di Desa Cikupa tidak lepas dari metode dakwah menurut QS. An- Nahl/ [16]: 125 yaitu hikmah, mauidzah hasanah, mujadalah billatî hiya ahsan, 2) Faktor yang mempengaruhi keberhasilan dakwah remaja ialah adanya penyediaan tempat, kesadaran remaja akan perlunya bimbingan keagamaan, adanya dukungan pemerintah setempat, kesabaran dan semangat da’i. Kemudian faktor penghambat dakwah remaja di Desa Cikupa ialah adanya pengaruh pergaulan masa kini, masyarakat cenderung memandang sebelah mata, kurangnya tenaga bantuan, dan adanya oknum masyarakat yang membuka usaha game play station. 3) signifikansi metode dakwah remaja di Desa Cikupa terhadap dakwah kontemporer ialah As- ilah wa ajwibah, uswatun hasanah, toleransi, mencari titik temu, pendekatan personal, konsep tabsyir, dan memberikan nasihat

    Upaya Guru Bimbingan Konseling Dalam Membimbing Siswa Untuk Menegakan Kedisiplinan Di Lingkungan Sekolah

    Full text link
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam membimbing Siswa untuk kedisiplinan di Lingkungan Sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan lapangan (field research) dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah guru Bimbingan Konseling dan siswa SMPN 2 Lumbung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik terhadap kondisi obyek alamiah. Teknik pengumpulan data dilakukan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian setelah data terkumpul, maka dilakukan klasifikasi (pengelompokan data), dan selanjutnya dilakukan analisis, yaitu penafsiran-penafsiran terhadap data sampai mengahasil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa program guru BK dalam meningkatkan kedisiplinan peserta siswa di lingkugan sekolah dengan cara menyusun program layanan konseling secara sistematis dan terencana, pelaksanaan program serta evaluasi yang berkesinambungan, hasilnya cukup baik

    39

    full texts

    41

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Iktisyaf - Jurnal Ilmu Dakwah dan Tasawuf
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇